Kemendikbud Gandeng Publik Figur Gelar Pesta Pendidikan

Kemendikbud Gandeng Publik Figur Gelar Pesta Pendidikan

Kemendikbud Gandeng Publik Figur Gelar Pesta Pendidikan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Jaringan Semua Murid Semua Guru (SMSG) menggelar Pesta Pendidikan 2019. Puncak perayaan ini diisi dengan kegiatan Ngobrol Publik bersama publik figur di gedung Kemendikbud RI, Jumat (2/5).

Obrolan inspiratif tentang inovasi dan kolaborasi ini menghadirkan publik figur Gina S Noer, Wahyu Aditya, Baim Wong dan Vidi Aldiano sebagai pembicara. Hadir pula presenter Sogi Indra Dhuaja dan inisiator SMSG Najeela Shihab sebagai pemandu acara. ”Setiap hari itu sebenarnya hari pendidikan, tapi ada momen setahun sekali untuk membuat inovasi dan memberi semangat maju ke depan. Juga mengajak lebih banyak orang peduli terhadap pendidikan,” ujar Najeela. Menurut dia, ekosistem pendidikan Indonesia perlu akselerasi perbaikan untuk menghadapi tantangan saat ini.

Komunitas dan organisasi pendidikan yang tergabung dalam Jaringan SMSG di

seluruh Indonesia sudah membuat banyak inovasi. Namun, inovasi ini membutuhkan kolaborasi nyata dari semua pihak dengan berbagai latar belakang dan profesi. “Saat ini komunitas dan organisasi pendidikan dalam jaringan SMSG sudah melakukan inovasi dan menyebarkan praktik positif dalam berbagai bidang pendidikan. Sebut saja pendidikan keluarga, pendidikan anak usia dini, pengembangan guru, peningkatan literasi, pendidikan anak marjinal, pendidikan anak dengan disabilitas, pendidikan karakter, pengembangan anak muda, pendidikan vokasi dan kewirausahaan,” bebernya.

Dalam praktiknya, SMSG juga kerap mengadakan pertemuan jaringan untuk

memberikan kesempatan komunitas dan organisasi saling bertukar pengetahuan serta berkolaborasi. Selain itu, SMSG juga banyak berkolaborasi dengan publik figur untuk menyebarkan pesan pendidikan. Dengan Gina S Noer dan Wahyu Aditya misalnya yang banyak menyebarkan pesan tentang pendidikan keluarga.

Sebagai content creator, Wahyu menyebarkan pesan-pesan edukatif kepada

anak dan keluarga Indonesia melalui buku seri Cican dan video Youtube. ”Saya percaya kalau keluarga itu ada sekolah pertama anak. Sebagai bapak, saya juga menjadi guru dan kepala sekolah. Saya harus membuat kurikulum pendidikan untuk anak-anak saya. Menurut saya, orangtua termasuk ayah, harus meluangkan waktu untuk mendidik anak di antara kesibukan mencari nafkah,” ucap Wahyu

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SXDMGWF

Sistem Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Sistem Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Sistem Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Sistem Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah
Sistem Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Pada periode daulah bani umayyah terdapat dua jenis pendidikan yang berbeda sistem dan kurikulumnya, yaitu pendidikan khusus dan pendidikan umum. Pendidikan khusus adalah pendidikan yang diselenggarakan dan diperuntukkan bagi anak – anak khalifah dan anak – anak para pembesarnya. Kurikulumnya diarahkan untuk memperoleh kecakapan memegang kendali pemerintahan, atau hal- hal yang ada sangkut pautnya dengan keperluan dan kebutuhan pemerintahan.

Adapun rencana pembelajaran bagi sekolah ini adalah menulis dan membaca al – quran dan hadist, bahasa arab dan syair – syair yang baik, sejarah bangsa arab dan peperangannya, adab kesopaan dalam perilaku pergaulan, pelajaran – pelajaran keterampilan menggunakan senjata, menunggang kuda dan kepemimpinan berperang. Tempat pendidikan berada dalam lingkungan istana. Guru – gurunya ditunjuk oleh khalifah dengan mendapat jaminan hidup yang lebih baik.

Sedangkan pendidikan umum adalah pendidikan yang diperuntukan bagi rakyat biasa. Pendidikan ini merupakan lanjutan dari pendidikan yang telah dilaksanakan sejak zaman nabi masih hidup, beliau merupakan sarana pendidikan yang sangat penting bagi kehidupan islam. Pada masa khulafaur rasyidin dan bani umayyah sebenarnya telah ada tingkat pengajaran dalam pendidikan, hampir seperti masa sekarang. Tingkat pertama ialah khuttab, tempat anak – anak belajar menulis dan membaca atau menghafal al-quran serta belajar pokok – pokok agama islam. Setelah tamat al- quran mereka meneruskan pelajaran ke masjid. Pelajaran di masjid itu terdiri dari tingkat menengah dan tingkat tinggi. Pada tingkat menengah gurunya belumlah ulama besar, sedangkan pada tingkat tinggi gurunya sudah ulama yang mashur ilmu nya, kealimannya serta kesholehannya.

Umumnya pelajaran diberikan guru kepada muridnya satu – persatu, baik di khuttab atau di masjid pada tingkat menengah. Pada tingkat tinggi pelajaran diberikan oleh guru dalam satu khalaqah dan dihadiri oleh seluruh pelajar. Yang bertanggung jawab terhadap kelancaran jalannya pendidikan ini adalah para ulama, merekalah yang memikul tugas mengajar dan memberikan bimbingan serta pimpinan kepada rakyat. Mereka bekerja atas dasar kesadaran dan keinsyafan moral serta tanggung jawab agama, bukan atas dasar pengangkatan dan penunjukkan pemerintah. Karena itu mereka tidak memperoleh jaminan hidup( gaji ) dari pemerintah.

Tujuan dari kedua pendidikan tersebut akan diperoleh kesimpulan bahwa, yang pertama bertujuan untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan hakikat kebenaran yang ditunjang oleh keyakinan agama. Adanya perbedaan tujuan pendidikan menunjukkan adanya perbedaan pandangan hidup. Yang pertama menghasilkan pimpinan formal yang didukung oleh jabatan kenegaraan dengan wibawa kekuasaan. Sedang yang kedua menghasilkan pimpinan informal yang didukung oleh charisma dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga:

5 Sarana dan Prasarana Pendidikan Bani Umayyah

5 Sarana dan Prasarana Pendidikan Bani Umayyah

5 Sarana dan Prasarana Pendidikan Bani Umayyah

5 Sarana dan Prasarana Pendidikan Bani Umayyah
5 Sarana dan Prasarana Pendidikan Bani Umayyah

Masjid

Semenjak berdirinya di zaman nabi muhammad saw masjid telah menjadi pusat kegiatan dan informasi berbagai masalah kehidupa kaum muslimin. Ia menjadi tempat bermusyawarah, tempat mengadili perkara, tempat menyampaikan penerangan agama dan informasi lainnya dan tempat menyelenggarakan pendidikan, baik bagi anak – anak maupun orang dewasa. Kemudian pada masa khalifah bani umayyah berkembang fungsinya sebagai tempat pengembangan ilmu pengetahuan, terutama yang bersifat keagamaan. Para ulama banyak mengajarkan ilmunya di masjid.

Peranan masjid sebagai pusat pendidikan dan pengajaran senantiasa terbuka lebar bagi setiap orang yang merasa dirinya cakap dan mampu untuk memberikan dan mengajarkan ilmunya kepada orang yang haus akan ilmu pengeta huan. Setelah pelajaran anak–anak di khuttab berakhir, mereka melanjutkan pendidikannya ketingkat menengah yang dilakukan di masjid.

Dalam masjid terdapat dua tingkatan sekolah : tingkat menengah dan tingkat perguruan tinggi. Pelajaran yang diberikan dalam tingkat menengah dilakukan secara perorangan. Sedang pada tingkat perguruan tinggi di lakukan secara halaqah, murid duduk bersama mengelilingi gurunya yang memberikan pelajaran kepada mereka.

Di tingkat menengah diberikan mata pelajaran alquran dan tafsirnya , hadits dan fiqih. Sedang pada tingkat perguruan tinggi di berikan pelajaran tafsir, hadist, fiqih dan syariat islam. Pendidikan dalam masjid ini memberlakukan prinsip – prinsip pesamaan kesempatan kepada setiap muslim yang hendak menuntut ilmu pengetahuan tanpa membeda – bedakan status sosial ekonomi murid.

khan

Khan berfungsi sebagai asrama untuk murid-murid dari luar kota yang hendak belajar hukum islam pada suatu masjid, seperti khan yang dibangun oleh di’lij ibn ahmad ibn di’lij di suwaiqat ghalib dekat makam suraij. Disamping fungsi itu, khan juga digunakan sebagai sarana untuk belajar privat.

Baca Juga: Rukun Iman

Badi’ah

Secara harfiah badiah artinya dusun badui di padang sahara yang di dalam terdapat padang sahara yang didalam terdapat bahasa arab yang masih fasih dan murni sesuai dengan kaidah bahasa arab. Lembaga pendidikan ini muncul seiring dengan kebijakan pemerintahan bani umayyah untuk melakukan program arabisasi yang digagas oleh khalifah abdul malik ibn marwan. Akibat dari arabisasi ini maka muncullah ilmu qawaid dan cabang ilmu lainnya mempelajari bahasa arab. Melaui pendidikan di badiah ini,maka bahasa arab dapat sampai ke irak, syiria, mesir, lebanon, tunisia, al-jazair, maroko, di samping saudi arabia, yaman, emirat arab,dan sekitarnya. Dengan demikian banyak para penguasa yang mengirim anaknya untuk belajar bahasa arab ke badiah.

Sedangkan madrasah-madrasah yang ada pada masa bani umayyah adalah sebagai berikut:

A. Madrasah mekkah: guru pertama yang mengajar di makkah, sesudah penduduk mekkah takluk, ialah mu’az bin jabal. Ialah yang mengajarkan al qur’an dan mana yang halal dan haram dalam islam.

B. Madrasah madinah: madrasah madinah lebih termasyur dan lebih dalam ilmunya, karena di sanalah tempat tinggal sahabat-sahabat nabi. Berarti disana banyak terdapat ulama-ulama terkemuka.

C. Madrasah basrah: ulama sahabat yang termasyur di basrah ialah abu musa al-asy’ari dan anas bin malik. Abu musa al-asy’ari adalah ahli fiqih dan ahli hadist, serta ahli al qur’an. Sedangkan abas bin malik termasyhur dalam ilmu hadis.

D. Madrasah kufah: madrasah ibnu mas’ud di kufah melahirkan enam orang ulama besar, yaitu: ‘alqamah, al-aswad, masroq, ‘ubaidah, al-haris bin qais dan ‘amr bin syurahbil.

E. Madrasah damsyik (syam): setelah negeri syam (syria) menjadi sebagian negara islam dan penduduknya banyak memeluk agama islam. Maka negeri syam menjadi perhatian para khilafah. Madrasah itu melahirkan imam penduduk syam, yaitu abdurrahman al-auza’iy yang sederajat ilmunya dengan imam malik dan abu-hanafiah.

F. Madrasah fistat (mesir): setelah mesir menjadi negara islam ia menjadi pusat ilmu-ilmu agama. Ulama yang mula-mula madrasah madrasah di mesir ialah abdullah bin ‘amr bin al-‘as, yaitu di fisfat (mesir lama).

Rencana pembelajaran tingkat menengah
Pada umumnya rencana pembelajaran tersebut meliputi mata pelajaran – mata pelajaran yang bersifat umum, sebagai berikut :

A. Alquran
B. Bahasa arab dan kesusastraan- nya.
C. Fiqih
D. Tafsir
E. Hadits
F. Nahwu atau shorof atau balaghah.
G. Ilmu – ilmu pasti
H. Mantiq
I. Ilmu falaq
J. Tarikh ( sejarah )
K. Ilmu – ilmu alam.
L. Kedokteran
M. Musik

Rencana pembelajaran pada pendidikan tinggi

Pada umumnya rencana pembelajaran pada perguruan tinggi islam, dibagi menjadi dua jurusan, yaitu :

a. Jurusan ilmu – ilmu agama dan bahasa serta sastra arab, yang juga disebut sebagai ilmu – ilmu naqliyah, yang meliputi :

1). Tafsir al quran
2.) Hadits
3.) Fiqih dan ushul fiqih
4.) Nahwu atau sharaf
5) balaghah
6.) Bahasa arab dan kesusastraannya.

b. Jurusan ilmu – ilmu umum, yang disebut sebagai ilmu aqliyah meliputi:

1) mantiq
2) ilmu alam dan kimia
3) musik
4) ilmu pasti
5) ilmu ukur
6) ilmu falak
7) ilmu ilahiyah ( ketuhanan )
8) ilmu hewan dan tumbuhan
9) Ilmu kedokteran

Sarana Dan Prasana Pendidikan Masa Bani Umayyah

Sarana Dan Prasana Pendidikan Masa Bani Umayyah

Sarana Dan Prasana Pendidikan Masa Bani Umayyah

 Sarana Dan Prasana Pendidikan Masa Bani Umayyah
Sarana Dan Prasana Pendidikan Masa Bani Umayyah

Khuttab sebagai lembaga pendidikan dasar.

Khuttab atau maktab, berasal dari kata dasar kataba yang berarti menulis atau tempat menulis. Jadi khuttab adalah tempat belajar menulis. Sebelum datangnya islam khuttab telah ada di negeri arab, walaupun belum banyak dikenal.

Sebenarnya khuttab ini telah ada sejak zaman jahiliyah, yaitu tempat belajar membaca dan menulis bagi anak –anak, hanya saja kurang mendapat perhatian. Hingga pada saat islam lahir, orang quraisy yang telah pandai membaca dan menulispun baru 17 orang saja. Dari khuttab ini anak – anak diberi pelajaran secara perorangan.

Muawiyah yang pernah menjadi anggota dewan penulis wahyu pada zaman nabi di madinah, sangat besar perhatiannya terhadap pendidikan anak – anak. Mereka diberi pelajaran membaca dan menulis, berhitung, olahraga dan sedikit al- quran serta pokok – pokok dasar aqidah dan kewajiban agama. Pada masa khalifah abdul malik bin marwan dan alwalid ibn abdil malik, peranan khuttab sangat penting. Saat ini administrasi pemerintahan telah mulai diterjemahkan dalam bahasa arab.

Sebagai lembaga pendidikan dasar, khuttab telah disebar di seluruh wilayah islam, tumbuh dan berkembang tanpa campur tangan dari pemerintah. Meurut prof dr a syalabi : “ khuttab dari jenis ini sebagai suatu rumah perguruan untuk umum, adalah hasil perkembangan dari pendidikan putra raja – raja dan para pembesar di istana mereka.”.
Rencana pembelajaran di khuttab (pendidikan dasar).

A) membaca alquran dan menghafalnya.
B) pokok – pokok agama islam, seperti cara berwudhu, shalat, puasa dsb.
C) tulis menulis
D) kisah atau riwayat orang – orang besar islam.
E) membaca dan menghafal syair – syair atau nasar ( prosa )
F) berhitung
G) pokok – pokok nahwu dan shorof ala kadarnya.

Baca Juga: Rukun Islam

Halaqah

Halaqah artinya lingkaran. Artinya, proses belajar mengajar di sini dilaksanakan di mana murid-murid melingkari gurunya. Seorang guru biasanya duduk dilantai menerangkan, membacakan karangannya, atau memberikan komentar atas karya pemikiran orang lain. Kegiatan halaqah ini bisa terjadi di masjid atau di rumah-rumah. Kegiatan halaqah ini tidak khusus untuk mengajarkan atau mendiskusikan ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum, termasuk filsafat.

Majlis

Majlis yang berarti sesi dimana aktivitas pengajaran atau diskusi berlangsung. Ada beberapa macam majlis seperti; majlis al-hadits, majlis ini diselenggarakan oleh ulama/guru yang ahli dalam bidang hadits. Majlis al-tadris, majlis ini biasanya menunjuk majlis selain dari pada hadist, seperti majlis fiqih, majlis nahwu, atau majlis kalam. Majlis al-syu’ara, majlis ini adalah lembaga untuk belajar syair, dan sering dipakai untuk kontes para ahli syair. Majlis al-adab, majlis ini adalah tempat untuk membahas masalah adab yang meliputi puisi, silsilah, dan laporan bersejarah bagi orang-orang yang terkenal. Majlis al-fatwa dan al-nazar, majlis ini merupakan sarana pertemuan untuk mencari keputusan suatu masalah dibidang hokum kemudian difatwakan.

ARSITEKTUR TELEMATIKA (sisi client-server)

ARSITEKTUR TELEMATIKA (sisi client-server)

ARSITEKTUR TELEMATIKA (sisi client-server)

Kemajuan telematika atau ICT (Information and Communication Technology) menawarkan sesuatu yang pada awal perkembangan komputer sangatlah mahal yaitu mini komputer, workstation dan personal komputer yang memiliki kemampuan setara mainframe dengan harga yang jauh lebih murah.
Hal itu mendorong munculnya paradigma baru dalam pemrosesan data yaituDistributed Processing dimana sejumlah mini komputer, workstation atau personal komputer menangani semua proses yang didistribusikan secara fisik melalui jalur jaringan komunikasi.

Salah satu bentuk dari distributed processing adalah arsitektur client-server. Menurut Wikipedia, klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server. Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen client dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari client, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada clientClient pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

Baca Juga :

KOLABORASI ARSITEKTUR

KOLABORASI ARSITEKTUR

KOLABORASI ARSITEKTUR

Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :

1) Arsitektur Single- Tier

Definisi satu-tier arsitektur, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, adalah bahwa semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Ini adalah sederhana dan paling mahal alternatif. Ada kurang perlengkapan untuk membeli dan mempertahankan. Kelemahan dari jenis ini pelaksanaan keamanan lebih rendah dan kurangnya skalabilitas. Sebuah arsitektur skalabel ketika dapat dengan mudah diperluas atau ditambah untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja.

Contoh (Arsitektir Single Tier)

2) Arsitektur Two-tier

Dalam dua lapis klien / server arsitektur, antarmuka pengguna pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database jasa biasanya dalam sebuah server yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Manajemen database server mendukung untuk disimpan prosedur dan pemicu.. Vendor perangkat lunak menyediakan alat-alat untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi untuk dua lapis klien / server arsitektur.

Contoh (Arsitektir Two Tier)

3) Arsitektur Three-tier

Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. The middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database pementasan. Di samping itu middleware menambahkan penjadwalan dan prioritas untuk bekerja di kemajuan. Three-tier klien / server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna yang besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. Kekurangan dari tiga tingkatan arsitektur adalah bahwa lingkungan pengembangan lebih sulit untuk digunakan daripada pengembangan aplikasi dari dua lapis.

Contoh (Arsitektir Three Tier)

Three tier dengan pesan server

Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan asynchronously. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat dan nomor identifikasi. Server pesan link ke relasional DBMS dan sumber data lainnya. . Pesan sistem alternatif untuk infrastruktur nirkabel.

Three tier dengan server aplikasi

Arsitektur ini memungkinkan tubuh utama untuk menjalankan sebuah aplikasi pada tuan rumah bersama bukan di sistem user interface lingkungan klien. Server aplikasi logika bisnis saham, perhitungan dan pengambilan data mesin. . Dalam aplikasi arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasi kurang pada satu server dibandingkan mempertahankan masing-masing pada klien desktop.

Sumber : https://earlraytomblin.com/

LAYANAN TELEMATIKA

LAYANAN TELEMATIKA

LAYANAN TELEMATIKA

Berdasarkan Instruksi Pesiden Republik Indonesia (Inpres) nomor 6 tahun 2001. Pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, media, dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global telah merubah pola dan cara kegiatan bisnis dilaksanakan di industri, perdagangan, dan pemerintah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untuk terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan informasi akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa. Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi teknologi telematika secara baik, oleh karena itu Indonesia terancam “digital divide” yang semakin tertinggal terhadap negara-negara maju. Kesenjangan prasarana dan sarana telematika antara kota dan pedesaaan, juga memperlebar ruang perbedaan sehingga terjadi pula “digital divide” di dalam negara kita sendiri. Indonesia perlu melakukan terobosan agar dapat secara efektif mempercepat pendayagunaan teknologi telematika yang potensinya sangat besar itu, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan bangsa sebagai landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan. Di dalam hal ini pemerintah perlu secara proaktif  dengan komitmen yang tinggi membangun kesadaran politik dan menumbuhkan komitmen nasional, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatkan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan teknologi telematika secara sistematik. Indonesia perlu menyambut komitmen dan inisiatif berbagai lembaga internasional, kelompok negara atau negara-negara lain secara sendiri-sendiri dalam meningkatkankerja sama yang lebih erat dalam penyediaan sumber daya pembiayaan, dukungan teknis, dan sumber daya lain untuk membantu Indonesia sebagai negara berkembang mengatasi “digital divide”. Dengan kenyataan tersebut, pemerintah dengan ini menyatakan komitmen untuk melaksanakan kebijakan serta melakukan langkah-langkah dalam bentuk program aksi yang dapat secara nyata mengatasi “digital divide”, dengan arah untuk melakukan pengembangan teknologi telematik secara baik.
1.    Layanan Informasi Layanan informasi merupakan penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi computer yang memainkan peran penting dalam komunikasi antar manusia. layanan informasi menggabungkan suatu system komunikasi dengan kendaraan yang bergerak, seperti mobil untuk menawarkan layanan informasi yang disebut GPS, dimana GPS tersebut adalah sebagai petunjuk jalan. contoh lain dari layanan informasi misalnya internet services yang saat ini sudah lazim. Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan dapat memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi- lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat. Layanan informasi mencakup empat hal pola lalu lintas informasi, antara lain alokasi, pembicaraam, konsultasi dan registrasi. beberapa contoh lainnya adalah: a. Internet Services, contohnya seperti • M-Commerce • VOD • News and Weather b. Real-time traffic information (Mobile data dan Mobile television) Mobile data menggunakan komunikasi data nirkabel menggunakan gelombang radio untuk mengirim dan menerima data computer real time untuk, dari dan antara perangkat yang digunakan oleh personil berbasis lapangan. alat-alat ini dapat dipasang semata-mata untuk digunakan saat berada dalam kendaraan (Fixed Data Terminal) atau untuk digunakan di dalam dan keluar dari kendaraan (Mobile Data Terminal).
2.    Layanan Keamanan Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakan keamanan informasi dan data. Layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. Layanan telematika juga dimanfaatkan pada sektor– sektor keamanan seperti yang sudah dijalankan oleh Polda Jatim yang memanfaatkan TI dalam rangka meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat. Kira-kira sejak 2007 lalu, membuka layanan pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui SMS dengan kode akses 1120. Selain itu juga telah dilaksanakan sistem online untuk pelayanan di bidang Lalu Lintas. Polda Jatim memiliki website di http://www.jatim.polri.go.id, untuk bisa melayani masyarakat melalui internet. Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu: a. navigation assistant b. weather,stock information c. entertainment and M-commerce. d. penggunaan Firewall dan Antivirus
3.    Layanan Context Aware dan Event-Based Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu: 1. The acquisition of context. Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut. 2. The abstraction and understanding of context. Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks. 3. Application behaviour based on the recognized context. Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
4.    Layanan Perbaikan Sumber (Resource Discovery Service) Layanan perbaikan sumber adalah layanan untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. layanan ini juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan. Contoh : Telematika  dalam masyarakat dan untuk masyarakat. Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Sektor swasta harus berperan aktif dalam penyediaan informasi serta mengembangkan berbagai aplikasi yang diperlukan oleh masyarakat.Oleh karena itu, pemerintah akan berupaya untuk mendorong perkembangan industri “information content” dan aplikasi. Pendayagunaan perangkat lunak “open sources” perlu mendapakan perhatian khusus. Di pihak lain, pendayagunaan teknologi telematika sering terhambat oleh kemampuan masyarakat menggunakannya, di mana bahasa seringkali merupakan salah satu faktor penghambat. Agar difusi teknologi telematika dapat dipercepat dan diperluas, maka di samping meningkatkan kemampuan mendayagunakan teknologi telematika, pemerintah akan memberikan perhatian khusus bagi berkembangnya standard dan piranti antarmuka berbasis bahasa Indonesia untuk mempermudah penggunaan produk teknologi telematika bagi penduduk yang tidak mampu berbahasa asing.

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/

PENGHENTIAN AKTIVA TETAP

PENGHENTIAN AKTIVA TETAP

PENGHENTIAN AKTIVA TETAP

PENGHENTIAN AKTIVA TETAP
PENGHENTIAN AKTIVA TETAP

Ada 3 macam penghentian aktiva tetap, yakni

1. Karena habis umur ekonomisnya

Ada 2 kali pencatatan, yakni:
a. Mencatat depresiasi utk periode penghentian
Biaya depresiasi xx
AD xx

b. Mencatat penghentian aktiva tetap
Akumulasi depresiasi xx
Aktiva tetap xx

2. Penjualan aktiva tetap

Apabila timbul selisih antara nilai buku dgn harga jual aktiva tetap, maka diakui sebagai laba atau rugi penjualan aktiva tetap.
harga jual > Nilai buku (laba)
harga jual < Nilai buku (rugi)

Example:
Harga Perolehan mesin 10.000.000
Akum. depresiasi 8.000.000
Harga jual 3.000.000
Hitung rugi/laba penjualan tersebut
Nilai buku = 10.000.000 – 8.000.000 = 2.000.000
Harga jual = 3.000.000 _
LABA = 1.000.000

Jurnal yg dibuat utk mencatat penjualan AT
Akum. depresiasi 8.000.000
Kas 3.000.000
Mesin 10.000.000
Laba penjualan 1.000.000

3. Pertukaran dgn aktiva tetap sejenis

Perlakuan sama dgn dalam pertukaran aktiva tetap.

D E P L E S I

Deplesi adalah berkurangnya harga perolehan (cost) atau nilai sumber-sumber alam seperti tambang & hutan yg disebabkan oleh pengolahan terhadap sumber-sumber alam tersebut. Perbedaan deplesi & depresiasi :

Depresiasi
-Pengakuan terhadap pengurangan service (manfaat ekonomi)
-Aktiva tetap dpt diganti Bila sudah habis
-Alokasi harga perolehan ke pendapatan periode utk suatu service yg dihasilkan

Deplesi
© Pengakuan terhadap pengurangan kuantitas yg terjadi dalam sumber-sumber alam
© Utk aktiva tetap yg tdk dpt diganti langsung dgn aktiva tetap yg sama Bila sudah habis
© Pengakuan terhadap perubahan langsung dari sumber alam menjadi barang yg dpt dijual

Metode Perhitungan Deplesi

3 hal yg harus diperhatikan dalam menghitung deplesi :
a. Harga perolehan AT ( pengeluaran sejak mendpt ijin dari pemerintah sampai sumber alam dpt diambil hasilnya). Harga perolehan meliputi: harga perolehan sumber alam, biaya eksplorasi sumber alam, & biaya pembangunan sumber alam ( Intangible Development Cost)
b. Taksiran nilai sisa Bila sumber alam sudah selesai dieksploitasi
c. Taksiran hasil yg secara ekonomis dpt dieksploitasi

baca juga:

Selama Memiliki AT

Selama Memiliki AT

Selama Memiliki AT

Selama Memiliki AT
Selama Memiliki AT

Penggantian / Biaya-biaya selama pemilikan dibedakan menjadi :
1. Yg bersifat rutin & dimaksudkan agar operasi perusahaan normal
Dan dianggap sebagai pengeluaran pendapatan

Biaya pemeliharaan xx
Kas xx

2. Reparasi yg tdk rutin & berakibat menaikkan nilai guna aktiva atau umur ekonomis
Dan diperlakukan sebagai pengeluaran modal

Yg menambah umur aktiva

Didebet pada rekening akumulasi depresiasi, otomatis nilai buku aktiva tetap naik, tetapi tdk menambah harga perolehan karena nilai kegunaan aktiva tetap tdk berubah. Baca juga: Kata Serapan

Example :
Akumulasi depresiasi 10.000.000. Cost mesin 20.000.000, umur ekonomis 4 tahun & nilai residu = 0. Perusahaan mengadakan reparasi sebesar 5.000.000 sehingga umur ekonomis mesin bertambah 3 tahun. Jurnal pencatatannya adl sbb

Akumulasi depresiasi 5.000.000
Kas 5.000.000
Nilai buku mesin = 15.000.000
Umur ekonomis = 2 + 3 tahun = 5 tahun
Depr./tahun = 15.000.000/5
= 5.000.000

Menambah nilai kegunaan aktiva tetap

Jika menambah cost aktiva tetap, sehingga biaya depresiasi dibebankan sepanjang sisa umur aktiva tetap.
Dari Example di atas, tetapi umur ekonomis tdk bertambah. Jadi nilai kegunaan yg tercermin dalam biaya depresiasi per tahun bertambah. Jurnal atas biaya reparasi adalah :

Aktiva tetap 5.000.000
Kas 5.000.000
Depresiasi per tahun = 15.000.000/2 = 7.500.000
31 Des 199x
Biaya depresiasi 7.500.000
Akumulasi depresiasi 7.500.000

Substitution approach

Jika menambah cost aktiva tetap & penghapusan nilai buku dari komponen yg diganti/ substitution approach

Example:
Perusahaan Angkutan kota mengganti body bus sebesar 5.000.000. Cost bus 9.000.000 & telah didepresiasi 80%. Diperkirakan cost aktiva tetap yg diganti 40% dari cost bus. Catat kejadian tersebut

Bus 5.000.000
Kas 5.000.000
(utk mencatat ganti body bus)

Akumulasi depresiasi 2.880.000 (80% x 40% x 9.000.000)
Rugi penggantian 720.000
Bus 3.600.000

Nilai buku ativa tetap yg baru =
Kendaraan = 14.000.000 – 3.600.000 = 10.400.000
Akumulasi depresiasi = 7.200.000 – 2.880.000 = 4.320.000
_____________ _
Nilai buku AT 6.080.000
Nilai buku tersebut didepresiasikan selama sisa umur aktiva

Donasi atau Hadiah

Donasi atau Hadiah

Donasi atau Hadiah

Donasi atau Hadiah
Donasi atau Hadiah

Cost = harga pasar aktiva saat itu
Perusahaan memperoleh sebidang tanah dari seorang donatur seluas 10.000 m. Harga pasar tanah saat itu 40.000/m.

Jurnal Pencatatannya :
Tanah 400.000.000
Modal donasi 400.000.000
Bila ada biaya-biaya yg dikeluarkan : didebet dari modal donasi. Misalnya biaya balik nama 4.000.000.
Modal donasi 4.000.000
Kas 4.000.000

Jadi modal donasi tinggal 396.000.000

Dibuat Sendiri

Cost = seluruh biaya yg digunakan dalam rangka membuat aktiva tersebut, sehingga aktiva siap digunakan. Biaya-biaya tersebut adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, & biaya overhead pabrik.

Baca juga: PPKI

Masalah:
a. Pembebanan BOP ke aktiva tetap yg sedang dibangun
b. Perlakuan terhadap biaya bunga Bila digunakan pinjaman
c. Total biaya pembangunan seandainya dibeli.

Pembebanan BOP

ada 2 cara :
-Cost Incurrence Principles/ Konsep Full Costing
Biaya overhead dibebankan atas dasar tarif
Misalnya BOP dibebankan atas dasar jam kerja langsung 2.000/JKL. JKL yg digunakan 10.000 JKL. Maka BOP yg dibebankan kepada AT sebesar 10.000 x 2.000 = 20.000.000

Incremental Cost Method

BOP dibebankan sebesar kenaikan dari BOP yg biasanya (Bila perush. tdk membangun AT). Misal BOP rata-rata per th 18.000.000. Dgn adanya pembangunan AT BOP menjadi 40.000.000. Maka BOP yg dibebankan ke AT sebesar 22.000.000.

Pembebanan biaya bunga, dibedakan:
– dikapitalisasi (ditambahkan ke cost AT)
– beban ditangguhkan (deffered charge), bunga diamortisasikan selama umur ekonomis AT tersebut

Selisih biaya Bila dibuat & dibeli
Biaya pembuatan > biaya pembelian Þ Cost = seandainya dibeli , selisih dianggap sebagai rugi pembangunan
Biaya pembuatan < biaya pembelian
Cost = biaya pembangunan