Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang
Sejarah Alat Musik Gendang

Pada masa peradaban berikutnya, muncul kendang/drum kayu dengan kulit binatang. Stik pukul pun mulai dipakai. Ini ditunjukkan oleh artefak dari Mesir kuno (4000 SM).

Tahun 3000 SM dikenal frame drum raksasa di kalangan bangsa Sumeria kuno dan Mesopotamia

Selanjutnya, drum “menggelinding” ke Afrika dan Yunani sekitar tahun 2000 SM. Drum serupa jam pasir tampak pada relief Bharhut, relief candi India tertua, dari abad 2 SM. Pada masa bersamaan drum muncul di Romawi. Bahakan Romawilah yang pertama kali menggunakan drum sebagai pengobar semangat pasukan perang.

Tahun 600-an Persia mengenal genderang pendek dari tanah liat

Lalu genderang itu mulai dibuat dari logam, terkadang kayu. Genderang itu pun menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Karena dibuat dari tembaga dan berbentuk ketel sup, namanya pun jadi kettle drum atau timpani.

Abad XIII timpani menunjukkan peran penting dalam musik Eropa. Karena bunyi gemuruhnya bak geledek, sekitar dua abad kemudian bangsa Inggris juga memanfaatkan timpani di bidang ketentaraan. Gunanya sebagai penanda waktu, aba-aba serangan, dan membuat musuh grogi.

Saat menjelajah dunia tahun 1500 bangsa Eropa membawa drum ke Amerika

Maka, cara pakai bangsa Inggris pun menyebar. Tak ayal tahun 1800-an pasukan militer di berbagai negara mulai mempelajari dan menggunakan drum dalam pasukan. Malah ada terobosan baru berupa parade musik pasukan drum band tahun 1813 di Rusia. Itulah salah satu tonggak munculnya drum band.

Keinginan memperkaya musik drum sudah ada sejak 1550

Namun, baru tahun 1935 para pencinta musik di AS mewujudkannya. Drum pun tak lagi muncul tunggal. Seperangkat drum biasanya terdiri atas genderang bas, genderang senar, genderang tenor, dan simbal. Malah tahun 1970-an muncul drum listrik, yang kualitas bunyinya tak beda dengan gendang, timpani, atau drum akustik.

Jenis instrumen membranofon lainnya adalah ‘bedug‘ dan ‘trebang‘. Istilah ‘bedug‘ dijumpai pada kitab yang lebih muda yakni Kidung Malat. Dalam Kakawin Hariwangsa, Ghatotkacasraya, dan Kidung Harsawijaya instrumen sejenis disebut dengan istilah “tipakan”. Selain itu ada istilah ‘tabang-tabang‘ dalam kitab Ghatotkacasraya dan kitab Sumanasantaka yang kemungkinan berkembang menjadi istilah ‘tribang‘.

Jika data ini benar, berarti yang sebut “trebang” maupun “bedhug” bukanlah instrumen musik yang muncul setelah masuknya kebudayaan Islam, melainkan telah ada sejak abad ke-12 M (Zoetmulder, 1983:317-395).

Jika dilihat dari ukurannya, kendang di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  1. Kendang berukuran kecil, jenis ini disebut sebagai “ketipung”.
  2. Kendang berukuran sedang, disebut sebagai kendang “ciblon” atau “kebar”.
  3. Kendang berukuran besar, kendang jenis ini merupakan pasangan ketipung, yang dinamakan kendang gedhe, atau biasa disebut sebagai “kendang kalih”. Kendang ini biasanya dimainkan pada lagu atau gendhing yang berkarakter halus seperti : ketawang, gendhing kethuk kalih, dan ladrang irama dadi. Bisa juga dimainkan cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran, ladrang irama tanggung.
  4. Khusus untuk wayangan ada satu lagi kendhang yang khas yaitu kendhang kosek.
  5. Kendang, dimainkan hanya dengan menggunakan tangan, tanpa alat bantu lainnya. Ditangan para pemain gamelan professional yang sudah cukup lama menyelami budaya jawa, kendang adalah alat musik yang dimainkan dengan menggunakan naluri. Oleh sebab itu, selalu ada perbedaan nuansa, bunyi, tergantung kepada orang yang memainkannya.

