Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal
Kelebihan Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Lele ialah salah satu macam ikan tawar yang sudah dibudidaykan secara menyeluruh dan komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di pulau Jawa:

Bisa dilakukan di bidang budidaya sumber daya air yang terbatas meskipun jumlah tebar benih besar, Mudah dikendalikan oleh masyarakat, Pemasaran ini mudah, dan Venture modal yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung pada dimensi dari biaya pkan), Selain itu, lele memiliki kandungan gizi terbesar dibandingkan oleh model ikan perairan darat lainnya.

Kelebihan Cara Budidaya Ikan Lele Memakai Kolam Terpal

Pembuatan kolam terpal bisa dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. bidang yang digunkan berupa bidang yang belom dipergunkan atau bidang yang telah dipergunkan, tapi Lebih Produktif. keuntungan dari kolam terpal ialah terhindar dari hewan pemburu ikan, hewan peliharaan, ikan terlihat lebih berseni, dan ular sawah.

Dilengkapi pengaturan volume air yang berguna tuk pemanenan dan bisa mempermudah penyesuaian kebesaran air sesuai usia ikan. bisa dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar, Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam. Bidang yang digunkan regular tak berubah karna bukan kolam galian.

  • Menghindari dimangsa hama seperti ikan dan ular bidang liar.
  • Dilengkapi oleh volume air yang berguna tuk memfasilitasi perubahan air dan tanaman dan tuk memfasilitasi penyesuaian kebesaran air sesuai oleh usia ikan.
  • Bisa digunkan sebagai peluang usaha kecil dan besar,
  • Menghasilkan kualitas lele yang lebih besar, terlihat lele tampak bersih, dan seirama.
  • Penggunaan bidang tak berubah karna tak penggalian kolam renang atau kolam semen.

Cara Awal Pengisian Air dan Bibit

Model kolam

umpan ikan mas – Tahap utama dalam budidaya ikan lele ialah wadah budidaya baik kolam tanah ataupun kolam terpal dan kali ini ialah cara budidaya ikan lele di kolam terpal. Bagian dalam kolam terpal dicuci oleh sabun tuk melenyapkan bau lem atau bahan kimia yang bisa membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan sekalianr satu hari, kolam diisi oleh air sampai 20 cm.Setelah kolam sudah terisi air diamkan sekalianr kurang lebih 1 minggu tuk proses pembentukan kerak atau lumut dan tuk pertumbuhan bakteri plankton.

Kemudian tambahkanlah air lagi sampai mencapai 80 cm setelah ikan berangsung dewasa. Air yang telah ditinggalkan sekalianr seminggu penuh dan diberikan daun-daun seperti daun singkong, atau pepaya. Tujuannya agar air berwarna hijau. air hijau tuk mencegah bau yang disebabkan karna penguapan air kolam dan harus dilakukan 25% penambahan dan penggantian air.

Pemilihan Benih Unggul

  • Benih unggul bisa kalian lihat oleh cara memperhatikan Ciri-ciri Sebagai Berikut :
  • Benih Terlihat aktif Melakukan oksigenasi;
  • cepat, lincah Dan cerah;
  • Dimensi Terlihat Seragam;
  • Warna terlihat Lebih Terang;

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Bundar

Sekarang sudah banyak orang budidaya ikan lele di kolam bundar terutama di tempat kota-kota besar seperti halnya di kota Palembang ini, baik skala hobi dan bisnis, karena nama ikan lele sekarang sudah menjadi lebih baik di mata masyarakat, tidak seperti pada zaman nenek kita dulu nama ikan lele ini kurang diminati karena tempat kehidupan ikan lele tsb sangat terkenal kotor. tetapi di zaman sekarang ini nama lele sudah sangat baik bahkan menjadi kebutuhan pokok masyarakat untuk lauk pauk makanan kita sehari-hari.

