Index Dalam Database

Index Dalam Database

Index Dalam Database

Indeks  dalam database serupa dengan indeks dalam buku. Di suatu buku, satu indeks memungkinkan anda untuk menemukan informasi dengan cepat tanpa membaca seluruh buku. Di suatu database, indeks memungkinkan program database menemukan data di suatu tabel tanpa menelusuri seluruh tabel. Satu indeks di suatu buku adalah daftar kata-kata dengan angka-angka halaman  berisi masing-masing kata. Satu indeks di suatu database adalah daftar data tertentu dari tabel dengan lokasi penyimpanan baris dalam tabel berisi masing-masing nilai. indeks dapat diciptakan dimanapun suatu kolom atau suatu kombinasi dari kolom di suatu tabel dan diterapkan dalam wujud B-trees. Satu indeks berisi masukan dengan satu atau lebih kolom (kunci pencarian) dari masing-masing baris di suatu tabel.  B-tree disortir di kunci pencarian, dan dapat dicari secara efisien di setiap subset yang terdepan dari kunci pencarian. Sebagai contoh, satu indeks di kolom A, B, C dapat dicari secara efisien di A, A, B, dan A, B, C.Sebagian besar buku berisi satu indeks dari kata-kata umum, nama, tempat, dan seterusnya. Database berisi indeks yang individu untuk jenis atau kolom yang terpilih dari data: ini serupa dengan sebuah buku yang berisi indeks untuk nama dari  orang dan indeks lain untuk tempat. Ketika anda membuat suatu database dan menadaptkan kinerja, anda perlu membuat indeks untuk kolom yang digunakan di dalam query untuk menemukan dataDalam contoh database, tabel karyawan mempunyai satu indeks di kolom emp_id. Ilustrasi yang berikut menunjukkan bagaimana indeks menyimpan masing-masing nilai emp_id dan poin-poin ke baris Ketika aplikasi database melaksanakan suatu statemen untuk menemukan data dalam tabel karyawan berdasar suatu nilai emp_id yang ditetapkan, mengenali indeks untuk kolom emp_id dan menggunakan indeks itu untuk menemukan data. Jika indeks tidak ada, melaksanakan suatu permulaan scan tabel yang penuh pada awal tabel dan melangkah melalui masing-masing baris, mencari-cari nilai emp_id yang ditetapkan.

Baca Juga :

KAS KECIL

KAS KECIL

KAS KECIL

Dalam hal-hal tertentu tidaklah praktis untuk menggunakan cek/giro bilyet sebagai alat pembayaran seperti untuk pembelian perangko, pembayaran ongkos angkut dan berbagai macam pembayaran lainnya yang jumlahnya relatif kecil. Kwantitas  transaksi ini relatif besar dan sifatnya segera. Untuk keperluan tersebut perusahaan mengalokasikan sejumlah kas dalam jumlah tertentu yang disediakan untuk keperluan-keperluan pembayaran yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan check/Giro bilyet, yang disebut Kas Kecil. Pembentukan kas kecil adalah menyisihkan sejumlah dana untuk keperluan khusus, dengan mentransfer / memindahbukukan sejumlah dana dari rekening kas yang ada di bank.

Salah satu bentuk pengontrolan pengeluaran yang dilakukan melalui kas kecil adalah system imprest. Beberapa ketentuan dalam system ini adalah:

  • Kas kecil disediakan untuk keperluan pembayaran yang jumlahnya kecil dan tidak praktis bila dilakukan dengan check. Semua pengeluaran kas kecil dicatat pada buku kas kecil dan  hanya diposting ke buku besar sekali saja pada saat pengisian kembali kas kecil.
  • Dana yang ditentukan dalam kas kecil harus ditetapkan melelui keputusan manajemen dan tidak boleh melebihi ketentuan tersebut.
  • Pengeluaran-pengeluaran kas kecil hanya dapat dilakukan setelah perintah pengeluaran kas telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
  • Pengisian kembali kas kecil dilakukan secara berkala (misalnya 1 x seminggu), untuk mengganti sejumlah kas yang telah digunakan melalui penarikan tunai dari bank. (tidak boleh dari penerimaan harian). Hal ini perlu dilakukan agar semua penerimaan kas harian selalu sama dengan jumlah yang disetorkan ke bank.
  • Karena transaksi pengisian kas kecil adalah mengeluarkan kas untuk membayar transaksi yang telah dibayar melalui dana kas kecil, yang telah disediakan sebelumnya. maka transaksi kas kecil cukup dibukukan satu kali saja pada saat pengisian kembali kas kecil. Sedangkan keterangan lebih rinci mengenai penggunaan kas kecil dicatat pada buku kas kecil yang dicatat secara terpisah dengan buku besar.