Baca juga artikel:

Khasiat Dan Manfaat Kunyit Untuk Bahan Ramuan Obat-obatan

Khasiat Dan Manfaat Kunyit Untuk Bahan Ramuan Obat-obatan

Khasiat Dan Manfaat Kunyit Untuk Bahan Ramuan Obat-obatan

Khasiat Dan Manfaat Kunyit Untuk Bahan Ramuan Obat-obatan
Khasiat Dan Manfaat Kunyit Untuk Bahan Ramuan Obat-obatan

Kandungan kunyit adalah kurkumin dan minyak atsiri yang berfungsi untuk pengobatan hepatisis, antioksidan, gangguan pencernaan, anti mikroba, antikoleterol, anti HIV, anti tumor, (Menginduksi apostosis), Menghambat perkembangan sel tumor payudara, menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar, anti invasi, anti rheumatoid arthritis (Rematk), diabetes melitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, amandel, berak lendir, morbili, cangkrang (Waterproken). Kunyit mempunyai prospek yang cerah pada sektor industri hilir dalam berbagai bentuk seperti, ekstrak, minyak pati, makanan dan minuman, kosmetik, produk farmasi dan yang lainya.

1. Manfaat Ramuan Kunyit Untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Bahan : 50 gram daunpegagan, 300 cc madu, 3 ibu jari kulit segar 500 cc air. Cara pembuatanya : Potong tipis kunyit dan pegagan, kemudian rebus dalam air 500 cc sampai tersisa 150 cc, saring dan diamkan hingga hangat, Lalu tambahkan madu kedalam air ramuan sedikit demi sedikit sambil diaduk. Aturan pakai : Minum 3 kali sehari sebanyak 1 sendok makan.

2. Manfaat Kunyit Untuk Mengatasi Demam

Rimpang kunyit segar 20 gram diparut, kemudian tambahkan 100 ml air matang hangat, lalu diaduk, Seterusnya peras dengan menggunakan kain. Aturan pakai : Air perasan kunyit diminum 2 kali sehari.

3. Manfaat Kunyit Dalam Mengatasi Bau Badan

Rimpang kunyit seukuran 2 ibu jari di parut, Lalu dicampurkan kedalam 2/3 air matang yang telah di tambahkan gula aren sebelumnya. Kemudian aduk hingga rata, Saring lalu minum. Aturan pakai : Minum ramuan tersebut 1 kali sehari sebelum tidur.

4. Manfaat Kunyit Untuk Mengobati Gatal Karena Cacar Air

Rimpang kunyit 1 potong tambah daun asam 1 genggam, Lalu cuci bersih keduanya, Kemudian blendeer hingga halus, dan gunakan sebagai obat luar dengan cara mengoleskanya pada bagian kulit yang gatal. Aturan pakai : Lakukan 3 kali sehari.

5. Manfaat Ramuan Kunyit Untuk Mengobati Penyakit Malaria

Bahan : Rimpang kunyit 3 gram, kulit pule 15 gram, tamulawak 20 gram, kayu cendana 5 gram, kulit pohon keningar 5 gram, daun jering antan 6 gram, minyak kayu putih 6 tetes, air 500 cc. Cara pembuatan ramuan : Haluskan rimpang kunyit, kayu cendana, dan kulit pohon pule, Lalu masukkan kedalam air, Dan masukkan semua bahan kedalam air, kemudian rebus hingga mendidih. Aturan Pakai : Minum ramuan 3 kali sehari.

6. Manfaat Kunyit Untuk Obat Diare

Bahan Ramuan : 1/2 jari rimpang kunyit, 1/2 rasuk angina, 3 biji ketumbar, buah kayu ules 1 bh, 1 helai daun tawas. Cara Pembuatanya : Campur semua bahan dan tambahkan air 115 ml, Kemudian rebus hingga mendidih, lalu disaring. Aturan Pakai : Minum ramuan 2 kali sehari, Pagi dan sore 100 ml.

 

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan
Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Apakah benar kulit manggis mampu mengobati berbagai macam penyakit ?… Tentu saja itu benar, Dan itu bukan hanya isapan Jempol belaka, Berbagai hasil penelitian mengenai khasiat kulit manggis ini telah di lakukan semenjak tahun 1976, Dan hasilnya sangat menakjubkan (Cap Jempol) Apa saja manfaat kulit manggis untuk mengobati berbagai penyakit tersdebut, Silahkan anda simak Manfaat Kulit Manggis Untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit tersebut.

Kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone, Xanthone adalah bioflavonoid yang bersifat (antioksidan, antibakteri, antitumor, antialergi, antiinflamasi, dan antihistamin). Di alam ini terdapat sekitar 200 jenis xanthone dimana 50 jenis diantaranya berada pada buah manggis (Garcinia mangostana). Senyawa tersebut tersebar pada kulit, buah, dan biji, kulit batang, daun serta bagian kecil pada daging buahnya manggis.

Bebrapa penelitian telah di lakukan di berbagai negara untuk membuktikan bahwa ternyata terdapat cukup banyak manfaat dari kulit manggis untuk kesehatan. Penelitian berbagai manfaat kulit manggis tersebut di lakukan di seluruh dunia, dan tersebar di 4 benua, 12 negara, dan semuanya memberikan hasil yang positif. Mungkin hal ini sangat mengejutkan bagi kita. Beberapa peneliti manfaat kulit manggis mengatakan bahwa kulit manggis sangat mujarab mengatasi beberapa macam penyakit berkat adanya senyawa Xanthone dari buah manggis tersebut.

Kulit manggis telah terbukti sangat efektif sdebagai antiokdsidan. Antioksidan senyawa yang dapat mencegah terjadinya reaksi terhadap oksidasi radikal bebas. Selanjutnya antioksidan akan bereaksi dengan radikal bebas sehingga dapat mengurangi kemampuan radikal bebas untuk menimbulkan kerusakan. Nah silahkan anda simak manfat-manfaatnya sebagai berikut:

Manfaat Kulit Manggis Untuk Berbagai Macam Penyakit

Manfaat kulit manggis untuk mengobati berbagai macam penyakit telah sangat populer di kalangan masyarakat, diantaranya ampuh sebagai obat (Diabetes melitus). Manfaat kulit manggis tidak hanya untuk mengobati penyakit diabetes, Namun juga menurunkan kadar kolesterol jahat. Khasiat dari Jus kulit manggis ini telah terkenal juga telah terbukti, Selain dari itu apa lagi kah manfaatnya, Adalah sebagai berikut :

Manfaat Dan Kandungan Kulit Manggis

Buah manggis kaya akan fitamin (B1, B2, Dan C, Serta kalsium, Potassium, Sodium dan zat besi). Manggis juga mengandung (Xanthone, Mangostin, Garsinon, Flavonoid, epicatechin, Spingomyolinase, dan Gartanin). Dalam kulit buahnya kandungan Xanthone yang tertinggi, Yaitu 40%. Dengan kandungan xanthone yang tinggi (123,97 mg/ml) Di dalam kulit buah manggis yang mana dapat membunuh pentakit dan memperbaiki Sel-sel yang telah rusak serta melindungi Sel-sel di dalam tubuh.

Xanthone adlah substansi kimia alami, yang tergolong senyawa polyhenolic yang dapat di gunakan sebagai zat untuk mengatasi berbagai penyakit. Xanthone memiliki banyak manfaat sebagai pengobatan untuk penyakit jantung, aterosklorosis, (Plakdi pembuluh darah), hipertensi, dan trombosis.

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan

1. Anti-oxsidan (Buang toxic/racun di dalam badan).
2. Anti-viral (Membunuh kuman).
3. Anti-fungal (Mencegah infeksi oleh jamur).
4. Anti-saborrheaic (Mnejaga dan mencantikkan kulit).
5. Anti-lipidemic (Menurunkan dan membuang kolesterol).
6. Anti-atherrosclerotic (Prevents hardening of arteries).
7. Cardioprotective (Menjaga kesehatan jantung).
8. Hypotensive (Blood pressure lowering/Merendahkan tekanan darah).
9. Hypoglycermic (Anti-diabetic, Mengurangi gula dalam darah).
10. Anti-obesity (Membatu menurunkan berat badan).
11. Anti-arthritic (Mencegah sakit tulang).
12. Anti-osteoporosis (Menlindungi dari tulang rapuh).
13. Anti-periodontic (Mencegah gusi berdarah).
14. Anti-pyretic (Merendahkan suhu badan).
15. Anti-parkinson (Melindungi dari penyakit saraf parkinson).
16. Anti-diarrheal (Mencegah diare).
17. Anti-neuralgic (Mengurangi sakit urat saraf).
18. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata).
19. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi seluruh badan).

