KAIN FURING BAGIAN DALAM JAKET

KAIN FURING BAGIAN DALAM JAKET

KAIN FURING BAGIAN DALAM JAKET

KAIN FURING BAGIAN DALAM JAKET

Memilih bahan jaket yang berkualitas tentu menjadi salah satu prioritas utama yang perlu diperhatikan ketika akan membeli jaket. Bukan hanya ditentukan oleh bahan utamanya, akan tetapi tingkat kenyamanan dari sebuah jaket ternyata juga dipengaruhi oleh keberadaan bahan pelapis atau furing yang digunakan di dalam jaket.

Berapa dari Anda masih kerabat tanya-tanya sebenarnya apa sih kain yang bagus untuk furing jaket. Berikut sudah kami rangkum beberapa jenis kain furing jaket yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan.

1. KAIN JALA

Bahan dalaman jaket yang pertama yang bisa anda pilih yaitu kain jala. Kain jala ini sudah cukup terkenal dan banyak digunakan oleh beberapa konveksi untuk membuat dalaman jaket. Kain jala merupakan bahan kain yang bisa diaplikasikan langsung sebagai pelapis di dalam jaket.

Kain jala ini banyak dipilih karena memiliki karakteristik yang nyaman, tidak tebal serta mampu menyerap keringat. Terkait dengan bentuknya, kurang lebih memiliki bentuk seperti jala ikan. Ada tetapi, kain satu ini dapat digunakan sebagai bahan pelapis dalam jaket.

2. KAIN POLAR

Jenis kain furing kedua yang bisa digunakan sebagai dalaman jaketnya itu kain polar. Kain satu ini banyak dijadikan pilihan karena memiliki lapisan kapas pada bagian dalam serta luarnya. Kain polar memiliki karakteristik hangat, tidak panas dan nyaman manakala digunakan untuk membuat bahan dalaman jaket. Kain ini sangat cocok jika digunakan sebagai bagian dalam jaket karena kain ini hangat ketika digunakan.

3. KAIN KATUN

Merupakan kain yang terbuat dari bahan berupa serat kapas. Dalam bahasa Inggris, kain ini disebut dengan cotten karena memiliki arti kapas. Katun kerap digunakan sebagai pelapis jaket. Adapun jenis kartun yang banyak dipilih yaitu katun polos ataupun kain katun bermotif kotak-kotak.

4. SATIN ASAHI

Jenis pelapis dalam jaket selanjutnya yang bisa anda pilih yaitu furing satin Asahi. Kain furing ini sebenarnya hadir dengan ciri-ciri yang cenderung lebih kasar serta panas manakala dibandingkan dengan kain furing lainnya. Hal itu dikarenakan kain furing satin asahi memiliki kandungan polyester yang lebih banyak. Jenis kain ini dibuat dengan cara ditenun menggunakan teknik silang polos.

5. KAIN FURING DORMEUIL

Jenis kain furing ini termasuk jenis furing yang memiliki karakteristik cukup tebal. Meskipun cukup tebal, ternyata tetap memiliki tekstur yang halus. Kain furing ini biasanya banyak digunakan sebagai pelapis jas serta jaket.


Sumber: https://mvagusta.co.id/ultimate-background-eraser-apk/

Neraca Bank

Neraca Bank

Neraca Bank
Neraca Bank

Penulis mengutip dari suplemen kuliah Institusi Depositori dan Pasar Modal oleh Soedijono yang menguraikan bahwa untuk memenuhi ketentuan hukum, sarana pengambilan keputusan manajerial, dan sarana kegiatan perencanaan dan pengawasan, semua badan usaha menyelenggarakan sistem akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan, minimal terdiri dari neraca dan laporan rugi laba. Neraca sebuah bank dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu aktiva dan pasiva. Selanjutnya pasiva sebuah bank terdiri dari utang dan modal.

 

Inflasi dan Kurs

 

Beberapa pengertian inflasi yang penulis kutip dari berbagai sumber, diantaranya adalah:

 

  1. Menurut artikel Pengertian Inflasi, Stagnasi & Stagflasi Serta Dampak Sosial Inflasi dari Organisasi.Org, Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga barang-barang secara umum mengalami kenaikan dan berlangsung dalam waktu yang lama dan terus-menerus.

 

  1. Menurut Wikipedia, inflation is a rise in the general level of prices of goods and services in an economy over a period of time.
  2. Menurut Investopedia, the rate at which the general level of prices for goods and services is rising, and, subsequently, purchasing power is falling.

 

Bank Indonesia dan Inflasi serta Kurs Rupiah

 

Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan UU No. 3 Tahun 2004 tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah (Pasal 7). Amanat ini memberikan kejelasan peran bank sentral dalam perekonomian, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya Bank Indonesia dapat lebih fokus dalam pencapaian “single objective”-nya.

 

Kestabilan nilai rupiah tercermin dari tingkat inflasi dan nilai tukar yang terjadi. Tingkat inflasi tercermin dari naiknya harga barang-barang secara umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan dan dari sisi penawaran. Dalam hal ini, BI hanya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan. Karena itu, untuk dapat mencapai dan menjaga tingkat inflasi yang rendah dan stabil, diperlukan adanya kerjasama dan komitmen dari seluruh pelaku ekonomi, baik pemerintah maupun swasta.

Sumber : https://newsinfilm.com/seva-mobil-bekas/

APLIKASI BELAJAR BAHASA PEMROGRAMAN DI ANDROID

APLIKASI BELAJAR BAHASA PEMROGRAMAN DI ANDROID

APLIKASI BELAJAR BAHASA PEMROGRAMAN DI ANDROID

APLIKASI BELAJAR BAHASA PEMROGRAMAN DI ANDROID

1. LEARN JAVA

Aplikasi Learn Java dapat langsung anda download di Google Playstore dalam android anda. Aplikasi ini dibuat oleh SoloLearn untuk mempelajari bahasa pemrograman android atau Java agar pengguna mangerti cara membuat aplikasi di android. Aplikasi learn jave mencakup pelajaran dasar java seperti variabel, operator, array, class, object, dan berbagai thread lainnya.

2. AIDE IDE FOR ANDROID JAVA C++

Pada aplikasi ini pengguna dapat langsung bereksperimen melalui smartphonenya sehingga dapat lebih mudah dimengerti dan mengingat koding Java.

3. CODE BOX

Code box menyediakan materi untuk belajar bahasa C dan Java. Aplikasi ini juga memiliki tampilan yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh pengguna.

4. PROGRAMMING HUB

Aplikasi ini menyediakan materi untuk 15 bahasa pemrograman. Contoh yang diberikan sangat sederhana sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh orang awam.


Sumber: https://mvagusta.co.id/real-cricket-apk/

Isolasi DNA

Isolasi DNA

  DNA adalah molekul yang terdapat pada semua mahluk hidup. Molekul ini sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata.  Tetapi DNA dapat diekstrak dari ribuan sel sehingga DNA dapat terlihat karena jumlahnya yang sangat banyak.  Tahapan dalam ekstraksi DNA adalah pemecahan sel, keluarnya DNA dari nukleus dan pengendapan/presipitasi DNA. Ekstraksi DNA memiliki banyak aplikasi praktis, diantaranya adalah untuk tujuan pemuliaan, evolusi, sitematik, konservasi, dll. Dalam ekstraksi DNA tumbuhan, metode ekstraksi yang sering digunakan adalah berdasarkan Doyle dan Doyle 91989). 
Metode ini menggunakan buffer ekstraksi yang terdiri dari:

1. Elektroforesis DNA                       

 Pemisahan DNA dilakukan dengan menggunakan elektroforesis gel.  Molekul DNA terpisah berdasarkan ukuran ketika dilewatkan pada matriks gel dengan aliran listrik.  DNA memiliki muatan negatif, dan saat berada dalam aliran listrik, akan bermigrasi melalui gel menuju kutub positif (Gambar 1).  Molekul yang berukuran besar, memiliki kesulitan melewati pori-pori gel sehingga bermigrasi lebih lambat melalui gel dibandingkan DNA yang berukuran lebih kecil. Setelah elektroforesis selesai, molekul DNA divisualisasi dengan pewarna fluorescent seperti ethidium yang berikatan dengan DNA dan berada di antara basa-basa DNA.
Dua alternatif macam gel adalah poliakrilamida dan agarosa.  Poliakrilamida memiliki kapasitas resolusi yang lebih tinggi, tetapi gel poliakrilamida dapat memisahkan DNA hanya dalam rentang ukuran DNA yang sempit. Jadi gel poliakrilamida dapat memisahkan DNA satu sama lainnya yang berbeda ukurannya hanya beberapa atau bahkan satu pasang basa saja tetapi pada molekul yang berukuran beberapa ratus pasang basa saja (dibawah 1000 pasang basa).  Gel agarosa memiliki resolusi yang lebih rendah tetapi dapat memisahkan DNA yang berukuran sampai puluhan kilo pasang basa.
DNA yang berukuran sangat panjang tidak dapat melewati pori gel bahkan pori gel agarosa.  DNA yang sangat besar melewati matriks dengan satu ujung bergerak lebih dulu sedang ujung lainnya mengikuti.  Akibatnya DNA diatas ukuran tertentu (30 -50 kb) bermigrasi dengan jarak yang sama sehingga tidak dapat diamati pemisahannya.  DNA yang sangat panjang ini dapat dipisahkan satu sama lainnya dengan jika daerah listrik diaplikasikan dalam ‘pulses’ yang berasal secara orthogonal satu sama lainnya.  Teknik ini disebut pulsed-field gel electrophoresis (PFGE) (Gambar 2).Gambar 2. Pulsed field gel electrophoresis
sumber :

 Fungsi Enzim Restriksi

 Fungsi Enzim Restriksi

Enzim Restriksi terbukti berperan sangat penting dalam penerapan teknologi DNA rekombinan di abad modern ini untuk memanipulasi DNA.

Enzim Restriksi memiliki fungsi sebagai berikut:

–          Digunakan untuk memotong/mendegradasi dsDNA (baca: double stranded DNA) pada situs spesifik. Situs yang dipotong oleh enzim restriksi disebut situs pengenalan enzim (Recognition sequences).

–          Menghambat (restrict) proses terjadinya infeksi dari bakteriofage penginfeksi bakteri.

–          untuk melindungi bakteri dari inkorporasi DNA asing.

  1. Tipe Enzim Restriksi

    Enzim restriksi dari strain K telah diisolasi dan banyak dipelajari.   Selanjutnya,enzim ini dimasukkan ke dalam suatu kelompok enzim yang dinamakan enzim restriksi tipe I.  Banyak enzim serupa yang ditemukan kemudian pada berbagai spesies bakteri lainnya.

Pada tahun 1970 T.J. Kelly menemukan enzim pertama yang kemudian dimasukkan ke dalam kelompok enzim restriksi lainnya, yaitu enzim restriksi tipe II. Ia mengisolasi enzim tersebut dari bakteri Haemophilus influenzae strain Rd, dan sejak saat itu ditemukan lebih dari 475 enzim restriksi tipe II dari berbagai spesies dan strain bakteri. Semuanya sekarang telah menjadi salah satu komponen utama dalam tata kerja rekayasa genetika.

Enzim restriksi tipe II antara lain mempunyai sifat-sifat umum yang penting sebagai berikut:

  1. Mengenali urutan mengenali urutan tertentu sepanjang empat hingga tujuh pasang     basa di dalam molekul DNA
  2. Mengenali urutan tertentu sepanjang empat hingga tujuh pasang basa di dalam molekul DNA
  3. memotong kedua untai molekul DNA di tempat tertentu pada atau di dekat tempat pengenalannya
  4. menghasilkan fragmen-fragmen DNA dengan berbagai ukuran dan urutan basa.Sebagian besar enzim restriksi tipe II akan mengenali dan memotong urutan pengenal yang mempunyai sumbu simetri rotasi.

submer :

https://viewsflow.com/tukangkonten/

PENCEGAHAN DAN SOLUSI PENYALAHGUNAAN NARKOBA

PENCEGAHAN DAN SOLUSI PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Faktor yang dapat mencegah remaja menggunakan narkoba :

  1. Ikatan yang kuat di dalam keluarga
  2. Pengawasan orang tua yang didasarkan pada aturan tingkah laku yang jelas dan pelibatan orang tua dalam kehidupan anak/remaja
  3. Keberhasilan di sekolah
  4. Ikatan yang kuat di dalam institusi pro-sosial seperti keluarga, sekolah, dan organisasi-organisasi keagamaan.
  5. Menerima norma kebiasaan tentang larangan penggunaan narkoba.
  6. Keluarga harus dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik
  7. Disiplin, tegas dan konsisten dengan aturan yang dibuat
  8. Berperan aktif dalam kehidupan anak-anak
  9. Memonitor aktivitas mereka
  10. Mengetahui dengan siapa anak/remaja bergaul
  11. Mengerti masalah dan apa yang menjadi perhatian mereka
  12. Orang tua harus menjadi panutan
  13. Orang tua menjadi teman diskusi
  14. Orang tua menjadi tempat bertanya
  15. Mampu mengembangkan tradisi keluarga dan nilai-nilai keagamaan
  16. Menggali potensi anak untuk dikembangkan melalui berbagai macam kegiatan.

Solusi yang dapat dilakukan ketika ada anggota keluarga yang menggunakan narkoba :

  1. Berusaha tenang, kendalikan emosi, jangan marah dan tersinggung
  2. Jangan tunda masalah, hadapi kenyataan, adakan dialog terbuka dengan anak
  3. Dengarkan anak, beri dorongan non verbal. Jangan memberi ceramah/nasehat berlebih
  4. Hargai kejujuran
  5. Jujur terhadap diri sendiri, jangan merasa benar sendiri
  6. Tingkatkan hubungan dalam keluarga, rencanakan membuat kegiatan bersama-sama keluarga
  7. Cari pertolongan, cari bantuan pihak ketiga yang paham dalam menangani narkoba atau tenaga profesional, puskesmas, rumah sakit, panti/tempat rehabilitasi.
  8. Pendekatan kepada orang tua teman anak pemakai narkoba, ungkapkan dengan hati-hati dan ajak mereka bekerja sama menghadapi masalah.

sumber :

NARKOBA DAN AGAMA

NARKOBA DAN AGAMA

Narkotika dan minuman keras telah lama dikenal umat manusia. Tapi sebenarnya lebih banyak madharatnya daripada manfaatnya. Untuk itu, hampir semua agama besar melarang umat manusia untuk mengkonsumsi narkotika dan minuman keras (dalam bentuk yang lebih luas lagi adalah narkoba)

Dalam wacana Islam, ada beberapa ayat al-Qur’an dan hadits yang melarang manusia untuk mengkonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan. Pada orde yang lebih mutakhir, minuman keras dan hal-hal yang memabukkan bisa juga dianalogikan sebagai narkoba. Waktu Islam lahir dari terik padang pasir lewat Nabi Muhammad, zat berbahaya yang paling populer memang baru minuman keras (khamar). Dalam perkembangan dunia Islam, khamar kemudian bergesekan, bermetamorfosa dan beranak pinak dalam bentuk yang makin canggih, yang kemudian lazim disebut narkotika atau lebih luas lagi narkoba.

Untuk itu, dalam analoginya, larangan mengonsumsi minuman keras dan hal-hal yang memabukkan, adalah sama dengan larangan mengonsumsi narkoba. Ada dua surat al-Qur’an dan dua hadits yang coba dilansir disini, yang terjemahannya kira-kira begini :

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan”. (QS Al-Maidah : 90)

Kemudian ayat yang kedua:

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)”. (QS Al-Maidah : 91)

Perbuatan setan adalah hal-hal yang mengarah pada keburukan, kegelapan, dan sisi-sisi destruktif manusia. Ini semua bisa dipicu dari khamar (narkoba) dan judi karena bisa membius nalar yang sehat dan jernih. Khamar (narkoba) dan judi sangat dekat dengan dunia kejahatan dan kekerasan, maka menurut al-Qur’an khamar (narkoba) dan judi potensial memicu permusuhan dan kebencian antar sesama manusia. Khamar dan judi juga bisa memalingkan seseorang dari Allah dan shalat.

Selain dua ayat al-Qur’an di atas, juga ada hadits yang melarang khamar/minuman keras (baca : narkoba), yaitu :

“Malaikat Jibril datang kepadaku, lalu berkata, ‘Hai Muhammad, Allah melaknat minuman keras, pembuatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, penerima dan penyimpannya, penjualnya, pembelinya, penyuguhnya, dan orang yang mau disuguhi”. (HR. Ahmad bin Hambal dari Ibnu Abbas)

Kemudian hadits yang kedua :

“Setiap zat, bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan adalah khamar, dan setiap khamar haram”. (HR. Abdullah bin Umar).

Jelas dari hadits di atas, khamar (narkoba) bisa memerosokkan seseorang ke derajat yang rendah dan hina karena dapat memabukkan dan melemahkan. Untuk itu, khamar (dalam bentuk yang lebih luas adalah narkoba) dilarang dan diharamkan. Sementara itu, orang yang terlibat dalam penyalahgunaan khamar (narkoba) dilaknat oleh Allah, entah itu pembuatnya, pemakainya, penjualnya, pembelinya, penyuguhnya, dan orang yang mau disuguhi.

Bukan hanya agama Islam, beberapa agama lain juga mewanti-wanti (memberi peringatan yang sungguh-sungguh) kepada para pemeluknya atau secara lebih umum umat manusia, untuk menjauhi narkoba.

sumber :

Kopi Tiam – Cooking Asia! 1.6.1.2 Apk for android

 Faktor Lingkungan

 Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan pergaulan baik sekitar rumah, sekolah, teman sebaya, maupun masyarakat.

  1. Lingkungan Keluarga
  2. Komunikasi orang tua dan anak kurang baik
  3. Hubungan kurang harmonis
  4. Orang tua yang bercerai, kawin lagi
  5. Orang tua terlampau sibuk, acuh
  6. Orang tua otoriter
  7. Kurangnya orang yang menjadi teladan dalam hidupnya
  8. Kurangnya kehidupan beragama.

Lingkungan Sekolah :

  1. Sekolah yang kurang disiplin
  2. Sekolah terletak dekat tempat hiburan
  3. Sekolah yang kurang memberi kesempatan pada siswa untuk mengembangkan diri secara kreatif dan positif
  4. Adanya murid pengguna NAPZA

Lingkungan Teman Sebaya

  1. Berteman dengan penyalahguna
  2. Tekanan atau ancaman dari teman.

Lingkungan Masyrakat / Sosial :

  1. Lemahnya penegak hokum
  2. Situasi politik, sosial dan ekonomi yang kurang mendukung.

Adapun faktor lain yang beresiko tinggi sehingga remaja dapat menggunakan narkoba, diantaranya :

Keluarga yang kacau balau, terutama adanya orang tua yang menjadi penyalahguna narkoba atau menderita sakit mental

 

sumber :

Yesterday Origins 1.0 Apk + Data for android

Puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram), sesuai dengan hadits Nabi

Puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram), sesuai dengan hadits Nabi berikut:

عن قتادة قال رسول الله صلى الله عليه وسلم صوم يوم عشوراء يكفر سئة ماضية (رواه مسلم)

Dari Abi Qatadah, Rasulullah bersabda:”Puasa hari ‘Asyura itu menhapuskan dosa satu tahun yang telah lalu.” (HR. Muslim)

Hukum puasa ini sunnah muakad. Diterangkan dalam haadits Muslim bisa melebur dosa selama 1 tahun yang telah lewat. Adapun hadits-hadits tentang bercelak mata, mandi, dan memakai harum-haruman di hari ‘Asyura adalah palsuan para pemalsu hadits[7]

  1. Puasa bulan Sya’ban. Dalam hal ini Nabi Bersabda:

عن عائشة رضي الله عنها قالت لم يكن النبي صلى الله عليه وسلم يصوم أكثر من الشعبان (رواه الخمسة)

Dari Aisyah berkata:”Nabi tidak berpuasa lebih banyak selain dari pada bulan Sya’ban.” (HR. Al-Khamsah)

Terdapat suatu amalan yang dapat dilakukan di bulan ini yaitu amalan puasa. Bahkan Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri banyak berpuasa ketika bulan Sya’ban dibanding bulan-bulan lainnya selain puasa wajib di bulan Ramadhan.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

bacca juga :

 Puasa hari senin dan hari kamis, sebagaimana dianjurkan Nabi SAW

 Puasa hari senin dan hari kamis, sebagaimana dianjurkan Nabi SAW melalui sabdanya:

عن عا ئشة رضي الله عنها كان النبي صلى الله عليه وسلم يتحر صيام الإثنين والخمس (زواه ابو داود)

dari Aisyah r.a., bahwa Nabi SAW memilih waktu puasa pada hari senin dan hari kamis. (HR. Abu Daud).

Pada hadits lain, hadits shahih yang menerangkan bahwa Nabi saw. mementingkan untuk melakukannya, sabdanya: Amal-amal perbuatan dilaporkan pada hari senin dan kamis, maka aku senang bila amalku dilaporkan dalam keadaan aku sedang berpuasa; maksudnya dilaporkan kepada Allah.[3]

Adapun dibawanya amal-amal tersebut oleh Malaikat, adalah satu kali  malam dan satu kali siang hari; dan tentang dibawanya pada bulan sya’ban adalah dibelokkan pada pengertian, dibawanya amal satu tahun secara keseluruhan. Puasa hari senin lebih Afdhal dari pada kamis, karena adanya kekhususan-kekhususan yang banyak dikemukakan oleh para Ulama[4]

  1. Puasa pada hari ‘Arafah (9 Dzulhijjah) bagi yang tidak sedang haji, sedangkan bagi orang yang haji puasa itu tidak disunatkan, sebagaimana diterangkan dalam hadits berikut:

عن ابى قتادة أن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما من يوم أكثر من أن يعتق الله فيه من النار من يوم غرفة ( زواه مسلم )

Dari Abi Qatadah, Nabi SAW bersabda: tiadalah dari hari yang paling banyak Allah membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain hari ‘Arafah (HR. Muslim).

Hukum puasa ini sunnah muakad. Dosa yang dilebur adalah dosa-dosa kecil yang tidak ada sangkut pautnya dengan hak-hak Adam, sebab dosa besar bisa dilebur hanya dengan bertaubat yang sah, sedangkan hak Adam terserah pada kerelaan yang bersangkutan sendiri. Jikalau tak punya dosa kecil maka kebajikan-kebajikannya akan ditambah.[5]

  1. Puasa tiga hari setiap bulan (hari Bidl), yaitu pada hari 13, 14 dan 15. Tapi bila dilaksanakan pada selain hari-hari tersebut dipandang sah. Nabi SAW bersabda:

عن ابي ذر قال رسول لله صلى الله عليه وسلم يا أبا ذر إذا صمت من الشهر ثلاثة فثم ثلاثة عشرة وأربع عشرة وخمس عشرة (رواه أحمد والنسائى)

Dari Abi Zarr, Nabi SAW. Bersabda: “Hai Abu Zarr, apabila engkau hendak puasa tiga hari dalam sebulan, hendaklah engkau puasa pada hari ke 13, 14, dan 15.” (HR. Ahmad dan Nasa’i)

  1. Puasa hari ke-9 pada bulan Muharram (puasa Tasu’a), sebagaimana dijelaskan pada hadits:

عن ابن عباس رضي الله عنه لو بقيت على قابل لأصومنّ التسع والعاشر (زواه مسلم)

Dari Ibn Abbas, berkata:” Jika aku masih hidup sampai masa (bulan) depan, aku akan melaksanakan puasa pada hari yang ke-9 dan 10 (Muharram).”(HR. Muslim)

Dari keterangan ini, bagi orang yang tidak bepuasa tasu’a disunnahkan berpuasa pada tanggal 11-nya, bahkan telah berpuasa tanggal 9 sekalipun; tersebut didalam Al-Umm : tidaklah mengapa, bila berpuasa pada tanggal 10 nya juga.[6]

 

sumber :

Delicious – True Love 25.88 Apk + Data for android