Pemerintah Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM pada 2020

Pemerintah Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM pada 2020

Pemerintah Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM pada 2020

Pemerintah Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM pada 2020
Pemerintah Fokus Tingkatkan Pembangunan SDM pada 2020

Seiring dengan semakin sengitnya persaingan global, tahun depan pemerintah ingin memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas SDM Indonesia agar mampu berkompetisi dengan negara lain. Untuk itu akan dialokasikan anggaran yang lebih besar dari sebelumnya.
JAKARTA (VOA) —

Semakin pesatnya teknologi informasi pada era industri 4.0 mendorong pemerintah semakin fokus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia SDM. Setelah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai target utama pembangunan, kini Presiden Joko Widodo ingin mendorong pembangunan SDM. Hal ini akan dituangkan dalam rencana kerja pemerintah (RKP) di 2020 mendatang.

“Untuk menjaga keberlangsungan pembangunan nasional maka pada tahun 2020 prioritas pembangunan SDM tetap harus terus dikedepankan menyambung prioritas SDM yang dimulai di 2019 ini,” ungkap Jokowi
/**/ /**/ /**/
BACA JUGA:
Kasus SMP Gresik: Mengapa Belakangan Banyak Siswa Tantang Guru?

Dalam sidang kabinet di Kantor Presiden hari Rabu (6/3), Jokowi juga berpesan kepada seluruh perangkat pemerintah agar pada “tahun politik” ini tetap menjaga kinerja pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat.

Menurutnya, penyusunan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) seharusnya tidak terganggu di masa pilpres dan pileg ini sehingga target kinerja pembangunan tetap dapat tercapai, dan masyarakat dapat tetap merasakan hasilnya.
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, RKP dan Kebijakan Ekonomi di Kantor Presiden, Rabu (6/3) (Foto: Biro Pers Sepres RI).
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, RKP dan Kebijakan Ekonomi di Kantor Presiden, Rabu (6/3) (Foto: Biro Pers Sepres RI).

Jokowi juga mengingatkan kepada seluruh menteri untuk bisa mengantisipasi dampak global terhadap perekonomian tanah air. Antara lain dampak perang dagang antara Tiongkok dan juga Amerika Serikat. Sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta, kata Jokowi, harus bisa ditingkatkan lagi agar arus investasi tetap stabil.

“Saya ingin ingatkan, tahun ini maupun tahun depan harus mampu kita

antisipasi dinamika perekonomian dunia yang terus bergerak, yang berubah dengan sangat dinamis. baik terkait normalisasi kebijakan moneter di Amerika, fluktuasi harga komoditas, perang dagang dan proteksionisme. Juga moderasi pertumbuhan di tiongkok maupun keamanan dan geopolitik dunia. Kita juga harus terus menjaga momentum kinerja perekonomian kita yang tumbuh positif. saya selalu menekankan APBN jelas memiliki keterbatasan untuk itu harus diciptakan inovasi sinergi yang melibatkan dunia swasta melalui peningkatan investasi dan ekspor,” jelasnya.
/**/ /**/ /**/ Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan saat hadir di Universitas Sumatera Utara (USU), Senin, 18 Februari
Utang Indonesia di Pemerintahan Jokowi-JK Meningkat

Dalam kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan

untuk menambah anggaran pendidikan untuk mendukung rencana peningkatan kualitas SDM. Namun ia belum merinci berapa besar peningkatan jumlah anggaran pendidikan itu karena masih dalam tahap pembahasan. Sebelumnya pemerintah menganggarkan 20% dari APBN untuk pendidikan.

Selain soal anggaran, sidang kabinet itu juga membahas berbagai tantangan apa saja yang akan dihadapi oleh pemerintah dalam rangka pemberdayaan kualitas SDM Indonesia ini, dan apa saja solusi yang harus dibuat. Menurutnya, pemerintah akan lebih mempertajam pendidikan vokasi serta memperluas jaringan sosial program tersebut.

