Cara Budidaya Tembakau

Cara Budidaya Tembakau

Cara Budidaya Tembakau

Cara Budidaya Tembakau

Latar Belakang

Penanaman dan penggunaan tembakau di Indonesia sudah dikenal sejak jaman dulu. Komoditi tembakau mempunyai peranan yang cukup penting, tembakau bukan hanya sebagai sumber pendapatan bagi para petani, para pengusaha rokok beserta karyawannya. tetapi tembakau juga sebagai salah satu sumber pendapatan  bagi Negara. Tanaman Tembakau merupakan tanaman semusim, tetapi di dunia pertanian termasuk dalam golongan tanaman perkebunan dan bukan termasuk dalam golongan tanaman pangan. Tembakau (daunnya) digunakan sebagai bahan pokok dalam pembuatan rokok. Usaha Pertanian tembakau merupakan usaha padat karya. Meskipun luas areal perkebunan tembakau di Indonesia diperkirakan hanya sekitar 207.020 hektar, namun jika dibandingkan dengan pertanian padi, pertanian tembakau memerlukan tenaga kerja hampir tiga kali lipat daripada petani padi. Seperti juga dalam kegiatan pertanian lainnya, untuk mendapatkan produksi tembakau dengan mutu yang baik, banyak faktor-faktor yang harus diperhatikan. Selain faktor tanah, iklim, pemupukan dan cara panen. Nicotiana tobacum dibudidayakan umumnya karena memiliki arti ekonomi penting. Spesies yang sering dibudidayakan adalah Nicotiana tobacum dan Nicotiana rustika. 

1. Nicotiana tobacum,

daun mahkota bunganya memiliki warna merah muda sampai merah, mahkota bunga berbentuk terompet panjang, habitusnya piramidal, daunnya berbentuk oval/lonjong dan pada ujungnya runcing, kedudukan daun pada batang tegak, tingginya sekitar 1,2 m. 

2. Nicotiana rustika,

daun mahkota bunganya berwarna kuning, bentuk mahkota bunga seperti terompet berukuran pendek dan sedikit bergelombang, habitusnya silindris, bentuk daun bulat yang pada ujungnya tumpul, kedudukan daun pada batang agak terkulai.
 

Sistematika tanaman tembakau :

Klass : Dicotyledonaea
Ordo : Personatae
Famili : Solanaceae
Sub Famili : Nicotianae
Genus : Nicotianae
Spesies :Nicotiana tabacum L.
 
Akar
Tanaman tembakau merupakan tanaman berakar tunggang yang tumbuh tegak ke pusat bumi. Akar tunggangnya dapat menembus tanah kedalaman 50- 75 cm, sedangkan akar serabutnya menyebar ke samping. Selain itu, tanaman tembakau juga memiliki bulu-bulu akar. perakaran akan berkembang dengan baik jika pohon tembakau di tanam pada tanah yang gembur, mudah menyerap air,dan subur.
 
Batang
Tanaman Tembakau memiliki bentuk batang agak bulat, agak lunak tetapi kuat, makin ke ujung, makin kecil. Ruas-ruas batang mengalami penebalan yang ditumbuhi daun, batang tanaman bercabang atau sedikit bercabang. Pada setiap ruas batang selain ditumbuhi daun, juga ditumbuhi tunas ketiak daun, diameter batang sekitar 5 cm.
 
Daun
Daun tanaman tembakau berbentuk bulat lonjong (oval) atau bulat, tergantung pada varietasnya. Daun yang berbentuk bulat lonjong ujungnya meruncing, sedangkan yang berbentuk bulat, ujungnya tumpul. Daun memiliki tulang-tulang menyirip, bagian tepi daun agak bergelombang dan licin. Lapisan atas daun terdiri atas lapisan palisade parenchyma dan spongy parenchyma pada bagian bawah. Jumlah daun dalam satu tanaman sekitar 28- 32 helai
 

