3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus

3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus

3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus

3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus
3 Teknik Dalam Memancing Ikan Gabus

Anda tertarik untuk memancing ikan gabus? Ikan gabus merupakan ikan air tawar yang populer di Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di wilayah perairan tawar ibarat sungai, sawah, danau, dan waduk. Rasa dagingnya sangat lezat dan bahkan dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan luka.

Di kalangan pemancing, ikan gabus mempunyai keunikan tersendiri. Ikan ini cukup sukar didapatkan alasannya hobinya yang senang bersembunyi dan gerakannya pun sangat pasif. Meskipun begitu, ikan gabus mempunyai tenaga yang begitu kuat. Tenaga ini akan menyebabkan sensasi tarikan yang berbeda di kala Anda berhasil memancingnya. Yes, strike it!

Memancing ikan gabus membutuhkan teknik-teknik tertentu supaya ikan ini merasa tertarik untuk menangkap umpan yang diberikan oleh Anda. Berikut ini beberapa teknik yang mampu Anda coba terapkan sendiri :

Anda tertarik untuk memancing ikan gabus Simak Teknik-teknik dalam Memancing Ikan Gabus

    Teknik Casting

Teknik casting ialah teknik dalam memancing yang dilakukan dengan melempar umpan sejauh-jauhnya ke sepot yang dimaksud, lalu menariknya perlahan-lahan supaya ikan terpengaruhi untuk menangkapnya. Teknik ini biasanya menggunakan umpan palsu. Anda mampu memakai umpan buatan yang berjenis soft frogie, hard frogie, spoon, minnow, mini poper, dan sebagainya.

Mulailah dengan memasang umpan pada kail. Kemudian tentukan sepot yang menurut Anda merupakan sarang ikan gabus. Barulah setelah itu, umpan dilemparkan sempurna pada sepot tersebut lalu ditarik. Meskipun menguras banyak tenaga, teknik ini menghasilkan sensasi strike yang sangat mengasyikkan. Bahkan Anda tidak akan melupakan sensasi bagaimana ikan melahap umpan untuk pertama kalinya.

    Teknik Teger

ikan guppy – Teknik teger ialah teknik dalam memancing yang dilakukan dengan memasang alat pancing di suatu sepot lalu meninggalkannya. Teknik ini biasanya diterapkan dengan tujuan untuk menangkap ikan, bukan mencicipi sensasi strike.

Para pemancing teger biasanya akan memasang alat pancing dalam jumlah yang banyak sekaligus. Pancing-pancing tersebut akan dipasang pada sore hari, ditinggalkan, lalu diambil lagi pada keesokan paginya.

Bagi Anda yang ingin mencicipi suasana memancing yang berbeda dengan peroleh ikan yang melimpah ruah, Anda mampu sesekali mengaplikasikan teknik teger. Caranya Anda hanya perlu menyiapkan peralatan pancing yang terdiri dari joran bambu sepanjang 1 m, tali dari senar nylon, dan umpan hidup ibarat kodok. Usahakan alat pancing yang Anda siapkan cukup banyak sampai mencapai 50-100 joran. Pasang joran ini di beberapa lokasi yang aman dan banyak ikannya pada sore hari. Kemudian Anda mampu memanennya di keesokan harinya.

    Teknik Pelampung

Sesuai namanya, teknik memancing pelampung dilakukan dengan menggunakan alat pancing yang disertai pelampung. Tujuan dipasangnya pelampung tersebut ialah menjaga posisi umpan tetap melayang di dalam air serta memudahkan kita dalam memantau kondisi umpan, apakah sudah dimangsa oleh ikan gabus atau belum.

Caranya dilakukan dengan memasang umpan asli berupa kodok, cacing, daging keong, atau daging kerang pada kail. Setelah itu, lemparkan umpan tersebut pada titik yang Anda yakini banyak ikan gabusnya. Sesekali Anda mampu menarik dan mengulur tali pancing untuk membuat umpan tersebut seakan-akan hidup.

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium
Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Apakah makanan yang bagus untuk terumbu karang di akuarium? Para penghobi ikan hias level master biasanya tidak akan puas bila hanya memelihara ikan saja. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih semoga akuarium miliknya terlihat semakin indah. Salah satunya yakni menghadirkan terumbu karang asli di dalam akuarium tersebut.

