Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 (ASEAN Economic Community (AEC)) adalah sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar sesama negara-negara ASEAN. (Wikipedia)

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa MEA merupakan sebuah sistem pasar bebas antara sesama negara anggota ASEAN yang menghilangkan pajak atau bea cukai serta kebebasan sebuah negara untuk memasukkan barangnya ke negara lainnnya.

MEA atau AEC merupakan salah satu bentuk kerjasama ASEAN di bidang Ekonomi. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sendiri telah dibuka pada Desember 2015 lalu dengan tujuan untuk memujudkan wawasan ASEAN pada tahun 2020.

Istilah lain dari Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah;

  • MEA yang merupakan singkatan dari Masyarat Ekonomi ASEAN itu sendiri
  • AEC yang merupakan singkatan dari istilah bahasa Inggris dari ASEAN Economic Community
  • Komunitas Ekonomi ASEAN yang merupakan terjemahan dari ASEAN Economic Community

 

Tujuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Secara umum MEA bertujuan untuk membentuk komunitas ekonomi tingkat regional antara sesama negara anggota ASEAN sebagai suatu integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki tingkat daya saing yang tinggi.

Selain itu juga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan khususnya di wilayah ASEAN.

Kesiapan Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Secara umum penerapan MEA pada tahun 2015 akan memberikan peluang yang sangat besar bagi Negara-negara pesertanya khususnya Indonesia.

Oleh karena itu, Indonesia juga selalu berusaha untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA 2015, hal ini dapat dilihat dari pembangunan dan pengembangan  infrastruktur penting seperti Bandara dan pelabuhan, di berbagai tempat di seluruh wilayah Indonesia.

Namun Indonesia juga masih tertinggal dari segi pendidikan, dan tingkat daya serap teknologi masyarakat indonesia masih rendah sehingga membuat produk indonesia masih kalah saing dengan produk negara Hi-tech industri di ASEAN dari segi biaya dan kualitasnya.

Peran Pemerintah diupayakan mampu membangun kemandirian Bangsa Indonesia agar dapat kuat menghadapi pasar bebas. Budaya apresiasi produk dalam negeri akan mendorong berkembangnya merek-merek dalam negeri.

Dengan pembenahan segera di bidang Infrastruktur, Birokrasi, Pendidikan dan Teknologi , maka Indonesia diharapkan akan bisa bersaing di MEA 2015.

 

Baca Artikel Lainnya:

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan
Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Pelestarian Lingkungan Hidup

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula.

Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.

Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan.

Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas teks ulasan manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan.

Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu:

  1. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
  2. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.

 

Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut:

  1.  Menjamin pemerataan dan keadilan.
  2.  Menghargai keanekaragaman hayati.
  3.  Menggunakan pendekatan integratif.
  4.  Menggunakan pandangan jangka panjang.

Pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas, tetapi berdasarkan UU No. 25 Tahun 2000, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya:

  • Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
  • Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
  • Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.

 

Upaya yang Dilakukan Pemerintah

Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup.

Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain:

a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah.

b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang Ketentuanketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.

c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).

d. Pada tahun 1991, pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan, dengan tujuan pokoknya:

  •  Menanggulangi kasus pencemaran.
  •  Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3).
  •  Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

e. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat

Bersama Pemerintah Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain:

a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)

Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi.

Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus.

Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul.

Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan.

b. Pelestarian udara

Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen. Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang.

Keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:

1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis.

Rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.

2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri.

Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.

3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer
Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut.

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari.

Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.

c. Pelestarian hutan

Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan.

Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.

Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:

  1.  Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
  2.  Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
  3.  Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
  4.  Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
  5.  Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.

 

d. Pelestarian laut dan pantai

Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai.

Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.

Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara:

  • Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
  • Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
  • Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
  • Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.

 

e. Pelestarian flora dan fauna

Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.

Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:

  •  Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.
  •  Melarang kegiatan perburuan liar.
  •  Menggalakkan kegiatan penghijauan.

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya
Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Pasar

Pasar merupakan sarana kegiatan ekonomi yang paling penting. Bentuk-bentuk pasar dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

Bentuk Pasar menurut Sifat/Wujud Barang dan Cara Penyerahannya

Berdasarkan sifat barang dan cara penyerahannya, pasar dibedakan menjadi:

a. Pasar konkret

Pasar konkret, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan benar-benar ada dan penjual dan pembeli bertemu langsung.

Ciri-ciri pasar konkret:

  1. transaksi dilakukan secara tunai,
  2. barang dapat dibawa/diambil saat itu juga,
  3. barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata,
  4. penjual dan pembeli bertemu langsung.

 

b. Pasar abstrak

Pasar abstrak, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan tidak tersedia secara langsung dan antara penjual dan pembelinya tidak bertemu secara langsung.

Ciri-ciri pasar abstrak:

  1. penjual dan pembeli berada di tempat yang berbeda dan berjauhan jaraknya,
  2. transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya,
  3. barang yang diperjualbelikan tidak tersedia, hanya contoh saja,
  4. transaksi dilakukan dalam partai besar.