SYARAT TUMBUH

 
Iklim
Tanaman tembakau pada umumnya tidak menghendaki iklim yang kering ataupun iklim yang sangat basah. Baca Juga: Cara Ternak Burung Loverbird Angin kencang yang sering melanda lokasi tanaman tembakau dapat merusak tanaman (tanaman roboh) dan juga berpengaruh terhadap mengering dan mengerasnya tanah yang dapat menyebabkan berkurangnya kandungan oksigen di dalam tanah. Untuk tanaman tembakau dataran rendah, curah hujan rata-rata 2.000 mm/tahun, sedangkan untuk tembakau dataran tinggi, curah hujan ratarata 1.500-3.500 mm/tahun.
Penyinaran cahaya matahari yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang baik sehingga produktivitasnya rendah. Oleh karena itu lokasi untuk tanaman tembakau sebaiknya dipilih di tempat terbuka dan waktu tanam disesuaikan dengan jenisnya.
Suhu udara yang cocok untuk pertumbuhan tanaman tembakau berkisar antara 21-32,30 C. Tanaman tembakau dapat tumbuh pada dataran rendah ataupun di dataran tinggi bergantung pada varietasnya. Ketinggian tempat yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman tembakau adalah 0 – 900 mdpl.

Mengatasi Serangan Keriting pada Tanaman Cabai

Mengatasi Serangan Keriting pada Tanaman Cabai

Mengatasi Serangan Keriting pada Tanaman Cabai

 

Mengatasi Serangan Keriting pada Tanaman Cabai

Gejala Daun Cabai Mengeriting

Gejala daun mengeriting pada tanaman cabai dapat disebabkan oleh serangan hama Thrips dan Mite, yaitu kutu daun. Serangga menyerap cairan pada daun, terutama daun muda sehingga daun tidak dapat tumbuh normal dan nampak mengeriting. Jika ditemukan gejala daun mengeriting ke atas maka penyebabnya adalah serangga Thrips. Sedangkan gejala daun mengeriting ke bawah maka penyebabnya adalah serangga Mite.

 

Gejala Serangan  Pada Musim  Kemarau

Gejala serangan ini banyak ditemukan pada musim kemarau, hal ini karena terjadi ledakan siklus hidup kutu daun. Jika kita tidak segera mengatasi serangan serangga ini maka tanaman kita tidak akan tumbuh normal. Dan jika dibiarkan tunas-tunas baru akan mati sehingga tanaman tidak dapat berproduksi dengan baik. Untuk mengatasi serangan serangga tersebut, yang dapat kita lakukan berikut ini Tipsnya :

1. Membuat border atau pagar disekeliling lahan cabai,

border yang dapat kita pakai adalah tanaman jagung atau dengan memasang pagar berupa plastik setinggi 1,5 – 2 m. Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Louhan Tanaman jagung ditanaman 1 bulan sebelum tanaman cabai. Pagar plastik dioles dengan minyak goring, agar serangga menempel pada plastik.

2. Melakukan penyemprotan tanaman yang terserang dengan air pada pagi dan sore hari.

Hal ini dimaksudkan agar serangga tidak aktif untuk berkembang biak. Sehingga tidak terjadi ledakan hama.

3. Mengontrol serangga dengan menyemprot pestisida.

Bahan kimia yang saya rekomendasikan adalah campuran bahan aktif Abamektin dan Imidakloprit dengan perbandingan bahan 1:1 .

4. Jika tanaman sudah terlanjur terserangan dan pertumbuhannya terlihat tidak normal maka setelah serangga dikontrol dengan pestisida maka dilanjutkan dengan penyemprotan hormon pemacu pertumbuhan seperti GA3,  Atonik, atau pupuk daun.

Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang

Sejarah Alat Musik Gendang
Sejarah Alat Musik Gendang

Pada masa peradaban berikutnya, muncul kendang/drum kayu dengan kulit binatang. Stik pukul pun mulai dipakai. Ini ditunjukkan oleh artefak dari Mesir kuno (4000 SM).