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung blog ini.

Sumber: https://www.bertani.co.id

Pemprov Pantau Serapan APBD di OPD Yang Masih Rendah

Pemprov Pantau Serapan APBD di OPD Yang Masih Rendah

Pemprov Pantau Serapan APBD di OPD Yang Masih Rendah

Pemprov Pantau Serapan APBD di OPD Yang Masih Rendah
Pemprov Pantau Serapan APBD di OPD Yang Masih Rendah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggenjot belanja modal di sejumlah organisasi perangkat dinas (OPD) di sisa waktu penyerapan APBD Jabar 2018.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan hingga akhir pekan lalu, serapan APBD Jabar 2018 yang berjumlah Rp 35,75 triliun baru terserap Rp 32,26 triliun atau baru mencapai 90,22%.

Menurutnya, hingga akhir Desember pihaknya menargetkan bisa mencapai rentang realisasi antara 93%-95%. “Target ini sesuai dengan angka total belanja yang jauh lebih besar daripada sebelumnya,” katanya pada bisnis, Selasa (25/12).

Agar target memenuhi, berdasarkan evaluasi 45 OPD yang ada di Pemprov Jabar akan menggenjot sejumlah OPD yang penyerapannya masih di bawah 85%. Dari 45 OPD yang ada, penyerapan paling bontot ada pada Dinas Kesehatan yang memiliki anggaran Rp1,23 triliun baru terserap Rp778,43 Miliar. “Selanjutnya Dinas Perumahan dan Pemukiman baru Rp110,95 Miliar dari Rp151,14 Miliar,” tuturnya.

Dinas Perhubungan pun masih mencatatkan penyerapan 75,1% dari total anggaran Rp221,33 Miliar yang baru dibelanjakan Rp221,33 Miliar. Menurutnya OPD yang masih di bawah 85% penyerapan juga terjadi di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, lalu Dinas Lingkungan Hidup serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

“Masih ada OPD yang di bawah 85% perlu terus kita dorong untuk mempercepat pembayaran belanja modalnya. Kalau itu sudah masuk maka penyerapan akan melesat. Ini OPD yang kita pantau sampai masa akhir, kami lihat masih ada waktu,” ujarnya.

Iwa menuturkan penyerapan paling moncer ditunjukan di OPD yakni Sekretariat DPDR Jabar yang memiliki anggaran Rp87,03 Miliar sudah terserap Rp 86,78 Miliar atau realisasi 99,72%, Bappeda dari anggaran Rp78,03 Miliar sudah terealisasi Rp77 Miliar. “Satpol PP dari Rp29,64 Miliar sudah Rp29,37 Miliar, ini catatan kami dari 45 opd terkait,” paparnya.

Selain volume yang lebih besar dibanding sebelumnya, pelannya serapan

menjelang akhir tahun diakui Sekda karena pihaknya bersikap hati-hati dalam proses pencairan, dimana kelengkapan dan berbagai aspek normatif lebih dipersyaratkan pihaknya.

“Ini akan ketahui pada 2 Januari 2019 antara 93-95%, namun kita pastikan

realisasi penyerapan 2018 secara kuantitatif lebih besar dibanding 2017, tapi kami juga mengantisipasi jika prosentase sama atau lebih rendah dibanding 2017 lalu,” tuturnya.

Pihaknya mengaku berkejaran dengan waktu, selain menggenjot penyerapan

di satu sisi per 31 Desember 2018 APBD Jabar 2019 harus sudah menjadi produk hukum. Saat ini, Pemprov dan DPRD Jabar menurutnya terus mempercepat jadwal rapat badan anggaran terkait hasil evaluasi Kemendagri atas RAPD Jabar 2019.

“Kami harap pekan ini sudah diproses, pekan ini Perda mulai dibahas, dan hari terakhir 2018 sudah ada peraturan daerah yang berisi penjabaran APBD 2019,” katanya.

 

Baca Juga :

 

 

Polytama Raih Proper Hijau dari KLHK

Polytama Raih Proper Hijau dari KLHK

Polytama Raih Proper Hijau dari KLHK

Polytama Raih Proper Hijau dari KLHK
Polytama Raih Proper Hijau dari KLHK

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menobatkan PT Polytama Propindo (polytama) sebagai perusahaan berperingkat hijau. Industri hulu penghasil resin polypropylene (bijih plastik) terbesar di Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu ini dinilai berhasil menerapkan program peringkat kinerja perusahaan pengelolaan lingkungan hidup (Proper Hijau).