“Selama ini anggaran pendidikan sudah diamanatkan UU sebesar 20 persen,

hanya komposisi belanjanya apakah di kementerian, di lembaga maupun di daerah, itu yang akan kami pertajam atau ada penekanan tertentu seperti yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan untuk dukung produktivitas dan skill. Maka mengenai masalah vokasi siapa yang melakukan dan desainnya seperti apa, itu yang lebih ditekankan, bukan kepada jumlahnya. Kalau dari jumlah, dengan APBN yang meningkat, tentu anggaran pendidikan juga akan meningkat karena 20 persen dari total anggaran akan meningkat juga,” papar Ani.

 

Sumber :

https://forums.adobe.com/people/danuaji88

Katakan Pada Dirimu Aku Bisa

Katakan Pada Dirimu Aku Bisa

Katakan Pada Dirimu Aku Bisa

Katakan Pada Dirimu Aku Bisa
Katakan Pada Dirimu Aku Bisa

Apakah anda selalu merasa bahwa anda

banyak kekurangan, atau anda sering merasa selalu gagal dalam melakukan sesuatu atau anda selalu ragu ketika mengerjakan tugas atau pekerjaan.

Jika pikiran-pikiran tersebut selalu membayang-bayangi anda, maka saya yakin anda akan sulit mengembangkan diri secara optimal. Pikiran tersebut mengisyratkan bahwa anda pesimis dengan diri anda sendiri. Padahal untuk mencapai pengembangan diri yang optimal, pantang bagi kita untuk pesemis atau negative thinking terhadap diri sendiri.

 

Rasa pesimis akan mengakibatkan menurunnya rasa percaya diri

yang anda miliki. Sedangkan kita tahu bahwa rasa percaya penting untuk mendongkrak keberanian dalam bertindak. Terus bagaimana mengatasi hal itu semua?

Banyak cara untuk mengatasi hal tersebut, mungkin saat ini buku-buku pengembangan diri sudah banyak yang membahas tentang upaya-upaya untuk mencapai itu semua. Namun sebelum anda mempraktikkan hal itu, maka penting bagi anda untuk menamkan sebuah keyakinan dalam diri bahwa anda bisa melakukan hal itu. Anda tidak usah berfikir bahwa anda “tidak bisa”, yakinlah bahwa anda bisa.


Kekuatan atau dorongan yang positif

akan muncul jika anda mengatakan “AKU BISA”. Mungkin berbagai prediksi muncul bagaimana mungkin kita bisa mengatakan hal tersebut, toh jika kenyataannya memang kita tidak bisa. Pernyataan inilah yang harus kita intropeksi, coba anda bayangkan, kalau anda bisa menyatakan demikian, berarti anda sudah mencoba melakukan, karena tidak mungkin anda bisa menyatakan demikian kalau anda belum melakukan.

Setiap tindakan yang kita lakukan, namu belum bisa tercapai, itu bukan berarati kita tidak bisa. Hanya saja besar kemungkinan ada hal-hal yang menghambat anda untuk mencapai hal itu. Jika setelah gagal, kita mengatakan “TIdak Bisa”, maka saya yakin anda akan berhenti untuk mencoba. Beda kalau anda mengatakan “Saya Bisa”,. Kata-kata tersebut akan selalu mendrorong anda untuk mencoba dan mencoba sampaia anda bisa.

Baca Juga : 

Ukuran Sebuah Kebahagiaan

Ukuran Sebuah Kebahagiaan

Ukuran Sebuah Kebahagiaan

Ukuran Sebuah Kebahagiaan
Ukuran Sebuah Kebahagiaan

Kebahagiaan adalah satu hal yang selalu di cari oleh manusia dalam menjalani hidup, atau bisa dibilang itu adalah merupakan tujuan utama. Namun yang jadi pertanyaan “apasih yang menjadi ukuran sebuah kebahagiaan?” Coba tanyakan hal tersebut pada diri anda sendiri!

Apapun jawaban anda itu adalah kunci dalam meraih kebahaagiaan tersebut. Namun ketika pertanyaan tersebut anda berikan kepada orang lain, bisa jadi jawabannya tidak sesuai dengan apa yang anda jawab. Kalau yang terjadi semacam itu, maka itu adalah hal yang wajar, karena setiap manusia mempunyai tolak ukur sendiri-sendiri dalam menentukan kebahagiaan hidup.