Contoh pasar abstrak yang lagi trend terutama bagi masyarakat kalangan atas sekarang ini adalah belanja barang secara on line lewat internet.

Bentuk Pasar menurut Luas Wilayah Kegiatannya

Berdasarkan luas wilayah kegiatannya, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar regional

Pasar regional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara pada wilayah tertentu. Pasar ini sejarah bpupki biasanya di bawah naungan wadah kerja sama regional, misalnya di kawasan Asia Tenggara dibentuk AFTA.

b. Pasar internasional

Pasar internasional adalah pasar yang daerah pemasarannya mencakup seluruh kawasan dunia. Pasar ini juga disebut pasar dunia, karena menjual produk-produk yang dibutuhkan oleh semua masyarakat dunia, misalnya pasar kopi di Brasil, pasar wol di Sidney, Australia.

c. Pasar lokal

Pasar lokal adalah pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan masyarakat di sekitarnya.

Misalnya Pasar Klewer di Solo yang menyediakan berbagai jenis kain batik, karena masyarakat di Solo dan sekitarnya banyak yang mengenakan batik.

d. Pasar nasional

Pasar nasional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat negara tersebut.

Bentuk Pasar menurut Organisasi Pasar atau  Hubungan antara Pembeli dan Penjual

Berdasarkan organisasi pasar, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar persaingan sempurna (perfect competition market)

Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli, sehingga harga tidak bisa ditentukan oleh masing-masing penjual/pembeli.

  1. penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar tanpa hambatan,
  2. pengetahuan penjual dan pembeli tentang pasar sempurna,
  3. penjual dan pembeli banyak,
  4. barang yang diperjualbelikan bersifat homogen.

 

b. Pasar persaingan tak sempurna (imperfect competition market)

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana jumlah pembeli lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penjualnya, sehingga pasar dikuasai oleh satu atau beberapa penjual saja.

Adapun ciri-cirinya sebagai berikut.

  1. terdapat hambatan untuk memasuki pasar,
  2. pengetahuan pembeli tentang pasar terbatas,
  3. jumlah penjual sedikit,
  4. barang yang diperjualbelikan bermacam-macam.

 

Bentuk pasar yang termasuk pasar persaingan tidak sempurna, di antaranya:

a. Pasar monopoli

Pasar monopoli ialah pasar yang dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Penjual mempunyai kekuasaan yang mampu memaksakan kemauannya, baik dalam bentuk harga, volume, tempat, maupun waktu pembelian barang yang akan dijualnya.

Karena penjual dalam pasar monopoli tidak mempunyai pesaing, ia dapat menaikkan atau menurunkan harga dengan cara mengubah jumlah barang yang ditawarkan. Contoh: PLN menguasai listrik di Indonesia, PT Pos Indonesia memonopoli penjualan benda-benda pos di Indonesia.

Ciri-ciri pasar monopoli, antara lain:

  1. terdapat satu penjual dan banyak pembeli,
  2. harga ditentukan secara sepihak oleh penjual,
  3. tidak ada barang lain yang dapat menggantikan barang yang dijualbelikan dengan sempurna,
  4. ada halangan yang kuat bagi penjual baru untuk masuk dalam pasar.

Hambatan-hambatan yang sering terjadi pada pasar monopoli antara lain:

  1. penetapan harga serendah mungkin,
  2. adanya kepemilikan terhadap hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif,
  3. pengawasan yang ketat terhadap agen pemasaran dan distributor,
  4. adanya skala ekonomis yang sangat besar,
  5. memiliki sumber daya yang unik.

Penyebab timbulnya pasar monopoli antara lain:

  1. ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan undang-undang,
  2. penggabungan dari berbagai perusahaan,
  3. adanya hak cipta atau hak paten atas hasil karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan.

 

b. Pasar duopoli

Pasar duopoli, yaitu pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh dua perusahaan. Contoh: penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh Caltex dan Pertamina.

Ciri-ciri pasar duopoli, yaitu:

  1. terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
  2. harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan kesepakatan atau tidak.

 

c. Pasar oligopoli

Pasar oligopoli ialah pasar di mana beberapa perusahaan menguasai penawaran satu jenis barang. Beberapa perusahaan yang menguasai pasar ini saling memengaruhi satu sama lain.

Sifat ini menyebabkan satu perusahaan harus mengambil keputusan secara hati-hati dalam mengubah harga, mengubah desain produk atau mengubah teknik produksi.

Contoh: penawaran sepeda bermotor yang dikuasai oleh beberapa perusahaan di antaranya Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki.

Ciri-ciri pasar oligopoli, yaitu:

  1. terdapat banyak pembeli di pasar,
  2. hanya ada beberapa penjual,
  3. produk yang dijual bersifat homogen dan bisa juga berbeda namun memenuhi standar mutu,
  4. terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru,
  5. adanya saling ketergantungan,
  6. penggunaan iklan sangat intensif.

 

d. Pasar monopolistik

Pasar monopolistik adalah suatu struktur pasar di mana terdapat banyak produsen yang menjual produk yang sama, tetapi dengan berbagai macam variasi.