Bersama perusahaan peraih PROPER HIJAU lain, penghargaan itu diserahkan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar kepada Uray Azhari, Direktur PT Polytama Propindo belum lama ini. Turut menyaksikan acara penobatan tersebut, General Manager Coorporate Secretary PT Polytama, Dwinanto Kurniawan.

“Ini kado akhir tahun yang patut disyukuri. Selain bukti keberhasilan terhadap kepedulian lingkungan, juga menjadi panduan bahwa ke depan, polytama makin menguatkan komitmen wajib menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar,” tutur Dwinanto.

PROPER HIJAU menunjukan kesungguhan polytama menerapkan tanggung jawab sosial lewat program pengelolaan lingkungan. Upaya itu akan dipertahankan di tahun-tahun mendatang dengan memperhatikan berbagai regulasi pemerintah, baik terkait pelestarian lingkungan maupun tanggung jawab sosial, sehingga bisa berkontribusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Proper Hijau ini menggenapi kontribusi Polytama melalui pilot project program Manajemen Sampah Zero (Masaro) saat Bupati Indramayu meraih penghargaan sebagai Pembina Program Kampung Iklim (ProKlim) di Kementrian LHK pada Oktober lalu,” tutur Dwinanto.

Seperti diketahui, Oktober 2018 baru lalu, Bupati Indramayu, Hj Anna Sophana

meraih penghargaan ProKlim, salah satunya berkat keberhasilan Polytama menerapkan program Masaro di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu. Memanfaatkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR), bersama mantan buruh migran di Tinumpuk, perusahaan yang berdiri tahun 1993 itu mengelola sampah ke dalam berbagai produk bermanfaat seperti bahan bakar alternatif, pupuk hingga hotmix (aspal terbuat dari limbah plastik).

Sebelumnya, Polytama meraih berbagai penghargaan dari pemerintah. Diantaranya, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident), Wajib Pajak Badan dengan kontribusi PPh Pasal 21 terbesar atas penerimaan pajak dari KPP Pratama Indramayu dan banyak lagi. Perusahaan ini juga meraih sertifikat ISO 9001, ISO14001, ISO 22000, ISO 18001, sertifikat Halal, SNI, dan TKDN 83% (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

Dwinanto menjelaskan, perusahaan yang memiliki brand Masplene ini

konsisten mengikuti seluruh standar yang dipersyaratkan PROPER sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 3 tahun 2014 dan Undang Undang Nomor 40 tahun 2007 terkait program Community Development. Bentuk konsistensi perusahaan terlihat lewat pengembangan program berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

Polytama juga menerapkan program konservasi air untuk memenuhi

kebutuhan air bagi produksi perusahannya. Perusahaan ini berinsiatif memanfaatkan kembali air hasil pendingin produksi untuk kebutuhan produksi selanjutnya lewat closed system water production. Polytama merupakan satu-satunya unit polypropylene di Indonesia yang menerapkan reused water sebagai umpan cooling tower untuk meningkatkan efisiensi pemakaian air baku.

“Untuk pelestarian keanekaragaman hayati, Polytama menyediakan lahan hijau dengan menanami berbagai jenis pohon, termasuk tanaman langka di sekitar pabrik dan perkantoran. Ruang hijau ini sebagai deposit oksigen untuk kesehatan karyawan dan lingkungan,” ujar Dwinanto.jo

 

Sumber :

https://blogs.itb.ac.id/indonesia/2019/04/05/aktifitas-anak-sehat-lagi-cerdas/

Menko Luhut Tegaskan Jangan Ada Kabar Bohong di Tengah Bencana

Menko Luhut Tegaskan Jangan Ada Kabar Bohong di Tengah Bencana

Menko Luhut Tegaskan Jangan Ada Kabar Bohong di Tengah Bencana

Menko Luhut Tegaskan Jangan Ada Kabar Bohong di Tengah Bencana
Menko Luhut Tegaskan Jangan Ada Kabar Bohong di Tengah Bencana

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menegaskan, jangan ada lagi kabar bohong (hoax) di tengah bencana, karena seperti diketahui, masyarakat yang ditimpa bencana tsunami di wilayah Banten sangat rentan termakan isu hoax.

