Ribuan Peserta Aksi Tolak LGBT, Walikota Bogor Sepakati Hal Ini

Ribuan Peserta Aksi Tolak LGBT, Walikota Bogor Sepakati Hal Ini

Ribuan Peserta Aksi Tolak LGBT, Walikota Bogor Sepakati Hal Ini

 

Ribuan Peserta Aksi Tolak LGBT, Walikota Bogor Sepakati Hal Ini

Forum Masyarakat Bogor Anti

Ribuan peserta aksi yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Bogor Anti LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) memadati halaman Gedung Balaikota Bogor, Jumat (9/11/2018).

Ada 4 poin pernyataan sikap yang mereka ditujukan kepada Pemkot Bogor dan jajaran Muspida. Selain menolak segala macam tindakan dan perilaku LGBT di Kota Bogor, mereka mendesak Pemkot dan DPRD Kota Bogor untuk membuat aturan tentang pelarangan aktivitas LGBT, baik melalui peraturan daerah khusus atau melalui Perda Ketahanan Keluarga.

Pemkot Bogor dan DPRD

“Kami mendesak Pemkot Bogor dan DPRD untuk mengajukan penutupan situs-situs sosial media dan aplikasi handphone dan lain-lain yang mengarah pada perbuatan dan tindakan LGBT kepada Presiden melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi,” ujar Ketua Forum Masyarakat Bogor Anti LGBT, Abdul Halim.

Poin keempat, lanjut Halim

Pihaknya bersama ormas, lembaga, komunitas se-Bogor Raya siap bekerjasama dengan Muspida Kota Bogor dalam melakukan upaya pencegahan, penanggulangan, serta pembinaan bagi para pelaku LGBT.

Walikota Bogor Bima Arya

Walikota Bogor Bima Arya kemudian menerima sekitar 25 perwakilan peserta aksi untuk duduk bersama membahas tuntutan massa. Didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Dandim 0606/Kota Bogor, Dandenpom III/1 Bogor, Bima Arya mendengarkan sejumlah pernyataan perwakilan peserta dari berbagai organisasi massa.

Bima bersama Muspida pun menyepakati sejumlah poin tuntutan massa untuk segera ditindaklanjuti baik di tingkat lokal dengan menyusun Perda, maupun menyuarakan ke tingkat nasional dalam hal ini kepada Kemenkominfo.

Kesepakatan itu pun kemudian Bima Arya sampaikan di hadapan ribuan peserta aksi yang menunggu di bawah guyuran hujan. “Terimakasih kepada bapak ibu yang hari ini menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Yang jelas, aksi ini satu frekuensi dengan apa yang menjadi keprihatinan kami semua,” ungkap Bima, disambut riuh massa dengan takbir.

Pertama, kata Bima

Jajaran Pemkot dan Muspida Kota Bogor sepakat untuk berkolaborasi, bersinergi dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, habaib, pondok pesantren, untuk turut memberantas kemaksiatan di Kota Bogor, termasuk memberantas penyimpangan seksual dan prostitusi online.

“Kami juga sepakat untuk berikhtiar bersama DPRD, membuat sebuah regulasi yang jelas, yang kuat, yang kokoh agar kemaksiatan, LGBT, prostitusi online semuanya, bisa diberantas sampai akar-akarnya di Kota Bogor. Ini DPRD bersama dengan Pemkot Bogor sedang merumuskan Perda Ketahanan Keluarga. Insya Allah hal-hal yang menjadi keprihatinan kita, hari ini akan diatur secara jelas di dalamnya. Insya Allah kita minimalisir, kita berantas di Kota Bogor,” jelasnya.

Kesepakatan terakhir

Bima Arya menyanggupi untuk menyuarakan dengan sangat keras pesan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkominfo untuk bersikap tegas menutup, memblokir, semua laman-laman medsos, aplikasi yang membuka ruang terjadinya prostitusi online.

“Kami minta dukungannya kepada semua yang ada di sini. Untuk menyuarakan hal ini, membuka kepedulian warga terhadap prostitusi online dan penyimpangan lainnya. Saya perintahkan camat, lurah, kepala dinas untuk mengawasi, apartemen, kos-kosan, hotel dan restoran agar tidak ada hal-hal yang dinodai oleh kemaksiatan di sana,” bebernya.

Usai mendapatkan tanggapan langsung dari Walikota Bogor, para massa pun kemudian dengan tertib membubarkan diri.

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/gelombang-elektromagnetik-sumber-radiasi-materi-dan-makalah-pdf/

Pondok Pesantren Daarul Uluum Gelar Festival Pencak Silat

Pondok Pesantren Daarul Uluum Gelar Festival Pencak Silat

Pondok Pesantren Daarul Uluum Gelar Festival Pencak Silat

 

Pondok Pesantren Daarul Uluum Gelar Festival Pencak Silat

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke-73 Tahun 2018

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke-73 Tahun 2018 juga dalam rangka Hari Santri, Perguruan Silat Sinar Kencana Pondok Pesantren (Pontren) Daarul Uluum Bantarkemang menggelar Festival Pencak Silat Seni Tradisi Sinar Kencana Cup I.