Ciri-ciri pasar monopolistik

  1. Terdapat banyak produsen.
  2. Produk yang dijualbelikan sama (homogen), tetapi dengan berbagai macam variasi.

 

4. Menurut Waktu Penyelenggaraannya

Berdasarkan waktu penyelenggaraannya, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar harian

Pasar harian adalah pasar yang dilakukan setiap hari.
Contohnya pasar-pasar tradisional di lingkungan rumah yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, pasar induk, di jakarta, dan lain-lain.

b. Pasar mingguan

Pasar mingguan adalah pasar yang dilakukan hanya setiap seminggu sekali. Biasanya nama pasar ini diambil dari nama hari pelaksanaan, contohnya Pasar Senin, Pasar Minggu, Pasar Rebo, dan lain-lain.

c. Pasar bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang dilakukan sebulan sekali.
Pasar bulanan biasanya terdapat di sekitar pabrik dan dibuka setiap kali karyawan pabrik tersebut menerima gaji.

d. Pasar tahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang dilakukan setahun sekali.
Pasar ini diselenggarakan berkaitan dengan acara atau kegiatan dan sering digunakan sebagai ajang pameran atau promosi. Contohnya Pekan Raya Jakarta (PRJ), Pasar Sekaten di Jogjakarta dan Solo.

5. Menurut Jenis Barang yang Diperjualbelikan

Berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan, pasar dibedakan menjadi:

a. Pasar barang distribusi

Pasar barang distribusi adalah pasar yang menjual faktorfaktor produksi. Misalnya bursa tenaga kerja, pasar modal, pasar mesin-mesin produksi, dan lain-lain.

b. Pasar barang konsumsi

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barangbarang yang secara langsung dapat dikonsumsi/dipakai. Contohnya pasar buah, pasar ikan, pasar pakaian, dan lain-lain.

Outdoor Seru buat Kamu

Outdoor Seru buat Kamu

Outdoor Seru buat Kamu

Outdoor Seru buat Kamu
Outdoor Seru buat Kamu

Apa yang biasa kamu lakukan saat weekend ? Biasanya hangout dengan teman-teman jadi salah satu pilihan buat menghabiskan akhir pekan setelah capek berkegiatan seharian, baik itu sekolah atau kuliah. Seringnya, hangout di mall jadi pilihan paling gampang karena mall menyediakan hampir semua kebutuhan. Tapi, kadang kamu suka merasa bosan enggak, sih, sama suasana mall yang gitu-gitu aja? Belum lagi kalau weekend, mall tuh ramai banget kayak pasar.

Nah, buat kamu yang bosan nge-mall, mungkin mencoba kegiatan outdoor bersama teman-teman bisa jadi pilihan seru menghabiskan weekend. Bingung kegiatan outdoor seru apa yang bisa kamu lakukan?

1. Ikut car-free day

Kayaknya setiap kota di Indonesia pasti punya kegiatan unik satu ini, di mana ada satu jalan khusus yang ditutup dan tidak ada kendaraan bermotor yang boleh masuk, hanya pejalan kaki. Nah, karena car-free day ini biasanya hanya ada seminggu sekali, kayaknya pas banget kalau kamu dan teman-teman memanfaatkan momen ini untuk  berkegiatan outdoor sebagai gantinya nge-mall.

Kamu bisa sambil olahraga, lihat-lihat kegiatan seru yang biasanya selalu ada saat car-free day, atau sekadar jalan-jalan cantik. Dijamin kamu akan bebas dari rasa bosan, deh.

2. Piknik di taman

Mau tahu kegiatan outdoor seru lainnya yang bisa gantiin kegiatan nge-mall kamu? Piknik! Buat yang mikir kalau piknik itu so-last-year, cobain dulu serunya hangout di taman-taman kota. Sekarang sudah banyak lho taman yang bisa kamu pakai untuk piknik, bahkan sambil nonton live music.

Yang seru dari piknik itu kamu dan teman-teman bisa saling bawa makanan untuk dimakan bareng-bareng. Mau makin seru? Pakai dress code buat foto-foto dan bisa jadi stok buat update di media sosial, deh. Sekali-sekali background fotonya ganti, bukan dinding cafe melulu.

3. City tour

Sesekali cobain kegiatan outdoor seru yang sekaligus menambah wawasan kamu, Girls. Pernah coba ikutan city tour, bahkan di kota yang kamu tinggali saat ini, belum? Ikutan city tour ini seru, lho, Girls! Kamu jadi tahu spot-spot unik, ditambah belajar sejarah mengenai kota tersebut yang sebelumnya kamu enggak tahu sama sekali.

Kamu juga bisa mengunjungi museum-museum atau tempat kuliner baru yang bisa kamu referensikan ke teman-teman kamu. Seru, kan?

Kulit tetap cantik saat kegiatan outdoor

Nah, kalau kamu sudah memilih salah satu kegiatan outdoor seru untuk menggantikan agenda nge-mall kamu weekend ini, jangan sampai lupa juga untuk memerhatikan kulit kamu. Kegiatan outdoor itu akan membuat kulit kita terpapar oleh matahari lebih banyak. Jadi, sebaiknya kamu lakukan beberapa hal ini supaya kulit kamu tetap cantik saat kegiatan outdoor.

