MENGAPA KEBUDAYAAN INDONESIA SANGAT BERANEKA RAGAM

MENGAPA KEBUDAYAAN INDONESIA SANGAT BERANEKA RAGAM

MENGAPA KEBUDAYAAN INDONESIA SANGAT BERANEKA RAGAM

MENGAPA KEBUDAYAAN INDONESIA SANGAT BERANEKA RAGAM

Keanekaragaman yang banyak di Indonesia dipengaruhi oleh banyak hal antara lain sebagi berikut :

1. TEMPAT TINGGAL

Salah satu penyebab Indonesia memiliki kebudayaan yang beraneka ragam ialah letak geografis. Sebagai contoh seorang yang tinggal di pesisir pantai memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Berbeda dengan seseorang yang tinggal di dataran yang memiliki mata pencaharian sebagai pekebun atau petani.

2. PENGARUH LUAR

Penduduk Indonesia bagian timur biasanya sebagian besar beragama kristen, sedangkan di bagian barat beragama Islam karena terpengaruh bangsa Timur Tengah. Tidak hanya mendapat pengaruh dari pedagang Timur Tengah, Bangsa Indonesia juga mendapat pengaruh dari bangsa barat.

Terutama bangsa portugis dari bangsa barat yang pertama kali menemukan Indonesia. Tidak hanya portugis, Belanda juga memberikan pengaruh yang besar terhadap indonesia karena menjajah dengan jangka waktu lama yaitu sekitar 350 tahun.

3. KETURUNAN NENEK MOYANG

Keturunan biasanya juga memberikan berpengaruh terhadap kepercayaan atau tradisi yang dianut bahkan dalam bahasa. Sebagai contoh, beragamnya bahasa jawa, meskipun memiliki nama bahasa Jawa. Jawa bagian timur dengan Jawa barat nyatanya memiliki perbedaan meskipun sama-sama dari daerah Jawa. Nenek moyang berkomunikasi menggunakan bahasa daerah mereka kemudian ditiru oleh generasi selanjutnya.

4. SUKU BANGSA

Suku bangsa memberikan pengaruh terhadap kekayaan budaya. Dari segi kebudayaannya seorang yang bersuku Jawa tentunya berbeda dengan suku di Kalimantan. Mereka mempunyai ciri khas masing-masing yang membuat Indonesia semakin kaya.

5. KEPERCAYAAN

Kepercayaan juga berpengaruh terhadap kebudayaan di Indonesia. Misalnya kepercayaan masyarakat di Bali yang mayoritas hindu menjadikan wilayah Bali sangat identik dengan kebudayaan hindu.


Sumber: https://www.col-sea.com/the-bfg-game-apk/

KEUNGGULAN KOMPETITIF SEBAGAI KUNCI MANAJEMEN STRATEGI

KEUNGGULAN KOMPETITIF SEBAGAI KUNCI MANAJEMEN STRATEGI

KEUNGGULAN KOMPETITIF SEBAGAI KUNCI MANAJEMEN STRATEGI

KEUNGGULAN KOMPETITIF SEBAGAI KUNCI MANAJEMEN STRATEGI

Keunggulan kompetisi adalah sesuatu kelebihan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan namun tak dimiliki oleh perusahaan kompetitor. Key success factor bisa menjadi keunggulan kompetisi bagi perusahaan. Hal ini dapat menjadikan perusahaan memperoleh kesuksesan dalam jangka waktu yang panjang.

Mempertahankan keunggulan kompetisi ini merupakan hal dasar yang perlu dilakukan oleh manajemen perusahaan sehingga strategi yang nantinya dirumuskan perusahaan dapat berhasil dan berbuah pada kesuksesan.
Menurut pakar strategi, terdapat tiga alternatif model untuk mendapatkan keunggulan kompetisi, yaitu:

1. MODEL ORGANISASI-INDUSTRI (I/O)

Model ini lebih fokus pada struktur industri atau daya tarik lingkungan eksternal, bukan internal. Untuk mendapatkan competitive advantages yang tepat, perusahaan harus lebih memperdalam analisanya terhadap lingkungan eksternal, serta untuk mempertahankan keunggulan kompetisi harus selalu mengikuti perkembangan lingkungan eksternal.

2. MODEL BERBASIS SUMBER DAYA (RBV)

Jenis model ini lebih memfokuskan pada pengembangan dan perolehan sumber daya serta kapabilitas yang berharga, dan sulit ditiru oleh pesaing. Perusahaan harus memperdalam Analisa terhadap lingkungan internal agar keunggulan kompetisi perusahaan tetap terjaga.

3. MODEL GERILYA

Model ini menekankan bahwa para pembuat keputusan strategi memahami bahwa lingkungan eksternal begitu kacau dengan perubahan yang cepat dan radikal. Hal ini dapat mengganggu keunggulan kompetitif yang tercipta, sehingga model ini juga mengajak pembuat keputusan untuk berfikir berapa lama keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan.

Untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya,perusahaan harus bisa memprediksi perubahan-perubahan yang terjadi.

Keunggulan kompetisi akan menjadi nilai bagi perusahaan, nilai ini akan dijadikan value statement yang disebarluaskan kepada masyarakat. Nilai yang baik seharusnya tidak hanya menjadi statement saja yang disebarluaskan pada masyarakat, akan tetapi juga menjadi dasar perilaku bagi manajemen dan karyawan perusahaan.

Mencari keunggulan kompetisi merupakan hal yang penting mengingat value tersebut nanti yang akan digunakan sebagai dasar dalam penetuan berbagai strategi yang akan ditetapkan.


Sumber: https://mayrhofen-harakiri.com/rom-toolbox-pro-apk/

Aspek Mikro

Aspek Mikro

Produk              :Model baju sablon menggunakan bahan baju distro dengan motif yang bisa dipesan sesuai selera pembeli.

Price                  :Strategi harga yang diambil merupakan harga yang terjangkau.

Place                 : Pendistribusian dilakukan pada promosi-promosi melalui iklan berbentuk brosur dan iklan melalui jejaring sosial.

Promotion    :

–    Pendekatan dengan promosi secara langsung.

–       Edukasi tentang dunia persablonan baju.

–       Website, social media

–       Slogan “Pengen Gaul Dengan Desain Sendiri? Disini Tempatnya J.”

–       Fee tour with KJG on Kijang Kota bagi pelanggan yang beruntung

  1. Analisis Aspek Operasional
  2. Desain Produk

Untuk meningkatkan kualitas produksi, selalu dilakukan pengamatan dan perkembangan teknologi, riset produk, atau uji coba produk. Untuk bahan produk kami menggunakan baju distro dengan kualitas yang baik. Desain atau motif dari baju tergantung selera pelanggan.

  1. Proses Produksi

Proses produksi dilakukan secara manual atau sistem rakel menggunakan teknik afdruk. Dimulai dari pembuatan motif melalui komputer kemudian diprint kekertas atau yang disebut film, kemudian pembuatan screen, setelah itu baru disablonkan ke baju.

  1. Pengawasan Kualitas

Pengawasan kualitas dilakukan untuk bahan baku, pengawasan proses dan pengawasan produk jadi. Pengawasan kualitas bahan baku dilakukan dnegna hanya memakai bahan baju dengan kualitas yang baik dan sejuk.

Pengawasan kualitas proses dilakukan dengan melihat kualitas desain dan pewarnaan. Sementara itu pengawasan produk jadi dilakukan dengan memperhatikan keseragaman ukuran, dan kerapian motif.

  1. Analisis Aspek SDM

Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha ini terdiri dari tiga orang pelaku usaha. tiga orang pelaku produksi, salah satu dari ketiganya merangkap sebagai pemasaran produk.

Proses peningkatan kemampuan kerja dilakukan dengan mengadakan atau mengikuti pelatihan-pelatihan yang bentuknya disesuaikan dengan tugas dan fungsi pegawai yang bersangkutan.

  1. Pembagian Penghasilan

Pembagian penghasilan dari laba untuk ketua sekitar 45%, dan untuk setiap anggota sekitar 15%. Sisa dari pembagian penghasilan tersebut akan digunakan untuk modal.

  1. Analisis kekuatan, kelebihan, peluang dan Ancaman
  2. Kekuatan
    1. Harga terjangkau.
    2. Kualitas terjamin.
    3. Motif unik.
    4. Motif sesuai selera.
  3. Kelemahan
  4. Manajemen tradisional
  5. Sarana dan prasarana
  6. bahan baku mudah rusak
  1. Peluang
  2. Pangsa pasar yangmasih luas
  3. Bahan baku yang mudah didapat
  4. Tidak adanya saingan
  1. Ancaman
  2. Munculnya variasi model baju baru.
  3. Munculnya pesaing baru.

sumber:

https://albeiroarciniegas.com/kingsman-apk/

 Alasan Pemilihan Bisnis Sablon Baju

 Alasan Pemilihan Bisnis Sablon Baju

Saat ini, Bintan Timur khusunya daerah Kijang Kota. Sedang trend memakai kaos distro, namun mereka kesulitan dalam memilih motif kaos yang unik dan sesuai keinginan.Di samping itu, untuk membuat kaos dengan motif sendiri masih belum ada didaerah Bintan Timur. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa bisnis usaha jasa percetakan khususnya sablon sangat terbuka lebar dan menguntungkan.

  1. Analisis Aspek Lingkungan

Mayoritas masyarakat di daerahBintan Timur bermatapencaharian sebagai nelayan, petani dan buruh. Sebagian kecilnya menjadi pegawai, pengusaha, atau bekerja di sektor industri lain. Dapat disimpulkan bahwa perilaku beli masyarakat termasuk konsumtif.

  1. Analisis Aspek Pemasaran
  2. Aspek Makro

Dilihat dari kondisi masyarakat, bahwa penggunaan baju distro dengan motif sendiri sangat digemari. Terutama untuk sektor sekolah seperti baju kelas, event-event olahraga dan kesenian, serta kelompok atau organisasi pemuda. Sehingga target pemasaran yang akan dituju adalah sekolah, kampus, klub olahraga, sanggar seni, dan organisasi pemuda.

sumber :

https://dcheetahimages.com/puzzle-droids-apk/

  Pemikiran Syeh Mahmud Syaltut

  Pemikiran Syeh Mahmud Syaltut

  1. Sunah Nabi Sebagai Sumber Ketetapan Akidah

Akidah tidak dapat ditetapkan melainkan dengan nash yang dipercayai sababul wurudnya dan pembuktiannya maka seharusnya dijelaskan prinsip-prinsip keautentikan suatu sunah maka jika berbicara tentangdasar menetapkan suatu keyakinan, Syekh Syaltut berpendapat bahwa untuk menetapkan suatu kepercayaan haruslah berdasarkan ayat Alquran yang mempunyai dilalah (pengertian) yang qoth’I yakni ayat yang hanya bisaditafsirkan dengan satu tafsiran saja, atau berdasarkanhadis yang juga hanya ditafsirkan dengan satu tafsiran saja, qhat’I  pula datangnya dari Nabi Saw Hadis yang tidak qath”I dilalahnya atau tidak qath’i datangnya dari Nabi Saw atau dua-duanya tidak qath’i maka tidak dapat menetapkan suatu hukum aqidah (kepercayaan).

  1. Hadis Mutawatir dan Hadis Ahad

Untuk menjelaskan kesahihan suatu hadis semestinya kita mengikuti kaidah yang sudah ditetapkanulama mengenai sistem periwayatannya, yaitu apa yang disebut dengan hadis muta”atir dan apa hadis ahad yangakan menjadi pedoman untuk menetapkan diterimanya hadis-hadis tersebut sebagai sumber ketetapan para ulama membagi sunah menjadi dua bagian,yang pertama adalah periwayatan secara mutatatir, yaitu suatu hadis diriwayatkan oleh sekelompok orang samapai jumlah tertentu, yang mana menurut keadaannya merekaitu mustahil sepakat melakukan kebohongan dan paraperawi tersebut harus dapat dibuktikan dalam segala tingkatan sanadnya, mulai dari yang paling atas (sahabat), pertengan (tabi’in) atau yang paling akhir, dengan pengertian bahwa pertama-tama yang meriwayatkan hadis dari Nabi Saw adalah jamaah (sekumpulan orang banyak) dari kalangan sahabat, kemudian yang meriwayatkan dari mereka ini pun orang banyak juga, sampai yang meriwayatkan terakhirpun orang banyak sampai periwayatan yang sampai kepada kita sekarang ini. Yaitu bahwa suatu hadis yang mutawatir dapat dibuktikan bahwa hadis tersebut diriwayatkan oleh sejumlah orang kepada sejumlah orang di belakangnya.

Suatu hadis yang diriwayatkan oleh satu orang sajaatau beberapa orang tetapi jumlahnya sedikit, dinamakanhadis ahad, hadis ahad bukanlah hadis mutawatir yang diyakini datangnya dari rasulullah Saw, akan tetapi dinamakan hadis ahad (perseorangan) di dalam persambungan riwayatnya kepada rasulullah Saw diragukan maka hadis ini tidak dapat mendatangka nkeyakinan, atau tidak dapat dipercaya begitu saja juga tidakdapat dijadikan sebagai landasan akidah.

sumber :

https://al-ansaar.net/redbros-apk/

Sebab-sebab timbulnya Hadits Hasan

Sebab-sebab timbulnya Hadits Hasan

Sebelumnya butuh kami ingatkan bahwa istilah hadits ‘hasan’ di kalangan ulama mutaqaddimin (terdahulu)  tidaklah dikenal. Di kalangan mereka, hadits hanya terbagi menjadi dua: Shahih dan dha’if. Ini dibuktikan dengan karya tulis para ulama terdahulu, dimana mereka menamakan kitabnya dengan nama Ash-Shahih, akan tetapi di dalamnya mereka menyebutkan hadits yang hasan. Misalnya Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, walaupun keduanya disifati dengan nama ‘shahih’, akan tetapi kenyataannya di dalam keduanya terdapat tidak sedikit hadits-hadits yang hasan.

Belakangan, para ulama ahli hadits mulai menyendirikan jenis hadits hasan ini dan membedakannya dari hadits shahih. Akan tetapi mereka kemudian berbeda pendapat dalam memberikan batasan dan definisinya, bahkan hingga mencapai 16 pendapat. Adanya banyak pendapat dalam definisinya ini adalah hal yang wajar, mengingat hadits hasan ini berada di antara shahih dan dha’if dan istilah ‘hasan’ ini belum dikenal di kalangan ulama mutaqaddimin . Akan tetapi walaupun demikian, tetap sebagian ulama belakangan merajihkan dan memilih satu pendapat terkuat mengenai definisi hadits hasan, dan itu yang insya Allah akan kami sebutkan di bawah.[8]

Ketika berbicara mengenai sejarah pengklasifikasian kualitas hadits  mayoritas para ahli hadits muta’akhirin didalam kitab-kitab ilmu hadits karangan mereka berpendapat bahwa sebelum masa Imam Abu Musa At-Tirmidzi, istilah hadits hasan sebagai salah satu bagian dari pengklasifikasian kualitas hadits belum dikenal dikalangan para ulama hadits.

Pada masa itu hadits hanya diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu hadits sahih dan hadits dhaif. Adapun setelah masa beliau terjadi perkembangan dalam pengklasifiakasian hadits, pada masa ini hadits bila ditinjau dari segi kualitasnya diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu hadits  sahih, hadits hasan, dan hadits dha’if. Dan beliaulah yang pertama kali memperkenalkan hal itu. Pendapat ini disandarkan kepada pendirian imam Taqiyuddin Ibnu Taimiyah didalam kitab majmu fatawa, beliau menjelaskan:

Orang yang pertama kali memperkenalkan bahwa hadits terbagi atas pembagian sahih , hasan dan dha’if adalah abu Isa At- Tirmidzi dan pembagian ini tidak dikenal dari seorang pun pada masa-masa sebelumnya. Adapun sebelum masa at-Tirmidzi dikalangan ulama hadits pembagian tiga kualitas hadits ini tidak dikenal oleh mereka hanya membagi hadits itu menjadi sahih dan dhaif (Majmu Fatawa Syaikh Al-Islam Ibnu Taimiyah XVII: 23 & 25).