Pernah suatu hari seseorang bertanya kepada saya “mas buat apa sih orang sekolah dan kuliah tinggi, toh itu bukan menjadi tolak ukur kesuksesan. Buktinya teman-teman kita yang gak sekolah saat ini bisa sukses, mereka punya penghasilan yang gak sedikit, mereka juga bisa membeli sesuatu yang mereka inginkan?”. Mendapat pertanyaan tersebut, saya tidak langsung menjawab, tapi saya memberikan pertanyaan balik, “Apa alasan kamu, bertanya seperti itu?”.  ia menjawab, “bukannya apa-apa mas soalnya saya lihat banyak orang yang sekolah tinggi, tapi banyak yang nganggur, bahkan ada juga yang gajinya tidak seberapa, untuk makan sebulan aja tidak cukup”.

Dari contoh narasi di atas, kita harus bisa mengambil pelajaran positif dan semoga kita tidak punya pemikiran dan pertanyaan seperti itu pada diri kita atau kepada orang lain. Kenapa saya katakana demikian, karena jika seseorang punya pola pikir semacam itu, maka saya yakin kebahagiaan sejati yang diinginkan akan sulit terwujud.

Untuk mencapai sebuah kebahagiaan sebenarnya tidak sesulit seperti yang kita bayangakn, tapi juga tidak mudah. Seperti yang sudah saya ulas di awal, kuncinya terletak dari diri kita sendiri.

Sekarang saya akan bertanya kepada anda

Apakah anda saat ini merasa bahagia? Dimana anda bisa merasakan kebagiaan itu? Apa yang membuat anda bahagia? Apakah pada prestasi yang kita hasilkan, uang yang melimpah, atau kekasih yang setia? Apakah jika anda mendapatkan semua itu bisa menjamin kebahagiaan anda?

Coba sekarang kita cermati, berapa banyak orang yang memperoleh semua itu, tapi nyatannya mereka tidak bahagia? Kenapa semua itu terjadi? Jawabannya hanya satu “karena mereka tidak pernah memahami makna dari sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang kita peroleh, tapi kebahagiaan itu adalah anugrah yang diberikan kepada kita karena sesuatu yang positif yang kita lakukan. Jadi kebahagiaan itu tidak perlu di cari kemana-mana, karena kebahagiaan itu terlatak di dalam hati kita.

Berikut ada beberapa hal yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran bagaimana cara kita memperoleh sebuah kebahagiaan

Selalu Bersyukur

Ungkapkan rasa syukur bukan hanya sebatas kalimat “Alhamdulillah”, atau kalimat yang lain. Syukur adalah sebuah energy positif yang meyakinkan kita bahwa apa yang sudah kita peroleh adalah sebuah nikmat yang tidak terkira, yang belum tentu orang lain bisa mendapatkan hal tersebut. Di dunia ini banyak sekali orang yang mendapatkan kenikamatan, tapi hanya mungkin hanya sedikit yang mampu bersukur, dari itulah syukuri apa yang kamu dapatkan, meskipun itu hanya sesuatu yang kecil.

Bebaskan diri dari penyakit hati

Iri, dengki, sombong, khianat, tidak jujur adalah adalah beberapa contoh penyakit hati yang harus kita bebaskan dalam diri kita. Jika kita dihinggapi hal-hal tesebut, maka mustahil rasanya kebahagiaan akan menghampiri kita. Sifat-sifat yang semacam itu, akan menghancurkan kita sedikit demi sedikit, yang terkadang sulit sekali kita rasakan. Maka dari itu kita harus selalu berhati-hati, mohonlah selalu bimbingan dan petunjuk dari Tuhan supaya kita terlindung dari sifat-sifat buruk tersebut.

Berbagilah dengan sesama

Bagikanlah sesuatu dari yang kamu milki kepada orang lain. Jangan salah berbagi itu tidak harus dengan materi tapi bisa dengan apa saja (senyuman hangat, pjian, informasi dll). Hal tersebut akan mendatangkan banyak manfaat dalam diri kita, yang akan selalau menjadikan hati kita kaya akan kebahagiaan.

