Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Meremajakan Kulit dan Mengobati Penyakit Kulit

Bagi kita yang hendak merawat dan menjaga kesehatan kulit, puasa sangat baik sebagai medianya. Sebab, organ-organ dalam tubuh yang mengerjakan sel-sel, seperti hati, lambung, dan organ vital, dapat istirahat saat berpuasa. Sehingga, terjadi regenerasi dari organ dalam dan sel-sel memiliki kesempatan memperbaiki diri. Dengan pergantian sel baru maka akan mendorong kulit menjadi remaja, dan puasa adalah media untuk itu.

Sementara itu, untuk mengobati penyakit kulit, saat kita puasa, kandungan air dalam darah berkurang. Pada waktu yang bersamaan, kandungan air yang ada di kulit juga berkurang. Hal ini bisa menambah kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan penyakit-penyakit dalam perut, meminimalisir kemungkinan penyakit-penyakit kulit yang menyebar di sekujur badan, seperti sakit Psoriasis (sakit kulit kronis), serta meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit yang mempunyai banyak lemak.

Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh

Salah satu manfaat puasa secara fisik ialah dapat meningkatkan fungsi organ tubuh. Sebab, secara sifatnya, puasa tidak mengekang fisik untuk tidak makan dan minum, sehingga organ tubuh dapat istirahat. Sebagaimana kita ketahui, ketika kita bekerja tanpa istirahat maka hasilnya malah tidak baik untuk kesehatan. Berbeda jika kita bisa menyeimbangkan antara istirahat yang bekerja, tentunya lebih produktif dalam bekerja. Sama halnya dengan organ tubuh manusia yang juga butuh keseimbangan untuk lebih memaksimalkan fungsi organ.

Dapat Menyeimbangkan Saraf Simpatis dan Parasimpatis

Salah satu yang sangat mendukung tingkat terjadinya stres dalam tubuh adalah saraf simpatis yang juga membuat jantung berdebar. Sementara, hormon parasimpatis berfungsi untuk memperlambat denyut jantung hingga lebih tenang dan dapat mengontrol emosi. Selain itu, saraf parasimpatis bisa mempengaruhi pengeluaran asam lambung. Maka, puasa mampu menyeimbangkan dua saraf tersebut sehingga tercipta ketenangan dan pengendalian diri yang tinggi.

Menjaga Kadar Gula Darah (Mengobati Diabetes)

Pada saat kita puasa, berarti kita memberikan waktu untuk istirahat pada kelenjar pankreas. Ketika istirahat ini, pankreas dapat mengeluarkan insulin yang menetralkan gula menjadi zat tepung dan lemak dikumpulkan di dalam pankreas. Sebagaimana kita ketahui, fungsi pankreas bisa melemah, bahkan tidak berfungsi sama sekali jika terdapat makanan yang mengandung insulin secara berlebihan. Akibatnya, kadar gula dalam darah merambat naik dan cenderung meningkat, sehingga kita bisa terkena penyakit diabetes.

Meminimalisir Obesitas

Pada saat asupan makanan kita berkurang (puasa) bagi tubuh, menjadi sebab menurunnya berat badan dan kegemukan, karena biasanya, orang yang kegemukan selalu mengonsumsi makan secara berlebihan dari yang dibutuhkan oleh tubuh. Sementara, bagi orang yang gemuk, akan mengalami risiko gangguan kesehatan penyakit kronis yang sangat tinggi, misalnya serangan jantung, diabetes, stroke, hipertensi, dan penyakit kronis lainnya.

Bisa Mengurangi dan Mengontrol Kolesterol , serta Mengurangi Stroke

Dengan puasa yang kita lakukan, dapat menyebabkan berkurangnya minyak dalam tubuh dan menyebabkan berkurangnya kolesterol. Sebab, kolesterol merupakan zat yang tertimbun yang dapat menyebabkan berbagai macam risiko terkena penyakit kronis sebagaimana yang telah disebutkan.

Sementara itu, puasa bermanfaat untuk mengurangi terjadinya stroke, karena puasa mampu memperbaiki kolesterol darah yang dapat menyumbat pembuluh darah dalam bentuk pengapuran dan pengerasan pembuluh darah (atekosklorosis). Sebagaimana kolesterol darah yang kita ketahui, kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan terjadinya stroke. Sebab, cabang pembuluh darah terhambat oleh embli yang bisa berupa kolesterol atau udara. Maka, melalui puasa, kita dapat mengontrol kolesterol penyebab stroke tersebut. Sehingga, kolesterol bisa ditekan dan dikurangi.

Mengurangi Sakit Persendian Tulang

Pada saat kita merasa organ-organ tubuh mulai terasa nyeri disertai sakit-sakit, serta kedua tangan dan kaki mengalami nyeri, berarti kita sedang terkena sakit persendian tulang. Biasanya, ini menimpa manusia pada fase-fase akhir usianya, khususnya pada usia antara 30-50 tahun. Sebagaimana kita ketahui, tulang merupakan penopang agar tubuh bisa dengan elastis bergerak. Maka, dengan puasa, sakit karena tulang bisa disembuhkan, paling tidak dapat dikurangi. Sebab, ketika kita berhenti memberikan asupan bagi tubuh (puasa), tulang mendapatkan zat dari organ lain, yang berfungsi untuk menguatkan atau sebagai “pelumas” bagi tulang.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/doa-sholat-dhuha-niat-dan-tata-caranya/