“Jangan lagi ada kabar hoax, sebab ini menyangkut nyawa manusia! Saya juga

apresiasi pihak TNI dan Pemda yang pasang badan langsung untuk menenangkan masyarakat,” tegasnya saat meninjau langsung penanganan pasca bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (30/12/2018)

Menko Luhut juga menilai, penanganan pasca bencana ini dinilainya sudah

sangat baik. Adakalanya disana-sini masih ada kekurangan, namun lanjut Menko Luhut segala hal itu akan terus diperbaiki.

“Jadi jangan dibilang ini terlambat, saya telepon langsung Ibu Bupati beberapa

jam setelah kejadian, unsur-unsur di daerah langsung bergerak cepat dengan membangun posko terpadu. Saya menjamin negara akan selalu hadir, walaupun bencana ini masalah daerah, namun pusat akan terus membantu dan mendukung sepenuhnya,” pungkasnya. (Pun)

 

Sumber :

http://saradan.madiunkab.go.id/info/2019/04/04/ajarkan-anak-bersikap-yang-baik/

Perdana Bu Pur yang Menghebohkan

Perdana Bu Pur yang Menghebohkan

Perdana Bu Pur yang Menghebohkan

Perdana Bu Pur yang Menghebohkan
Perdana Bu Pur yang Menghebohkan

Setelah lama jadi perbincangan hangat

Sylvia Soleha alias Bu Pur akhirnya muncul di persidangan kasus Hambalang dengan terdakwa Dedy Kusdinar. Dia bicara soal banyak hal, termasuk soal Anas Urbaningrum yang menghebohkan.

Bu Pur datang ke Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (10/12/2013) mengenakan baju terusan warna cokelat dan kerudung hitam. Istri dari staf khusus menteri Syarif Hasan itu dengan santai menjelaskan semua hal yang ditanya hakim, jaksa penuntut umum dan tim kuasa hukum.

Berikut sejumlah ‘nyanyian’ Bu Pur yang cukup menghebohkan:

1. Tiba-tiba Mengaku Ditekan KPK

Tanpa ditanya, Sylvia Soleha alias Bu Pur tiba-tiba bicara soal Anas Urbaningrum. Dia menuding penyidik KPK menekan dirinya agar mengaku mengenal Anas Urbaningrum, mantan Ketum Partai Demokrat.

“Saya tak pernah kenal dengan Anas Urbaningrum. Tapi saat diperiksa saya dipaksa untuk kenal,” tuding Bu Pur.

Bu Pur mengklaim dia mencoret keterangan soal Anas tersebut dalam BAP saat diperiksa penyidik KPK. Hakim anggota Anwar langsung memotong keterangan Bu Pur.

Dalam persidangan Bu Pur juga menuding penyidik KPK merekayasa keterangannya mengenai pengurusan izin multi years proyek. Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional di Hambalang.

Bu Pur membantah memberi keterangan bahwa dirinya ikut membantu eks Sesmenpora Wafid Muharam untuk mengurus izin multi years sebagaimana termuat dalam BAP nomor 15.

Penyangkalan ini juga dicurigai hakim Anwar. “Apa hantu mengetik ini?” ujarnya menanggapi keterangan istri dari Purnomo teman seangkatan Susilo Bambang Yudhoyono di Akademi Militer.

Lalu, KPK mempertanyakan keterangan Bu Pur tersebut. Penyidik KPK punya rekamannya.

“Ada rekamannya saat pemeriksaan, tinggal dibuka saja,” ujar wakil ketua KPK, Adnan Pandu Praja.

“Bagaimana penyidik bisa menekan atau memaksa seorang saksi? Semua keterangan dalam proses pemeriksaan kan disodorkan kepada saksi untuk dikoreksi sebelum ditandatangani sebagai BAP,” kata Jubir KPK, Johan Budi.

2. Kirim SMS ke Sekretaris Andi Mallarangeng

Sylvia Soleha alias Bu Pur mengaku pernah mengirimkan SMS ke Iim Rohimah, sekretaris Andi Alfian Mallarangeng saat menjabat Menpora. Namun Bu Pur membantah menanyakan proyek Hambalang dalam pesan singkatnya.

“Saya hanya menanyakan, membantu teman saya apakah ada di Kemenpora proyek mebel,” kata Bu Pur.