Memang benar, merawat terumbu karang jauh lebih sulit dibandingkan dengan memelihara ikan. Walaupun pada dasarnya terumbu karang tidak terlalu banyak bergerak dan tidak membutuhkan makanan yang banyak, tetapi Anda membutuhkan teknik tersendiri supaya koral-koral tadi tetap dapat bertahan hidup. Khususnya dalam faktor pemberian makanan, selain Anda harus memikirkan macam-macam pakan untuk terumbu karang, Anda pun wajib mengetahui trik dalam memberikannya.

Sebagian besar terumbu karang hias akan memakan pakan ikan yang terjatuh ke dasar akuarium. Namun beberapa spesies koral perlu ditangani dengan cara yang berbeda dalam hal perlindungan pakan.

Di antaranya anemone, cerianthus, elephant ear, polip matahari, karang melati, karang daging, dan kolang-kaling. Koral-koral ini harus diberikan makanan secara direct feeding alias memasukkan pakan ke lisan koral langsung. Koral yang berada di akuarium berarus deras atau ditemani dengan ikan yang rakus juga harus diberikan pakan secara direct feeding.

Apakah makanan yang bagus untuk terumbu karang di akuarium Simak Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Walaupun terumbu-terumbu karang ini sudah mempunyai zooxanthellae, tetapi Anda juga tetap harus memberinya pakan pelengkap supaya mereka mampu tumbuh dengan baik. Pemberian makanan pada terumbu karang dilakukan dengan intensitas 1-2 kali/minggu.

ikan cupang aduan – Makanan yang dapat dipakai umumnya berupa potongan-potongan udang dan kerang kupas. Waktu perlindungan pakan yang paling baik pada ketika malam hari ketika sebagian besar ikan sudah merasa damai dan kenyang.

Alat Penjepit

Untuk menyuapkan makanan ke dalam lisan terumbu karang, Anda mampu menggunakan alat semacam penjepit. Misalnya ketika Anda ingin menunjukkan pakan berupa udang segar. Potonglah udang tersebut menjadi beberapa potongan yang berukuran kecil.

Kemudian jepit potongan udang ini menggunakan alat tadi, lalu arahkan eksklusif ke lisan koral. Nah dengan metode ini, semua terumbu karang yang ada di akuarium pun akan terpenuhi kebutuhan gizinya.

Alat Suntik

Anda juga mampu mengandalkan alat suntik yang sudah dilepas bab jarumnya sebagai alat untuk menunjukkan makanan ke terumbu karang secara langsung. Alat ini cocok sekali digunakan manakala Anda ingin menunjukkan pakan berupa udang rebon.

Anda cukup memasukkan udang rebon ke dalam silinder alat suntik. Setelah itu, arahkan ujung alat suntik sempurna ke dalam lisan koral. Dijamin deh, koral tersebut akan lebih mudah dalam memangsa pakan yang diberikan khusus untuknya.

Alat Jaring

Anda juga mampu memberi makanan kepada terumbu karang pada waktu siang hari. Tentu saja harus dengan sedikit trik khusus semoga pakan untuk koral tadi tidak direbut oleh ikan. Caranya ialah tutupi koral menggunakan jaring yang berukuran kecil ketika ia hampir menelan makanannya.

Suapi semua terumbu karang ini satu per satu dan pastikan makanannya sudah tertelan. Meskipun kedengarannya melelahkan, justru waktu menunjukkan makanan kepada koral inilah ketika yang paling sempurna bagi Anda untuk menikmati pemandangan unik dari koral-koral tersebut.

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik
Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Bagaimana cara memberi makan ikan laut yang baik? Ikan laut yang dipelihara di akuarium merupakan makhluk hidup yang membutuhkan makanan. Sehingga sudah sepatutnya bila ikan-ikan ini diberi makan dengan baik dan benar. Agar kebutuhan nutrisinya tetap terjaga, makanan-makanan yang hendak diberikan kepada ikan laut ini harus diperhatikan kualitasnya.

Jangan hingga terkecoh. Hampir semua ikan hias memiliki nafsu makan yang tinggi sehingga mereka akan sering terlihat lapar. Akan tetapi jikalau kita terlalu banyak memberinya pakan hingga melebihi kebutuhan gizi hariannya, ikan-ikan ini justru akan mengalami overdosis yang dapat membahayakan kondisi kesehatannya. Pemberian pakan yang terlalu berlebihan juga mampu berdampak pada tercemarnya air akhir sisa-sisa pakan dan kotoran ikan.