1. Pakai sunscreen

Pastikan sebelum keluar ruangan kamu sudah memakai sunscreen ya, Girls, baik di wajah maupun di tubuh. Untuk cuaca seperti Indonesia, minimal sunscreen yang kita pakai mengandung SPF 30 dan pastikan ada label PA+++, sehingga kulitmu tidak mudah terbakar matahari walau ada di luar seharian.

2. Jangan lupa kertas penyerap minyak atau oil film

Berkegiatan di luar seharian bikin kulit kita cepat berminyak. Kamu enggak mau dong wajahnya kelihatan kayak kilang minyak saat foto bareng teman-teman? Nah, supaya kulit kamu tetap bebas minyak dan tidak kelihatan kusam, siapkan Clean & Clear Oil Control Film yang mampu menyerap minyak berlebih dan menghilangkan kilap pada wajah dalam seketika, tanpa merusak make up kamu. Sehingga kulit bersih dari minyak tanpa kesan mengkilap kapan saja dan di mana saja.

Itu dia tips kegiatan outdoor seru buat kamu yang bosan nge-mall dan cara supaya kulit kamu tetap kece walau di luar ruangan seharian. Selamat mencoba, Girls!

Baca Juga : 

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi
Pengertian Reservasi

Reservasi adalah suatu pernyataan sepihak

Yang dibuat oleh suatu Negara pada waktu menandatangani, menerima, meratifikasi, mengesahkan atau mengaksesi perjanjian, yang isi pokoknya adalah untuk mengeluarkan atau untuk mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan tertentu dalam pemberlakuannya terhadap Negara tersebut (KW 1969).

Awalnya reservasi (persyaratan)

Didefinisikan berbeda-beda berdasarkan subyek yang memberikan defenisi. Adapun defenisi bebas terhadap reservation yang secara umum itu ialah pernyataan sepihak yang dikemukakan oleh suatu negara pada waktu menyatakan persetujuan untuk terikat pada suatu perjanjian internasional, yang isinya menyatakan “Menolak untuk menerima atau mengakui atau tidak mau terikat pada, atau tidak mau menerima akibat hukum dari salah satu atau beberapa ketentuan dari perjanjian tersebut, dan atau mengubah atau menyesuaikan isi atau memberikan arti tersendiri atas salah satu atau beberapa ketentuan dari perjanjian tersebut sesuai dengan kepentingan negara yang bersangkutan”, perbedaan pendapat ini dimungkinkan kalau belum ada defenisi yang disepakati bersama.

Menurut UU No.24 Tahun 2000 Pasal 1 (d), Reservasi adalah suatu perrnyataan sepihak dari suatu Negara untuk tidak menerima berlakunya ketentuan tertentu pada perjanjian internasional dalam rumusan yang dibuat ketika menandatangani, menerima, menyetujui, atau mengesahkan perjanjian internasional yang bersifat multilateral.

Namun dengan lahirnya konvensi wina 1969

Sebagai instrumen hukum perjanjian internasional, pengertian persyaratan telah diterimah secara umum berdasarkan defenisi yang terdapat pada pasal 2 ayat 1 butir d “Persyaratan berarti suatu pernyataan sepihak, dengan bentuk dan nama apapun yang dibuat oleh suatu negara, ketika menandatangani, meratifikasi, mengapksesi, menyetujui, atau mengaksesi atas suatu perjanjian internasional, yang maksudnya untuk mengesampingkan atau mengubah akibat hukum dari ketentuan tertentu dari perjanjian itu dalam penerapannya terhadap negara yang bersangkutan”. Dengan demikian substansi pasal 2 (1),d konvensi wina antara lain adalah merupakan pernyataan sepihak, berkenaan dengan waktu pengajuan persyaratan, dan berkenaan dengan substansi, maksud, dan tujuan dari persyaratan itu sendiri, serta pengajuan persyaratan itu harus dalam bentuk tertulis.

Dengan adanya pengertian yang diberikan terhadap reservasi dalam konvensi wina berarti pengertian bebas tadi dengan sendirinya ditinggalkan karena sifatnya yang relatif demi terpenuhinya persamaan presfektif terhadap reservasi.

Pengaruh Kedaulatan Negara dalam Menekan Untuk Lahirnya Sebuah Persyaratan,

Instrumen Dari Persyaratan (reservasi).

Resevasi seperti telah diuraikan diatas didasarkan pada pasal 2 ayat 1 bagian d konvensi wina 1969 tentang perjanjian. Perjanjian merupakan manifestasi dari keinginan negara- negara atas sebuah aturan internasional yang penerapannya tidak bertentangan dengan konstitusinya dan tentunya tidak mencederai kedaulatan masing- masing negara. Kedaulatan merupakan salah satu unsur pembentuk negara sehingga aturan hukum internasional diusahakan serelevan mungkin dengan aturan hukum umum pada setiap negara didunia. Kedaulatan menurut kamus hukum internasional dan indonesia oleh Drs. Soesilo Prajogo, SH, yang diterbitkan Wacana Intelektual berarti “Kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara, daerah; kedaulatan suatu negara”, dengan mengacu pada defenisi diatas maka suatu problem akan muncul ketika negara- negara ikut dalam suatu konvensi internasional, dimana disetiap negara pasti mempunyai perbedaan konstitusi.

