Kematian atau Mortalitas

Kematian atau Mortalitas

Kematian atau Mortalitas
Kematian atau Mortalitas

Kematian atau mortalitas adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Secara otomatis, kematian akan menyebabkan jumlah penduduk berkurang. Seseorang tidak akan mengetahui kapan ia mati. Kadang kematian terjadi saat manusia masih bayi, ketika umur dewasa, atau sudah tua. Tinggi rendahnya tingkat kematian ditunjukkan oleh jumlah kematian penduduk dalam setahun. (http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-editorial/)

Tingkat kematian penduduk di suatu wilayah dapat dibedakan sebagai berikut;

  1. Angka Kematian Kasar atau Crude Death Rate (CDR)

Angka kematian kasar (CDR) menunjukkan jumlah orang yang mati dalam setiap 1.000 penduduk di suatu wilayah.

  1. Angka Kematian Bayi atauInfant Mortality Rate(IMR)

Angka kematian bayi menunjukkan jumlah kematian bayi dari setiap 1.000 kelahiran.

  1. Angka Kematian Menurut Umur atau Age Specific Death Rate (ASDR)

Angka kematian khusus (ASDR) menunjukkan jumlah kematian penduduk usia tertentu dari setiap 1.000 jiwa penduduk dalam satu tahun.

Tinggi rendahnya tingkat kematian dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat kematian;

  1. Faktor pendukung kematian (promortalitas)

Promortalitas merupakan faktor yang menyebabkan meningkatnya jumlah kematian. Tingginya kematian bisa saja terjadi secara natural maupun karena kurangnya perhatian pada kesehatan dan prasarana pendukungnya.

  1. Faktor penghambat kematian (antimortalitas)

Antimortalitas merupakan faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat kematian. Faktor penghambat kematian bisa kamu temukan jika kamu telah menyimpulkan faktor-faktor yang mendukung kematian. Karena faktor penghambat kematian berbanding terbalik dengan pendukung kematian.