Tahun 3000 SM dikenal frame drum raksasa di kalangan bangsa Sumeria kuno dan Mesopotamia

Selanjutnya, drum “menggelinding” ke Afrika dan Yunani sekitar tahun 2000 SM. Drum serupa jam pasir tampak pada relief Bharhut, relief candi India tertua, dari abad 2 SM. Pada masa bersamaan drum muncul di Romawi. Bahakan Romawilah yang pertama kali menggunakan drum sebagai pengobar semangat pasukan perang.

Tahun 600-an Persia mengenal genderang pendek dari tanah liat

Lalu genderang itu mulai dibuat dari logam, terkadang kayu. Genderang itu pun menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Karena dibuat dari tembaga dan berbentuk ketel sup, namanya pun jadi kettle drum atau timpani.

Abad XIII timpani menunjukkan peran penting dalam musik Eropa. Karena bunyi gemuruhnya bak geledek, sekitar dua abad kemudian bangsa Inggris juga memanfaatkan timpani di bidang ketentaraan. Gunanya sebagai penanda waktu, aba-aba serangan, dan membuat musuh grogi.

Saat menjelajah dunia tahun 1500 bangsa Eropa membawa drum ke Amerika

Maka, cara pakai bangsa Inggris pun menyebar. Tak ayal tahun 1800-an pasukan militer di berbagai negara mulai mempelajari dan menggunakan drum dalam pasukan. Malah ada terobosan baru berupa parade musik pasukan drum band tahun 1813 di Rusia. Itulah salah satu tonggak munculnya drum band.

Keinginan memperkaya musik drum sudah ada sejak 1550

Namun, baru tahun 1935 para pencinta musik di AS mewujudkannya. Drum pun tak lagi muncul tunggal. Seperangkat drum biasanya terdiri atas genderang bas, genderang senar, genderang tenor, dan simbal. Malah tahun 1970-an muncul drum listrik, yang kualitas bunyinya tak beda dengan gendang, timpani, atau drum akustik.

Jenis instrumen membranofon lainnya adalah ‘bedug‘ dan ‘trebang‘. Istilah ‘bedug‘ dijumpai pada kitab yang lebih muda yakni Kidung Malat. Dalam Kakawin Hariwangsa, Ghatotkacasraya, dan Kidung Harsawijaya instrumen sejenis disebut dengan istilah “tipakan”. Selain itu ada istilah ‘tabang-tabang‘ dalam kitab Ghatotkacasraya dan kitab Sumanasantaka yang kemungkinan berkembang menjadi istilah ‘tribang‘.

Jika data ini benar, berarti yang sebut “trebang” maupun “bedhug” bukanlah instrumen musik yang muncul setelah masuknya kebudayaan Islam, melainkan telah ada sejak abad ke-12 M (Zoetmulder, 1983:317-395).

Jika dilihat dari ukurannya, kendang di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  1. Kendang berukuran kecil, jenis ini disebut sebagai “ketipung”.
  2. Kendang berukuran sedang, disebut sebagai kendang “ciblon” atau “kebar”.
  3. Kendang berukuran besar, kendang jenis ini merupakan pasangan ketipung, yang dinamakan kendang gedhe, atau biasa disebut sebagai “kendang kalih”. Kendang ini biasanya dimainkan pada lagu atau gendhing yang berkarakter halus seperti : ketawang, gendhing kethuk kalih, dan ladrang irama dadi. Bisa juga dimainkan cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran, ladrang irama tanggung.
  4. Khusus untuk wayangan ada satu lagi kendhang yang khas yaitu kendhang kosek.
  5. Kendang, dimainkan hanya dengan menggunakan tangan, tanpa alat bantu lainnya. Ditangan para pemain gamelan professional yang sudah cukup lama menyelami budaya jawa, kendang adalah alat musik yang dimainkan dengan menggunakan naluri. Oleh sebab itu, selalu ada perbedaan nuansa, bunyi, tergantung kepada orang yang memainkannya.

Baca juga artikel:

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan
Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan

Apakah benar kulit manggis mampu mengobati berbagai macam penyakit ?… Tentu saja itu benar, Dan itu bukan hanya isapan Jempol belaka, Berbagai hasil penelitian mengenai khasiat kulit manggis ini telah di lakukan semenjak tahun 1976, Dan hasilnya sangat menakjubkan (Cap Jempol) Apa saja manfaat kulit manggis untuk mengobati berbagai penyakit tersdebut, Silahkan anda simak Manfaat Kulit Manggis Untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit tersebut.

Kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone, Xanthone adalah bioflavonoid yang bersifat (antioksidan, antibakteri, antitumor, antialergi, antiinflamasi, dan antihistamin). Di alam ini terdapat sekitar 200 jenis xanthone dimana 50 jenis diantaranya berada pada buah manggis (Garcinia mangostana). Senyawa tersebut tersebar pada kulit, buah, dan biji, kulit batang, daun serta bagian kecil pada daging buahnya manggis.

Bebrapa penelitian telah di lakukan di berbagai negara untuk membuktikan bahwa ternyata terdapat cukup banyak manfaat dari kulit manggis untuk kesehatan. Penelitian berbagai manfaat kulit manggis tersebut di lakukan di seluruh dunia, dan tersebar di 4 benua, 12 negara, dan semuanya memberikan hasil yang positif. Mungkin hal ini sangat mengejutkan bagi kita. Beberapa peneliti manfaat kulit manggis mengatakan bahwa kulit manggis sangat mujarab mengatasi beberapa macam penyakit berkat adanya senyawa Xanthone dari buah manggis tersebut.

Kulit manggis telah terbukti sangat efektif sdebagai antiokdsidan. Antioksidan senyawa yang dapat mencegah terjadinya reaksi terhadap oksidasi radikal bebas. Selanjutnya antioksidan akan bereaksi dengan radikal bebas sehingga dapat mengurangi kemampuan radikal bebas untuk menimbulkan kerusakan. Nah silahkan anda simak manfat-manfaatnya sebagai berikut:

Manfaat Kulit Manggis Untuk Berbagai Macam Penyakit

Manfaat kulit manggis untuk mengobati berbagai macam penyakit telah sangat populer di kalangan masyarakat, diantaranya ampuh sebagai obat (Diabetes melitus). Manfaat kulit manggis tidak hanya untuk mengobati penyakit diabetes, Namun juga menurunkan kadar kolesterol jahat. Khasiat dari Jus kulit manggis ini telah terkenal juga telah terbukti, Selain dari itu apa lagi kah manfaatnya, Adalah sebagai berikut :

Manfaat Dan Kandungan Kulit Manggis

Buah manggis kaya akan fitamin (B1, B2, Dan C, Serta kalsium, Potassium, Sodium dan zat besi). Manggis juga mengandung (Xanthone, Mangostin, Garsinon, Flavonoid, epicatechin, Spingomyolinase, dan Gartanin). Dalam kulit buahnya kandungan Xanthone yang tertinggi, Yaitu 40%. Dengan kandungan xanthone yang tinggi (123,97 mg/ml) Di dalam kulit buah manggis yang mana dapat membunuh pentakit dan memperbaiki Sel-sel yang telah rusak serta melindungi Sel-sel di dalam tubuh.

Xanthone adlah substansi kimia alami, yang tergolong senyawa polyhenolic yang dapat di gunakan sebagai zat untuk mengatasi berbagai penyakit. Xanthone memiliki banyak manfaat sebagai pengobatan untuk penyakit jantung, aterosklorosis, (Plakdi pembuluh darah), hipertensi, dan trombosis.

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan

1. Anti-oxsidan (Buang toxic/racun di dalam badan).
2. Anti-viral (Membunuh kuman).
3. Anti-fungal (Mencegah infeksi oleh jamur).
4. Anti-saborrheaic (Mnejaga dan mencantikkan kulit).
5. Anti-lipidemic (Menurunkan dan membuang kolesterol).
6. Anti-atherrosclerotic (Prevents hardening of arteries).
7. Cardioprotective (Menjaga kesehatan jantung).
8. Hypotensive (Blood pressure lowering/Merendahkan tekanan darah).
9. Hypoglycermic (Anti-diabetic, Mengurangi gula dalam darah).
10. Anti-obesity (Membatu menurunkan berat badan).
11. Anti-arthritic (Mencegah sakit tulang).
12. Anti-osteoporosis (Menlindungi dari tulang rapuh).
13. Anti-periodontic (Mencegah gusi berdarah).
14. Anti-pyretic (Merendahkan suhu badan).
15. Anti-parkinson (Melindungi dari penyakit saraf parkinson).
16. Anti-diarrheal (Mencegah diare).
17. Anti-neuralgic (Mengurangi sakit urat saraf).
18. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata).
19. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi seluruh badan).

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Dan Pengobatan Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung blog ini.

Sumber: https://www.bertani.co.id

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

Cara Budidaya Tanaman Pepaya

PROSPEK DAN POTENSI PEPAYA

Pepaya diperdagangkan dalam bentuk masak segar untuk dikonsumsi sebagai makanan buah ataupun mentah sebagai sayuran. Pepaya dikonsumsi oleh semua usia karena rasanya yang manis dan segar. Pepaya juga mengandung getah yang dipergunakan sebagai bahan baku industri. Diluar negri getah pepaya dipergunakan sebagai bahan sampingan di perusahaan industri penyamakan kulit dan pengolahan wool.

Pepaya banyak diminta oleh pasar tradisional, rumah-rumah makan, swalayan dan supermarket. Permintaan juga banyak berdatangan dari pedagang-pedagang buah yang bermunculan diberbagai tempat untuk menambah ragam dagangannya. Kondisi yang demikian menyebabkan permintaan pepaya cenderung meningkat dari tahun ketahun..

Pepaya termasuk komoditas yang memiliki potensi sangat bagus untuk dikembangkan dengan berorientasi kepada agribisnis. Dalam luasan 1 hektar bisa dipanen 30 s/d 60 ton pepaya sedangkan untuk papaine bisa dihasilkan kurang lebih 130 kg. Pembudidayaan dan pengembangan tanaman pepaya yang intensif dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan.

MANFAAT DAN KEGUNAAN PEPAYA

Pepaya dan semua bagaian-bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain untuk keperluan konsumsi pepaya dapat dipergunakan sebagai bahan obat-obatan. Akar pepaya dapat dipergunakan menyembuhkan penyakit ginjal dan mujarab untuk pengobatan kandungan kencing. yaitu dengan cara merendam akar pepaya dengan air dingin kemudian diminum.

Pepaya mempunyai akar yang dapat direbus dan diminum untuk membasmi cacing kremi. Akar papaya gandul yang direndam dalam arak dan dicampur minyak kayu putih dapat dipergunakan sebagai obat luar untuk penyembuh sendi tulang yang sakit sedangkan ampas batang papaya dapat dipergunakan sebagai penghilang rasa mual.

Pepaya memiliki daun muda yang apabila diperas airnya kemudian diminum sangat mujarab untuk obat malaria, panas, kejang perut ,perangsang nafsu makan anak dan obat penyakit beri-beri. Didalam daun pepaya banyak terdapat sejenis alkaloid yang disebut Carpain yang bersifat dapat membuat urat jantung menjadi kejang. .

Pepaya memiliki bunga sebagai obat perangsang makan anak-anak. Rebusan bunga pepaya dapat dipakai sebagai obat penyakit kuning. Biji pepaya yang ditumbuk halus dan dicampur larutan cuka mujarab bagi orang yang terserang masuk angin.karena dapat mengeluarkan peluh dengan banyak dan aman. Dengan makan atau menelan biji pepaya dapat terbebas dari cacingan.

Pepaya mengandung papaine yang dapat membuat daging keras menjadi empuk. Papaine juga dipergunakan sebagai bahan sampingan untuk penyamakan kulit. Papaine berguna menghilangkan noda yang melekat pada sutra alam, mengolah wol agar jangan sampai mengkerut dan menjernihkan minuman.