Menurutnya proyek tersebut didapatkan perusahaan temannya tersebut. “Bukan saya yang dapat, tapi melalui prosedural dan itu tidak terkait dengan Hambalang,” tuturnya.

Pada persidangan pekan lalu, Iim Rohimah, mengaku pernah mengirimkan SMS ke tim asistensi proyek Hambalang bernama Lisa Lukitawati. Iim dalam SMS-nya menyinggung perusahaan Bu Pur.

Iim mengakui mengirimkan SMS karena Bu Pur pernah bertanya ke dirinya.

3. Bantah Jadi Kepala Rumah Tangga CikeasBu Pur membantah menjadi kepala rumah tangga Cikeas, kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia bilang sang suami, Purnomo, teman seangkatan dengan SBY.

“Tidak Pak,” kata Bu Pur.

Dia menerangkan, suaminya bernama Purnomo adalah teman satu angkatan dengan Susilo Bambang Yudhoyono di Akademi Militer tahun 1973. Saat ini, suami Bu Pur bekerja sebagai staf khusus Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan.

Bu Pur juga membantah pernah meminta jatah untuk mengikuti pengadaan di proyek Hambalang. “Tidak pernah Pak, kalau masalah proyek saya tidak pernah tahu,” ujarnya.

4. Sebut Choel Mallarangeng

Bu Pur mengaku pernah mendengar cerita dari Arif Gunawan soal mantan Karo Perencanaan Kemenpora Deddy Kusdinar. Deddy disebut jadi perahan Andi Zulkarnain alias Choel Mallarangeng.

Dalam persidangan, Bu Pur mengaku pernah memberi keterangan mengenai hal tersebut ketika diperiksa penyidik KPK. “Pernah pak,” kata Bu Pur di Pengadilan Tipikor, Selasa (10/12/2013).

Hakim anggota Purwono Edi Santoso bertanya soal benar tidaknya cerita Arif ke Bu Pur. “Tidak tahu,” jawab Bu Pur.

Arif diketahui adalah anak buah Widodo Wisnu Sayoko yang disebut Bu Pur sebagai sepupu Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam persidangan beberapa waktu lalu, Widodo mengaku pernah diajak oleh bosnya itu untuk datang ke Kemenkeu menemui Kasubdit Anggaran 2E Kemenkeu, Sudarto.

Widodo yang bekerja sebagai konsultan mengaku mengajak Ibu Pur. Menurut Widodo, dia hanya mengenalkan Ibu Pur tanpa bermaksud apa pun. Menurut Widodo, Ibu Pur juga sudah dikenalkan dengan Arif. Malah, Arif yang kemudian lebih banyak berkomunikasi dengan Ibu Pur.

5. Bantah Urus Hambalang

Bu Pur mengaku tidak pernah mengurus proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional di Hambalang Bogor. Bu Pur membantah mengetahui proyek yang kini mangkrak tersebut.

“Tidak tahu,” jawab Bu Pur ditanya hakim soal proyek Hambalang dalam sidang dengan terdakwa mantan Karo Perencanaan Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Bu Pur juga membantah pernah meminta jatah untuk mengikuti pengadaan di proyek Hambalang. “Tidak pernah pak, kalau masalah proyek saya tidak pernah tahu,” ujarnya.

Sebelumnya mantan Manajer Marketing Grup Permai Mindo Rosalina Manulang menyebut Bu Pur juga ingin mengikuti pengadaan peralatan olahraga untuk mengisi gedung tersebut.

“Ada Bu Pur, Kepala Rumah Tangga Cikeas yang pengen dapat proyek peralatan,” kata Rosa bersaksi dalam persidangan, Selasa (3/12).

 Baca Juga : 

Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sisa Hasil Usaha (SHU)
Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sisa hasil usaha (SHU) adalah

pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dipotong dengan penyusutan nilai barang dan segala biaya yang dikeluarkan dalam

tahun buku itu, yang terdiri dari :

a. yang diperoleh dari usaha yang diselenggarakan untuk anggota koperasi.

b. yang diperoleh dari usaha yang diselenggarakan untuk bukan anggota koperasi.