Lakukanlah sesuatu hal dengan penuh makna

Setiap hari kita selalu di hadapakan pada berbagai aktifitas. Tapi apakah setiap akktifitas tersebut sudah kita jalankan dengan sungguh-sungguh (bermakna). Apapun profesi kita saat ini mulailah melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh, buang jauh-jauh rasa malas karena hal itu hanya akan mendatangkan keburukan dalam diri kita. Janganlah aktifitas yang kita lakukan hanya sebuah rutinanitas, tapi lakukanlah itu semua dengan sebuah komitmen diri, untuk menjadi lebih baik dari waktu kewaktu.

 

Berharap sepenuhnya pada kekuasaan Tuhan

Perlu kita ingat bahwa kebahagiaan kita adalah tanggung jawab kita sendiri, bukan tanggung jawab keluarga teman atau siapapun. Janganlah kita berharap terlalu banyak pada orang lain, karena orang lain itu sesunggunya hanya pemicu dari kebahagiaan kita, tapi bukan penentu. Berharaplah sepenuhnya pada kekuasaan Tuhan, karena Tuhan tidak akan merubah nasib suatu

Sumber  : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/jam-tangan-pria/

Evaluasi Diri

Evaluasi Diri

Evaluasi Diri

Evaluasi Diri
Evaluasi Diri

Dalam sebuah proses sosial manusia

tidak akan pernah terlepas dari unsur menilai dan dinilai orang lain. Terkadang terhadap orang yang barus saja kita kenal atau kita lihat kita pun akan langsung melakukan penilaian. Contohnya:
“Hmm, ternyata dia orangnya sombong”.

“Dia wajahnya judes

orang seperti ini pasti tidak asyik jika dijadikan teman”.
“Sepertinya dia sangat baik…”

“Orang ini hebat sekali, mana mungkin aku bisa sebanding dengan dia…”

Pertanyaan-pertanyaan seperti contoh

di atas adalah hal yang wajar, karena itu adalah sifat alamiah yang di miliki manusia. Menilai orang lain adalah lebih mudah dari pada menilai diri sendiri. Yang jadi sebuah pertanyaan sekarang bagaimanakah kita menilai diri kita positif ataukah negatif.


Penilaian terhadap diri sendiri

akan berdampak positif terhadap pengembangan diri kita ke depan. Dengan penilaian diri kita akan mampu membangun citra diri positif terhadap diri sendiri yang akhirnya akan berdampak kepada orang lain. Untuk mencapai hal itu semua maka kita perlu melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.

Bagaimana cara melakukan evaluasi terhadap diri sendiri, berikut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

Pertama, Introspeksi diri, Introspeksi diri adalah suatu proses memahami dan menelaah segala hal yang telah kita lakukan, yang berdampak pada diri sendiri dan orang lain. Introspeksi diri tidak terbatas hanya pada merenungkan sesuatu tapi lebih dari itu. Seseorang harus mampu mengambil sebuah keputusan dari hasil perenunganya, mulai menyusun rencana baru untuk memantapkan diri melangkah maju ke depan.

Kedua, meminta feed back dari orang lain, orang lain ibarat cermin di masyarakat yang akan memantulkan sesuatu akibat dari stimulus yang kita berikan. Orang lain bisa saja memberikan umpan yang kurang baik. Jika hal itu terjadi kita tidak bisa menolak dengan perilaku yang tidak menyenangkan kepada orang lain tersebut. Ibaratnya jangan sampai kita memecah kaca hanya gara-gara wajah kita Nampak menawan di depan kaca. Hal yang bisa kita lakukan adalah melakukan filter atau menyaring umpan balik yang ada, yang bisa kita gunakan sedangkan yang kurang bisa kita jadikan motivasi untuk menjadikan kita menjadi lebih baik.