Kesadaran bahwa dalam sistem dan struktur masyarakat internasional, negara-negara sebagai subyek utama hukum internasional memiliki kedaulatan, dan dengan dasar kedaulatan itu maka negara tidak bisa dipaksa untuk menerima atau menyatujui sesuatu yang tidak sesuai dengan kepentingannya. Dalam hubungannya dengan suatu perjanjian internasional, atas dasar kedaulatan itu maka suatu negara berhak penuh untuk menentukan apakah akan menyatakan setuju terikat ataukah menolak terikat pada suatu perjanjian internasional. Problematisnya adalah ketika didalam perejanjian itu ada beberapa ketentuan yang merugikan dan ada juga yang menguntungkan bagi negara, pilihannya adalah menyatujui untuk terikat atau tidak sama sekali.

Pilihan manapun yang ditempuh akan menimbulkan masalah lanjutan baik bagi negara itu maupun bagi perjanjian itu sendiri, bahkan dalam ruang lingkup yang lebih luas akan menimbulkan dampak tehadap masyarakat internasional pada umumnya, lebih- lebih jika perjanjian itu merupakan perjanjian internasional multilateral global. Masalah yang timbul bagi negara adalah jika tidak mau terikat pada perjanjian padahal sebagian besar dari ketentuan perjanjian itu menguntungkan baginya, sebaliknya jika memaksakan terikat pada perjanjian padahal ada beberapa ketentuan yang merugikan bagi negaranya, hal ini menempatkan negara pada pilihan yang sulit.

Selanjutnya bagi perjanjian itu sendiri

Hal ini akan menghambat bagi perkembangan hukum internasional dimana sumber hukum internasional adalah perjanjian internasional bila makin sedikit negara yang menyatakan setuju untuk terikat pada perjanjian tersebut. Hal ini juga akan menghambat konsep ideal dari perjanjian itu pada tatanan pelaksanaannya yang riil.
Bagi masyarakat internasional secara umum, terhambatnya suatu perjanjian internasional berkembang menjadi kaidah hukum positif berarti akan menghambat lahirnya sarana untuk mengatur kehidupan masyarakat internasional. Dengan dua pilihan diatas tentunya akan sulit dipenuhi oleh negara- negara yang ikut dalam perjanjian untuk terikat karena sifatnya yang terlalu ekstrim.

Untuk mengakomodasi kepentingan tiap-tiap negara tanpa

mengesampingkan kedaulatan disatu sisi yang berseberangan dengan ketentuan dalam perjanjian, kemudian diperkenalkan pranata hukum internasional yang disebut reservasi (persyaratan) untuk menjembantani kedaulatan negara-negara dalam keterikatannya pada perjanjian internasional dengan perjanjian itu sendiri. Hal ini membuat terang bahwa persyaratan (reservasi) lahir dari sebuah jurang antara kedaulatan dan ketentuan pada suatu perjanjian.

Mengenai persyaratan instrumen positifnya diatur dalam konvensi wina 1969 pada pasal 2 ayat 1 d “defenisi dari persyaratan”, dan diatur pula dalam lima pasal yaitu pasal 19 “ mengenai ketentuan pengajuan suatu persyatan sampai pembatasannya pada perjanjian internasional”, pasal 20” mengenai diterima atau ditolaknya persyaratan yang diajukan suatu negara oleh negara peserta lainnya”, pasal 21” diatur mengenai akibat hukum dari persyaratan”, pasal 22” diatur mengenai penarikan kembali suatu persyaratan atau sebuah penolakan”, pasal 23”pada pasal ini diatur mengenai prosedur persyaratan secara menyeluruh”.  https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/

Dengan adanya aturan yang jelas mengenai persyaratan akan memudahkan bagi negara peserta konvensi atau negara ketiga apabila ingin ikut terikat pada perjanjian dengan mengecualikan beberapa ketentuan yang diperbolehkan oleh perjanjian itu sendiri.

Secara umum perjanjian internasional yang didalamnya diikuti oleh negara sebagai peserta berkiblat (atau instrumen hukumnya) pada ketentuan konvensi wina 1969 tentang perjanjian. Ketentuan dalam konvensi wina tegasnya terdapat 8 (delapan) bagian yang terdiri dari 85 pasal, yang diharapkan dapat mengakomodasi ketentuan hukum internasional bagi suatu perjanjian.