Getah pepaya mengandung enzyme papaine dan chymopapaine yang dapat mencernakan protein dan mengentalkan air susu. Kuda yang diberikan perasan air daun pepaya muda akan terhindar dari penyakit kremi, mulas ataupun penggumpalan lendir

Pepaya masak memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi yaitu gula buah 10%, zat asam 0,1% , lemak 0,1 %, Abu 0,6%, serat 0,7% dan Air 90%. Didalamnya juga terdapat kandungan vit. A dan vit. C. Pepaya masak dipergunakan sebagai bahan baku minuman sedangkan pepaya muda dipakai sebagai bahan makanan, campuran rujak, dibuat sayuran dan manisan.

SEKILAS BUDIDAYA PEPAYA

Pepaya dapat ditanam didataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 1.000 dpl. Semakin tinggi tempat pepaya ditanam akan mengurang kadar manisnya karena rasa manis ditentukan oleh intensitas sinar matahari dan kelembapan udara.Tanaman pepaya tumbuh baik apabila ditanam ditanah yang agak berat bercurah hujan 5 – 6 bulan basah dengan air dalam tanah 50 – 200 cm.

Pepaya untuk pertumbuhannya membutuhkan Phospor, Nitrogen dan Kalium. Phospor diperlukan untuk pembentukan bunga dan mempercepat pemasakan buah. Nitrogen dibutuhkan dalam jumlah banyak karena diperlukan pertumbuhan vegetatif yang cepat. Kalium diperlukan untuk pembentukan gula buah dan memberi daya tahan akan kekeringan.

Pepaya yang ditanam dalam kondisi baik dapat bertahan hidup hingga umur 3 s/d 4 tahun. Agar tanaman pepaya dapat berproduksi optimal ada beberapa faktor yang harus dipenuhi antara lain kebun terbebas dari rumput, tidak kekurangan sinar matahari, penanaman bersifat monokultur dan lubang tanam cukup besar hingga mampu menampung pupuk organis yang cukup banyak.

Pepaya yang dibudidayakan agar dapat memberikan hasil yang memuaskan maka yang harus dilakukan dalam pemeliharaan adalah mengurangi tanaman yang sudah disemaikan dan menentukan jenis kelamin pohon setelah berumur 4 s/d 5bulan, melakukan penyiangan dan pemupukan, mengatur pengairan dan menentukan ketepatan waktu untuk proses pemanenan.

Pepaya memiliki musuh hama dan penyakit yang menyerang pohon dan bagian-bagiannya antara lain hama tungau yang menyerang daun, keong yang merusak kulit batang dalam, kelelawar dan burung. Penyakit yang sering menyerang adalah Jamur Pythium yang merusak leher akar, Bakteri papayae dan virus yang menyerang daun hingga kelihatan mengering dan keriting.

Pepaya dipanen sesuai keperluannya, apabila dikonsumsi untuk sayuran maka dapat dipetik muda sedangkan apabila dikonsumsi untuk pemenuhan buah maka dapat dipetik masak tua. Pemanenan buah pepaya tua sebagai makanan buah dilakukan setelah terdapat tanda-tanda perubahan warna dari hijau menjadi kekuningan dan getah yang keluar dari buah tua berwarna agak jernih.

KRITERIA PASOKAN PEPAYA

Pepaya untuk permintaan pasar lokal adalah buah yang sudah tua dengan kondisi buah 95% berwarna hijau disertai semburat warna kuning di antara tengah dan ujung pepaya. Penampakan luar buah kelihatan mengkal tetapi apabila dibelah sudah menunjukkan warna merah kekuningan dibagian dalamnya.

Pepaya permintaan pasar lokal tidak diperlukan grading. Sortasi dilakukan hanya untuk memilah-milah besar kecil serta tingkat kematangan buah. Pepaya ukuran besar dikumpulkan menjadi satu dengan yang besar sementara yang berukuran kecil digabung dengan yang kecil, buah yang sudah masak dipisah dengan buah muda.

