Cara Memelihara Tanaman Jambu Air

Cara Memelihara Tanaman Jambu Air

Cara Memelihara Tanaman Jambu Air

Ada beberapa hal yang dilakukan dalam Memelihara Tanaman Jambu Air. Hal yang dilakukan misalnya penjarangan/ penyulaman, penyiangan dll.

1) Penjarangan & Penyulaman Jambu Air

Penyulaman dilakukan sebelum tanaman berumur 1 bulan. Bibit yg tdk tumbuh diganti dgn bibit baru yg ditanam pada lubang tanam yg sama.

2) Penyiangan Jambu Air

Penyiangan dilakukan dgn maksud menyuburkan tanah, membuang rumput liar/tanaman liar (kalau ada) atau binatang yg mendekap diantara tanah. dgn penyiangan dpt memeriksa keadaan lapisan tanah.

3) Pemupukan Jambu Air

Pemupukan jambu air dpt diberikan sebelum berbuah & sesudah berbuah, sebaiknya setelah dilakukan penyiangan.

a) Tanaman belum berbuah
Pupuk kandang diberikan sekali gus pada awal musim hujan.
Pupuk urea diberikan 1/3 bersamaan dgn pupuk kandang.
2 minggu setelah itu, sisa urea diberikan bersamaan dgn TSP & KCl.
b) Tanaman sudah berbuah
Pupuk kandang diberikan sekaligus pada awal musim hujan.
Pupuk urea 2/3, TSP 1/2, KCl 1/3 diberikan pada saat tanaman belum berbunga (bersamaan dgn pemberian pupuk kandang & saat hujan
pertama mulai turun).

Sisa pupuk diberikan setelah buah membesar (umur buah sekitar 1-2 bulan sejak berbunga & ukuran buah ± sebesar telur puyuh). Cara pemberian pupuk tersebut sebaiknya dibenam dlm Rorak (got) sedalam 20-30 cm mengelilingi tajuk pohon. Dosis pupuk bagi pohon jambu air umur =15 tahun.

Pupuk kandang: maksimal 30 kaleng minyak tanah.
Pupuk Urea, pupuk TSP, pupuk KCl (masing-masing) : 2500 gram.
Kenaikan takaran pupuk tersebut setiap tahun setelah jambu air berumur =10 tahun ialah:
Pupuk kandang: 2 kaleng minyak tanah.
Pupuk Urea: 100 gram.
Pupuk TSP: 50 gram.
Pupuk KCl: 50-100 gram.

Sumber: https://www.kebun.co.id/