Festival Pencak Silat

Festival Pencak Silat Seni Tradisi Sinar Kencana Cup I yang berlangsung di Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum, Jalan Durian Raya, Bantar Kemang, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (10/11/2018) dibuka Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) I Jawa Barat, Dedi Haryadi.

Dedi Haryadi memberikan apresiasi kepada pimpinan Pontren Daarul Uluum juga kepada panitia penyelenggara yang telah menggelar event ini yang juga sebagai ajang silaturahmi.

“Pencak silat ini aset budaya bangsa, kami pun merasa bangga dan diharapkan membuahkan hasil dalam upaya melestarikan budaya dan mencetak prestasi generasi muda,” ujar Dedi.

Ketua Umum Perguruan Silat Sinar Kencana

Hasbullah mengatakan, Festival Pencak Silat Seni Tradisi Sinar Kencana Cup I Pesantren Daarul Uluum ini digelar selama 2 hari, yakni 10-11 November 2018.

“Agenda ini kami selenggarakan sebagai ajang silaturahmi untuk seluruh perguruan Silat Sinar Kencana Se-Jawa Barat I, yaitu Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Sukabumi dan Cianjur,” kata Hasbullah.

Menurut Hasbullah dengan diselenggarakannya festival pencak silat ini sebagai bukti bahwa pencak silat itu dari zaman dahulu mengakar di lingkungan Pesantren, sehingga ia ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak mungkin perjuangan kemerdekaan dilakukan oleh para pahlawan yang salah satunya dari pesantren.

“Inilah bukti bahwa memang pencak silat dari dulu sampai saat ini itu mengakar di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Hasbullah menuturkan

Perguruan Silat Sinar Kencana siap bersinergi, baik dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Pemerintah Jawa Barat dan juga seluruh masyarakat yang ada untuk pengembangan seni budaya dan silat di Kota Bogor.

Hasbullah juga menyampai terima kasih kepada Joko Purwanto selaku anggota DPR RI yang mendukung penuh acara ini, sehingga bisa terselenggara dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Suyitno mengatakan, pencak silat ini harus terus digalakkan dari tataran setiap pondok pesantren agar bisa mengisi persiapan Pospedawil (Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Daerah Wilayah).

Kabid PAUD DIKMAS pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor

Uju Juyono sangat mendukung Festival Pencak Silat Seni Tradisi Sinar Kencana Cup I yang dilaksanakan oleh Pesantren Daarul Uluum. Ia berharap kedepan pesertanya tidak hanya di lingkungan Pondok Pesantren tetapi bisa di tingkat sekolah formal dan non formal.

 

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/jenis-dan-fungsi-jaringan-tumbuhan-beserta-gambarnya/

Masih Ada Peritel yang Menyediakan Kantong Plastik

Masih Ada Peritel yang Menyediakan Kantong Plastik

Masih Ada Peritel yang Menyediakan Kantong Plastik

 

Masih Ada Peritel yang Menyediakan Kantong Plastik

#BogorTanpaKantongPlastik

Program ‘Botak’ atau #BogorTanpaKantongPlastik sudah Walikota Bogor Bima Arya berlakukan per 1 Desember 2018. Sejumlah warga dan pelaku usaha ritel modern yang ditemuinya pun menyambut baik kebijakan yang tertuang dalam Perwali Nomor 61/2018 itu tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

Artinya

Mulai tanggal tersebut seluruh toko modern dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor tidak lagi menyediakan kantong plastik bagi konsumen. Sebagai gantinya, warga diharuskan membawa tas guna pakai atau tas ramah lingkungan dari rumah. Atau ada alternatif tas belanja yang dijual peritel.

Sejumlah pertanyaan atas kebijakan baru itu pun terlontar salah satunya mengenai masih adanya beberapa toko modern yang masing memberikan kantong plastik bagi konsumen.

Menjawab pertanyaan itu

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Elia Buntang, menyatakan ada dua tipe kantong plastik yang selama ini digunakan oleh peritel. “Jadi, sekarang itu ada kantong plastik ekolabel dan SNI serta ada yang tanpa label. Nah, kalau yang tanpa label dan tanpa SNI sudah tidak boleh ada lagi,” ungkap Elia.

Ia menambahkan, sementara yang memiliki ekolabel dan SNI masih boleh dihabiskan dengan batas waktu tertentu. “Yang ada ekolabel dan SNI-nya berlaku sampai 1 Maret 2019. Karena mereka beralasan mau menghabiskan stok yang ada. Oke kami berikan batas toleransi untuk habiskan dulu stok itu. Tapi Maret 2019 nanti harus sudah organik total,” tegasnya.

Mengenai sanksi

Kata Elia, jika peritel ada yang melanggar maka sanksi terberat bisa pencabutan izin operasi. “Sanksi itu solusi terakhir. Kita akan evaluasi terus kebijakan ini. Dalam Perda Lingkungan Hidup kita ada sanksi bagi yang tidak mengikuti kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah, itu sanksinya dari kurangan 6 bulan, denda 5 juta sampai pencabutan izin operasi. Jadi perdanya ada. Yang penting persuasifnya. Kebiasaan warganya dulu kita perbaiki,” beber dia. contoh report text tentang bencana alam

Menurut Elia

Saat ini produksi sampah di Kota Bogor mencapai 650 ton per harinya. “Dari data itu sekitar 1,8 tonnya merupakan sampah kantong plastik dari 23 gerai atau rata-rata sekitar 75 kg per gerai.

Ulama-Umaro Kompak, Ridwan Kamil, Rakyat Selamat

Ulama-Umaro Kompak, Ridwan Kamil, Rakyat Selamat

 

Ulama-Umaro Kompak, Ridwan Kamil, Rakyat Selamat

BANDUNG

Sedikitnya 10 ribu orang berkumpul pada gelaran milad Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid (DT) Bandung yang ke-28, pimpinan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi Bandung, Minggu (02/11/18).

Bertemakan ‘Terimakasih Guruku’

Aa Gym, selaku pimpinan ponpes berharap Daarut Tauhid dapat menjadi inspirasi khususnya di seputar dunia dakwah dan pendidikan, dengan prinsip yang ditanamkan seperti kekuatan kepemimpinan yang kokoh, jiwa kewiraushaan yang mandiri, dan ekologi, atau berwawasan lingkungan hidup.

Selain itu, Aa Gym juga berharap para santri Daarut Tauhid kedepan supaya terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak demi kemajuan umat. “Yah seperti yang kita lihat, kita selalu ingin bersinergi,” ungkap Aa.

Gubernur Jawa Barat

Ridwan Kamil, mengaku siap dan akan senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan Ponpes DT. Khususnya dalam mengembangkan program pembangunan Jawa Barat di bidang kaumatan.

“Kita ingin Jawa Barat yang Juara Lahir Batin

Juara fisik, infrastruktur, teknologi, juara juga akhlak manusianya,” kata Emil, panggilan akrabnya. contoh report text tentang bencana alam

Sejumlah program keumatan yang Emil gulirkan diantaranya program One Village One Hafidz, kredit Mesra, dan berbagai program pembinaan umat lainnya.

“Kami juga mengajak mitra untuk berperan aktif. Jadi kalau Ulama, Umaro, dan Saudagar kompak, Insyaallah rakyatnya selamat,” kata Emil.

Program One Village One Tahfidz, contohnya, merupakan program jalinan kerja sama Pemprov Jabar dengan Yayasan Daarut Tauhid dalam rangka penguatan karakter umat dengan mencetak generasi hafal Al-Quran yang tersebar di kota/ kabupaten seluruh Jawa Barat.

Dalam hal ini, santri-santri binaan Daarut Tauhiid akan mengajarkan ilmu agama serta kemandirian ekonomi umat di wilayah pengembangan masyarakat di setiap daerah Jawa Barat. Adapun biaya pendidikan dikerjasamakan dengan pihak lainnya.

Begitupun Kredit Mesra

Yang jadi salah saru program Pemprov Jabar dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat Jawa Barat terhadap akses permodalan. Pinjaman ini diberikan tanpa bunga dan tanpa agunan.

Program ini dibuat untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan mikro. Masyarakat cukup datang ke masjid atau tempat ibadah terdekat.

Cuma saya titip ke DKM

Tolong kalau misalkan ada warga pinjam uang Rp. 1 Juta, maka tagihlah hafalan Al- Quran 1 Juz, kalau Rp. 5 juta ya 5 Juz, kalau Rp. 30 juta, ya mesti hafal Al- Quran,” ujar Emil.

Program ini pun merupakan hasil kerja sama antara Pemerinrah, Perbankan, serta lembaga keagamaan.

Pemprov Jabar Menyapa Investor Houston Texas

Pemprov Jabar Menyapa Investor Houston Texas

Pemprov Jabar Menyapa Investor Houston Texas

 

Pemprov Jabar Menyapa Investor Houston Texas

BANDUNG

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan sejumlah peluang investasi pada para pengusaha Amerika Serikat yang berbasis di Houston, Texas.

Sekda Jabar Iwa Karniwa yang ditugaskan Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan pemaparan peluang investasi tersebut di ajang Indonesia Business Forum yang digagas KJRI Houston dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI di Houston Texas, Amerika Serikat, Sabtu (1/12/18). “Ini agenda rutin yang digelar KJRI Houston, pesertanya para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Houston,” katanya pada Humas Jabar, Minggu (2/12/18).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri mendapat kesempatan memberikan pemaparan sejumlah sektor yang bisa dijajaki pengusaha di sana. Sekda Iwa mencatat proyek yang ditawarkan yakni peluang bisnis di Bandara International Jawa Barat (BJIB) dan Aerocity BIJB di Kabupaten Majalengka; Proyek Bandung Metropolitan Urban Railways di Wilayah Bandung Raya.

“Proyek Aksesbilitas ke BIJB berupa pembangunan Railways dan Toll Road; kemudian Proyek Pengelolaan Sampah Regional Legok Nangka di Kabupaten Bandung, Pembangunan Minihydro Power Plant di Pasir Jambu dan Kertamukti,” katanya. kata kata bijak bahasa inggris dari orang terkenal

Selain itu sektor pariwisata seperti Pangandaran

Geopark Ciletuh Pelabuhanratu dan sejumlah titik lain turut ditawarkan. Sekda melihat dari pemaparan dan respon yang muncul, rata-rata menunjukan ketertartikan. “Forum ini berhasil menarik minat di bidang infrastruktur dan pariwisata. Tapi masih harus dijajaki terus,” kata Sekda Iwa.

Pemprov

Pemprov menilai ajang ini menjadi peluang bagi Jabar untuk menginformasikan rencana pembangunan yang sudah disiapkan oleh Gubernur Ridwan Kamil dan Wagub Uu Ruzhanul dalam 5 tahun masa kepemimpinan ke depan. “Selain menarik minat, paling tidak Jabar bisa dikenal lebih dekat oleh para pengusaha di Amerika,” cetusnya.

Upaya mengenalkan potensi Jabar juga menurut Sekda dihadirkan lewat penampilan konten provinsi Jawa Barat di ajang Festival Indonesia yang digelar KJRI Houston. Pemprov Jabar juga menghadirkan potensi kopi Java Preanger di acara tersebut.

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 (ASEAN Economic Community (AEC)) adalah sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar sesama negara-negara ASEAN. (Wikipedia)

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa MEA merupakan sebuah sistem pasar bebas antara sesama negara anggota ASEAN yang menghilangkan pajak atau bea cukai serta kebebasan sebuah negara untuk memasukkan barangnya ke negara lainnnya.

MEA atau AEC merupakan salah satu bentuk kerjasama ASEAN di bidang Ekonomi. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sendiri telah dibuka pada Desember 2015 lalu dengan tujuan untuk memujudkan wawasan ASEAN pada tahun 2020.

Istilah lain dari Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah;

  • MEA yang merupakan singkatan dari Masyarat Ekonomi ASEAN itu sendiri
  • AEC yang merupakan singkatan dari istilah bahasa Inggris dari ASEAN Economic Community
  • Komunitas Ekonomi ASEAN yang merupakan terjemahan dari ASEAN Economic Community

 

Tujuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Secara umum MEA bertujuan untuk membentuk komunitas ekonomi tingkat regional antara sesama negara anggota ASEAN sebagai suatu integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang stabil, makmur dan memiliki tingkat daya saing yang tinggi.

Selain itu juga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan khususnya di wilayah ASEAN.

Kesiapan Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Secara umum penerapan MEA pada tahun 2015 akan memberikan peluang yang sangat besar bagi Negara-negara pesertanya khususnya Indonesia.

Oleh karena itu, Indonesia juga selalu berusaha untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA 2015, hal ini dapat dilihat dari pembangunan dan pengembangan  infrastruktur penting seperti Bandara dan pelabuhan, di berbagai tempat di seluruh wilayah Indonesia.

Namun Indonesia juga masih tertinggal dari segi pendidikan, dan tingkat daya serap teknologi masyarakat indonesia masih rendah sehingga membuat produk indonesia masih kalah saing dengan produk negara Hi-tech industri di ASEAN dari segi biaya dan kualitasnya.

Peran Pemerintah diupayakan mampu membangun kemandirian Bangsa Indonesia agar dapat kuat menghadapi pasar bebas. Budaya apresiasi produk dalam negeri akan mendorong berkembangnya merek-merek dalam negeri.

Dengan pembenahan segera di bidang Infrastruktur, Birokrasi, Pendidikan dan Teknologi , maka Indonesia diharapkan akan bisa bersaing di MEA 2015.

 

Baca Artikel Lainnya:

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan
Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan

Pelestarian Lingkungan Hidup

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula.

Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.

Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan.

Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas teks ulasan manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan.

Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu:

  1. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
  2. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.

 

Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut:

  1.  Menjamin pemerataan dan keadilan.
  2.  Menghargai keanekaragaman hayati.
  3.  Menggunakan pendekatan integratif.
  4.  Menggunakan pandangan jangka panjang.

Pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas, tetapi berdasarkan UU No. 25 Tahun 2000, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya:

  • Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
  • Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
  • Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.

 

Upaya yang Dilakukan Pemerintah

Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup.

Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain:

a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah.

b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang Ketentuanketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.

c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).

d. Pada tahun 1991, pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan, dengan tujuan pokoknya:

  •  Menanggulangi kasus pencemaran.
  •  Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3).
  •  Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

e. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.

Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat

Bersama Pemerintah Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain:

a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)

Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi.

Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus.

Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul.

Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan.

b. Pelestarian udara

Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen. Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang.

Keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:

1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis.

Rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.

2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri.

Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.

3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer
Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut.

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari.

Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.

c. Pelestarian hutan

Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan.

Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.

Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:

  1.  Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
  2.  Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
  3.  Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
  4.  Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
  5.  Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.

 

d. Pelestarian laut dan pantai

Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai.

Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.

Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara:

  • Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
  • Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
  • Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
  • Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.

 

e. Pelestarian flora dan fauna

Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.

Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:

  •  Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.
  •  Melarang kegiatan perburuan liar.
  •  Menggalakkan kegiatan penghijauan.

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya
Bentuk-Bentuk Pasar dan Pengertiannya

Pasar

Pasar merupakan sarana kegiatan ekonomi yang paling penting. Bentuk-bentuk pasar dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

Bentuk Pasar menurut Sifat/Wujud Barang dan Cara Penyerahannya

Berdasarkan sifat barang dan cara penyerahannya, pasar dibedakan menjadi:

a. Pasar konkret

Pasar konkret, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan benar-benar ada dan penjual dan pembeli bertemu langsung.

Ciri-ciri pasar konkret:

  1. transaksi dilakukan secara tunai,
  2. barang dapat dibawa/diambil saat itu juga,
  3. barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata,
  4. penjual dan pembeli bertemu langsung.

 

b. Pasar abstrak

Pasar abstrak, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan tidak tersedia secara langsung dan antara penjual dan pembelinya tidak bertemu secara langsung.

Ciri-ciri pasar abstrak:

  1. penjual dan pembeli berada di tempat yang berbeda dan berjauhan jaraknya,
  2. transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya,
  3. barang yang diperjualbelikan tidak tersedia, hanya contoh saja,
  4. transaksi dilakukan dalam partai besar.

Contoh pasar abstrak yang lagi trend terutama bagi masyarakat kalangan atas sekarang ini adalah belanja barang secara on line lewat internet.

Bentuk Pasar menurut Luas Wilayah Kegiatannya

Berdasarkan luas wilayah kegiatannya, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar regional

Pasar regional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara pada wilayah tertentu. Pasar ini sejarah bpupki biasanya di bawah naungan wadah kerja sama regional, misalnya di kawasan Asia Tenggara dibentuk AFTA.

b. Pasar internasional

Pasar internasional adalah pasar yang daerah pemasarannya mencakup seluruh kawasan dunia. Pasar ini juga disebut pasar dunia, karena menjual produk-produk yang dibutuhkan oleh semua masyarakat dunia, misalnya pasar kopi di Brasil, pasar wol di Sidney, Australia.

c. Pasar lokal

Pasar lokal adalah pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan masyarakat di sekitarnya.

Misalnya Pasar Klewer di Solo yang menyediakan berbagai jenis kain batik, karena masyarakat di Solo dan sekitarnya banyak yang mengenakan batik.

d. Pasar nasional

Pasar nasional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat negara tersebut.

Bentuk Pasar menurut Organisasi Pasar atau  Hubungan antara Pembeli dan Penjual

Berdasarkan organisasi pasar, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar persaingan sempurna (perfect competition market)

Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli, sehingga harga tidak bisa ditentukan oleh masing-masing penjual/pembeli.

  1. penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar tanpa hambatan,
  2. pengetahuan penjual dan pembeli tentang pasar sempurna,
  3. penjual dan pembeli banyak,
  4. barang yang diperjualbelikan bersifat homogen.

 

b. Pasar persaingan tak sempurna (imperfect competition market)

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana jumlah pembeli lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penjualnya, sehingga pasar dikuasai oleh satu atau beberapa penjual saja.

Adapun ciri-cirinya sebagai berikut.

  1. terdapat hambatan untuk memasuki pasar,
  2. pengetahuan pembeli tentang pasar terbatas,
  3. jumlah penjual sedikit,
  4. barang yang diperjualbelikan bermacam-macam.

 

Bentuk pasar yang termasuk pasar persaingan tidak sempurna, di antaranya:

a. Pasar monopoli

Pasar monopoli ialah pasar yang dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Penjual mempunyai kekuasaan yang mampu memaksakan kemauannya, baik dalam bentuk harga, volume, tempat, maupun waktu pembelian barang yang akan dijualnya.

Karena penjual dalam pasar monopoli tidak mempunyai pesaing, ia dapat menaikkan atau menurunkan harga dengan cara mengubah jumlah barang yang ditawarkan. Contoh: PLN menguasai listrik di Indonesia, PT Pos Indonesia memonopoli penjualan benda-benda pos di Indonesia.

Ciri-ciri pasar monopoli, antara lain:

  1. terdapat satu penjual dan banyak pembeli,
  2. harga ditentukan secara sepihak oleh penjual,
  3. tidak ada barang lain yang dapat menggantikan barang yang dijualbelikan dengan sempurna,
  4. ada halangan yang kuat bagi penjual baru untuk masuk dalam pasar.

Hambatan-hambatan yang sering terjadi pada pasar monopoli antara lain:

  1. penetapan harga serendah mungkin,
  2. adanya kepemilikan terhadap hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif,
  3. pengawasan yang ketat terhadap agen pemasaran dan distributor,
  4. adanya skala ekonomis yang sangat besar,
  5. memiliki sumber daya yang unik.

Penyebab timbulnya pasar monopoli antara lain:

  1. ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan undang-undang,
  2. penggabungan dari berbagai perusahaan,
  3. adanya hak cipta atau hak paten atas hasil karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan.

 

b. Pasar duopoli

Pasar duopoli, yaitu pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh dua perusahaan. Contoh: penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh Caltex dan Pertamina.

Ciri-ciri pasar duopoli, yaitu:

  1. terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
  2. harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan kesepakatan atau tidak.

 

c. Pasar oligopoli

Pasar oligopoli ialah pasar di mana beberapa perusahaan menguasai penawaran satu jenis barang. Beberapa perusahaan yang menguasai pasar ini saling memengaruhi satu sama lain.

Sifat ini menyebabkan satu perusahaan harus mengambil keputusan secara hati-hati dalam mengubah harga, mengubah desain produk atau mengubah teknik produksi.

Contoh: penawaran sepeda bermotor yang dikuasai oleh beberapa perusahaan di antaranya Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki.

Ciri-ciri pasar oligopoli, yaitu:

  1. terdapat banyak pembeli di pasar,
  2. hanya ada beberapa penjual,
  3. produk yang dijual bersifat homogen dan bisa juga berbeda namun memenuhi standar mutu,
  4. terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru,
  5. adanya saling ketergantungan,
  6. penggunaan iklan sangat intensif.

 

d. Pasar monopolistik

Pasar monopolistik adalah suatu struktur pasar di mana terdapat banyak produsen yang menjual produk yang sama, tetapi dengan berbagai macam variasi.

Ciri-ciri pasar monopolistik

  1. Terdapat banyak produsen.
  2. Produk yang dijualbelikan sama (homogen), tetapi dengan berbagai macam variasi.

 

4. Menurut Waktu Penyelenggaraannya

Berdasarkan waktu penyelenggaraannya, pasar dapat dibedakan menjadi:

a. Pasar harian

Pasar harian adalah pasar yang dilakukan setiap hari.
Contohnya pasar-pasar tradisional di lingkungan rumah yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, pasar induk, di jakarta, dan lain-lain.

b. Pasar mingguan

Pasar mingguan adalah pasar yang dilakukan hanya setiap seminggu sekali. Biasanya nama pasar ini diambil dari nama hari pelaksanaan, contohnya Pasar Senin, Pasar Minggu, Pasar Rebo, dan lain-lain.

c. Pasar bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang dilakukan sebulan sekali.
Pasar bulanan biasanya terdapat di sekitar pabrik dan dibuka setiap kali karyawan pabrik tersebut menerima gaji.

d. Pasar tahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang dilakukan setahun sekali.
Pasar ini diselenggarakan berkaitan dengan acara atau kegiatan dan sering digunakan sebagai ajang pameran atau promosi. Contohnya Pekan Raya Jakarta (PRJ), Pasar Sekaten di Jogjakarta dan Solo.

5. Menurut Jenis Barang yang Diperjualbelikan

Berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan, pasar dibedakan menjadi:

a. Pasar barang distribusi

Pasar barang distribusi adalah pasar yang menjual faktorfaktor produksi. Misalnya bursa tenaga kerja, pasar modal, pasar mesin-mesin produksi, dan lain-lain.

b. Pasar barang konsumsi

Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barangbarang yang secara langsung dapat dikonsumsi/dipakai. Contohnya pasar buah, pasar ikan, pasar pakaian, dan lain-lain.

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi

Pengertian Reservasi
Pengertian Reservasi

Reservasi adalah suatu pernyataan sepihak

Yang dibuat oleh suatu Negara pada waktu menandatangani, menerima, meratifikasi, mengesahkan atau mengaksesi perjanjian, yang isi pokoknya adalah untuk mengeluarkan atau untuk mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan tertentu dalam pemberlakuannya terhadap Negara tersebut (KW 1969).

Awalnya reservasi (persyaratan)

Didefinisikan berbeda-beda berdasarkan subyek yang memberikan defenisi. Adapun defenisi bebas terhadap reservation yang secara umum itu ialah pernyataan sepihak yang dikemukakan oleh suatu negara pada waktu menyatakan persetujuan untuk terikat pada suatu perjanjian internasional, yang isinya menyatakan “Menolak untuk menerima atau mengakui atau tidak mau terikat pada, atau tidak mau menerima akibat hukum dari salah satu atau beberapa ketentuan dari perjanjian tersebut, dan atau mengubah atau menyesuaikan isi atau memberikan arti tersendiri atas salah satu atau beberapa ketentuan dari perjanjian tersebut sesuai dengan kepentingan negara yang bersangkutan”, perbedaan pendapat ini dimungkinkan kalau belum ada defenisi yang disepakati bersama.

