Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

PROSPEK DAN POTENSI PEPAYA

Pepaya diperdagangkan dalam bentuk masak segar untuk dikonsumsi sebagai makanan buah ataupun mentah sebagai sayuran. Pepaya dikonsumsi oleh semua usia karena rasanya yang manis dan segar. Pepaya juga mengandung getah yang dipergunakan sebagai bahan baku industri. Diluar negri getah pepaya dipergunakan sebagai bahan sampingan di perusahaan industri penyamakan kulit dan pengolahan wool.

Pepaya banyak diminta oleh pasar tradisional, rumah-rumah makan, swalayan dan supermarket. Permintaan juga banyak berdatangan dari pedagang-pedagang buah yang bermunculan diberbagai tempat untuk menambah ragam dagangannya. Kondisi yang demikian menyebabkan permintaan pepaya cenderung meningkat dari tahun ketahun..

Pepaya termasuk komoditas yang memiliki potensi sangat bagus untuk dikembangkan dengan berorientasi kepada agribisnis. Dalam luasan 1 hektar bisa dipanen 30 s/d 60 ton pepaya sedangkan untuk papaine bisa dihasilkan kurang lebih 130 kg. Pembudidayaan dan pengembangan tanaman pepaya yang intensif dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan.

MANFAAT DAN KEGUNAAN PEPAYA

Pepaya dan semua bagaian-bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain untuk keperluan konsumsi pepaya dapat dipergunakan sebagai bahan obat-obatan. Akar pepaya dapat dipergunakan menyembuhkan penyakit ginjal dan mujarab untuk pengobatan kandungan kencing. yaitu dengan cara merendam akar pepaya dengan air dingin kemudian diminum.

Pepaya mempunyai akar yang dapat direbus dan diminum untuk membasmi cacing kremi. Akar papaya gandul yang direndam dalam arak dan dicampur minyak kayu putih dapat dipergunakan sebagai obat luar untuk penyembuh sendi tulang yang sakit sedangkan ampas batang papaya dapat dipergunakan sebagai penghilang rasa mual.

Pepaya memiliki daun muda yang apabila diperas airnya kemudian diminum sangat mujarab untuk obat malaria, panas, kejang perut ,perangsang nafsu makan anak dan obat penyakit beri-beri. Didalam daun pepaya banyak terdapat sejenis alkaloid yang disebut Carpain yang bersifat dapat membuat urat jantung menjadi kejang. .

Pepaya memiliki bunga sebagai obat perangsang makan anak-anak. Rebusan bunga pepaya dapat dipakai sebagai obat penyakit kuning. Biji pepaya yang ditumbuk halus dan dicampur larutan cuka mujarab bagi orang yang terserang masuk angin.karena dapat mengeluarkan peluh dengan banyak dan aman. Dengan makan atau menelan biji pepaya dapat terbebas dari cacingan.

Pepaya mengandung papaine yang dapat membuat daging keras menjadi empuk. Papaine juga dipergunakan sebagai bahan sampingan untuk penyamakan kulit. Papaine berguna menghilangkan noda yang melekat pada sutra alam, mengolah wol agar jangan sampai mengkerut dan menjernihkan minuman.

Getah pepaya mengandung enzyme papaine dan chymopapaine yang dapat mencernakan protein dan mengentalkan air susu. Kuda yang diberikan perasan air daun pepaya muda akan terhindar dari penyakit kremi, mulas ataupun penggumpalan lendir

Pepaya masak memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi yaitu gula buah 10%, zat asam 0,1% , lemak 0,1 %, Abu 0,6%, serat 0,7% dan Air 90%. Didalamnya juga terdapat kandungan vit. A dan vit. C. Pepaya masak dipergunakan sebagai bahan baku minuman sedangkan pepaya muda dipakai sebagai bahan makanan, campuran rujak, dibuat sayuran dan manisan.

SEKILAS BUDIDAYA PEPAYA

Pepaya dapat ditanam didataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 1.000 dpl. Semakin tinggi tempat pepaya ditanam akan mengurang kadar manisnya karena rasa manis ditentukan oleh intensitas sinar matahari dan kelembapan udara.Tanaman pepaya tumbuh baik apabila ditanam ditanah yang agak berat bercurah hujan 5 – 6 bulan basah dengan air dalam tanah 50 – 200 cm.

Pepaya untuk pertumbuhannya membutuhkan Phospor, Nitrogen dan Kalium. Phospor diperlukan untuk pembentukan bunga dan mempercepat pemasakan buah. Nitrogen dibutuhkan dalam jumlah banyak karena diperlukan pertumbuhan vegetatif yang cepat. Kalium diperlukan untuk pembentukan gula buah dan memberi daya tahan akan kekeringan.

Pepaya yang ditanam dalam kondisi baik dapat bertahan hidup hingga umur 3 s/d 4 tahun. Agar tanaman pepaya dapat berproduksi optimal ada beberapa faktor yang harus dipenuhi antara lain kebun terbebas dari rumput, tidak kekurangan sinar matahari, penanaman bersifat monokultur dan lubang tanam cukup besar hingga mampu menampung pupuk organis yang cukup banyak.

Pepaya yang dibudidayakan agar dapat memberikan hasil yang memuaskan maka yang harus dilakukan dalam pemeliharaan adalah mengurangi tanaman yang sudah disemaikan dan menentukan jenis kelamin pohon setelah berumur 4 s/d 5bulan, melakukan penyiangan dan pemupukan, mengatur pengairan dan menentukan ketepatan waktu untuk proses pemanenan.

Pepaya memiliki musuh hama dan penyakit yang menyerang pohon dan bagian-bagiannya antara lain hama tungau yang menyerang daun, keong yang merusak kulit batang dalam, kelelawar dan burung. Penyakit yang sering menyerang adalah Jamur Pythium yang merusak leher akar, Bakteri papayae dan virus yang menyerang daun hingga kelihatan mengering dan keriting.

Pepaya dipanen sesuai keperluannya, apabila dikonsumsi untuk sayuran maka dapat dipetik muda sedangkan apabila dikonsumsi untuk pemenuhan buah maka dapat dipetik masak tua. Pemanenan buah pepaya tua sebagai makanan buah dilakukan setelah terdapat tanda-tanda perubahan warna dari hijau menjadi kekuningan dan getah yang keluar dari buah tua berwarna agak jernih.

KRITERIA PASOKAN PEPAYA

Pepaya untuk permintaan pasar lokal adalah buah yang sudah tua dengan kondisi buah 95% berwarna hijau disertai semburat warna kuning di antara tengah dan ujung pepaya. Penampakan luar buah kelihatan mengkal tetapi apabila dibelah sudah menunjukkan warna merah kekuningan dibagian dalamnya.

Pepaya permintaan pasar lokal tidak diperlukan grading. Sortasi dilakukan hanya untuk memilah-milah besar kecil serta tingkat kematangan buah. Pepaya ukuran besar dikumpulkan menjadi satu dengan yang besar sementara yang berukuran kecil digabung dengan yang kecil, buah yang sudah masak dipisah dengan buah muda.

Pepaya permintaan pasar lokal dikemas memakai bungkus kertas koran untuk melindungi dari gesekan dan kotoran-kototoran agar tidak melekat pada buah, disamping itu supaya penampilan buah menjadi lebih menarik pada waktu dijual. Pepaya yang sudah dikemas dipacking dengan keranjang bambu atau dicurah langsung dengan ditata rapi di-bak pengangkut.

Permintaan getah pepaya / papaine dikirim dalam bentuk powder yang berwarna putih bersih. Bubuk papaine dengan kriteria seperti ini bisa didapatkan apabila pada waktu pengeringan mendapat panas yang optimal dan selisih antara pengerokan getah dan proses pengeringan tidak terlalu lama.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/