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis
Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu ekonomi bisnis adalah

suatu bidang dalam ilmu ekonomi terapan yang mana menggunakan teori ekonomi dan metode kuantitatif untuk menganalisa usaha bisnis dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keanekaragaman struktur organisasional dan hubungan dari perusahaan dengan pasar tenaga kerja, modal dan produk. Fokus profesional dari jurnal Business Economics telah diekspresikan sebagai menyediakan “informasi praktikal untuk orang-orang yang mengaplikasikan ilmu ekonomi dalam pekerjaan mereka.”  https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-editorial/

 

Ilmu ekonomi bisnis adalah berhubungan

Dengan masalah dan isu ekonomi yang berkaitan dengan organisasi bisnis, manajemen, dan strategi. Masalah dan isu termasuk: sebuah penjelasan kenapa korporasi muncul dan eksis; kenapa mereka melakukan ekspansi: secara horizontal, vertikal dan spasial; peran dari wirausaha dan kewirausahaan; signifikansi dari struktur organisasi; hubungan antara perusahaan dengan karyawan, penyedia modal, pelanggan, pemerintah; interaksi antara perusahaan dan lingkungan bisnis.

Istilah “ilmu ekonomi bisnis”

Digunakan dalam cara bervariasi. Kadang-kadang ia digunakan secara sinonim dengan ilmu ekonomi industri atau organisasi industri, ilmu ekonomi manajerial, dan ilmu ekonomi untuk bisnis. Tapi, masih ada perbedaan substansial dalam penggunaan “ilmu ekonomi untuk bisnis” dan “ilmu ekonomi manajerial” dengan istilah yang terakhir digunakan secara lebih sempit.

Satu pandangan dari pemisahan antara hal ini

Adalah bahwa ilmu ekonomi bisnis adalah lebih luas dalam cakupannya daripada ilmu ekonomi industri. Ilmu ekonomi untuk bisnis melihat kepada prinsip-prinsip mayor dari ilmu ekonomi tapi berfokus pada mengaplikasikan prinsip-prinsip ilmu ekonomi ini terhadap bisnis di dunia nyata. Ilmu ekonomi manajerial adalah aplikasi dari metode ekonomi dalam proses pengambilan keputusan manajerial.

Pengertian Model Pembelajaran Karya Wisata

Pengertian Model Pembelajaran Karya Wisata

Pengertian Model Pembelajaran Karya Wisata

Pengertian Model Pembelajaran Karya Wisata

Pengertian Model Pembelajaran Karya Wisata menurut beberapa tokoh

pendidikan antara lain :
menurut Mulyasa (2005) Metode field trip atau karya wisata merupakan suatu perjalanan atau pesiar yangdilakukan oleh peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar, terutama pengalaman langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah. Meskipunkarya wisata memiliki banyak hal yang bersifat non akademis, tujuan umum pendidikandapat segera dicapai, terutama berkaitan dengan pengembangan wawasan pengalamantentang dunia luar

Menurut checep (2008) Metode karyawisata atau widyawisata

Adalah cara penyajian dengan membawa siswamempelajari materi pelajaran di luar kelas. Karyawisata memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dapat merangsang kreativitas siswa, informasi dapat lebih luasdan aktual, siswa dapat mencari dan mengolah sendiri informasi. Tetapi karyawisatamemerlukan waktu yang panjang dan biaya, memerlukan perencanaan dan persiapan yang tidak sebentar.

Menurut Djamarah (2002). teknik karya wisata

Yang merupakan cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari ataumenyelidiki sesuatu seperti meninjau pegadaian. Banyak istilah yang dipergunakan pada metode karya wisata ini, seperti widya wisata, study tour, dan sebagainya. Karya wisata ada yang dalam waktu singkat, dan ada pula yang dalam waktu beberapa hari atau waktu panjang

Menurut Roestiyah (2001) karya wisata bukan sekedar rekreasi

Tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannyadengan melihat kenyataannya. Karena itu dikatakan teknik karya wisata, ialah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu, suatu bengkel mobil,

Tokoh serba ada, dan sebagainya. Langkah – langkah

yang harus diperhatikan dalam Metode karyawisata yaitu:  Dengan metode karyawisata, guru mengajak siswa ke suatu tempat (objek) tertentu untuk mempelajari sesuatu dalam rangka suatu pelajaran di sekolah. Berbeda dengan darmawisata, disini para siswa sekedar pergi ke suatu tempat untuk rekreasi. Metode karyawisata berguna bagisiswa untuk membantu mereka memahami kehidupan riil dalam lingkungan beserta segala masalahnya .

Misalnya, siswa diajak ke museum, kantor, percetakan, bank, pengadilan, atau kesuatu tempat yang mengandung nilai sejarah/kebudayaan tertentu.Agar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif, maka pelaksanaannya perlumemeperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:

Persiapan Dalam merencanakan tujuan karyawisata, guru perlu

Menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas, mempertimbangkan pemilihan teknik, menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya, penyusunan rencana yang masak, membagi tugas-tugas, mempersiapkan sarana, pembagian siswa dalam kelompok,serta mengirim utusanUntuk menetapkan tujuan ini ditunjuk suatu panitia dibawah bimbingan guru, untuk mengadakan survei ke obyek yang dituju.

