Mendikbud: Kalau Semua Soal Mudah, Itu Namanya Bukan Ujian

Mendikbud: Kalau Semua Soal Mudah, Itu Namanya Bukan Ujian

Mendikbud Kalau Semua Soal Mudah, Itu Namanya Bukan Ujian
Mendikbud Kalau Semua Soal Mudah, Itu Namanya Bukan Ujian

Soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mata pelajaran Matematika banyak dikeluhkan siswa SMA peserta ujian. Menanggapi itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, soal yang sulit hanya sekitar 10 persen dari seluruhnya.

Sejauh ini, banyak siswa yang mengeluhkan soal Matematika karena dianggap tidak sesuai dengan kisi-kisi soal persiapan UNBK.

“Tidak keseluruhan, hanya 10 persen saja dari soal. Kalau semua soal mudah, itu namanya bukan ujian,” ujarnya usai meninjau pelaksanaan UNBK tingkat SMP di sejumlah sekolah di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Rabu (18/4).
Mendikbud: Kalau Semua Soal Mudah, Itu Namanya Bukan Ujian

Meski demikian, kritik dan saran dari masyarakat mengenai sulitnya soal

UNBK akan ditampung. Kemendikbud akan mengevaluasi soal-soal materi ujian nasional di tahun depan. Namun dia menegaskan, evaluasi soal-soal ujian itu bukan berarti kualitasnya diturunkan.

“Namanya ujian yah sulit, kalau mudah bukan ujian namanya. Tahun depan akan diperbaiki, tapi bukan berarti diturunkan kualitasnya,” ungkapnya.

Diberitakan sebeluumnya, salah seorang siswa asal SMA Negeri 4 Kota

Cirebon, Presiden Fadilla Cantik mengaku kesulitan dengan soal-soal ujian nasional lalu.

Siswa kelas XII IPA itu mengeluhkan, contoh soal-soal yang dipelajari saat

pengayaan materi ujian nasional, hanya sebagian kecil saja yang keluar. Selebihnya, banyak soal yang tidak sesuai dengan yang diajarkan.

“Jadi tuh, soalnya sulit. Waktu diajarkan di pengayaan materi sama yang di-UN-kan, jenis soalnya beda,” keluhnya.

 

Baca Juga :