Menurut UU No.24 Tahun 2000 Pasal 1 (d), Reservasi adalah suatu perrnyataan sepihak dari suatu Negara untuk tidak menerima berlakunya ketentuan tertentu pada perjanjian internasional dalam rumusan yang dibuat ketika menandatangani, menerima, menyetujui, atau mengesahkan perjanjian internasional yang bersifat multilateral.

Namun dengan lahirnya konvensi wina 1969

Sebagai instrumen hukum perjanjian internasional, pengertian persyaratan telah diterimah secara umum berdasarkan defenisi yang terdapat pada pasal 2 ayat 1 butir d “Persyaratan berarti suatu pernyataan sepihak, dengan bentuk dan nama apapun yang dibuat oleh suatu negara, ketika menandatangani, meratifikasi, mengapksesi, menyetujui, atau mengaksesi atas suatu perjanjian internasional, yang maksudnya untuk mengesampingkan atau mengubah akibat hukum dari ketentuan tertentu dari perjanjian itu dalam penerapannya terhadap negara yang bersangkutan”. Dengan demikian substansi pasal 2 (1),d konvensi wina antara lain adalah merupakan pernyataan sepihak, berkenaan dengan waktu pengajuan persyaratan, dan berkenaan dengan substansi, maksud, dan tujuan dari persyaratan itu sendiri, serta pengajuan persyaratan itu harus dalam bentuk tertulis.

Dengan adanya pengertian yang diberikan terhadap reservasi dalam konvensi wina berarti pengertian bebas tadi dengan sendirinya ditinggalkan karena sifatnya yang relatif demi terpenuhinya persamaan presfektif terhadap reservasi.

Pengaruh Kedaulatan Negara dalam Menekan Untuk Lahirnya Sebuah Persyaratan,

Instrumen Dari Persyaratan (reservasi).

Resevasi seperti telah diuraikan diatas didasarkan pada pasal 2 ayat 1 bagian d konvensi wina 1969 tentang perjanjian. Perjanjian merupakan manifestasi dari keinginan negara- negara atas sebuah aturan internasional yang penerapannya tidak bertentangan dengan konstitusinya dan tentunya tidak mencederai kedaulatan masing- masing negara. Kedaulatan merupakan salah satu unsur pembentuk negara sehingga aturan hukum internasional diusahakan serelevan mungkin dengan aturan hukum umum pada setiap negara didunia. Kedaulatan menurut kamus hukum internasional dan indonesia oleh Drs. Soesilo Prajogo, SH, yang diterbitkan Wacana Intelektual berarti “Kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara, daerah; kedaulatan suatu negara”, dengan mengacu pada defenisi diatas maka suatu problem akan muncul ketika negara- negara ikut dalam suatu konvensi internasional, dimana disetiap negara pasti mempunyai perbedaan konstitusi.

Kesadaran bahwa dalam sistem dan struktur masyarakat internasional, negara-negara sebagai subyek utama hukum internasional memiliki kedaulatan, dan dengan dasar kedaulatan itu maka negara tidak bisa dipaksa untuk menerima atau menyatujui sesuatu yang tidak sesuai dengan kepentingannya. Dalam hubungannya dengan suatu perjanjian internasional, atas dasar kedaulatan itu maka suatu negara berhak penuh untuk menentukan apakah akan menyatakan setuju terikat ataukah menolak terikat pada suatu perjanjian internasional. Problematisnya adalah ketika didalam perejanjian itu ada beberapa ketentuan yang merugikan dan ada juga yang menguntungkan bagi negara, pilihannya adalah menyatujui untuk terikat atau tidak sama sekali.

Pilihan manapun yang ditempuh akan menimbulkan masalah lanjutan baik bagi negara itu maupun bagi perjanjian itu sendiri, bahkan dalam ruang lingkup yang lebih luas akan menimbulkan dampak tehadap masyarakat internasional pada umumnya, lebih- lebih jika perjanjian itu merupakan perjanjian internasional multilateral global. Masalah yang timbul bagi negara adalah jika tidak mau terikat pada perjanjian padahal sebagian besar dari ketentuan perjanjian itu menguntungkan baginya, sebaliknya jika memaksakan terikat pada perjanjian padahal ada beberapa ketentuan yang merugikan bagi negaranya, hal ini menempatkan negara pada pilihan yang sulit.

Selanjutnya bagi perjanjian itu sendiri

Hal ini akan menghambat bagi perkembangan hukum internasional dimana sumber hukum internasional adalah perjanjian internasional bila makin sedikit negara yang menyatakan setuju untuk terikat pada perjanjian tersebut. Hal ini juga akan menghambat konsep ideal dari perjanjian itu pada tatanan pelaksanaannya yang riil.
Bagi masyarakat internasional secara umum, terhambatnya suatu perjanjian internasional berkembang menjadi kaidah hukum positif berarti akan menghambat lahirnya sarana untuk mengatur kehidupan masyarakat internasional. Dengan dua pilihan diatas tentunya akan sulit dipenuhi oleh negara- negara yang ikut dalam perjanjian untuk terikat karena sifatnya yang terlalu ekstrim.

Untuk mengakomodasi kepentingan tiap-tiap negara tanpa

mengesampingkan kedaulatan disatu sisi yang berseberangan dengan ketentuan dalam perjanjian, kemudian diperkenalkan pranata hukum internasional yang disebut reservasi (persyaratan) untuk menjembantani kedaulatan negara-negara dalam keterikatannya pada perjanjian internasional dengan perjanjian itu sendiri. Hal ini membuat terang bahwa persyaratan (reservasi) lahir dari sebuah jurang antara kedaulatan dan ketentuan pada suatu perjanjian.

Mengenai persyaratan instrumen positifnya diatur dalam konvensi wina 1969 pada pasal 2 ayat 1 d “defenisi dari persyaratan”, dan diatur pula dalam lima pasal yaitu pasal 19 “ mengenai ketentuan pengajuan suatu persyatan sampai pembatasannya pada perjanjian internasional”, pasal 20” mengenai diterima atau ditolaknya persyaratan yang diajukan suatu negara oleh negara peserta lainnya”, pasal 21” diatur mengenai akibat hukum dari persyaratan”, pasal 22” diatur mengenai penarikan kembali suatu persyaratan atau sebuah penolakan”, pasal 23”pada pasal ini diatur mengenai prosedur persyaratan secara menyeluruh”.  https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/

Dengan adanya aturan yang jelas mengenai persyaratan akan memudahkan bagi negara peserta konvensi atau negara ketiga apabila ingin ikut terikat pada perjanjian dengan mengecualikan beberapa ketentuan yang diperbolehkan oleh perjanjian itu sendiri.

Secara umum perjanjian internasional yang didalamnya diikuti oleh negara sebagai peserta berkiblat (atau instrumen hukumnya) pada ketentuan konvensi wina 1969 tentang perjanjian. Ketentuan dalam konvensi wina tegasnya terdapat 8 (delapan) bagian yang terdiri dari 85 pasal, yang diharapkan dapat mengakomodasi ketentuan hukum internasional bagi suatu perjanjian.

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu Ekonomi Bisnis
Ilmu Ekonomi Bisnis

Ilmu ekonomi bisnis adalah

suatu bidang dalam ilmu ekonomi terapan yang mana menggunakan teori ekonomi dan metode kuantitatif untuk menganalisa usaha bisnis dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keanekaragaman struktur organisasional dan hubungan dari perusahaan dengan pasar tenaga kerja, modal dan produk. Fokus profesional dari jurnal Business Economics telah diekspresikan sebagai menyediakan “informasi praktikal untuk orang-orang yang mengaplikasikan ilmu ekonomi dalam pekerjaan mereka.”  https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-editorial/

 

Ilmu ekonomi bisnis adalah berhubungan

Dengan masalah dan isu ekonomi yang berkaitan dengan organisasi bisnis, manajemen, dan strategi. Masalah dan isu termasuk: sebuah penjelasan kenapa korporasi muncul dan eksis; kenapa mereka melakukan ekspansi: secara horizontal, vertikal dan spasial; peran dari wirausaha dan kewirausahaan; signifikansi dari struktur organisasi; hubungan antara perusahaan dengan karyawan, penyedia modal, pelanggan, pemerintah; interaksi antara perusahaan dan lingkungan bisnis.

Istilah “ilmu ekonomi bisnis”

Digunakan dalam cara bervariasi. Kadang-kadang ia digunakan secara sinonim dengan ilmu ekonomi industri atau organisasi industri, ilmu ekonomi manajerial, dan ilmu ekonomi untuk bisnis. Tapi, masih ada perbedaan substansial dalam penggunaan “ilmu ekonomi untuk bisnis” dan “ilmu ekonomi manajerial” dengan istilah yang terakhir digunakan secara lebih sempit.

Satu pandangan dari pemisahan antara hal ini

Adalah bahwa ilmu ekonomi bisnis adalah lebih luas dalam cakupannya daripada ilmu ekonomi industri. Ilmu ekonomi untuk bisnis melihat kepada prinsip-prinsip mayor dari ilmu ekonomi tapi berfokus pada mengaplikasikan prinsip-prinsip ilmu ekonomi ini terhadap bisnis di dunia nyata. Ilmu ekonomi manajerial adalah aplikasi dari metode ekonomi dalam proses pengambilan keputusan manajerial.