Dalam kunjungan pendahuluan ini sudah harus diperoleh data tentang objek antara lain tentang lokasi, aspek-aspek yang dipelajari, jalan yang ditempuh, penginapan, makan dan biaya transportasi, bila objek yang dituju jauh. dimana.
Perencanaan Hasil kunjungan pendahuluan (survei) dibicarakan bersama dalam rangka menyusun perencanaan yang meliputi: tujuan karyawisata, pembagian objek sesuai dengan tujuan, jenis objek sesuai dengan tujuan, jenis objek serta jumlah siswa.

Dibentuk panitia secara lengkap

Termasuk ketua tiap kelompok/seksi.  Menentukan metode mengumpulkan data, mungkin berwujud wawancara, pengamatan langsung, dokumentasi.
Penyusunan acara selama karyawisata berlangsung.Kepada para siswa harus ditanamkan disiplin dalam mentaati jadwal yang telahdirencanakan sehingga pelaksanaan berjalan lancar sesuai dengan rencana.  Mengurus perizinan.
Menentukan biaya, penginapan, konsumsi serta peralatan yang diperlukan.

Baca Juga : 

Pengertian Perilaku Organisasi

Pengertian Perilaku Organisasi

Pengertian Perilaku Organisasi

Pengertian Perilaku Organisasi
Pengertian Perilaku Organisasi

Di dalam dunia psikologi atau sosiologi ada satu macam disiplin

Ilmu yang disebut dengan perilaku organisasi. Ilmu ini tergolong penting terutama dalam hal manajemen dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Namun sebelum membahas lebih jauh tentang hal ini, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertian perilaku organisasi.

Secara umum, pengertian perilaku organisasi adalah

Ilmu dalam memonitor dan menganalisis sikap tiap-tiap individu dan kontribusinya dalam suatu perusahaan atau organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk mengukur keefektivitasan seseorang ketika bekerja dalam team. Ilmu ini juga dapat digunakan untuk melihat orang mana yang memiliki kontribusi positif, orang mana yang sia – sia, dan orang mana yang justru mengacaukan segalanya.

Ilmu semacam ini sebenarnya sudah muncul sejak 1890.

Namun, perkembangannya baru mulai terlihat setelah Perang Dunia I ketika beberapa pakar mulai memperhatikan bagaiman psikologi seseorang dapat mempengaruhi suatu organisasi. Setelah itu, ilmu perilaku organisasi semakin berkembang dengan ditemukannya beberapa aspek baru yang dapat dijadikan parameter analisisnya pada tahun 1960an. Kemudian, dalam dua dekade setelahnya, pendekatannya bergeser menjadi pendekatan kualitatif karena dirasa lebih dapat memberikan hasil yang valid.

Di jaman modern, ilmu perilaku

organisasi harus dikuasai dengan baik oleh tim HRD (Human Resources Department) dalam suatu perusahaan. Karena, tugas HRD adalah untuk menilai kinerja tiap – tiap karyawan dan kemudian memberikan penghargaan sesuai dengan nilainya masing – masing. Penghargaan tersebut dapat berupa gaji yang lebih banyak, kepercayaan yang lebih besar, atau jabatan yang lebih tinggi. Setelah memberi penghargaan pun, HRD masih harus memonitor karyawan tersebut untuk mengukur apakah penghargaan yang diberikan mampu memotivasi dan meningkatkan kinerja karyawan yang bersangkutan. Intinya, perilaku organisasi adalah hal yang harus dilakukan terus menerus.

Ketika menilai masing – masing karyawan, biasanya HRD menggunakan beberapa parameter seperti absensi, kestabilan emosi, kualitas kerja, cara bekerja, komunikasi antar anggota team, produktivitas, ketahanannya terhadap stress, dan lain sebagainya. Penilaian semacam ini penting dilakukan untuk:

Memotivasi karyawan agar bekerja dengan baik

Meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja dalam perusahaan
Memberi penghargaan kepada tiap – tiap individu sesuai dengan porsinya
Karena peran pentingnya dalam sebuah perusahaan, disiplin ilmu perilaku organisasi ini kemudian dimasukkan ke dalam kurikulum wajib dalam sekolah bisnis. Para pelajar maupun mahasiswa bisnis tidak hanya diharuskan untuk memahami pengertian perilaku organisasi saja. Namun, mereka juga harus mampu menguasai ilmu tersebut termasuk aplikasinya di dunia nyata.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Kurang Tidur Bikin Wajahmu Lebih Kusam

Kurang Tidur Bikin Wajahmu Lebih Kusam

Kurang Tidur Bikin Wajahmu Lebih Kusam

Kurang Tidur Bikin Wajahmu Lebih Kusam
Kurang Tidur Bikin Wajahmu Lebih Kusam

Berapa total waktu tidurmu semalam? 8 jam? 6 jam? Atau bahkan kurang dari 4 jam? Kalau memang belakangan ini kamu sedang kurang, mungkin itu yang jadi penyebab utama mengapa akhir-akhir ini kulit wajahmu lebih kusam.