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/isi-teks-proklamasi/

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud
Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Akun media sosial Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

tiba-tiba saja mendadak viral. Pasalnya, tersebar sebuah foto menampilkan akun Twitter Kemendikbud yang berisi pemberitahuan seorang siswa di SMAN Bekasi tak lulus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Siswa SMAN 7 Bekasi yang bernama Jonathan Harry Prasetyo dinyatakan gugur dalam USBN karena melakukan masturbasi di depan ruangan ujian di saat waktu pelaksanaan USBN” begitu bunyi akun tersebut.

Saat JawaPos.com mencoba mengonfirmasi hal itu ke Kemendikbud, Kepala

Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam menduga kuat hal itu merupakan berita bohong (hoax). Menurutnya, beberapa kali ada pihak yang membajak akun media sosial Kemendikbud.

“Most likely hoax lah. Tempel judul saja. Atau di hack bisa juga. Sudah pernah

kena hack sepertinya. Paling mudah ya diedit itu, kemudian difoto dan sebarkan,” tukasnya, Minggu (7/5).

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud Ari Santoso. “Itu hoax,” katanya singkat.

 

Baca Juga :

 

 

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang
Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Jalur mandiri menjadi alternatif bagi siswa yang ingin masuk kampus negeri setelah gagal dalam seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Berdasar pengumuman SBMPTN 2019, di antara total 714.652 pendaftar, hanya 23,61 persen atau 168.742 peserta yang diterima.

Namun, isu mengenai praktik komersialisasi kerap mengiringi seleksi jalur mandiri. Sebab, calon mahasiswa bisa membayar biaya kuliah yang lebih mahal.

Menanggapi hal itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir sudah mewanti-wanti kampus negeri. “Kondisi jalur ujian mandiri menjadi ajang komersial harus semaksimal mungkin diantisipasi,” tegas Nasir saat ditemui di kantornya kemarin (10/7).

Nasir menyebutkan, saat ini ada 147 program studi S-1 baru. “Silakan masing-masing PTN mulai membuka jalur mandiri. Tapi, saya ingatkan, jangan sampai jalur mandiri ini dijadikan ajang komersialisasi,” kata Nasir.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, beberapa PTN membuka seleksi mandiri. Contohnya, Universitas Indonesia (UI) yang menggelar SIMAK UI pada 10 Juni hingga 10 Juli 2019. Demikian juga beberapa PTN lain. “Di ITB yang menerima 4.200 mahasiswa baru, 20 persennya diambil dari jalur mandiri,” ujar mantan rektor Universitas Diponegoro itu.
Menristekdikti M. Nasir. (Dok. JawaPos.com)

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Kadarsah Suryadi membenarkan

bahwa kampus yang dipimpinnya membuka jalur ujian mandiri. Kampusnya berprinsip, jalur mandiri bukan untuk menggalang dana. Melainkan untuk tetap memberikan kesempatan bagi siswa yang masih bertekad kuliah dan kurang mampu secara ekonomi.

Kadarsah mengatakan, pihaknya masih membuka peluang beasiswa bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi melalui jalur mandiri. Syaratnya, memberikan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan slip gaji orang tua. “Nanti tim kami akan mengecek untuk verifikasi data tersebut. Kami sediakan biaya Rp 0 dan hanya membayar 20 persen UKT (uang kuliah tunggal),” terangnya kepada Jawa Pos kemarin. Dengan demikian, meski lewat jalur mandiri, tidak ada kesan komersialisasi.

Meski begitu, ITB tetap mengutamakan kualitas calon mahasiswa. Yakni, memenuhi syarat akademik dengan lulus tes dan mencantumkan nilai UTBK. “Tetap kami akan melakukan penyaringan di tahap ujian mandiri ini,” jelas Kadarsah.

Di Surabaya, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Mochamad

Ashari mengatakan, Kemenristekdikti telah mematok kuota jalur mandiri di masing-masing PTN. Yakni, maksimal 30 persen dari total mahasiswa baru (maba). Sementara itu, kuota 70 persen dialokasikan untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN. “Kami perlu ada subsidi silang untuk mahasiswa yang ekonominya kurang. Dan, itu diambil dari jalur mandiri,” katanya.