Pepaya permintaan pasar lokal dikemas memakai bungkus kertas koran untuk melindungi dari gesekan dan kotoran-kototoran agar tidak melekat pada buah, disamping itu supaya penampilan buah menjadi lebih menarik pada waktu dijual. Pepaya yang sudah dikemas dipacking dengan keranjang bambu atau dicurah langsung dengan ditata rapi di-bak pengangkut.

Permintaan getah pepaya / papaine dikirim dalam bentuk powder yang berwarna putih bersih. Bubuk papaine dengan kriteria seperti ini bisa didapatkan apabila pada waktu pengeringan mendapat panas yang optimal dan selisih antara pengerokan getah dan proses pengeringan tidak terlalu lama.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/

SOUND LEVEL METER

SOUND LEVEL METER

SOUND LEVEL METER

SOUND LEVEL METER
SOUND LEVEL METER

Sound Level Meter

adalah suatu alat yang digunakan untuk pengukuran suatu intensitas suara. Dalam menggunakan alat Sound Level Meter ini untuk pengukuran taraf intensitas bunyi dapat menggunakan sumber suara dari sirine secara. Membunyikan sirine ini dapat dengan cara memberikan variasi tegangan yang diberikan untuk sirine tersebut, sehingga berdengung keras atau kecilnya suara yang dihasilkan oleh sirine bergantung pada tegangan yang diberikan untuk sirine tersebut. Untuk menggunakannya, sirine diletakkan pada suatu titik, dan Sound Level Meter diletakkan pada jarak yang ditentukan yaitu sekitar 5cm (bisa kurang ataupun lebih) dari arah yang berhadapan dengan Sound Level Meter tersebut. Pada saat sirine dibunyikan, Sound Level Meter akan mencatat Intensitas bunyi dari sirine tersebut.

Sound Level Meter

ini digunakan untuk mengukur tingkat suara dalam desibel (dB).Sound Level Meter memiliki sebuah panel LCD, yang merupakan perangkat yang berdirisendiri dan digunakan untuk pembacaan pada alat ini. Pengukuran dengan menggunakan sound level meter ini biasanya digunakan dalam studi polusi suara untuk kuantifikasikebisingan, tapi terutama untuk industri, lingkungan dan kebisingan pesawat. Namun,pembacaan yang diberikan oleh sound level meter tidak berkorelasi dengan baik untukkenyaringan suara manusia, karena ini meter kenyaringan diperlukan.

Sound Level Meter

ini terdiri atas mikropon dan sebuah sirkuit elektronik termasukattenuator, 3 jaringan perespon frekuensi, skala indikator dan amplifier. Tiga jaringan tersebut distandarisasi sesuai standar Sound Level Meter. Tujuannya adalah untuk memberikan pendekatan yang terbaik dalam pengukuran tingkat kebisingan total. Respon manusia terhadap suara bermacam-macam sesuai dengan frekuensi dan intensitasnya. Telinga kurang sensitif terhadap frekuensi lemah maupun tinggi pada intensitas yang rendah. Pada tingkat kebisingan yang tinggi, ada perbedaan respon manusia terhadap berbagai frekuensi. Tiga pembobotan tersebut berfungsi untuk mengkompensasi perbedaan respon manusia.

Dalam melakukan pengukuran

menggunakan Sound Level Meter, gelombang bunyi yang terukur bisa jadi tidak sama dengan nilai Intensitas gelombang bunyi yang sebenarnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:

  1. Adanya angin yang berhembus dari berbagai arah yang menyebabkan tidak akuratnya nilai yang terukur oleh Sound Level Meter.
  2. Apabila melakukan pengukuran di tempat yang banyak tumbuhan, suara yang dikeluarkan sirine terserap oleh tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya. Sehingga pengukuran tidak maksimal.
  3. Adanya pengaruh kecepatan angin, yang menyebabkan nilai Intensitas gelombang bunyi yang terukur lebih kecil dari hasil yang sebenarnya.

Karena hal-hal yang berpengaruh pada penjalaran gelombang bunyi yaitu kecepatan angin dan benda-benda di sekitar sirine yang dapat menyerap gelombang bunyi.

Baca Artikel Lainnya: