Posted in: Perkebunan

Hadis Mutawatir di dalam Kitab-kitab Hadis Kodifkasi

Hadis Mutawatir di dalam Kitab-kitab Hadis Kodifkasi

Hadis mutawatir adalah hadis yang menuntut yakinnya kita dalam periwayatannya (qath’i), sedangkan hadis ahad adalah hadis-hadis yang mengandung keraguan (zhann). Namun bagaimanakah jumlah hadis-hadis yang mutawatir di dalam kodifkasi (kitab-kitab hadis yang sudah dibukukan).

para ulama berbeda pendapat dalam penentuan jumlah hadis yang mutawatir di dalam kodifkasi hadis, diantara mereka ada berpendapat bahwa tidak terdapat satu hadis pun yang mutawatir di dalam hadis-hadis yang diriwayatkan kepada kita. Hal ini karena para ulama yang mensyaratkan mutawatirnya periwayatan sebuah hadis yaitu hendaknya periwayatannya dilakukan oleh sekumpulan orang yang tidak terbatas jumlahnya. Seperti perkataan Ibn al-Salah hampir saja tidak ditemukan hadis mutaswatir di dalam riwayat para ahli hadis, dan barangsiapa yang diminta untuk mengemukakan satu saja contohhadis yang mutawatir yang diriwayatkan oleh para ahli hadis, tentu akan sangat sukar sekali mencarinya.

Syekh Syaltut menjelaskan bahwa para ulama telah ijma’ bahwa hadis ahad tidak dapat memberikan hukum yakin (qath’i) hanya sampai pada taraf ( zhan), tidak bedanya dalam hal ini antara hadis-hadis yang diriwayatkan oleh bukhori atau muslim maupun periwayat lainnya. Para ulama berpendapat bahwa tidak satupun ditemukan hadis yang mutawatir rawinya di dalam kitab-kitab hadis, namun sebagian ulama lain juga berpendapat bahwa banyak hadis-hadis yang mutawatir di dalam kitab-kitab hadis. Suatu hadis tidak disebut mutawatir kecuali diriwayatkan dalam kitab-kitab hadis yang masyhur, dan thuruq ri”ayatnya banyak, sehingga diyakini tidak akan terjadi diantara para pearwi yang itu kesepakatan untukmelaukan dusta, dan syarat ini menjadi kelaziman dalam tiap thabaqot hadis.

sumber :

https://an-riz-leau.org/rite-of-passage-apk/