Posted in: Teknologi

Alasan WhatsApp Business Tetap Dipisah dengan WhatsApp

Alasan WhatsApp Business Tetap Dipisah dengan WhatsApp

Alasan WhatsApp Business Tetap Dipisah dengan WhatsApp
Sejak diluncurkannya WhatsApp Business pada 2018, kehadirannya diklaim telah membantu sekira lima juta pengguna pelaku bisnis kecil dan menengah di dunia.
Untuk dapat mengakses layanan ini, pengguna harus mengunduh WhatsApp Business secara terpisah dengan aplikasi WhatsApp yang biasa digunakan sehari-hari, yang berarti memori penyimpanan harus disiapkan.
Menurut Direktur Komunikasi APAC WhatsApp Sravanthi Dev, obrolan soal menggabungkan kedua layanan ini telah dibicarakan pihaknya. Namun, mereka tetap memilih untuk memisahkan keduanya.

“Kita sudah membicarakan soal ini secara internal. Tapi feedback yang kita

dapatkan dari pelaku bisnis, mereka lebih prefer untuk melakukan kegiatan bisnis dan personalnya secara terpisah,” kata Dev saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/12).
Lebih lanjut, berdasarkan masukan yang WhatsApp terima, pelaku bisnis di WhatsApp Business hanya menggunakan aplikasi tersebut untuk terhubung dengan pelanggannya saja, bukan untuk hubungan personal.

“Seperti yang kita tahu, pengguna memakai WhatsApp di kehidupan

personalnya, untuk percakapan yang privat seperti keluarga dan teman,” kata Dev.
“Sedangkan di WhatsApp Business mereka menggunakannya untuk reach out dengan pelanggan, setelah transaksi lalu percakapan itu biasanya selesai,” imbuhnya.

Dari pertimbangan itulah, WhatsApp memilih untuk tetap memisahkan kedua

layanan yang dinilai memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing.