Bidan Polindes Omben Didemo Warga

Bidan Polindes Omben Didemo Warga

Bidan Polindes Omben Didemo Warga

Diduga salah menanggani seorang pasien, bidan berinisial I yang bertugas di Pondok Bersalin Desa (Polindes) Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, digeruduk warga setempat. Bahkan peristiwa tersebut kini mulai beredar di media sosial.

“Iya benar mas, hampir ratusan warga mendatangi Polindes Pandan I,

kejadiannya itu Kamis siang kemarin,” ucap Dirham, salah seorang tokoh pemuda Desa Pandan, Kecamatan Omben, Jumat (2/4/2019).

Namun, Dirham mengaku tidak mengetahui persis polemik yang terjadi. Namun, berdasarkan informasi yang didapatkannya, kejadian itu berawal ada salah seorang warga Desa Pandan Barat, berinisal IH yang melakukan suntik KB kepada petugas bidan di Polindes Pandan. Akan tetapi warga tersebut kemudian mengalami panas dan kejang.

“Informasi yang kami dapat sepulang ke rumahnya, warga tersebut mengalami

panas dan kejang sehingga sempat dibawa ke Rumah Sakit wilayah Pamekasan,” jelasnya.

Terpisah, Humas Dinkes Sampang, Yuliono menjelaskan, insiden tersebut diakuinya persoalan diskomunikasi atau informasi yang belum sepenuhnya ditangkap oleh pasien. Berdasarkan laporan yang diterimanya, warga yang mendapat penanganan medis hanya terjadi abses atau pembengkakan akibat suntikan bukan dikarenakan faktor salah pemberian obat.

“Usai penyuntikan, warga mengalami pembengkakan dan gejala nyeri. Artinya

warga tersebut bukan dinyatakan lumpuh karena bisa jalan cuma terasa nyeri,” ujarnya.

Terkait tuntutan warga untuk memindahtugaskan oknum bidan, Yuliono mengaku masih akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengambil mengambil kebijakan. “Ya nanti diinvestigasi dan klarifikasi dulu titik persoalannya apa, termasuk obat yang diberikan kepada pasien. Yang jelas kami tetap menindaklanjuti laporan tersebut,” tandasnya.

 

Baca Juga :