Evaluasi Diri

Evaluasi Diri

Evaluasi Diri
Evaluasi Diri

Dalam sebuah proses sosial manusia

tidak akan pernah terlepas dari unsur menilai dan dinilai orang lain. Terkadang terhadap orang yang barus saja kita kenal atau kita lihat kita pun akan langsung melakukan penilaian. Contohnya:
“Hmm, ternyata dia orangnya sombong”.

“Dia wajahnya judes

orang seperti ini pasti tidak asyik jika dijadikan teman”.
“Sepertinya dia sangat baik…”

“Orang ini hebat sekali, mana mungkin aku bisa sebanding dengan dia…”

Pertanyaan-pertanyaan seperti contoh

di atas adalah hal yang wajar, karena itu adalah sifat alamiah yang di miliki manusia. Menilai orang lain adalah lebih mudah dari pada menilai diri sendiri. Yang jadi sebuah pertanyaan sekarang bagaimanakah kita menilai diri kita positif ataukah negatif.


Penilaian terhadap diri sendiri

akan berdampak positif terhadap pengembangan diri kita ke depan. Dengan penilaian diri kita akan mampu membangun citra diri positif terhadap diri sendiri yang akhirnya akan berdampak kepada orang lain. Untuk mencapai hal itu semua maka kita perlu melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.

Bagaimana cara melakukan evaluasi terhadap diri sendiri, berikut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

Pertama, Introspeksi diri, Introspeksi diri adalah suatu proses memahami dan menelaah segala hal yang telah kita lakukan, yang berdampak pada diri sendiri dan orang lain. Introspeksi diri tidak terbatas hanya pada merenungkan sesuatu tapi lebih dari itu. Seseorang harus mampu mengambil sebuah keputusan dari hasil perenunganya, mulai menyusun rencana baru untuk memantapkan diri melangkah maju ke depan.

Kedua, meminta feed back dari orang lain, orang lain ibarat cermin di masyarakat yang akan memantulkan sesuatu akibat dari stimulus yang kita berikan. Orang lain bisa saja memberikan umpan yang kurang baik. Jika hal itu terjadi kita tidak bisa menolak dengan perilaku yang tidak menyenangkan kepada orang lain tersebut. Ibaratnya jangan sampai kita memecah kaca hanya gara-gara wajah kita Nampak menawan di depan kaca. Hal yang bisa kita lakukan adalah melakukan filter atau menyaring umpan balik yang ada, yang bisa kita gunakan sedangkan yang kurang bisa kita jadikan motivasi untuk menjadikan kita menjadi lebih baik.

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/isi-teks-proklamasi/