MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG KAIN SCUBA
Posted in: Pendidikan

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG KAIN SCUBA

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG KAIN SCUBA

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG KAIN SCUBA

Kain scuba adalah salah satu jenis

bahan tekstil yang sedang ngehitsdalam dunia fashion. Kain scuba (scuba knit atau sering disebut kain rajut scuba), bahkan ada yang menyebutnya dengan panggilan neoprene atau ponte. Ketiga nama tersebut sering menjadi rancu karena memang terdapat banyak kemiripan.

Scuba knit yaitu dirancang sebagai pakaian olahraga. Kain tersebut berupa kain rajut ganda yaitu kain yang dirajut menggunakan mesin rajut datar dan pada saat proses pembuatan, mesin ini bekerja membentuk rajutan dua lapis yang disatukan. Oleh karena itu kain scuba memiliki karakteristik yang tebal tetapi empuk (soft).

Dibandingkan dengan jenis kain rajut satu layer, maka kain scuba memiliki kualitas yang lebih baik dan tingkat elastisitasnya lebih terkontrol. Kain ini memiliki kemampuan melar secara vertikal maupun horizontal rata- rata 40% dan lebar mencapai 58 inches. Selain itu, kain scuba juga terbuat dari bahan polyester 90% dan spandek 10%.

Bahan kain scuba berupa benang filamen halus yang dirajut secara padat sehingga membentuk kain rajut yang halus dan lembut. Ketebalan kain scuba mencapai hingga 1-3 mm, Jika ada jenis kain ini yang lebih tebal  yaitu neuprane (Memiliki lapisan dalam dari busa neuprnabe). Kain neuprane adalah foam (busa) dari karet sintetik yang terbuat dari bahan polychloroprene.

Proses pembuatan kain tersebut yaitu dengan cara pemanasan dan pengepresan. Dengan begitu kain ini lebih tepatnya disebut bahan non woven fabric. Sedangkan neoprene biasanya diproduksi secara sandwich (seperti bread jem bread), yaitu dibuat untuk lapisan bahan scuba knit. Ketebalan busa pada kain neoprene terdiri dari 2mm, 3mm, 4mm dan 5mm.

Sedangkan ponte adalah sebuah kain rajut ganda yang sangat mirip dengan kain scuba. Tetapi kain ini terbuat dari serat flamen yang lebih tebal. Biasanya kain ini terbuat dari kain polyester yang dikombinasikan dengan bahan rayon dan spandek (licra).

Secara keseluruhan, kain scuba neoprene biasanya digunakan untuk membuat pakaian selam, mulai sejak tahun 1950 an. Belakangan ini para fashion designer memanfaatkan kain ini untuk menambahkan pakaian yang membutuhkan tampilan dengan efek- efek khusus.


Baca Juga :