Mendikbud: Sekolah Tak Akan Maju Jika Andalkan Dana BOS

Mendikbud: Sekolah Tak Akan Maju Jika Andalkan Dana BOS

Mendikbud Sekolah Tak Akan Maju Jika Andalkan Dana BOS

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

mengatakan mulai tahun ini sekolah diizinkan menghimpun dana dari masyarakat.

“Mulai tahun ini sekolah diizinkan menghimpun dana dari masyarakat seperti donatur dan alumni. Terutama alumni yang sudah sukses, seperti menteri dulu juga sekolah,” ujar Muhadjir di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Dia menjelaskan saat ini waktunya bagi para alumni memberi sumbangan

kepada sekolahnya dulu, terutama pada siswa yang tidak mampu.

Sementara, dana dari masyarakat digunakan untuk meningkatkan daya tahan untuk memajukan sekolah.

“Kalau sekolah hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maka sekolah tidak akan maju,” kata dia.

Mendikbud mengatakan ada perbedaan antara pungutan liar dan yang tidak liar.

“Kemdikbud sudah mengeluarkan peraturan bahwa pada dasarnya, sekolah

dibolehkan menghimpun dana dari masyarakat asal tak memaksa, dalam rangka memperkuat pendanaan sekolah dengan semangat gotong royong,” kata dia.

Kemdikbud sudah melakukan konsultasi dengan Menkopolhukam terkait posisi dan langkah Kemdikbud.

“Ternyata tak masalah asal itu resmi dan pemanfaatannya untuk pengembangan sekolah dan tak melanggar undang-undang, ” cetus dia.

Sebelumnya, sekolah dilarang melakukan pungutan karena kerap ditemukan penyimpangan dalam pengelolaannya. (Antara)

 

Sumber :

https://www.evaluasi.or.id/2020/01/contoh-paragraf-argumentasi-tentang.html