Menurut Ashari, ITS memiliki kuota bidikmisi 850 orang. Kuota tersebut sesuai dengan peraturan Kemenristekdikti. Yakni, 20 persen dari total kuota mahasiswa baru. Kuota itu diberikan pada jalur SNMPTN dan SBMPTN. Namun, belum tentu kuota terpenuhi. “Perguruan tinggi butuh penyeimbang subsidi silang lewat jalur mandiri. Mereka yang punya kemampuan ekonomi lebih. Sebab, jalur mandiri tidak ada bidikmisi,” jelasnya.

Ashari menuturkan, besaran biaya UKT jalur mandiri ITS masih terbilang

murah. Yakni, Rp 7,5 juta per semester untuk seluruh prodi. Bedanya, pada jalur mandiri, camaba harus membayar sumbangan pengembangan institusi (SPI).

Besaran SPI di ITS berbeda-beda pada setiap prodi. Yakni, minimal Rp 20 juta hingga maksimal Rp 75 juta. Meski begitu, semakin besar biaya SPI yang dibayar tetap tidak menjamin calon peserta tersebut diterima jalur mandiri. “Jadi, bukan jor-joran uang. Semua sudah disesuaikan dengan standarnya. ITS juga tetap memprioritaskan akademik,” ujarnya.

Ashari menyebutkan, banyak pendaftar jalur mandiri yang sanggup membayar hingga ratusan juta. Namun, nilai akademik peserta di bawah rata-rata. ITS tetap tidak meloloskannya.

 

Sumber :

http://www.myfolio.com/danuaji

Lolos SBMPTN atau Tidak? Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak? Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini
Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini

Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) baru saja resmi mengumumkan nama peserta yang lolos menjadi mahasiswa di PTN. Total ada 85 Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia yang akan menampung mereka.

Pada tahun ini terdapat 714.652 peserta yang mendaftar SBMPTN. Dari

perserta yang dinyatakan lulus, terdiri atas nonbidikmisi sebanyak 119.777 orang dan bidikmisi 48.965 orang.

Secara keseluruhan peserta yang diterima hanya 168.742 orang. Setara dengan 23,61 persen. Rinciannya, kategori Non-Bidikmisi jumlah pendaftar 541.339 orang. Diterima hanya 119.777 peserta. Sedangkan untuk kategori Bidikmisi dari 173.313 pendaftar, yang diterima 48.965 peserta.

Selain itu untuk SBMPTN 2019 terdapat 2.047 pendaftar dari kelompok disabilitas. Rinciannya, 48 tunanetra, 1.003 tunarungu, 927 tunawicara, dan 69 tunadaksa. Jumlah yang diterima untuk kelompok disabilitas 364 peserta.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, bagi peserta yang dinyatakan

lulus harap segera melihat kelengkapan syarat persyaratan administrasi. Termasuk juga dengan
ketentuan, prosedur, dan jadwal registrasi pada laman resmi PTN penerima masing-masing.

Bagi peserta Bidikmisi yang dinyatakan lulus akan ada verifikasi dan seleksi

kelayakannya sebagai mahasiswa penerima bantuan Bidikmisi sesuai dengan kuota. “Selamat bagi yang diterima,” pungkasnya.

Bagi peserta SBMPTN yang ingin mengetahui namanya lolos atau tidak, cek nama kam

 

Sumber :

https://insightmaker.com/user/116805

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia
Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Menurut Satjipto rahardjo

sejak hukum modern semakin bertumpu pada dimensi bentuk yang menjadikannya formal dan procedural, maka sejak itu pula muncul perbedaan antara keadilan formal atau keadilan menurut hukum disatu pihak dan keadilan sejati atau keadilan substansial di pihak lain. Dengan adanya dua macam dimensi keadilan tersebut, maka kita dapat melihat bahwa dalam praktiknya hukum itu ternyata dapat digunakan untuk menyimpangi keadilan subsatansial.

