Analisis Stategi Pemasaran
Posted in: Pendidikan

Analisis Stategi Pemasaran

Analisis Stategi Pemasaran

Analisis Stategi Pemasaran
Analisis Stategi Pemasaran
  1. Produk

Pertama kali mendengar kata “Geprek Bensu”, hal pertama kali yang muncul dipikirakn kebanyakan orang pasti adalah ayam geprek, karena pada pada dasarnya ayam geprek memang menjadi menjadi khas lebih dulu. Namun demikian, seiring dengan berkembangnya zaman, bukan hanya ayam saja yang dapat “digeprek” melainkan makanan lain seperti tahu-tempe, dll. Hal inilah yang diterapkan dalam Geprek Bensu sebagai produk yang ditawarkan, dimana makan geprek tidak hanya berpusat pda sayan semata. Hal ini membuktitan apa yang diungkapkan oleh Ruben sebelumnya bahwa kata “I Am” dalam “I Am Geprek Bensu”, membukan potensi bahan lain untuk bisa digeprek.

Selain berpusat pada makan geprek, semakin berkembangnya Geprek Bensu semakin banyak pula variasi-variasi produk yang ditawarkan (Geprek Bensu, 2018). Beberapa diantaranya yaitu dikategorikan sebagai berikut:

  1. Promosi

Promosi masa kini dapat diakuakn dengan berbagai cara, baik secara offline maupun online. Sebelumnya telah disebutkan bahwa Rumen yang merupakan salah satu artis terkenal di Indonesia sebagai pemilik Geprek Bensu hanya mempromosikan bisnis ini melalui akun instagram primadi miliknya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa metode ini sangat efektif.

  1. Price

Dari keseluruhan menu yang disediakan, kisaran harga yang ditawarkan cukup berwariasi dan terjangkau untuk kalangan masyarakat, Rp3.000an sampai Rp30.000an. Harga paling rendah yaitu Rp3.300, ini untuk produk minuman dengan variasi tiga rasa, leci jeruk yuzu dan manga. Sementara harga tertinggi yaitu Rp 29.700 untuk Paket Mie Geprek Leleh . sementara untuk harga lain rata-rata dijual dengan harga Rp 16.500, Rp 22.000, dan 24.200 (Geprek Bensu, Katalog, 2018). Dengan kisaran harga yang demikian, maka ini masih dapat dijangkau dengan oleh msayarakat, termasuk untuk kalangan kaum milenial yang lebih suka menyantap makanan sepat saji.

  1. Place

Untuk tempat, Geprek Bensu semula hanya menyediakan gerai di kawasan Jakarta dan Depok, namun seiring dengan semakin meningkatknya permintaan, lokasi gerai semakin lama semakin bertambah. Bahkan hanya dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, Ruben Onsu secara resmi telah membuka Outlet Geprek Bensu ke-89 di Bogor (Karlita, 2018). Ini merupakan jumlah yang cukup fantastis. Selain itu, jumlah gerai yang mencapai angka 89 ini tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk di luar jawa.

Sumber : https://ejournal.unib.ac.id/index.php/agrisep/comment/view/2638/0/7534