Menurut Imam Ibnu Taimiyyah hadits daif pada masa sebelum Imam At-Tarmidzi itu terbagi menjadi dua macam.

  1.           Hadits daif dengan kedaifan yang tidak terhalang untuk mengamalkannya dan dhaif ini menyerupai Hasan dalam istilah At-Tirmidzi.
  2.           Hadits da’if dengan kedaifan yang wajib ditinggalkan (tidak boleh diamalkan). Karena itu pada masa sebelum imam at-tirmidzi, hadits hasan dikatergorikan kedalam hadits da’if, namun dengan keda’ifan yang tidak terlalu parah hingga layak untuk diamalkan. Itulah sebabnya dikalangan para ulama ada yang berpendapat bahwa hadits da’if boleh diamalkan pada hal-hal yang tidak bersifat esensial, diataranya seperti sirah, tarikh, fadha’ilul amal dan mengamalkan hadits itu lebih mereka sukai dari pada pendapat seseorang (Ra’yu). Menurut imam ibnu Taimiyah hadits hasan yang dimaksud oleh para ulama salaf  tersebut adalah hadits yang menempati derajat hasan pada istilah tirmidzi.
  3. sumber

Contoh Tafsir Bi-Al-Ra’y

Contoh Tafsir Bi-Al-Ra’y

          Ayat Al-Quran yang jika ditafsirkan oleh orang yang bodoh akan menjadi rusak maksudnya. Artinya

“Barang siapa yang buta (hatinya)di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan  lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan yang benar.”  (Q.S. Al-Isra : 72)

Ia menetapkan bahwa setiap orang yang buta adalah celaka dan rugi serta akan masuk neraka jahanam. Padahal yang dimasud dengan buta di sini bukan mata, tetapi buta hati berdasarkan alasan firman Allah.

Artinya

“…….. Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati dalam dada.”  (Q.S. Al- Hajj : 46)[13]

          Ayat lain yang dikemukakan oleh sebagian orang yang mengaku pandai tentang firman Allah SWT.

Artinya:

“ (ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya” (QS. Al-Isra:71)

          Mereka berkata bahwa maksud firman Allah di atas adalah “ Allah Ta’ala memanggil manusia pada  hari kiamat dengan nama ibunya karena menutupi mereka.” Mereka menafsirkan kata “imam” dengan “ummahat” (ibu) dengan berpendapat bahwa imam adalah jamak dari umum padahal menurut ketentuan bahasa arab tidak demikian, karena jamak dari umum adalah ummahat sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:

Artinya :

“ibu-ibumu yang menyusui kamu…” (QS. An-Nisa’)

          Bentuk jamak dari ummum itu bukanlah kata imam, karena itu, pengertian di atas menurut bahasa dan syara’ btidaklah benar. Yang dimaksud imam disana adalah nabi yang diikuti oleh ummatnya atau catatan amal.[14]

BAB III

PENUTUP

            Pada saat ini rupanya sangat sulit untuk memahami fenomena-fenomena tanpa adanya pemahaman fenomena yang terjadi dimasa-masa awal ketika Al-Qur’an diturunkan. Jika kita rasakan sepertinya wahyu sangat terasa membumi ketika awal-awal Al-Qur’an di turunkan dan rasul berserta sahabatnya masih hidup, karena rujukan dan sumbernya dapat ditemukan langsung. Tetapi hal ini tidaklah menjadi suatu peghalang dalam melihat dan menganalisis Al-Qur’an yang tentunya tetap berpijak pada pemahaman yang pertama kali dicontohkan.

            Pendapat yang tidak membolehkan adanya penafsiran bi al-ra’y pernah dianggap sebagai biang keladi adanya kejumudan berpikir dikalangan umat Islam, karena pendapat tersebut memberikan rasa takut dan menyebabkan tidak mengkaji isi Al-Qur’an, masalah-masalah lain yang menjadi bukti kuat kekalnya Al-Quran. Penggunaan tafsir logika tidak dibenarkan jika dipakai dalam mengkaji kegiatan ubudiyah yang tidak mungkin terjadi adanya perubahan. Penafsiran ini hanya bisa dipakai untuk masalah-masalah sosial atau aspek kehidupan yang sangat dinamis, dan berkembang pesat yang membutuhkan kajian sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an, menghasilkan teori yang relevan dengan dinamika yang ada dengan berdasar pada kekalnya Al-Qur’an dan jawaban terhadap masalah-masalah yang terjadi, hal ini merupakan konsekuensi logisnya.

sumber :

https://mcitp70-643.com/princess-kingdom-apk/

FAKTA TENTANG CANDI BOROBUDUR

FAKTA TENTANG CANDI BOROBUDUR

FAKTA TENTANG CANDI BOROBUDUR

FAKTA TENTANG CANDI BOROBUDUR

Menjadi salah satu warisan budaya di Indonesia, Candi Borobudur memiliki berbagai fakta menakjubkan yang mampu memikat para wisatawan untuk mengunjunginya. Berikut beberapa fakta menakjubkan candi Buddha terbesar di Indonesia tersebut.

1. BAGIANNYA TERSEBAR DI SELURUH DUNIA

Meski berada di Indonesia, relik Candi Borobudur tersebar di museum seluruh dunia. Banyak potongan candi yang entah mengapa bisa terpajang di Museum Nasional Bangkok hingga Museum Louvre di Paris.

Berada Sejajar dengan Candi Lain

Candi Borobudur ternyata memiliki fakta menarik perihal posisinya. Candi Borobudur ternyata sejajar dengan Candi Pawon, dan juga Candi Mendut. Selain itu, ketiga candi tersebut juga memiliki kesamaan corak yakni corak Buddha Mahayana.

2. KUIL BUDDHA TERBESAR DI DUNIA

Menurut catatan Guiness World Records, Candi Borobudur merupakan situs kuil Buddha terbesar di dunia karena memiliki luas 15.129 meter persegi, tinggi 42 meter, Panjang 1 kilometer dan bertingkat 10 serta memiliki jumlah stupa 72 buah.

3. DIBANGUN TANPA SEMEN

Candi Borobudur murni dibangun dengan batu-batuan dan pengetahuan. Struktur bangunan Candi Borobudur sangat unik karena dibangun tanpa menggunakan semen seperti sekarang, bangunan candi memiliki rumus saling mengunci balok satu sama lain, terhitung canggih pada masanya.

4. DIKUNJUNGI BANYAK ORANG TERKENAL

Candi Borobudur berhasil menarik minat tokoh-tokoh terkenal dunia. Dari mulai Presiden Ukraina, petenis Maria Sharaphova, Pendiri Facebook , Mark Zuckerberg serta mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama pernah mengunjungi Candi Borobudur bersama keluarganya.


Baca Juga :

MITOS CANDI BOROBUDUR

MITOS CANDI BOROBUDUR

MITOS CANDI BOROBUDUR

MITOS CANDI BOROBUDUR

Sebagai salah satu situs bersejarah di Indonesia, Candi Borobudur juga terkenal akan mitosnya yang menyebar di kalangan wisatawan. Beberapa orang pun tertarik untuk mencoba mitos tersebut. Berikut mitos yang ada pada Candi Borobudur.

1. KUNTO BIMO ATAU PENGABUL HARAPAN

Salah satu mitos paling populer adalah mitos Kunto Bimo. Mitos tersebut berkaitan dengan perilaku menyentuh patung Buddha yang berada di dalam stupa yang disebut Kunto Bimo. Konon katanya siapa yang bisa memegang bagian tertentu patung buddha di dalamnya akan terkabul keinginan dan impiannya.

Bagi laki-laki, syaratnya bisa memegang kelingking atau jari manis buddha, dan bagi perempuan harus berusaha memegang bagian jari kaki patung buddha tersebut. Meski terlihat muda, pada kenyataannya banyak orang yang gagal dan tak berhasil memegang bagian tertentu tersebut.

2. MITOS SINGA URUNG

Selain mitos tentang pengabulan permintaan, ada mitos menyeramkan yang mengiringi Candi Borobudur. Barang siapa saja yang memegang arca hewan harimau di sisi kiri dan kanan tangga masuk Candi Borobudur, kesialan telah menanti.

Sosok Pencipta Candi Menjelma Jadi Gunung

Sebuah legenda menuturkan arsitek Candi Borbouduroleh adalah seorang bernama Gunadharma. Setelah membuat Candi Borobudur, Gunadharma ini katanya lantas menjelma menjadi sebuah gunung bernama gunung Manoreh.Gunung Manoreh sendiri terletak di dekat Candi Borobudur dan jika dilihat, bentuknya menyerupai seorang manusia.

3. CANDI BOROBUDUR ADALAH JAM RAKSASA

Memiliki stupa besar di puncaknya dan dikelilingi beberapa tingkatan stupa kecil, konon katanya Candi Borobudur sejatinya adalah sebuah jam raksasa pada masanya. Untuk mitos tentang jam raksasa banyak  bukti yang ada seperti relief bergambar bintang hingga posisi yang simetris mengikuti matahari.


Sumber: https://www.twittsev.com/2020/04/24/carnivores-apk/

RELIEF CANDI BOROBUDUR

RELIEF CANDI BOROBUDUR

RELIEF CANDI BOROBUDUR

RELIEF CANDI BOROBUDUR

Candi Borobudur diketahui memiliki relief indah bergaya naturalis yang menggambarkan cerita kehidupan manusia. Relief itu terdapat di kaki candi dan dinding-dinding candi. Hanya di tingkatan teratas candi lah yang tak memiliki relief.

Ternyata relief itu bukan sekadar dibuat atas dasar keindahan, namun memiliki sisi cerita yang mampu memberi pengajaran pada manusia. Dari mulai yang paling bawah hingga yang berada di dinding, berikut garis cerita relief Candi Borobudur.

1. KARMAWIBHANGGA

Relief ini terdapat pada kaki Candi Borobudur, yang sayangnya kini hanya bisa dilihat di bagian tenggara yang terbuka atau di museum Karmawibhangga di sisi utara candi. Relief Karmawibhangga ini menceritakan perihal hukum karma di dunia manusia.

Dalam penggambaran reliefnya menunjukkan berbagai peristiwa tentang perilaku manusia dan akibat atau karmanya. Tak cuma menggambarkan karma buruk bagi manusia yang berperilaku negatif. Relief Karmawibhangga juga menggambarkan balasan pahala bagi manusia yang berbuat baik.

2. LALITAWISTARA

Posisi relief ini beredert dari tangga sisi sebelah selatan setelah melalui deretan 27 pigura relief dari bagian timur. Relief ini menggambarkan tentang riwayat kehidupan buddha meski kurang lengkap. Relief itu menggambarkan lahirnya sang Buddha, kehidupannya sebagai pangeran Siddharta. Selain itu relief ini berakhir dengan penggambaran terkait Dharma.

3. JATAKA DAN AWADANA

Relief Jataka berisi kisah sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Relief tersebut menonjolkan cerita perbuatan-perbuatan baik dan sikap rela berkorban dan kegemaran menolong sang Bodhisattva. Sifat itulah yang membuatnya berbeda dari makhluk lain.

Sedangkan Awadana hampir sama dengan Jataka, hanya saja tokoh dalam cerita relief tersebut bukan Sang Bodhisattva melainkan orang lain. Cerita itu dihimpun dalam kitab Dwiyawadan yang memiliki arti perbuatan mulia kedewaan.

4. GANDAWYUHA

Gandawyuha merupakan relief yang menghiasi lorong ke 2 dalam cerita Sudhana dalam pengelanaan tanpa mengenal lelah demi pengetahuan tertinggi. Selain itu relief ini menceritakan kebenaran sejati oleh Sudhana.


Sumber: https://priceofcialisrnx.com/2020/04/cytus-ii-apk/