Penggunaan hukum yang demikian itu tidak berarti melakukan pelanggaran

hukum, melainkan semata-mata menunjukkan bahwa hukum itu dapat digunakan untuk tujuan lain selain mencapai keadilan. Dijelaskan oleh Prof. Dr. Satjipto Raharjo, SH., progresivisme bertolak dari  pandangan kemanusiaan, bahwa manusia dasarnya adalah baik, memiliki kasih saying serta kepedulian terhadap sesama sebagai modal penting bagi membangun kehidupan berhukum dalam masyarakat. Namun apabila dramaturgi hukum menjadi buruk seperti selam ini terjadi di Negara kita, yang menjadi sasaran adalah para aparat penegak hukumnya, yakni polisi, jaksa, hakim dan advokat. Meskipun, apabila kita berfikir jernih dan berkesinambungan, tidak sepenuhnya mereka dipersalahkan dan didudukan sebagai satu-satunya terdakwa atas rusaknya wibawa hukum di Indonesia.

 

Berfikir secara progresif, menurut Satjipto Raharjo

berarti harus berani keluar dari mainstream pemikiran absolutisme hukum, kemudianmenempatkan hukum dalam posisi yang relative. Dalam hal ini, hukum harus diletakkan dalam keseluruhan persoalan kemanusian. Bekerja berdasarkan pola pikir yang determinan hukum memang per;uj. Namun itu bukanlah suatu yang mutlak dilakukan manakala para ahli hukum berhadapan dengan suatu masalah yang jika menggunakan logika hukum modern akan menciderai posisi kemanusiaan dan kebenaran.

Bekerja berdasarkan pola pikir hukum yang progresif (paradigma hukum progresif), barang tentu berbeda dengan paradigma hukum positivistis-praktis yang selama ini diajarkan di perguruan tinggi. Paradigma hukum progresif melihat faktor utama dalam hukum adalah manusua itu sendiri. Sebaliknya paradigma hukum peositivistis meyakini kebenaran hukum di atas manusia. Manusia boleh dimarjinalkan asal hukum tetap tegak. Sebaliknya paradigma hukum progresif berfikir bahwa justru hukum bolehlah dimarjinalkan untuk mencdukung eksistensialitas kemanusian, kebenaran dan keadilan.

 

Hukum progresif mengingatkan

bahwa dinamika hukum tidak kunjung berhenti, oleh karena hukum terus menerus berada pada status membangun diri, dengan demikian terjadinya perubahan social dengan didukung oleh social engineering by law yang terencana akan mewujudkan apa yang menjadi tujuan hukum progresif yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Untuk itu, perlu mendapatkan kehidupan hukum yang berada

Baca Juga : 

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN
TEKNIK MESIN

Jurusan Teknik Mesin

Jurusan fTeknik Mesin didirikan berdasarkan SK Dirjen Dikti 03/DJ/KEP/1979. Ketika didirikan, Jurusan Teknik Mesin hanya memiliki Program Studi Teknik Mesin. Tahun 1987 Jurusan ini membuka Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara dan Program Studi Teknik Energi. Kedua program studi ini telah berkembangn menjadi Jurusan sejak 2005. Kemudian Program Studi Teknik Aeronautika dibuka pada tahun 1990.

VISI

Menjadi jurusan yang menghasilkan tenaga ahli profesional di bidang Teknik Mesin, serta menjadi pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang diakui secara nasional maupun internasional.

MISI

1. Melaksanakan pelayanan pendidikan berdasarkan kebutuhan industri

2. Mengembangkan penelitian terapan terkait dengan permasalahan industri

3. Membuat suasana akademik yang tanggap terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik Mesin

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MESIN

Program Studi D3 Teknik Mesin (ME) menyelenggarakan proses pendidikan untuk menghasilkan tenaga Ahli Madya yang memiliki kemampuan dalam perancangan, proses pemesinan, proses fabrikasi, pemeliharaan, kendali, pengelolaan proses produksi dan pengelolaan pemeliharaan mesin.

Program Studi Teknik Mesin terdiri atas Konsentrasi Teknik Pemesinan (Production) dan Teknik Perawatan dan Perbaikan (Machinery Maintenance) serta akan dikembangkan Konsentrasi Teknik Perancangan Mesin (Construction Design) dan Teknik Fabrikasi (Fabrication). Pengembangan sain dan teknologi di Program Studi Teknik Mesin diarahkan kepada pengembangan Powder Metallurgy, Proses Pemesinan Terpadu dan Teknologi Monitoring Kondisi Mesin.