Pada dasarnya, saat kita tidur, tubuh kita seperti sedang di-reset, mulai dari organ dalam, sampai kulit bagian terluar. Jadi ketika kamu tidur, sebenarnya kulit kamu sedang memperbaiki setiap jaringan sel dan mengalami regenerasi. Nah, sekarang bayangkan kalau kamu kurang tidur, otomatis waktu untuk regenerasi menjadi lebih pendek sehingga hasilnya pun tidak optimal.

Regenerasi yang tidak optimal inilah yang membuat kantung mata menggelap, kulit terlihat lebih pucat, kering, dehidrasi, bahkan bisa membuat produksi minyak di wajah jadi berlebih. Hasilnya, wajahmu terlihat lebih kusam dari biasanya.

Menurut National Health Service dari Inggris, waktu tidur yang tepat untuk remaja itu antara 8-9 jam setiap harinya. Jadi, kalau waktu tidur kamu masih di bawah itu, ada baiknya diperbaiki.

Tapi selain kurang tidur, kira-kira apa lagi ya yang bisa bikin wajah lebih kusam?

Radikal bebas

Radikal bebas bisa berasal dari debu jalanan, asap rokok, serta sinar ultra violet dari matahari. Radikal bebas inilah yang bisa merusak kolagen dan mengganggu produksi pigmentasi kulit, sehingga menyebabkan munculnya garis-garis halus di wajah dan skin tone yang tidak merata. Alhasil, wajah terlihat lebih kusam, deh.

Makanan yang kurang sehat

Kalau kamu masih lebih sering makan gorengan, fast food, juga junk food, sebaiknya kamu kurangi mulai sekarang, karena makanan yang kurang sehat bisa jadi penyebab kulit jadi lebih kusam, Girls!

Sayur dan buah mengandung antioksidan yang berguna untuk melindungi kulit dari radikal bebas, asap rokok, polusi, dan sinar ultraviolet penyebab penuaan dini. Brokoli, wortel, pepaya, dan bayam bisa jadi pilihan buah dan sayur yang bisa kamu makan setiap hari.

Kulit dehidrasi

Salah satu ciri kulit yang dehidrasi adalah kulit terasa lebih ketarik dan kering. Selain karena kurang tidur, kurang mengonsumsi air mineral juga bisa jadi penyebab kulit mengalami dehidrasi, sehingga terlihat lebih lelah dan kusam. Sebaliknya, kulit yang terhidrasi dengan baik akan jadi lebih lembap, plumpy, dan segar.

Dengan mengonsumsi air mineral yang cukup, yaitu 8 gelas sehari, dan juga menggunakan pelembap yang tepat untuk kulit remaja.

Sel kulit mati menumpuk

Faktor lain yang bikin kulit lebih kusam adalah sel kulit mati yang menumpuk dan tidak tereksfoliasi dengan baik. Penumpukan sel kulit mati dapat terjadi karena proses pembersihan wajah yang kurang maksimal, sehingga sisa-sisa kotoran dari polusi udara, minyak berlebih, atau makeup masih tertinggal. Sisa kotoran dan minyak ini menghambat proses regenerasi kulit secara alami. Akibatnya, sel kulit mati menumpuk dan kulit kita akan terlihat abu-abu dan kusam.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, karena sekarang sudah ada Clean & Clear Fruit Essential Brightening Lemon yang memiliki teknologi Bursting Beads, dipadukan dengan Natural Lemon Extracts yang kaya akan vitamin C untuk bantu mencerahkan kulit.

Clean & Clear Fruit Essentials Brightening Lemon memiliki formula anti-bakteri yang bantu cegah masalah umum pada kulit, antara lain kulit kusam, minyak, dan jerawat, serta membersihkan kotoran di wajah secara menyeluruh tanpa bikin kulit kering.

Jadi kulit kamu akan jadi lebih bersih, terlihat ekstra segar, dan berseri, Girls! Dan yang pasti, bye-bye, kulit kusam!

Sumber : http://www.ngegas.com/

Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa

Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa

Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa

Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa
Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa

Jam Dinding Tempel Tembok Besar 3D Raksasa

Tentunya semua dari kita menginginkan ruangan yang cantik dan indah di dalam rumah, bukan begitu? Nah sekarang anda jangan khawatir lagi, karena saat ini ada jam dinding tempel ini bisa anda gunakan sebagai media dekorasi untuk memperindah dan mempercantik ruangan di dalam rumah.
Anda bisa melihat gambar jam dinding tempel tembok besar 3d raksasa diatas yang tentunya memiliki banyak sekali keunggulan seperti:

Silent Sweeping Movement

Jam dinding tempel besar ini tidak mengeluarkan suara sama sekali dalam gerakannya. Sehingga anda tidak perlu khawair lagi dengan suara berisik.

Water and Steam Resistent

Jam dinding besar ini sangat anti terhadap air dan juga uap sehingga penggunaannya awet dan tahan lama serta tidak perlu adanya perawatan khusus.

AA Battery

Jam dinding raksasa ini hanya menggunakan tenaga dari baterai jenis AA yang harganya sangat murah dan banyak dijumpai dipasaran.

Customize Your Clock

Anda bisa mengkastemisasi jam dinding ini sesuai dengan keinginan anda.
Baca Artikel Lainnya: