Posted in: Pendidikan

  indocina (vietnam kaos dan kamboja )

  indocina (vietnam kaos dan kamboja )

Pada akhir abad XIX seluruh Indo Cina (Laos, Vietnamdan Kmboja) jatuh ketangan Perancis. Pada setiap bagian Indo Cina, Prancis menjalankan pemerintahnnya sendiri-sendiri, sejak Vietnam dikuasai perancis gerakan nasionalisme Vietnam mulai bangkit.

Gerakan nasionalisme Vietnam terdiri atas 3 periode:

  1. Periode 1913-1917
  2. Periode 1917-1930
  3. Periode 1930-1954

Gerakan nasionalis di Indocina dipelopori oleh bagsa Vietnam, sebab penduduknya paling besar dan punya nasionalisme tradisional (kebiasaan mengusir penjajah dari China). Gerakan tertua yang di Vietnam yaitu Vietnam Restoration League oleh Cong De.

Akibat pemberontakan tahun 1930, gerakan nasionalisme Vietnam  ditindas dengan kejam oleh Prancis. Ditahun ini juga Nguyen Quoc ( mengganti nama menjadi Ho Chi Minh) lahir di Kim Liem. Ia mengumpulkan kelompok-kelompok komunis dan dibentuk menjadi Partai Komunis Indocina.  Gerakan komuis ini berkembang pesat di Vietnam. Faktornya pada masalah sosial ekonomi. Gerakan ini dapat menyentuh hati rakyat, karena perjuangan mereka untukmengenteskan dari kemiskinan.

 Setelah perang dunia II berakhir, Ho Chi Mhin memproklamasikan kemerdekaaan pada tanggal 2 September 1945. Tetapi Vietnam Selatan diduduki Prancis. Vietnam yang diduduki oleh Ho Chin Minh disebut Vietnam Utara dan Vietnam Selatan dijaddikan negara Boneka Prancis. Dalam pertempuran di Dien Bien Phu, prancis menderita kekalahan besar dan membawa masalahnya ke Perjanjian Janewa. Perjanjian itu mengakui lahirnya negara-negara nasionalis di Indocina. Perjanjian itu memberikan peluang bagi Vietnam Utara kepada Vietnam Selatan dengan bantuan Rusia dan China terus menekan Vietnam selatan yang didukung oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat mengundurkan diri sehingga Vietnam Utara mudah mencaplok Vietnam Selatan. Sejak itu, Indocina kesemuanya paham komunis.

4       Malaysia, Singapura Dan Bruney Darusalam (Wilayah Melayu)

perkembangan nasionalisme tidak sebanyak di negara-negara lainnya di asia tenggara. Masalahnya demokrasi dewan perwakilan dan kemerdekaaan kurang mendapatkan perhatian di Malaya. Perkembangan nasionalisme Malaya tidak hanya ditambah oleh perbedaan etnis, tetapi dikalanggan orang-orang Melayu sendiri terdapat perbedaan konsep hari depan Malaya.

Singapura dan Brunei Darusalam adalah bekas rurumpuhan jajahan Inggris Di Malaya. Malayu merdeka pada tanggal 31 Agustus 1957 sebagai PTM (Persatan Tanah Melayu) Sigapura dan Brunei tidak ikut merdeka. Setelah PTM berkembang, menjadi Malaysia. Sigapura bergabug dengan Malaysia tetapi Inggris menjadi protektorat Inggris. Singapura berpendapat sebagai negara pulau kecil yang terletak didaerah strategis. Singapura termasuk negara yang memisahkan diri dan negara yang berdiri sendiri sebagai negara yang republika, dan tidak takut dengan kkecilannya dan memanfaatkan untuk maju.

sumber :