Bagaimana cara memberi makan ikan laut yang baik Simak Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Aturan Dasar

ikan hiu megalodon – Pemberian makanan kepada ikan hias paling baik dilakukan secara bertahap. Berikan pakan tersebut sedikit demi sedikit hingga ikan cukup kenyang, jangan eksklusif sekaligus banyak. Kebanyakan ikan lebih menyukai makanan yang mengambang di permukaan air. Apalagi jikalau akuarium dilengkapi dengan terumbu karang, secara praktis makanan yang karam akan tersangkut di antara koral sehingga sulit diambil oleh ikan.

Idealnya jumlah pakan per sekali pertolongan harus habis dalam waktu sekitar 3-5 menit. Jika melebihi waktu tersebut, maka telah terjadi overfeed alias kelebihan pakan. Akibatnya aroma makanan akan hilang sehingga mengurangi daya tariknya bagi ikan dan lambat laun pakan tersebut bakal karam akhir menyerap air. Sebaiknya ikan-ikan laut yang Anda pelihara cukup diberi pakan setiap dua kali per hari.

Pakan untuk Ikan Laut

Setiap jenis ikan laut mempunyai makanan pokok yang berbeda-beda. Hal ini wajib diubahsuaikan dengan karakteristik ikan tersebut apakah termasuk herbivora, karnivora, atau omnivora. Khusus ikan yang tergolong dalam jenis botana ibarat tangs dan surgeon fish, ikan-ikan ini bersifat vegetarian. Makara makanan yang paling cocok untuknya berasal dari microalgae. Misalnya rumput asam serta anggur laut hijau dan merah. Anda juga mampu memberinya makanan berupa sayur-sayuran segar. Sesekali berikan ikan-ikan ini dengan pelet supaya cepat beradaptasi.

Lain lagi dengan makanan yang indah untuk ikan-ikan yang termasuk dalam spesies kima ibarat tridacna clams, serta spesies-spesies ikan laut yang membutuhkan filter feeder. Anda mampu menggunakan udang rebon, baik dalam kondisi hidup maupun beku, sebagai makanan pokoknya. Kalau perlu berikan juga plankton cair sebagai makanan suplemen untuk mencukupi kebutuhan gizi pada ikan tersebut. Untuk alasan kepraktisan, sebaiknya ikan-ikan ini juga dilatih biar mau mengonsumsi pelet.

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal
Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Lele ialah salah satu macam ikan tawar yang sudah dibudidaykan secara menyeluruh dan komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di pulau Jawa:

Bisa dilakukan di bidang budidaya sumber daya air yang terbatas meskipun jumlah tebar benih besar, Mudah dikendalikan oleh masyarakat, Pemasaran ini mudah, dan Venture modal yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung pada dimensi dari biaya pkan), Selain itu, lele memiliki kandungan gizi terbesar dibandingkan oleh model ikan perairan darat lainnya.

Kelebihan Cara Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Pembuatan kolam terpal bisa dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. bidang yang digunkan berupa bidang yang belom dipergunkan atau bidang yang telah dipergunkan, tapi Lebih Produktif. keuntungan dari kolam terpal ialah terhindar dari hewan pemburu ikan, hewan peliharaan, ikan terlihat lebih berseni, dan ular sawah.

Dilengkapi pengaturan volume air yang berguna tuk pemanenan dan bisa mempermudah penyesuaian kebesaran air sesuai usia ikan. bisa dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar, Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam. Bidang yang digunkan regular tak berubah karna bukan kolam galian.

  • Menghindari dimangsa hama seperti ikan dan ular bidang liar.
  • Dilengkapi oleh volume air yang berguna tuk memfasilitasi perubahan air dan tanaman dan tuk memfasilitasi penyesuaian kebesaran air sesuai oleh usia ikan.
  • Bisa digunkan sebagai peluang usaha kecil dan besar,
  • Menghasilkan kualitas lele yang lebih besar, terlihat lele tampak bersih, dan seirama.
  • Penggunaan bidang tak berubah karna tak penggalian kolam renang atau kolam semen.

Cara Awal Pengisian Air dan Bibit

Model kolam

umpan ikan mas – Tahap utama dalam budidaya ikan lele ialah wadah budidaya baik kolam tanah ataupun kolam terpal dan kali ini ialah cara budidaya ikan lele di kolam terpal. Bagian dalam kolam terpal dicuci oleh sabun tuk melenyapkan bau lem atau bahan kimia yang bisa membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan sekalianr satu hari, kolam diisi oleh air sampai 20 cm.Setelah kolam sudah terisi air diamkan sekalianr kurang lebih 1 minggu tuk proses pembentukan kerak atau lumut dan tuk pertumbuhan bakteri plankton.

Kemudian tambahkanlah air lagi sampai mencapai 80 cm setelah ikan berangsung dewasa. Air yang telah ditinggalkan sekalianr seminggu penuh dan diberikan daun-daun seperti daun singkong, atau pepaya. Tujuannya agar air berwarna hijau. air hijau tuk mencegah bau yang disebabkan karna penguapan air kolam dan harus dilakukan 25% penambahan dan penggantian air.

Pemilihan Benih Unggul

  • Benih unggul bisa kalian lihat oleh cara memperhatikan Ciri-ciri Sebagai Berikut :
  • Benih Terlihat aktif Melakukan oksigenasi;
  • cepat, lincah Dan cerah;
  • Dimensi Terlihat Seragam;
  • Warna terlihat Lebih Terang;

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Sekarang sudah banyak orang budidaya ikan lele di kolam bundar terutama di tempat kota-kota besar seperti halnya di kota Palembang ini, baik skala hobi dan bisnis, karena nama ikan lele sekarang sudah menjadi lebih baik di mata masyarakat, tidak seperti pada zaman nenek kita dulu nama ikan lele ini kurang diminati karena tempat kehidupan ikan lele tsb sangat terkenal kotor. tetapi di zaman sekarang ini nama lele sudah sangat baik bahkan menjadi kebutuhan pokok masyarakat untuk lauk pauk makanan kita sehari-hari.

Untuk kebutuhan lele kosumsi di kota besar Palembang ini menghabiskan kurang lebih 2 ton perhari nya untuk kebutuhan masyarakat, penjual rumah makan, dan pecel lele yang sangat semarak sekali yang selalu kita lihat di pingiran trotoar jalan maupun toko. nahh disini kita bisa lihat ada peluang untuk kita memulai usaha sebagai budidaya ikan jenis lele ini, karena peluangnya sangat besar sekali.

bagi anda yang ingin budidaya ikan lele tetapi tidak mempunyai lahan yang besar, jangan hawatir karena ada solusinya yaitu memakai kolam bundar palembang. contoh gambar ini adalah lahan kecil di teras depan rumah.

 Didalam budidaya lele sekarang ini sudah banyak sekali metode-metode ataupun tehnik, seperti Kovensional,Bioflock, NWS, Organik, dan lain-lain. Adapun cara budidaya lele ini saya akan berbagi ilmu dan pengetahuan saya cara budidaya ikan lele tsb :

Hari pertama Budidaya Ikan Lele di kolam bundar

  • sebelum menebar ikan kedalam kolam bundar terlebih dahulu kita menyiapkan air setinggi 40 cm.
  • siapkan dedak 30gr/m3, ragi tape 1butir/m3, beri air secukupnya, masukan dalam wadah dan tutup rapat sampai 3 hari.
  • tambahkan dolomit 300gr/m3.
  • probiotik 30-40 mill/m3
  • fermantasi dedak diatas di saring lalu ambil air ny saja, masukan kedalam air kolam.
  • setelah 4 hari,
  • tambahkan air setinggi minimal 70cm,
  • dolomit 50gr/m3.
  • probiotik 20ml/m3.
  • -hari ke 7 – 10 barulah tebar bibit .

ikan hias – ketika saat menebar bibit, ikan di wajibkan puasa selama 2-3 hari karna bibit masih merasakan stres saat di perjalanan dan tinggal  di tempat suhu yang baru. bibit ikan yang baru di tebar tidaklah merasakan kelaparan pada waktu puasa selama 2-3 hari karena didalam kolam sudah banyak terdapat makanan alami seperti jentik nyamuk, plankton, dan jenis mahkluk hidup lainnya dikolam tsb ( contoh poto di bawah ini air yang sudah siap di tebar bibit ).

setelah puasa barulah di kasih pakan yang berprotein tingggi secukupnya yang penting jangan berlebihan kerena akan mengandung zat racun ( pantogen ) dari sisa pakan.