PROSPEK PROFESI LULUSAN

Lulusan program studi ini banyak diserap di berbagai industri antara lain :

  • Industri Manufaktur
  • Otomotif
  • Tekstil
  • Perminyakan
  • Industri Pertokimia
  • Rancang Bangun
  • Penerbangan
  • Jasa
  • Elektronik
  • Kontraktor (Staf Engineering)
  • Staf Pengajar/Instruktur Perguruan Tinggi

Sedangkan perusahaan/tempat lulusan bekerja tersebar di berbagai perusahaan yang memiliki reputasi cukup dikenal, seperti :

  • PT. Garuda Indonesia
  • PT. Caltex Pasific Indonesia
  • PT. Pertamina
  • PT. Schlumberger Indonesia
  • PT. BPPT
  • PT. PINDAD

FASILITAS

Fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar meliputi :

  • Ruang Kelas
  • Bengkel/Laboratorium
  • Perpustakaan Pusat
  • Perpustakaan Jurusan

Fasilitas bengkel/laboratorium yang digunakan dalam proses belajar mengajar antara lain :

  • Lab. Pengujian Bahan
  • Proses Pemesinan
  • Fabrikasi
  • CNC
  • Metrologi
  • Fluida dan Termal
  • Kendali Pneumatik dan Hidrolik
  • Pemeliharaan Dasar Mesin
  • Perancangan dan Konstruksi (CAD/CAE)
  • ACTC Welding Center
  • ACTC Otomasi
  • ACTC Design

KEGIATAN KEMAHASISWAAN

Mahasiswa mempunyai kebebasan dalam rangka mengembangkan minat bakat dan kemampuan serta dalam upaya mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa, menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dalam kegiatan kemahasiswaan. Karya-karya yang dihasilkan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung Program Studi Teknik Mesin adalah GOKART, ROBOTIC, dan Mobil Listrik

Sumber : http://www.7sixty.com/why-is-it-imperative-to-understand-mental-illness-and-mental-health.asp

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI
PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

Suatu profesi pasti memiliki suatu peraturan

peraturan yang tidak boleh dilanggar atau dilewati dalam pelaksanaannya oleh pelaku profesi tersebut , maka untuk menjaga agar suatu profesi dapat berjalan sesuai harapan dan dapat berguna dan berjalan sebagaimana mestinya , maka suatu Etika Profesi terbentuk.

Etika merupakan

suatu pembatasan tindakan atau perilaku setiap individu dalam melaksanakan kegiatan seperti kemasyarakatan,kependidikan,rumah tangga ataupun dalam kepentingan tulisan yaitu etika dalam menjalankan suatu profesi yang kita tekunin.

Sedangkan profesi merupakan

suatu kegiatan ataupun dalam hal ini bisa dikatakan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan mengetahui dasar-dasar norma profesi yang dijalankannya.
Dalam pelaksanaannya etika profesi di kelompokkan sesuai dengan kepentingan baik atau buruknya perilaku suatu pelaku profesi :

Etika Deskriptif

Etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.

Etika Normatif

Etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Dalam suatu keputusan rincian-rincian dalam isi dari etika suatu profesi biasanya dilakukan musyawarah ataupun rapat kerja yang menghasilkan butiran-butiran isi dari etika profesi yang dilakukan biasanya oleh kelompok-kelompok individu sesuai dengan bidang keahliaanya.

Dalam zaman globalisasi saat ini diharapkan para pelaku profesi lebih mementingkan etika profesi agar tidak merusak nama baik dari profesi tersebut agar tidak ada yang merasakan dirugikan .

Sekian tulisan yang saya buat , segala banyak kekurangan dalam tulisan saya ini mohon dimaklumi , karena kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber : https://github.com/jolmu/blog/wiki/Obtain-Prosperity-and-Foster-a-Spirit-of-Abundance