Untuk kebutuhan lele kosumsi di kota besar Palembang ini menghabiskan kurang lebih 2 ton perhari nya untuk kebutuhan masyarakat, penjual rumah makan, dan pecel lele yang sangat semarak sekali yang selalu kita lihat di pingiran trotoar jalan maupun toko. nahh disini kita bisa lihat ada peluang untuk kita memulai usaha sebagai budidaya ikan jenis lele ini, karena peluangnya sangat besar sekali.

bagi anda yang ingin budidaya ikan lele tetapi tidak mempunyai lahan yang besar, jangan hawatir karena ada solusinya yaitu memakai kolam bundar palembang. contoh gambar ini adalah lahan kecil di teras depan rumah.

 Didalam budidaya lele sekarang ini sudah banyak sekali metode-metode ataupun tehnik, seperti Kovensional,Bioflock, NWS, Organik, dan lain-lain. Adapun cara budidaya lele ini saya akan berbagi ilmu dan pengetahuan saya cara budidaya ikan lele tsb :

Hari pertama Budidaya Ikan Lele di kolam bundar

  • sebelum menebar ikan kedalam kolam bundar terlebih dahulu kita menyiapkan air setinggi 40 cm.
  • siapkan dedak 30gr/m3, ragi tape 1butir/m3, beri air secukupnya, masukan dalam wadah dan tutup rapat sampai 3 hari.
  • tambahkan dolomit 300gr/m3.
  • probiotik 30-40 mill/m3
  • fermantasi dedak diatas di saring lalu ambil air ny saja, masukan kedalam air kolam.
  • setelah 4 hari,
  • tambahkan air setinggi minimal 70cm,
  • dolomit 50gr/m3.
  • probiotik 20ml/m3.
  • -hari ke 7 – 10 barulah tebar bibit .

jenis ikan hias air tawar terindah di aquarium – ketika saat menebar bibit, ikan di wajibkan puasa selama 2-3 hari karna bibit masih merasakan stres saat di perjalanan dan tinggal  di tempat suhu yang baru. bibit ikan yang baru di tebar tidaklah merasakan kelaparan pada waktu puasa selama 2-3 hari karena didalam kolam sudah banyak terdapat makanan alami seperti jentik nyamuk, plankton, dan jenis mahkluk hidup lainnya dikolam tsb ( contoh poto di bawah ini air yang sudah siap di tebar bibit ).

setelah puasa barulah di kasih pakan yang berprotein tingggi secukupnya yang penting jangan berlebihan kerena akan mengandung zat racun ( pantogen ) dari sisa pakan.

Untuk aplikasi managemen air mingguan haruslah dilakukan sbb :

  • dijalani 7 hari sekali.
  • saat aplikasi ikan di puasakan 24 jam.
  • semua aplikasi pagi hari.
  • tambahkan ragi tape 1 butir/m3.
  • ganti air kolam jika terpaksa, buang air dasar 30cm.
  • aplikasi bakteri loctobacilus ( probiotik ) 20ml/m3.
  • aplikasi dolomit 50-100 gr/m3.

inilah salah satu cara formalitas budidaya lele sebelum menebar bibit lele, cara ini bukan berarti kita selalu berhasil, yang penting kita cari info yang lain nya juga melalui sesama teman budidaya ikan lele, internet, dan lainnya ( berdoa dan berusaha, jangan pantang menyerah ). good luck !!!

Sampai disini dulu cerita pendek saya ini, terima kasih sudah mampir di web kami ini.

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS

PENGENALAN IKAN DISCUS
PENGENALAN IKAN DISCUS

Pertama kali saat ingin memelihara ikan discus, tentunya kita inginkan jenis dan kondisi yang baik bukan? dengan begitu kita pun akan mudah memelihara ikan tersebut dengan baik pula dan hasilnya tidak akan mengecewakan kita. Berikut ini adalah cara memilih ikan tersebut yang diambil dari berbagai sumber

Warna Kulit

Warna kulit yang cerah, tidak berselaput ataupun mengeluarkan lendir yang berlebihan. Warna kulit yang hitam kusam menandakan kondisi discus yang tidak sehat. Garis hitam vertical/stress bar yang sangat menyolok/tegas menandakan discus dalam kondisi stress yang berat. Jumlah garis ini berbeda-beda menurut varian ikan. Biasanya berjumlah antara 7-18 bar. Stress bar ini tidak menentukan sakit tidaknya seekor discus, tetapi sebagai parameter kondisi discus akibat kaget, atau kondisi lingkungan yang tidak cocok bagi discus. Banyak jenis discus yang menunjukkan stress-bar nya dengan jelas.