Untuk aplikasi managemen air mingguan haruslah dilakukan sbb :

  • dijalani 7 hari sekali.
  • saat aplikasi ikan di puasakan 24 jam.
  • semua aplikasi pagi hari.
  • tambahkan ragi tape 1 butir/m3.
  • ganti air kolam jika terpaksa, buang air dasar 30cm.
  • aplikasi bakteri loctobacilus ( probiotik ) 20ml/m3.
  • aplikasi dolomit 50-100 gr/m3.

inilah salah satu cara formalitas budidaya lele sebelum menebar bibit lele, cara ini bukan berarti kita selalu berhasil, yang penting kita cari info yang lain nya juga melalui sesama teman budidaya ikan lele, internet, dan lainnya ( berdoa dan berusaha, jangan pantang menyerah ). good luck !!!

Sampai disini dulu cerita pendek saya ini, terima kasih sudah mampir di web kami ini.

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS
PENGENALAN IKAN DISCUS

Pertama kali saat ingin memelihara ikan discus, tentunya kita inginkan jenis dan kondisi yang baik bukan? dengan begitu kita pun akan mudah memelihara ikan tersebut dengan baik pula dan hasilnya tidak akan mengecewakan kita. Berikut ini adalah cara memilih ikan tersebut yang diambil dari berbagai sumber

Warna Kulit

Warna kulit yang cerah, tidak berselaput ataupun mengeluarkan lendir yang berlebihan. Warna kulit yang hitam kusam menandakan kondisi discus yang tidak sehat. Garis hitam vertical/stress bar yang sangat menyolok/tegas menandakan discus dalam kondisi stress yang berat. Jumlah garis ini berbeda-beda menurut varian ikan. Biasanya berjumlah antara 7-18 bar. Stress bar ini tidak menentukan sakit tidaknya seekor discus, tetapi sebagai parameter kondisi discus akibat kaget, atau kondisi lingkungan yang tidak cocok bagi discus. Banyak jenis discus yang menunjukkan stress-bar nya dengan jelas.

Sisik ikan discus

Sisik pada ikan yang bersih dan tidak terkelupas, tidak berbintik putih dan berlendir terlalu banyak. Sirip ikan haruslah terlihat bersih dan lengkap. Sirip yang sobek, rusak, berjamur menandakan ikan tidak sehat. Biasanya pada sirip ikan sering terserang fin rot. Sirip yang tidak cacat dan seimbang akan membuat bentuk discus bulat dan indah dipandang.

Warna mata

budidaya ikan discus – Warna mata yang bening, tidak berselaput ataupun berbintik putih. Bola mata yang tidak terlalu mencolok keluar seperti ban radial. Mata demikian disebut pop eye yang disebabkan kondisi air yang jelek, dan ikan terjangkit intestinal bakteri. Ukuran mata yang terlalu besar pada ikan yang berukuran kecil menandakan ikan tersebut terhambat pertumbuhannya atau biasa disebut bantet/ kontet. Selain itu mata yang hitam dapat diakibatkan oleh penyakit internal dan terlalu lama terkena kontaminasi obat-obatan dalam jangka lama

Bentuk tubuh

Bentuk tubuh ikan discus yang ideal, tidak kurus yang nampak dari ketebalan dahi/ jidat discus. Discus yang tidak cacat fisik, biasanya terlihat dari depan/ muka dimana sisi kiri dan kanan terlihat sama. Mulut ataupun bagian tubuh lainnya tidak ada yang lebih ke kiri/ ke kanan.

Cara bernafas

Cara bernafas yang berirama teratur, dimana kedua insang membuka dan menutup bersamaan, tanpa ada yang lebih besar membukaya ataupun bernafas hanya dengan satu insang. Biasanya ikan yang bernafas dengan satu insang terjangkit Gill Fluke Dactylogyrus atau kutu insang. Tutup insang rata menutupi insang, tidak pendek dan tidak menganga terbuka. Juga harus diperhatikan nafas yang snagat cepat, yang dapat disebabkan oleh kekurangan oksigen naum dalam jangka panjang akan merusak fungsi insang.

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan
Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan
Cara budidaya udang vaname air tawar dengan komoditas yang unggul pada perikanan budidaya , termasuk juga usaha yang berprospek menjanjikan. Udang vaname sendiri di kenal juga sebagai model udang dengan komoditi budidaya pada air payau. Bahkan juga , udang vaname disebut-sebut juga sebagai satu diantara komoditas yang berperan pada pendapatan devisa negara. Umumnya udang vaname sendiri banyak dibudidayakan lewat wadah lebih. Tetapi , nyatanya ada pula cara budidaya udang vaname air tawar yang dapat dikerjakan dengan cara semi-intensif serta tradisional.
Dalam Cara budidaya udang vaname air tawar , kita pasti mesti mengetahui karakter dari udang itu terlebih dulu. Udang vaname atau Paneus vannamei adalah udang dengan 1 gigi dibagian pinggir rostrum pada ventral dan mempunyai 8-9 gigi dibagian segi rostrum pada dostral. Udang model ini dapat bertoleransi pada rentangan salinitas yang demikian lebar , yaitu seputar 2-40 ppt. Tetapi udang itu umumnya tumbuh dengan cepat dengan keadaan salinitas lebih rendah. Untuk Anda yang mau membudidayakan udang model itu , terdapat banyak panduan Cara budidaya udang vaname air tawar.

Panduan Budidaya Udang Vaname

Tempat Penambakan Udang

Untuk tempat tambak sendiri , Anda mesti pilih tambak yang terdapat di lokasi estuarine , dengan keadaan yang masih tetap mempunyai efek pada gunakan surut air. Dengan hal tersebut kandungan ion garam untuk budidaya udang vaname air tawar dapat tercukupi.

Memantau Prosedur Aklimatisasi

Panduan setelah itu yaitu Anda mesti memantau dengan ketat prosedur pada aklimatisasi serta penebaran. Hal semacam ini terkait dengan bagian penyesuaian udang yang umumnya ada di lingkungan bersalinitas tinggi , tetapi mesti mulai menyesuaikan pada lingkungan baru dengan tingkat salinitas yang rendah dengan kandungan ionik yang tidak sama juga tentu.

Benur Dengan Tingkat Lebih Dari P10

Benur baiknya telah mempunyai cabang filamen pada insang meluas , karena insang inilah yang bertindak utama teristimewa pada osmoregulasi udang. Mengenai kemampuan dari regulasi benur sendiri terkait jumlah dari permukaan insang untuk sistem osmoregulasi yang ada.

Benih Vaname Sudah di Penyesuaian Menuju Air Tawar

Mengenai penurunan salinitas sendiri tambah baik dikerjakan dari mulai PL10 dengan cara bertahap. Untuk penurunan dari salinitas itu dapat dikerjakan melalui penurunan salinitas sampai 1-2 ppt setiap harinya agar memperoleh ukuran untuk tebar benih , yaitu pada PL 30-40.

Kandungan Ion Pada Mineral Serta Garam

Panduan budidaya ikan bawal air tawar selanjutnya yaitu dengan memerhatikan keadaan pada kandungan ion mineral serta ion garam dalam tambak maupun kolam untuk dikerjakan step penebaran benih atau bibit dari udang vaname. Walau demikian , sebagian dari petani tambak itu mempunyai masalah untuk lakukan budi daya udang vaname pada air tawar , karena kandungan ion dari mineral serta garam yang diperlukan tidak bisa diraih dalam sumber airnya.

Keperluan Nutrien Pakan

Panduan selanjutnya yaitu butuh memerhatikan keperluan nutrien pakan khusus pada lingkungan salinitas yang rendah pada sistem budi daya dari udang vaname itu.
Nah , tersebut sebagian panduan utama budidaya udang vaname air tawar agar dapat menghasilkan untuk Anda. Mudah-mudahan berguna serta selamat coba!

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas
Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

 

Ikan mas adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan telah menyebar luas di negara indonesia. Di negara indonesia ikan mas ini mulai di pelihara pada sekitar tahun 1920-an. Ikan mas yang terdapat di negara indonesia merupakan ikan mas yang bersal dan di bawa dari Cina, Eropa, Tailan dan Jepang. Selain dari itu ikan mas punten dan ikan mas majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini telah terdapat 10 ikan mas yang bisa diidentifikasikan berdasarkan karakteristik morfologisnya.

Ikan mas merupakan spesies ikan air tawar yang telah lama di budidayakan terdomestikasi dengn baik di dunia ini. Di negara cina para petani telah telah membudidayakan ikan mas sekitar 4000 tahun yang lalu, sedangkan di eropa beberapa ratus tahun yng lalu. Sejumlah varietas dansubvaretas ikan mas telah banyak di budidayakan di asia tenggara sebagai ikan komsumsi juga ikan hias.

Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyak strain/ras. Hal tersebut di sebabkan karena :

1. Penyebaran daeah asal mulai dari cina sampai kedaratan eropa, Dan sangat luas dengan keadaan lingkungan yang bervariasi dan secara geografis terisolasi.

2. Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.

3. Akumulasimutasi.

4. Seleksi secara alami maupun oleh karya manusia (Hulata 1995) daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas bisa hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai ke dataran yang tinggi, (Sampai ketinggian 1.800 m dpl) Strain tersebut dampak dari keragaman bentuk Sisik, Bentuk tubuh dan warna. Beberapa strain yang telah di kenal di tanah air indonesia diantaranya adalah : Majalaya, Punten, Sinyonya, Domas, Merah/Cangkringan, Kumpai, Dan yang lainya. (Hardjamulia 1995).

Usaha pemeliharaan ikan mas saat ini makin berkembang di tanah air kita indonesia ini dan juga di negara berkembang yang oainya. Dengan di temukanya teknologi pembesaran secara intensif di KJA Atau (Karamba Jaring Apung) Juga KAD atau (Kolam Air Deras) Dengan hal demikian kebutuhan benih semakin Meningkat-meningkatnya. Nah berikut ini Sengaja saya share buat anda Teknik produksi ikan mas.

Teknik Produksi Ikan Mas

1. Persiapan Kolam

Persiapan kolam untuk kegiatan pemijahan ikan nila antara lain peneplokan/perapihan pematng, Agar pematang tidak bocor. Meratakan dasar kolam dengan kemiringan mengarah ke kemalir, Membersihkan bak kobakan, Menutup pintu pengeluaran dengan paralon, Pemasangan saringandi pintu pemasukan serta pengisian kolam dengan air. Pemasangan saringan maksudnya untuk menghindari masuknya Ikan-ikan liar lain sebagai predator atau kompetitor yang bisa mempengaruhi kuantitas hasil produksi maupun kualiatas benih yang di hasilkan.

2. Pembenihan

A. Pemeliharaan dan seleksi Induk

Induk di pelihara di kolam khusus secara terpisah antara Jantan dan Betina. Pakan yang di berikan berupa Pellet dengan kandungan protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3% per bobot biomas per harinya. Pakan tersebut di berikan 3 kali dalam sehari. Dan ikan betina yang di seleksi telah dapat di pijahkan setelah berumur 1,5 hingga 2 tahun. dengan bobot 2 kg. Sedangkan induk Jantan berumur 8 bulan dengan bobot 0,5 kg. Untuk membedakan Jantan dan Betina bisa dilakukan dengan jalan mengurut perut kearah ekor ikan, Jika ada keluar cairan putih dari lubang kelamin, Maka ikn tersebut adalah Jantan. Nah berikut di bawah ini 4 Ciri-ciri ikan betina Yang siap pijah secara sederhana.

1. Pergerakan ikan lamban
2. Pada malam hari sering Melompat-lompat
3. Perut membesar/buncit kearah belakang dan apabila di raba terasa lunak
4. Lubang anus agak membengkak menonjol dan berwarna kemerahan

Sedangkan untuk ikan jantan mengeluarkan sperma atau cairan yang berwarna putih dari lubang kelamin jika di stripping.

B. Pemijahan

Dalam pemijahan ikan di rangsang dengan cara membuat lingkungan perairan yang menyerupai keadaan lingkungan perairan umum di mana ikan tersebut memijah secara alami atau dengan rangsangan hormon. Sehubungn dengan hal tersebut Maka Langkah-langkah dalam pemijahan ikan mas adalah seperti berikut di bawah ini.

1. Mencuci dan mengeringkan wadah pemijahan seperti bak atau kolam.
2. Mengisi wadah pemijahan dengan air bersih setinggi 75-100 cm.
3. Memasang hapa untuk mempermudah panen larva di bak atau kolam dengan ukuran 4 x 3 x1 meter. hapa dilengkapi dengan pemberat agar tidak mengambang.
4. Memasang kakaban di tempat pemijahan (dalam hapa) Kakaban dapat berupa ijuk yang di jepit atau bambu/papan berukuran 1,5 x 0,4 m.
5. Memasukkan induk jantan dan betina siap pijah, Jumlah dari induk betina yang di pijahkan tergantung kepada kebutuhan benih lepas hapa dan luas kolam yang akan di gunakan dalam pendederan 1. Bobot induk jantan sama dengan induk betina, Namun dengan jumlah yang lebih banyak.
6. Mengangkat induk yang memijah dan memindahkanya kedalam kolam pemeliharaan induk.

C. Perawatan larva

Kakaban diangkat 3 hari setelah telur menetes atau setelah larva tidak menempel di kakaban. Pakan larva berupa suspensi kuning telur dengna frekuensi 5 kali perhari (Satu telur untuk 100.000 ekor larva) Waktu perawatan larva tersebut selama 5 hari sehingga larva sudah tahan untuk di tebar ke kolam.

D. Pendederan

Kolam yang akan di gunakan untuk pendederan seharusnya telah dipersiapkan sebelumnya. Dan pada tebar selama kegiatan pendederan tertera dalam Tabel 1 dan 2. Seperti tabel.

Tabel 1. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di kolam tersebut.

Tabel 2. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di sawah.

3. Pembesaran

A. Pembesaran di KJA (Keramba Jaring Apung)

Sistim pembesaran intensif antara lain dapat di lakukan dalam keramba jaring apung yang bisa di pasang di perairan umum. Pemeliharaan lokasi penempatan jaring dalam suatu perairan akan sangat menunjang berhasilnya proses produksi. Beberapa karakter isti perairan yang yang tepat adalah

1. Air bergerak dengan arus terbesar, Tetapi bukan harus yang terlalu kuat.
2. Penempatan jaring dapat di pasang sejajar dengan arah angin.
3. Badan air cukup besar dan luas sehingga dapat menjamin stabilitas kualitas air.
4. Kedalaman air minimal bisa mencapai jarak antara dasar jring dengan dasar perairan 1,0 meter
5. Kualitas air mendukung pertumbuhan seperti suhu perairan 270C sampai 300C, Dan oksigen terlarut tidak kurang dari 4,0 mg/l, Dan kecerahan tidak kurang dari 80 cm.

Satu unit keramba jaring apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbetuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 Atau 6 x 6 x 3 M3. Satu unit keramba jaring apung terdiri 4 set kantong dan 1 set terdiri dari dua lapis kantong bagian badan kantong jring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter. Kerangka jaring terbuat, atau di buat dari besi dan bambu, Dan pelampung berupa steerofoan atau drum. Bahan kantong jaring berasal dari benang (Polietilena).

Frekuensi pemberian pakan minimal 2 kali per hari, sedangkan cara pemberian pakan agar efektif di sarankan dengan menggunakan Feeding Frame yang bisa dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm yang berbetuk persegi 4 seluas 1,0 sampai 2,0 m2. Alat-alat ini di pasang ke dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30-50 cm dari permukaan air. Letak alat ini bisa di tengah kantong atau di salah satu sudutnya gambar.

1. Standar pemeliharaan benih dalam poembesaran di KJA tertera dalam tabel 3.
Gambar1. Feeding frame untuk efektifitas pemberian pakan.
Tabel 3. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di jaring apung.

B. Pemeliharaan ikan mas di kolam air deras haruslah mempertimbangkan beberapa hal Antara lain lokasi dekat dengan sumber air, Seperti (Sungai, Irigasi Dan sebagainya) Dengan topografi yang memungkinkan air kolam bisa di keringkan dengan cara grafitasi. Kualitas air yang di pergunakan berkualitas baik dan tidak tercemar (Kandungan oksigen terlarut 6-8 ppm) dan dengan debit air minimal 100 liter permenit.

Bentuk kolam air deras bermacam macam, tergantung pada kondisi lahan, Bisa segitiga, Bulat, Maupun oval. Ukuranya bervariasi di sesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan pembiayaan. Pada umumnya KAD berukuran 10-100 m 2 Dengan kedalaman Rata-rata 1,0-1,5 Meter. Dinding kolam tidak terkikis oleh aliran air dan aktiftas ikan. Oleh karena itu harus Berkontruksi tembok atau di lapis papan. Dan dasar kolam harus memungkinkan tidak pada daerah mati aliran, (Pada tempat di mana kotoran mengendap) Oleh karena itu kemiringan kolam harus sesuai sekitar 2-5%. Dan pada tebar ikan ukuran 75-150 gram/ekor sebanyak 10-15 kg/m3 air kolam. Dan dosis pakan yang di berikan sebanyak 4% bobot biomass/hari. Kemudian Frekuensi pemberianya 3 kali sehari.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya

Sumber: https://www.semuaikan.com/