*** (Transaksi pengeluaran kas untuk pengisian kas kecil adalah transaksi pengantian dana yang telah dikeluarkan dan dicatat pada pada transaksi pengeluaran kas)

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat ilustrasi berkut :

Pada saat perusahaan mengambil keputusan untuk membentuk kas kecil, maka perusahaan menyisihkan sejumlah dana untuk kas kecil, sebesar jumlah tertentu yang ditetapkan oleh manajemen.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Rekening Koran

Rekening Koran

Rekening Koran

Rekening koran adalah laporan yang diberikan Bank setiap bulan kepada pemegang rekening Giro yang berisikan informasi tentang transaksi yang dilakukan oleh bank terhadap rekening tersebut selama satu bulan dansaldo Kas di Bank. Laporan ini sering dijadikan tumbal oleh akuntan untuk melindung keterlambatan mereka dalam menyusun laporan keuangan dan kita tahu laporan rekening koran dapat diterima diatas tanggal 15 setiap bulannya.

Apapun alasannya laporan keuangan suatu perusahaan adalah berdasarkan catatan yang dilakukan oleh perusahaan. Dan adanya perbedaan antara catatan yang dilakukan perusahaan dengan yang dilaporkan bank adalah masalah lain.

Dari sudut pandangan Bank setiap rekening adalah “hutang” karena itu setiap tambahan atas suatu rekening dicatat disisi kredit. Menurut sudut pandang perusahaan pemegang rekening, rekening bank adalah aktiva dan setiap tambahan atas rekening bank oleh perusahaan dicatat di sisi debet dengan demikian jumlah sisi kredit yang dicatat oleh bank akan sama dengan jumlah sisi debet yang dicatat oleh pemegang giro. Pada rekening Kredit Modal Kerja adalah sebaliknya.

Rekonsiliasi Bank

Adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk menentukan hal-hal yang menimbulkan perbedaan Saldo yang tampak pada laporan perusahaan dengan laporan bank. Rekonsiliasi bank melakukan pembandingan setiap transaksi yang dicatat oleh perusahaan dengan transaksi yang dicatat oleh bank. Adalah sustu kekeliruan besar bisa perusahaan mencatat transaksi keuangan dari rekening korang yang dikeluarkan bank.

Saldo dari rekening koran sering tidak sama dengan saldo dalam buku pemegang giro. Hal ini dapat terjadi al :

Check dalam peredaran

Setoran belum sempat dicatat oleh bank karena disetor pada akhir bulan

Biaya administrasi bank yang hanya diketahui oleh pemegang giro setelah ada laporan bank

Perbedaan karena perusahaan telah mendebet check kosong

Biaya atas wesel yang diserahkan kepada bank yang dibebankan oleh bank terhadap pemegang giro

Prosedure pembuatan Rekonsiliasi Bank

  • Print laporan Casflow setiap rekening bank ke worksheet excel
  • Bandingkan setoran-setoran yang tercantum dalam rekening koran dengan setoran-setoran yang tercantum dalam buku pemegang giro.
  • Tandai setiap check/Giro yang telah diuangkan di bank
  • Tambahkan ayat memorial pada pembukuan pemegang giro, semua debet memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat pada buku pemegang giro.
  • Tambahkan pada ayat memorial pada pembukuan pemegang giro, semua kredit memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat oleh pemegang giro.
  • Periksa apakah ada check dalam perjalanan menurut rekonsiliasi bank bulan lalu yang masih belum juga diuangkan pada bulan ini. Jika ada maka check tersebut harus dimasukan dalam rekonsiliasi bank bulan ini.
  • Buat copy catatan yang tidak ditemukan pada rekening korang sebagai cek/giro dalam peredaran. Rubah tanggal efektif ke periode bulan berikutnya sehingga catatan tersebut tidak termasuk pada laporan cashflow bulan ini.
  • Hasil akhir sisi debit cashflow menurut catatan pemegang Giro = sisi kredit pada rekening koran.

Catatan :

  • Cek/Giro (Keluar) yang telah jatuh tempo namun belum diuangkan, (dalam perjalanan) menyebabkan saldo pada neraca lebih kecil dari laporan bank (tanggal efektif dirubah ke periode berikut)
  • Cek/Giro yang diterima dan telah jatuh tempo namun belum diuangkan menyebabkan Saldo kas sesungguhnya lebih besar dari laporan bank. (tanggal efektif dirubah ke periode berikut)
  • Cek/Giro Diterima/Keluar yang belum jatuh tempo tidak berpengaruh terhadap saldo neraca.

Rekonsilisai bank pada rekening KMK (Hutang Bank)

Prinsipnya sama dengan rekonsiliasi bank, namun objek yang menjadi fokus pada rekonsiliasi bank adalah saldo kas sedangkan objek yang menjadi fokus pada rekonsiliasi bank pada KMK adalah saldo Hutang dimana hutang diakui setelah terjadi transaksi di bank. Hal ini menyebabkan prosedur rekonsiliasi bank pada KMK berbeda dengan rekonsiliasi bank pada kas.

  • Transaksi pada rekening KMK adalah bagian dari transaksi keuangan perusahaan, untuk itu semua transaksi ditampung dalam satu rekening kas ( Pada Sinarindo Megah perkasa, pt diberi nama Bank Mandiri RK )
  • Bandingkan setoran-setoran yang tercantum dalam rekening koran dengan setoran-setoran yang tercantum dalam buku pemegang giro.
  • Buat daftar check/Giro yang telah diuangkan di bank dan bandingkan dengan buku pengeluaran kas
  • Kurangkan pada saldo menurut pembukuan pemegang giro, semua debet memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat pada buku pemegang giro.
  • Tambahkan pada saldo menurut pembukuan pemegang giro, semua kredit memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat oleh pemegang giro.
  • Jika ada cek/giro (keluar) yang belum diuangkan, belum menyebabkan utang pada bank karena itu ditambahkan pada saldo kas.
  • Periksa apakah ada check/Giro (keluar) dalam perjalanan menurut rekonsiliasi bank pada KMK bulan lalu yang telah diuangkan pada periode bulan ini dan kurangkan pada saldo kas.
  • Periksa apakah ada check/Giro (Keluar) dalam perjalanan menurut rekonsiliasi bank bulan lalu yang masih belum juga diuangkan pada bulan ini. Jika ada maka check tersebut harus dimasukan dalam rekonsiliasi bank bulan ini.
  • Jika ada Cek/giro yang diterima yang telah jatuh tempo dan telah disetorkan ke bank yang belum dicatat oleh bank melebihi batas toleransi, buat memo debet dan kirimkan ke bank agar bank mengurangi saldo hutang.
  • Rekening Bank Mandiri RK adalah rekening penampung transaksi keuangan perusahaan agar setiap transaksi keuangan menjadi bagian dari cashflow perusahaan namun sesungguhnya setiap transaksi pada rekening ini juga merupkan bagian dari hutang bank. Selama saldo pada rekening ini lebih kecil dari hutang bank maka saldo ini adalah bagian dari hutang bank. Jika saldo lebih besar darui hutang bank maka selisihnya adalah bagian dari kas. Untuk itu setiap periode tertentu (saat menyusun laporan neraca) saldo harus di adjusment ke hutang bank.
  • Jika saldo kas bernilai Positif dan lebih besar dari hutang bank Kurangi saldo kas sebasar hutang bank ( saldo hutang bank menjadi 0 )
  • Jika Saldo kas bernilai positif dan lebih kecil dari hutang bank, kurangi saldo kas sebesar saldo kas ( saldo kas menjadi 0 dan saldo hutang bank berkurang)
  • Jika saldo kas bernilai negatif, tambahkan ke saldo hutang bank sebesar nilai saldo kas (saldo kas menjadi 0, saldo hutang bank bertambah).

Sumber : https://usgsprojects.org/

Derliana MA Kepsek Madrasah Aliah di Padang Panjang Wakili Sumbar Lomba Kepsek Berprestasi Tingkat Nasional di Jakarta

Derliana MA Kepsek Madrasah Aliah di Padang Panjang Wakili Sumbar Lomba Kepsek Berprestasi Tingkat Nasional di Jakarta

Kepala Sekolah MAKMM (Madrasah Aliah Kulyatul Mubalighin Muhammadyah) Kauman, Padang Panjang, Derliana, MA wakili Sumateta Barat dalam Lomba Kepala MA Negeri dan Swasta Berprestasi Tingkat Nasional.

Derliana yang didampingi Ketua Yayasan Dikdasmen Kauman Muhammadyah Padang

Panjang, Syamsul Anwar dan Sekretaris Yayasan, Agus Setiawan, di Balaikota Padang Panjang, Senin sore, (10/10), mengatakan dia akan ke Jakarta, Selasa pagi (11/10/2016) untuk melakukan presentasi makalah di Kementerian Agama RI.
Dikatakan, di Jakarta nanti dia akan bertarung dengan empat kandidat juara lainnya, yaitu dari Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali dan Papua.

“Saat ini Jakarta sudah menetapkan lima besar dari seleksi seluruh provinsi,” katanya,

sembari menerangkan, bahwa yang dinilai selama ini adalah lingkungan sekolah dari sebelum dan setelah dia menjadi kepala sekolah.

Kemudian juga masuk penilaian, kecakapan menyajikan makalah dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab.

“Saya mohon do’a dari seluruh warga Padang Panjang semoga lancar presentasi makalah yang saya bawakan nantinya,” ujar Derliana.

Sementara itu, Walikota Hendri Arnis, melalui Kabag Humas Setdako Padang Panjang

Ampera Salim, mengatakan, prestasi Derliana yang kini mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional, telah membanggakan Padang Panjang.

“Semoga Derliana bisa jadi yang terbaik dan jadi contoh bagi yang lain di Padang Panjang untuk berprestasi tingkat nasional,” katanya.

Baca Juga :

Disdik Pasaman Pastikan Bakal Tarik Semua Buku Pelajaran SD yang Berisi Konten Pornografi

Disdik Pasaman Pastikan Bakal Tarik Semua Buku Pelajaran SD yang Berisi Konten Pornografi

Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akan menarik seluruh Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V Sekolah Dasar yang diduga mengandung pornografi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pasaman, Budi Indrawan di Lubuk Sikaping, Kamis (06/10/2016), mengatakan penarikan buku tersebut sesuai dengan Surat Ederan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sumatera Barat Nomor 007/887/Dikdas-2016 tertanggal 5 Oktober 2016 tentang larangan penggunaan Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V Sekolah Dasar tersebut.

“Berdasarkan surat tersebut pihak Disdikbud Sumbar sudah melarang penggunaan buku itu untuk diajarkan kepada siswa dan diminta untuk menarik buku itu melalui pihak sekolah untuk diamankan,” ujarnya.

Selain itu, katanya, pihak Disdikbud Sumbar juga meminta laporan tentang jumlah buku yang telah beredar tersebut.

“Oleh sebab itu, kita minta kepada kepala UPTD dan kepala SD untuk segera mengumpulkannya dan mencatat jumlahnya,” ujarnya.

Menurutnya, setelah menerima surat dari Disdikbud Sumbar itu, pihaknya langsung

memanggil seluruh kepala UPTD se-Pasaman dan memerintahkan untuk mengumpulkankan buku tersebut.

“Kita juga akan menyurati Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dalam surat tersebut kita akan mengusulkan untuk meninjau ulang buku pelajaran murid SD tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan untuk mengantisipasi tidak adanya buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V SD karena sudah ditarik tersebut, sekolah diminta mencari penggantinya yang lebih baik dan sesuai dengan kurikulum.

Sebelumnya, buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V SD

dalam BAB V halaman 55 hingga 61 yang diduga mengandung isi pornografi ditemukan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Buku karangan Dadan Heryana dan Giri Verianti yang diterbitkan oleh Acarya Media Utama itu dialihkan hak ciptanya kepada Kementerian Pendidikan Nasional.

Sementara itu, Ketuan Dewan Pendidikan Kabupaten Pasaman, Yunzar Lubis mengatakan akan melayangkan surat kepada Disdikbud Sumbar terkait dengan adanya Surat Edaran tentang larangan penggunaan buku itu untuk diajarkan kepada siswa dan untuk menarik buku tersebut.

“Besok, kita akan surati pihak Disdikbud Sumbar untuk mempertanyakan tentang

penarikan buku yang menjadi kontroversi di masyarakat ini. Seharusnya ditinjau dulu berapa orang yang protes tersebut. Para orangtua juga harus diberi pemahaman. Jangan sampai anak yang menjadi korban karena kehilangan hak intelektualnya,” ujarnya.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/XN6zDb1uUhe91243beccIm

Pemko dan Polres Buat Terobosan, Pelajar di Padang Panjang Dilarang Berkendara ke Sekolah

Pemko dan Polres Buat Terobosan, Pelajar di Padang Panjang Dilarang Berkendara ke Sekolah

Pemerintah Kota Padang Panjang bekerjasama dengan Polresta Padang Panjang membuat suatu terobosan baru untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas di Kota Padang Panjang yakni dengan melarang seluruh siswa membawa kendaraan ke sekolah.

Larangan membawa kendaraan bermotor ini di sosialisasikan dihadapan Wali Murid

SMP dan SMA se Kota Padang Panjang bertempat di aula Diniyah Puteri Padang Panjang pada Senin (3/10/2016).

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis dalam sambutannya mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyak nya kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar. “Kita tidak mau pelajar kita celaka dijalan karna secara psikologis siswa yang membawa kendaraan masih labil dan rentan terlibat hubungan yang tidak baik ditengah masyarakat,” katanya.

Menurut Wako Hendri Arnis Ada beberapa dasar yang menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan larangan pelajar berkendara ini yakni dalam UU Lalu Lintas dijelaskan tidak diperbolehkan berkendara bagi yang belum berusia 17 tahun, secara ekonomi pun orang tua siswa banyak yang memaksakan diri membelikan kendaraan untuk anaknya sehingga dapat menambah beban pengeluaran keluarga.

Lebih lanjut Hendri Arnis mengatakan bahwa memiliki kendaraan dapat mematikan

kreatifitas siswa karena lebih cendrung keluyuran dijalan dari pada melakukan aktifitas yang bernilai seperti mengikuti kegiatan ekstra kurikuler di sekolah maupun mengikuti kegiatan keagamaan di Mushola atau di Mesjid. Selain itu siswa yang berkendara juga rentan terlibat tawuran antar sesama geng motor baik dilingkungan sekolah maupun luar sekolah.

Wako Hendri Arnis berharap bahwa sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga generasi muda potensial ini yang akan meneruskan pembangunan Kota Padang Panjang kedepannya.

Sementara itu Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval , S.IK memaparkan bahwa begitu banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Padang Panjang melibatkan pelajar dan presentase angka kecelakaan meningkat setiap tahunnya. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, harus ada langkah kongkrit dengan membuat suatu perda yang mendukung larangan berkendara bagi pelajar di Kota Padang Panjang, harapnya.

Kadishub Kominfo I Putu Venda menyebutkan akan mendukung sepenuhnya

kebijakan ini dan akan terus mensosialisasikan larangan ini ke sekolah-sekolah serta mempublikasikan melalui website, media social maupun papan reklame elektronik (Videotron) milik Dishubkominfo Kota Padang Panjang.

Sosialisasi larangan berkendara bagi pelajar ini merupakan hasil kerjasama Polresta Padang Panjang, Dinas Pendidikan dan Dishubkominfo Kota Padang Panjang.
Turut hadir dalam sosialisasi ini Wakil Ketua DPRD, Ketua MUI, Ketua Organda, Kadis Pendidikan, Kadishubkominfo serta Pejabat dari Polres Padang Panjang dan rekan-rekan Jurnalis Kota Padang Panjang.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/8duccaA9zI97XWSo

Sejarah Akuntansi Manajemen

Sejarah Akuntansi Manajemen

Sejarah Akuntansi Manajemen

Sejarah Akuntansi Manajemen
Sejarah Akuntansi Manajemen

Profesi akuntansi mulai tumbuh pada saat era Pacioli dalam abad ke 15 dengan mengembangkan tata buku berpasangan. Sesuai dengan lingkungan bisnis Pacioli, maka dikembangkan akuntansi untuk usaha perdagangan yang melibatkan pengiriman barang-barang ke luar negeri untuk dipertukarkan dengan barang lain yang terdapat di negara tersebut. Akhir abad ke-19 timbul industri teks-til di Inggris bagian Utara, saat itu disebut pula kelahiran kapitalisme industri,dimana para pedagang sebagian besar berubah menjadi pengusaha (Supriyono, 1997: 11).

Perubahan Tata Buku

Adanya perubahan-perubahan tersebut mengakibatkan tata buku berpasangan dikembangkan oleh para pengusaha menjadi tata buku biaya berpasangan, yang digunakan untuk:

(a) membantu pembuatan keputusan dan pengendalian dalam pabrik,

(b) menentukan besarnya bahan baku dan upah buruh,

(c) menghasilkan informasi tenaga kerja dan biaya produksi, dan

(d) untuk mengetahui efisiensi dan perubahanbiaya dari waktu ke waktu.

Gagasan yang berkembang di Inggris tersebut dengan cepat berkembang di Amerika Serikat, sehingga pada tahun 1887 terbit publikasi pertama buku akuntansi biaya dan akuntansi manajemen dengan judul “Factory Account” ditulis olehEmile Garche dan J.M. Fells (Anne Loft, 1991: 19).

Setelah tahun 1900 mulai timbul pengintegrasian antara catatan biaya dan keuangan. Pada awal abad 20 mulai dikembangkan teknik-teknik dan sistem untuk pendistribusian dan pengalokasian biaya overhead. Pada awal perkembangan akuntansi manajemen pada dasarnya berkaitan dengan isu-isu akuntansi biaya tentang penentuan harga pokok produksi.

Hal ini karena kecepatan proses produksi sangat ditentukan oleh kecepatan operasi manual, sehingga belum terlalu rumit.

Informasi Standart

Perkembangan selanjutnya sesuai dengan pergerakan manajemen ilmiah yang dikemukakan oleh Frederick Taylor. Di Amerika Serikat gerakan itu dimulai oleh para insinyur-manajer (bukan paraakuntan). Pada akhir abad 19 dan awal abad 20, para insinyur dan akuntan menggunakan informasi standar untuk mencapai tiga tujuan:

1.      Untuk menganalisis efisiensi potensial tugas-tugas atau proses.

2.      Untuk membandingkan efisiensi sesungguhnya dengan efisiensi potensial. Pelopor pemakaian sistem penganggaran fleksibel.

3.      Untuk menyederhanakan penilaian persediaan produk selesai dan barang dalam proses.

Perkembangan Akuntansi

Dalam penilaian ini para akuntan mulai menggunakan informasi biaya standar (Anne Loft, 1991: 28). Awal abad 20 dikembangkan teknik-teknik akuntansi manajemen berupa anggaran dan kembalian investasi (ROI). Perkembangan selanjutnya banyak perusahaan merubah struktur organisasinya dari fungsional menjadi multidivisi.

Pada tahun 1917, Alexander Hamilton mengeluarkan gagasan mengenai pusat-pusat produksi yang merupakan sumbangan besar pada akuntansi manajemen sampai saat ini. Hamilton juga mengembangkan konsep tarip tenaga kerja per jam mesin, sehingga akuntansi manajemen mempunyai peran yang penting untuk mengevaluasi prestasi divisi maupun perusahaan secara keseluruhan.

Oleh karena itu pada tahun 1927 D.R. Scott seorang profesor akuntansi pada University of Missouri dalam bukunya The Cultural Significance of Accounts, menekankan bahwa para akuntan harus memperhatikan tidak hanya pada debit dan kredit namun juga pada informasi.

Pada awal dekade 1930-an sejalan dengan kelahiran pasar modal di Amerika Serikat, akuntansi manajemen berfungsi menyajikan laporan keuangan yang obyektif, auditable, dan verifiable bagi pemeriksaan oleh akuntan publik. Pada tahun- tahun ini mulai digunakan teknik-teknik untuk membebankan biaya pada produk individual, penerapan anggaran, akuntansi pertanggungjawaban, dan meluas pada penilaian prestasi divisional (Johnson, H.T. dan R. A. Kaplan, 1987: 43).

Akhirnya pada tahun 1940 J. Brooks Heckert’s menulis buku The Analysisand Control of Distribution Costs for Sales Executives and Accountants. Buku ini membahas pentingnya perhatian para eksekutif penjualan dan para akuntan terhadap biaya distribusi yang jumlahnya semakin penting (Supriyono, 1997: 33).

Baca Juga

Perkembangan Akuntansi Manajemen setelah Perang Dunia ke II

Perkembangan Akuntansi Manajemen setelah Perang Dunia ke II

Perkembangan Akuntansi Manajemen setelah Perang Dunia ke II

Perkembangan Akuntansi Manajemen setelah Perang Dunia ke II
Perkembangan Akuntansi Manajemen setelah Perang Dunia ke II

Akuntansi manajemen cenderung reaktif, baru mengidentifikasi masalah dan tindakan jika timbul penyimpangan antara rencana dan pelaksanaannya.

Perkembangan dalam tahun 1950-an sampai dengan 1960-an

Didasarkan pada posisi pasar internasional yang kuat bagi negara-negara industri Barat, seperti Amerika Utara dan Inggris. Akuntansi manajemen hanya memusatkan pada biaya produksi, dan lalai memperhatikan biaya pemasaran, pengembangan produk, dan inovasi teknologi.

Masalah ketersediaan kapasitas, akibatnya pengendalian manajemen terutama berorientasi kearah pemanufakturan dan administrasi internal daripada ke arah strategik dan pertimbangan lingkungan. Dengan kondisi tersebut akuntansi manajemen menitikberatkan pada:

1.      Penentuan wewenang manajemen banyak didasarkan pada pengalaman dan posisinya daripada keahlian dan kualifikasi profesionalnya.

2.      Hirarki organisasi yang banyak digunakan menekankan pada hierarki lini dan peranan fungsi staf hanya bersifat sekunder.

3.      Keputusan yang dibuat oleh manajemen dianggap bersifat sangat terstruktur dan formal serta tujuan dan alternatif-alternatif pembuatan keputusan dapat diidentifikasikan dengan jelas.

4.      Inovasi produk dan proses produksi relatif sedikit karena produk yang ada dapat dijual dengan relatif mudah dan proses produksinya mudah dipahami.

5.      Orientasi pengendalian biaya menjadi terlalu umum, dan akibatnya efisiensi relatif rendah, biaya membuat dan memasarkan tinggi.

6.      Pusat perhatian akuntansi manajemen hanya untuk transaksi historis kurang prospektif perencanaan, pembuatan keputusan dan pengendalian.

7.      Akuntansi manajemen hanya memusatkan pada biaya produksi dan lalai memperhatikan biaya pemasaran, pengembangan produk, dan inovasi.

8.      Akuntansi manajemen cenderung reaktif kurang proaktif, sehingga gaya manajemen bersifat mekanistik tidak inovatif.

9.      Banyak menggunakan model-model dan teknik-teknik pemrograman dalam pembuatan keputusan dan proses pengendalian (Supriyono, 1997: 34).

Selanjutnya pada tahun 1950-an

Argyris dan Simon beserta para koleganya mulai memasukkan pengaruh teori organisasi dan perilaku manusia ke dalam akuntansi manajemen, namun baru dalam tahun 1970-an mulai banyak riset mengenaiaspek motivasi dan penilaian prestasi ke dalam sistem akuntansi manajemen.

Pada tahun 1965

Stanley B. Henrica menulis Standar Costs for Manufacturingdan David Solomons, menulis buku Divisional Performance: Measurementand Control, yang menunjukkan bahwa divisi suatu perusahaan mungkin membuatkeputusan yang mendasarkan pada titik pandang divisinya saja namun keputusantersebut berakibat profitabilitas perusahaan secara keseluruhan menurun.

Pada tahun 1970-an

keunggulan yang dinikmati oleh Amerika Utara dan Inggrismulai menurun, karena: (a) resesi ekonomi dunia dan kejutan harga minyak tahun1973 dan (b) munculnya negara-negara industri baru di kawasan Timur Jauh (Jepang)yang sudah menggunakan teknologi robotik dan terkendali komputer.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/03/18-pengertian-kewirausahaan-menurut-para-ahli.html

Karakteristik Akuntansi Manajemen

Karakteristik Akuntansi Manajemen

Karakteristik Akuntansi Manajemen

Karakteristik Akuntansi Manajemen
Karakteristik Akuntansi Manajemen

Sistem informasi akuntansi manajemen tidak terikat oleh suatu kriteria formal yang menjelaskan sifat dari masukan, proses dan keluarannya. Kriteria tersebut fleksibel dan berdasarkan pada tujuan yang hendak dicapai manajemen.

Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen dapat dipandang dari dua sudut yaitu akuntansi manajemen sebagai salah satu tipe akuntansi dan akuntansi manajemen sebagai salah satu tipe informasi. Sebagai salah satu tipe akuntansi, akuntansi manajemen merupakan suatu system pengolahan informasi keuangan yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan bagi kepentingan pemakai

intern organisasi. Sebagai salah satu tipe informasi, akuntansi manajemen merupakan tipe informasi kuantitatif yang menggunakan uang sebagai suatu ukuran, yang digunakan untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan pengelolaan perusahaan.

Tujuan Sistem Akuntansi

Tujuan umum sistem kuntansi manajemen:

1.        Menyediakaninformasi yang diperlukan dalam penghitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang di inginkan manajemen.

2.        Menyediakaninformasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.

3.        Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja. Jadi, informas iakuntansi manajemen dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

Kegunaan Akuntansi Manajemen

1.      Perusahaan Dagang

Akmen sebagai alat untuk melakukan analisi terhadap penentuan harga jual dan alternative kebijakan dalam menentukan proses produksi (membeli atau menghentikan pembelian,penjualan dan menerima serta menolak pesanan), analisis laba (BEP), informasi digunakan untuk penyusunan anggaran, sebagai alat evaluasi dengan terlaksananya tujuan yang dicapai, menilai kinerja perusahaan dan kinerja manajer dan pemotivasian manajer atau karyawan.

2.      Perusahaan Jasa

Sebagai alat evaluasi tercapainya tujuan, penentuan harga dalam persaingan harga, analisis laba (BEP), informasi digunakan untuk penyusunan anggaran, menilai kinerja perusahaan dan kinerja manajer dan pemotivasian manajer atau karyawan, dan produktivitas.

3.      Perusahaan Jasa Pelayanan Masyarakat

Sebagai alat evaluasi tercapainya tujuan, penentuan harga sesuai dengan peraturan pemerintah, informasi digunakan untuk penyusunan anggaran, menilai kinerja perusahaan dan kinerja manajer dan pemotivasian manajer atau karyawan, dan produktivitas.

Perbedaan akuntansi keuangan dengan akuntansi manajemen sebagai suatu sistem pengolahan informasi keuangan terletak pada :

1.       Dasar pencatatan

2.      Fokus informasi

3.      Lingkungan informasi

4.      Sifat laporan yang dihasilkan

5.      Keterlibatan dalam perilaku manusia

6.   Disiplin sumber yang melandasi

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/09/sifat-wajib-dan-mustahil-bagi-nabi-dan-rasul-beserta-artinya.html

Cara Memandang (Judie Paxton)

Cara Memandang (Judie Paxton)

Cara Memandang (Judie Paxton)

Ketika masih duduk di SD, aku terlibat dalam perdebatan sengit dengan seorang anak lelaki di kelasku. Aku sudah lupa apa topik perdebatan kami, tetapi aku tidak lupa pelajaran yang kuperoleh hari itu.

Aku yakin sekali bahwa akulah yang benar, sedangkan ia salah. Sebaliknya, ia juga yakin bahwa ia yang benar dan aku yang salah. Maka guru kami memutuskan untuk memberikan pelajaran yang sangat penting. Ia menyuruh kami maju ke depan kelas. Aku berdiri di satu sisi meja, sementara anak itu di sisi yang lain. Di tengah meja ada satu obyek besar dan bundar. Aku melihat dengan jelas bahwa benda tsb berwarna hitam.

Lalu guru kami bertanya pada anak itu, apa warna benda tsb. “Putih”, sahutnya. Aku tak percaya mendengarnya, sebab benda tsb jelas-jelas hitam. Kami kembali berdebat dengan sengit, kali ini tentang warna benda tsb.

Guru kami kemudian menyuruhku berdiri di tempat anak tadi, sementara anak tadi berdiri di tempatku. Kami bertukar tempat, dan sekarang guru kami bertanya kepadaku, apa warna benda itu. Aku terpaksa menjawab, “Putih”, sebab benda tsb memang mempunyai dua sisi yang berbeda warna. Dari sudut ini, warna yang kelihatan adalah putih, sedangkan dari sisi yang lain warnanya hitam.

Hari itu aku mendapat pelajaran penting. Kita mesti bisa menempatkan diri pada posisi orang lain dan melihat situasinya melalui mata mereka supaya kita bisa benar-benar memahami perspektif mereka.

Guru adalah mereka yang menjadikan diri mereka jembatan. Para murid diundang untuk menyeberanginya. Setelah semua menyeberang, dengan senang hati mereka mengundurkan diri dan mendorong para murid untuk menciptakan jembatan tersebut

Baca Juga :