Sisik ikan discus

Sisik pada ikan yang bersih dan tidak terkelupas, tidak berbintik putih dan berlendir terlalu banyak. Sirip ikan haruslah terlihat bersih dan lengkap. Sirip yang sobek, rusak, berjamur menandakan ikan tidak sehat. Biasanya pada sirip ikan sering terserang fin rot. Sirip yang tidak cacat dan seimbang akan membuat bentuk discus bulat dan indah dipandang.

Warna mata

budidaya ikan discus – Warna mata yang bening, tidak berselaput ataupun berbintik putih. Bola mata yang tidak terlalu mencolok keluar seperti ban radial. Mata demikian disebut pop eye yang disebabkan kondisi air yang jelek, dan ikan terjangkit intestinal bakteri. Ukuran mata yang terlalu besar pada ikan yang berukuran kecil menandakan ikan tersebut terhambat pertumbuhannya atau biasa disebut bantet/ kontet. Selain itu mata yang hitam dapat diakibatkan oleh penyakit internal dan terlalu lama terkena kontaminasi obat-obatan dalam jangka lama

Bentuk tubuh

Bentuk tubuh ikan discus yang ideal, tidak kurus yang nampak dari ketebalan dahi/ jidat discus. Discus yang tidak cacat fisik, biasanya terlihat dari depan/ muka dimana sisi kiri dan kanan terlihat sama. Mulut ataupun bagian tubuh lainnya tidak ada yang lebih ke kiri/ ke kanan.

Cara bernafas

Cara bernafas yang berirama teratur, dimana kedua insang membuka dan menutup bersamaan, tanpa ada yang lebih besar membukaya ataupun bernafas hanya dengan satu insang. Biasanya ikan yang bernafas dengan satu insang terjangkit Gill Fluke Dactylogyrus atau kutu insang. Tutup insang rata menutupi insang, tidak pendek dan tidak menganga terbuka. Juga harus diperhatikan nafas yang snagat cepat, yang dapat disebabkan oleh kekurangan oksigen naum dalam jangka panjang akan merusak fungsi insang.

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan

Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan
Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Agar Menghasilkan
Cara budidaya udang vaname air tawar dengan komoditas yang unggul pada perikanan budidaya , termasuk juga usaha yang berprospek menjanjikan. Udang vaname sendiri di kenal juga sebagai model udang dengan komoditi budidaya pada air payau. Bahkan juga , udang vaname disebut-sebut juga sebagai satu diantara komoditas yang berperan pada pendapatan devisa negara. Umumnya udang vaname sendiri banyak dibudidayakan lewat wadah lebih. Tetapi , nyatanya ada pula cara budidaya udang vaname air tawar yang dapat dikerjakan dengan cara semi-intensif serta tradisional.
Dalam Cara budidaya udang vaname air tawar , kita pasti mesti mengetahui karakter dari udang itu terlebih dulu. Udang vaname atau Paneus vannamei adalah udang dengan 1 gigi dibagian pinggir rostrum pada ventral dan mempunyai 8-9 gigi dibagian segi rostrum pada dostral. Udang model ini dapat bertoleransi pada rentangan salinitas yang demikian lebar , yaitu seputar 2-40 ppt. Tetapi udang itu umumnya tumbuh dengan cepat dengan keadaan salinitas lebih rendah. Untuk Anda yang mau membudidayakan udang model itu , terdapat banyak panduan Cara budidaya udang vaname air tawar.

Panduan Budidaya Udang Vaname

Tempat Penambakan Udang

Untuk tempat tambak sendiri , Anda mesti pilih tambak yang terdapat di lokasi estuarine , dengan keadaan yang masih tetap mempunyai efek pada gunakan surut air. Dengan hal tersebut kandungan ion garam untuk budidaya udang vaname air tawar dapat tercukupi.

Memantau Prosedur Aklimatisasi

Panduan setelah itu yaitu Anda mesti memantau dengan ketat prosedur pada aklimatisasi serta penebaran. Hal semacam ini terkait dengan bagian penyesuaian udang yang umumnya ada di lingkungan bersalinitas tinggi , tetapi mesti mulai menyesuaikan pada lingkungan baru dengan tingkat salinitas yang rendah dengan kandungan ionik yang tidak sama juga tentu.

Benur Dengan Tingkat Lebih Dari P10

Benur baiknya telah mempunyai cabang filamen pada insang meluas , karena insang inilah yang bertindak utama teristimewa pada osmoregulasi udang. Mengenai kemampuan dari regulasi benur sendiri terkait jumlah dari permukaan insang untuk sistem osmoregulasi yang ada.

Benih Vaname Sudah di Penyesuaian Menuju Air Tawar

Mengenai penurunan salinitas sendiri tambah baik dikerjakan dari mulai PL10 dengan cara bertahap. Untuk penurunan dari salinitas itu dapat dikerjakan melalui penurunan salinitas sampai 1-2 ppt setiap harinya agar memperoleh ukuran untuk tebar benih , yaitu pada PL 30-40.

Kandungan Ion Pada Mineral Serta Garam

Panduan budidaya ikan bawal air tawar selanjutnya yaitu dengan memerhatikan keadaan pada kandungan ion mineral serta ion garam dalam tambak maupun kolam untuk dikerjakan step penebaran benih atau bibit dari udang vaname. Walau demikian , sebagian dari petani tambak itu mempunyai masalah untuk lakukan budi daya udang vaname pada air tawar , karena kandungan ion dari mineral serta garam yang diperlukan tidak bisa diraih dalam sumber airnya.

Keperluan Nutrien Pakan

Panduan selanjutnya yaitu butuh memerhatikan keperluan nutrien pakan khusus pada lingkungan salinitas yang rendah pada sistem budi daya dari udang vaname itu.
Nah , tersebut sebagian panduan utama budidaya udang vaname air tawar agar dapat menghasilkan untuk Anda. Mudah-mudahan berguna serta selamat coba!

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas
Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas

 

Ikan mas adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan telah menyebar luas di negara indonesia. Di negara indonesia ikan mas ini mulai di pelihara pada sekitar tahun 1920-an. Ikan mas yang terdapat di negara indonesia merupakan ikan mas yang bersal dan di bawa dari Cina, Eropa, Tailan dan Jepang. Selain dari itu ikan mas punten dan ikan mas majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini telah terdapat 10 ikan mas yang bisa diidentifikasikan berdasarkan karakteristik morfologisnya.

Ikan mas merupakan spesies ikan air tawar yang telah lama di budidayakan terdomestikasi dengn baik di dunia ini. Di negara cina para petani telah telah membudidayakan ikan mas sekitar 4000 tahun yang lalu, sedangkan di eropa beberapa ratus tahun yng lalu. Sejumlah varietas dansubvaretas ikan mas telah banyak di budidayakan di asia tenggara sebagai ikan komsumsi juga ikan hias.

Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyak strain/ras. Hal tersebut di sebabkan karena :

1. Penyebaran daeah asal mulai dari cina sampai kedaratan eropa, Dan sangat luas dengan keadaan lingkungan yang bervariasi dan secara geografis terisolasi.

2. Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.

3. Akumulasimutasi.

4. Seleksi secara alami maupun oleh karya manusia (Hulata 1995) daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas bisa hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai ke dataran yang tinggi, (Sampai ketinggian 1.800 m dpl) Strain tersebut dampak dari keragaman bentuk Sisik, Bentuk tubuh dan warna. Beberapa strain yang telah di kenal di tanah air indonesia diantaranya adalah : Majalaya, Punten, Sinyonya, Domas, Merah/Cangkringan, Kumpai, Dan yang lainya. (Hardjamulia 1995).

Usaha pemeliharaan ikan mas saat ini makin berkembang di tanah air kita indonesia ini dan juga di negara berkembang yang oainya. Dengan di temukanya teknologi pembesaran secara intensif di KJA Atau (Karamba Jaring Apung) Juga KAD atau (Kolam Air Deras) Dengan hal demikian kebutuhan benih semakin Meningkat-meningkatnya. Nah berikut ini Sengaja saya share buat anda Teknik produksi ikan mas.

Teknik Produksi Ikan Mas

1. Persiapan Kolam

Persiapan kolam untuk kegiatan pemijahan ikan nila antara lain peneplokan/perapihan pematng, Agar pematang tidak bocor. Meratakan dasar kolam dengan kemiringan mengarah ke kemalir, Membersihkan bak kobakan, Menutup pintu pengeluaran dengan paralon, Pemasangan saringandi pintu pemasukan serta pengisian kolam dengan air. Pemasangan saringan maksudnya untuk menghindari masuknya Ikan-ikan liar lain sebagai predator atau kompetitor yang bisa mempengaruhi kuantitas hasil produksi maupun kualiatas benih yang di hasilkan.

2. Pembenihan

A. Pemeliharaan dan seleksi Induk

Induk di pelihara di kolam khusus secara terpisah antara Jantan dan Betina. Pakan yang di berikan berupa Pellet dengan kandungan protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3% per bobot biomas per harinya. Pakan tersebut di berikan 3 kali dalam sehari. Dan ikan betina yang di seleksi telah dapat di pijahkan setelah berumur 1,5 hingga 2 tahun. dengan bobot 2 kg. Sedangkan induk Jantan berumur 8 bulan dengan bobot 0,5 kg. Untuk membedakan Jantan dan Betina bisa dilakukan dengan jalan mengurut perut kearah ekor ikan, Jika ada keluar cairan putih dari lubang kelamin, Maka ikn tersebut adalah Jantan. Nah berikut di bawah ini 4 Ciri-ciri ikan betina Yang siap pijah secara sederhana.

1. Pergerakan ikan lamban
2. Pada malam hari sering Melompat-lompat
3. Perut membesar/buncit kearah belakang dan apabila di raba terasa lunak
4. Lubang anus agak membengkak menonjol dan berwarna kemerahan

Sedangkan untuk ikan jantan mengeluarkan sperma atau cairan yang berwarna putih dari lubang kelamin jika di stripping.

B. Pemijahan

Dalam pemijahan ikan di rangsang dengan cara membuat lingkungan perairan yang menyerupai keadaan lingkungan perairan umum di mana ikan tersebut memijah secara alami atau dengan rangsangan hormon. Sehubungn dengan hal tersebut Maka Langkah-langkah dalam pemijahan ikan mas adalah seperti berikut di bawah ini.

1. Mencuci dan mengeringkan wadah pemijahan seperti bak atau kolam.
2. Mengisi wadah pemijahan dengan air bersih setinggi 75-100 cm.
3. Memasang hapa untuk mempermudah panen larva di bak atau kolam dengan ukuran 4 x 3 x1 meter. hapa dilengkapi dengan pemberat agar tidak mengambang.
4. Memasang kakaban di tempat pemijahan (dalam hapa) Kakaban dapat berupa ijuk yang di jepit atau bambu/papan berukuran 1,5 x 0,4 m.
5. Memasukkan induk jantan dan betina siap pijah, Jumlah dari induk betina yang di pijahkan tergantung kepada kebutuhan benih lepas hapa dan luas kolam yang akan di gunakan dalam pendederan 1. Bobot induk jantan sama dengan induk betina, Namun dengan jumlah yang lebih banyak.
6. Mengangkat induk yang memijah dan memindahkanya kedalam kolam pemeliharaan induk.

C. Perawatan larva

Kakaban diangkat 3 hari setelah telur menetes atau setelah larva tidak menempel di kakaban. Pakan larva berupa suspensi kuning telur dengna frekuensi 5 kali perhari (Satu telur untuk 100.000 ekor larva) Waktu perawatan larva tersebut selama 5 hari sehingga larva sudah tahan untuk di tebar ke kolam.

D. Pendederan

Kolam yang akan di gunakan untuk pendederan seharusnya telah dipersiapkan sebelumnya. Dan pada tebar selama kegiatan pendederan tertera dalam Tabel 1 dan 2. Seperti tabel.

Tabel 1. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di kolam tersebut.

Tabel 2. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di sawah.

3. Pembesaran

A. Pembesaran di KJA (Keramba Jaring Apung)

Sistim pembesaran intensif antara lain dapat di lakukan dalam keramba jaring apung yang bisa di pasang di perairan umum. Pemeliharaan lokasi penempatan jaring dalam suatu perairan akan sangat menunjang berhasilnya proses produksi. Beberapa karakter isti perairan yang yang tepat adalah

1. Air bergerak dengan arus terbesar, Tetapi bukan harus yang terlalu kuat.
2. Penempatan jaring dapat di pasang sejajar dengan arah angin.
3. Badan air cukup besar dan luas sehingga dapat menjamin stabilitas kualitas air.
4. Kedalaman air minimal bisa mencapai jarak antara dasar jring dengan dasar perairan 1,0 meter
5. Kualitas air mendukung pertumbuhan seperti suhu perairan 270C sampai 300C, Dan oksigen terlarut tidak kurang dari 4,0 mg/l, Dan kecerahan tidak kurang dari 80 cm.

Satu unit keramba jaring apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbetuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 Atau 6 x 6 x 3 M3. Satu unit keramba jaring apung terdiri 4 set kantong dan 1 set terdiri dari dua lapis kantong bagian badan kantong jring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter. Kerangka jaring terbuat, atau di buat dari besi dan bambu, Dan pelampung berupa steerofoan atau drum. Bahan kantong jaring berasal dari benang (Polietilena).

Frekuensi pemberian pakan minimal 2 kali per hari, sedangkan cara pemberian pakan agar efektif di sarankan dengan menggunakan Feeding Frame yang bisa dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm yang berbetuk persegi 4 seluas 1,0 sampai 2,0 m2. Alat-alat ini di pasang ke dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30-50 cm dari permukaan air. Letak alat ini bisa di tengah kantong atau di salah satu sudutnya gambar.

1. Standar pemeliharaan benih dalam poembesaran di KJA tertera dalam tabel 3.
Gambar1. Feeding frame untuk efektifitas pemberian pakan.
Tabel 3. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di jaring apung.

B. Pemeliharaan ikan mas di kolam air deras haruslah mempertimbangkan beberapa hal Antara lain lokasi dekat dengan sumber air, Seperti (Sungai, Irigasi Dan sebagainya) Dengan topografi yang memungkinkan air kolam bisa di keringkan dengan cara grafitasi. Kualitas air yang di pergunakan berkualitas baik dan tidak tercemar (Kandungan oksigen terlarut 6-8 ppm) dan dengan debit air minimal 100 liter permenit.

Bentuk kolam air deras bermacam macam, tergantung pada kondisi lahan, Bisa segitiga, Bulat, Maupun oval. Ukuranya bervariasi di sesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan pembiayaan. Pada umumnya KAD berukuran 10-100 m 2 Dengan kedalaman Rata-rata 1,0-1,5 Meter. Dinding kolam tidak terkikis oleh aliran air dan aktiftas ikan. Oleh karena itu harus Berkontruksi tembok atau di lapis papan. Dan dasar kolam harus memungkinkan tidak pada daerah mati aliran, (Pada tempat di mana kotoran mengendap) Oleh karena itu kemiringan kolam harus sesuai sekitar 2-5%. Dan pada tebar ikan ukuran 75-150 gram/ekor sebanyak 10-15 kg/m3 air kolam. Dan dosis pakan yang di berikan sebanyak 4% bobot biomass/hari. Kemudian Frekuensi pemberianya 3 kali sehari.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya

Sumber: https://www.semuaikan.com/