SHU yang diperoleh dari usaha yang diselenggarakan untuk anggota dibagi sebagai berikut :

a. 30% untuk cadangan.

b. sebesar-besarnya 20% untuk anggota, menurut perbandingan jasanya dalam usaha koperasi.

c. sebesar-besarnya 20% untuk anggota menurut perbandingan simpanannya, dengan ketentuan tidak melebihi suku bunga yang berlaku pada Bank-Bank pemerintah.

d. 10% untuk dana pengurus.

e. sebesar-besarnya 5% untuk dana kesejahteraan pegawai.

f. 5% untuk dana pendidikan koperasi.

g. sebesar-besarnya 5% untuk dana pembangunan daerah kerja.

h. sebesar-besarnya 5% untuk dana sosial.

SHU yang diperoleh dari usaha yang diselenggrakan untuk pihak bukan anggota dibagi sebagai berikut :

a. 50% untuk cadangan.

b. sebesar-besarnya 10% untuk dana pengurus.

c. sebesar-besarnya 10% untuk dana kesejahteraan pegawai.

d. 10% untuk dana pendidikan koperasi.

e. sebesar-besarnya 10% untuk dana pembangunan daerah kerja.

f. sebesar-besarnya 10% untuk dana sosial.

Pada hakekatnya persentase pembagian SHU tidak sama untuk setiap koperasi, tetapi juga tidak begitu jauh selisihnya. Pembagian SHU menurut anggaran dasar koperasi yang bersangkutan.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi
Pengertian Koperasi

Koperasi terdiri dari dua kata, yaitu

CO dan Operation. CO berarti bersama dan Operation berarti bekerja. Secara singkat koperasi dapat diartikan sebagai suatu usaha yang beranggotakan orang-orang ataupun badan-badan yang bekerjasama secara kekeluargaan dan menjalankan suatu usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Sedangkan didalam pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945

dikatakan bahwa: Perekonomian disusun sebagai usaha bersama dan berdasarkan atas asas kekeluargaan. (dikutip dari buku “Cara Mendirikan dan Mengelola Koperasi di Indonesia)

Adapun ciri-ciri dari koperasi Indonesia adalah:

– koperasi merupakan kumpulan orang-orang dan bukan kumpulan modal-modal. Yang artinya bahwa segala yang dilakukan oleh koperasi adalah demi kepentingan orang banyak dan bukan demi kepentingan beberapa pihak saja.

– koperasi bersifat bekerjasama, gotong royong dan atas persamaan derajat, hak dan kewajiban

– tujuan dari koperasi haruslah merupakan kepentingan bersama.

– bersifat sukarela.

– terbuka bagi siapa saja.

 

Adapun yang menjadi susunan organisasinya yaitu sebagai berikut:

1. rapat anggota

2. pengurus

3. badan pemeriksa

4. dewan penasehat

5. pelaksana, yang terdiri dari: manager dan karyawan

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Menjadi Tuan Rumah KNH 2017

Menjadi Tuan Rumah KNH 2017

Menjadi Tuan Rumah KNH 2017

Menjadi Tuan Rumah KNH 2017

Pemerintah Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merasa sangat bangga ketika dipilih sebagai tuan rumah Konvensi Nasional Humas (KNH) 2017 yang diselenggarakan Perhimpunan Humas (Perhumas) Indonesia.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Sebab, seperti dikemukakan Wali Kota Bogor Bima Arya seusai menghadiri KNH 2017 di IPB International Convention Centre (IICC), Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (27/11/2017), terdapat tiga keuntungan sekaligus yang diperoleh dari perhelatan akbar tahunan tersebut.

“Pertama dan yang paling utama adalah benefit dalam hal branding Bogor sebagai kota yang sangat nyaman dan ramah untuk kegiatan-kegiatan seperti ini dan sebagainya,” kata Bima.

Keuntungan yang kedua, lanjutnya

Bahwa kegiatan semacam ini tentunya membawa dampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. Lantas benefit yang ketiga seperti disebutkannya, bahwa Kota Bogor sedang berbenah dan saat ini tengah dikuatkan citranya ke dalam tiga hal. Yaitu sebagai kota cerdas (smart city), kota pusaka (heritage city), dan sebagai kota hijau (green city).

Networking

“Jadi kita berharap apa yang diproyeksikan itu bisa diakselerasikan dengan berbagai kegiatan. Bagi kami menjadi tuan rumah acara-acara seperti ini keuntungannya banyak sekali. Networking, sosialisasi, publikasi, promosi, dan tentunya juga economic income kami,” pungkasnya.

 

Artikel terkait :