Humas Harus Gandeng Media Dalam Penyebaran Informasi

Humas Harus Gandeng Media Dalam Penyebaran Informasi

Humas Harus Gandeng Media Dalam Penyebaran Informasi

Humas Harus Gandeng Media Dalam Penyebaran Informasi
Humas Harus Gandeng Media Dalam Penyebaran Informasi

BANDUNG- Humas harus bisa mensosialisasikan program-program

pemerintah tidak dengan cara beriklan tetapi melalui kegiatan-kegiatan yang bersinergis dengan kalangan pers.

Demikian dikemukakan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Revormasi Birokrasi (PANRB) RI, Yuddy Chrisnandi.

“Dalam penyebaran informasi humas bukan dengan cara beriklan atau

advetorial tetapi melakui kegiatan yang bersinergis dengan media cetak, elektronik sehingga mamou membuat berita-berita yang memamng bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Yuddy, banyak cara yang bisa dikerjasama dan bisa dilakukan humas dengan media massa yang bukan hanya sekedar beriklan, tetapi melalui sosialisasi program.

“Kalau hanya sekedar beriklan, pasang ucapan selamat itu memang tidak

dimungkinkan lagi karena itu merupakan salah satu bentuk pemborosan yang outcome nya sama sekali tidak ada,” kata Yuddy, usai menutup Workshop Sinergi Kampanye Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara dan Revormasi Birokrasi Bagi Praktisi Humas Pemerintah Daerah, di Aula Barat Gedung Sate, Selasa (24/03).

 

Sumber :

https://www.minds.com/Michael_Young/blog/ways-to-facilitate-the-learning-process-in-online-education-981641649593327616

JENIS-JENIS AWALAN DAN MAKNANYA

Jenis Awalan dan Maknanya

Jenis-Jenis Awalan dan Maknanya – Awalan atau disbut juga prefiks, adalah salah satu imbuhan yang terletak pada bagian awal sebuah kata dasar. Hasil dari penambahan imbuhan ini, menimbulkan makna yang beragam. Perbedaan makna yang ditimbulkan ini bergantung pada awalan yang menempel pada kata tersebut.

Jenis Awalan dan Maknanya
Jenis Awalan dan Maknanya

Dalam Bahasa Indonesia terdapat beberapa awalan, yaitu :
1. ber-
2. me-
3. di-
4. ke-
5. per-
6. pe-
7. ter-
8. se-

1. AWALAN (ber-)

Awalan ber- mempunyai fungsi membentuk kata kerja.
Makna yang muncul akibat penambahan awalan ber- adalah :

a. memakai.
Contoh :
– Bertopi (memakai topi),
– Berdasi (memakai dasi ),
– Bercelana panjang (memakai celana panjang).

b. mempunyai
Contoh :
– Bersuami (mempunyai suami),
– beruang (mempunyai uang),
– berharta (mempunyai harta).

c. melakukan tindakan untuk diri sendiri
Contoh :
– berhias,
– bersolek,
– berkaca.

d. berada dalam keadaan
Contoh :
– bersenda-gurau,
– bermalas-malas
– bersedih

e. menyatakan saling atau timbal-balik
Contoh :
– bersalaman
– bertubrukan

2. AWALAN ( me- )

Awalan me- berfungsi membentuk kata kerja.
Makna yang ditimbulkan adalah :

a. melakukan tindakan

Contoh :
– menulis
– menyergap
– menanam
– membunuh
– melompat
– membendung

b. bekerja dengan alat

Contoh :
– mengunci
– mencangkul
– membajak
– memanah
– mengetik
– mencambuk
– mengail

c. mencari atau mengumpulkan

Contoh :
– menrotan
– mendamar

d. berbuat seperti atau dalam keadaan sebagai

Contoh :
– membujang
– menjanda
– membabi buta

e. membuat jadi atau menjadi

Contoh :
– meninggi
– menurun
– memanas
– mencair
– mendingin

3. AWALAN ( di- )

Awalan di berfungsi membentuk kata kerja pasif, sedangkan maknanya adalah :

a. dikenai tindakan
Contoh :
– dibeli
– dipukul

b. dikenai dengan
Contoh :
– digunting
– digergaji

c. dibuat atau dijadikan
Contoh :
disambal
– digulai

d. diberi/dilengkapi
Contoh :
– dicat
– dipagari
– ditugasi

4. AWALAN ( ke- )

Awalan ke- berfungsi membentuk kata benda, kata kerja dan kata bilangan tingkat, serta kata bilangan kumpulan, kata benda dan kata kerja
Contoh:
– kekasih (kata benda)
– ketua (kata benda)
– kedua (kata bilangan)

5. AWALAN ( per- )

Awalan per- berfungsi membantuk kata kerja imperatif.
Makna yang muncul dari proses pembubuhan awalan per- adalah :

a. membuat jadi (kausatif)
Contoh :
– perbudak (membuat jadi budak),
– pertuan (membuat jadi tuan)

b. membuat jadi lebih
Contoh :
– perkecil (membuat jadi lebih kecil),
– pertajam (membuat jadi lebih tajam)

b. membagi jadi
Contoh :
– perempat (membagi jadi empat),

6. AWALAN ( pe-)

Awalan pe- berfungsi membentuk kata benda dan kata kerja, kata sifat, dan kata benda sendiri. Ada beberapa makna yang muncul dari proses pembentukan kata dengan awalan pe-.

a. alat untuk
Contoh :
– penggali (alat untuk menggali),
– perasa (alat untuk merasakan),
– penglihat (alat untuk melihat)

b. orang yang di
Contoh :
– petatar (orang yang ditatar),
– pesuruh (orang yang disuruh)

c. orang yang gemar
Contoh :
– pemabuk (orang yang gemar mabuk),
– pecandu (orang yang gemar candu),
– penjudi (orang yang gemar judi)

d. alat untuk me ….
Contoh :
– penggaris (alat untuk menggaris),
– pereket (alat untuk merekat),
– pengukur (alat untuk mengukur)

e. pelaku tindakan seperti tersebut dalam kata dasar
Contoh :
– penguji (orang yang melakukan uji),
– penambang (orang yang melakukan tambang),
– penerjemah (orang yang melakukan terjemah).
– pemisah,
– pemirsa,
– penggubah,
– penatar
– penyuruh.

7. AWALAN ( ter- )

Awalan ter- berfungsi membentuk kata kerja pasif dan kata sifat.
Makna dari imbuhan ter- antara lain :

a. paling
Contoh :
– terbaik (paling baik),
– terkuat (paling kuat),
– termahal (paling mahal)

b. dapat di
Contoh :
– terangkat (dapat diangkat),
– terbeli (dapat dibeli),
– tertampung (dapat ditampung)

c. dalam keadaan di
Contoh :
– terikat
– tertutup
– teraniaya

d. dikenai tindakan secara tak sengaja
Contoh :
– terpukul,
– tertinju,
– terjebak
– terbawa,
– terseret

8. AWALAN  ( se- )

Awalan se- berfugsi membentuk kataketerangan (adverbia).
Makna dari awalan se-, yaitu :
a. menyatakan satu
Contoh :
– seangkatan

b. menyatakan segenap
Contoh :
– sekeluarga

c. menyatakan seluruh
Contoh :
– seindonesia

d. menyatakan sebanding
Contoh :
– sebaik
-secantik

Demikian postingan tentang Jenis-Jenis Awalan dan Maknanya. Semoga bermanfaat.

Selamat Belajar…!!! 🙂


Baca juga :

CONTOH CERPEN REMAJA “MISTERIUS CINTA”

CONTOH CERPEN REMAJA
CONTOH CERPEN REMAJA
CONTOH CERPEN REMAJA

Sore itu awal perkenalan Nisa dengan seseorang yang tak pernah dia duga. Kala itu sosok misterius itu datang dalam dunianya ketika Nisa ingin membuka dunia baru untuk memulai langkahnya dalam menggapai mimpi.

Seseorang itu tak pernah dia kenal sebelumnya. Tiba-tiba dia datang dengan membawa sejuta teka-teki yang penuh tanda Tanya. Akankah ini yang dinamakan takdir? Bagian dari scenario Allah yang menjadi kisah hidup Nisa? Entahlah, yang pasti benar atau tidaknya dia itu hanya Allah yang tahu.
Music klasik bersenandung merdu. Membawakan nada suara yang nikmat di dengar. Suara itu tidak lain dan tidak bukan adalah nada panggilan masuk ponsel Nisa yang tergeletak di meja. Nomor asing yang tak tahu siapa pemanggilnya. Pemilik Nomor asing itu bernama Haviz mantan pacar sahabat nisa sewaktu SMA dulu.
Nisa sendiri heran dan kebingunan maksud cowo itu menelponnya, sedangkan nama itu asing baginya dan Nisa tidak merasa punya teman SMA yang bernama Haviz. Nama yang asing dan baru dia tahu jika nama itu adalah pacar Mulan teman alumni SMA dulu. Nisa memang tidak terlalu dekat dengan Mulan. Jadi, dia tidak tahu-menahu urusan Mulan ketika SMA dulu.
“Hallo… ini Nisa kan? Alumni SMA Sekar Arum? Kamu teman dekatnya Mulan bukan?”, Tanya Haviz cowo misterius itu dengan gaya mengintrogasi Nisa.
“Ya benar ini saya Nisa. Ma’af ini siapa ya?”, jawab Nisa dengan enteng dan sedikit penasaran karena cowo misterius itu tahu nama dan asal sekolahku dulu.
“Nisa, kamu tahu Mulan dulu penah dekat dengan cowo siapa saja? sekarang dia dekat dengan siapa?”
Nisa keheranan dengan pertanyaan cowo misterius. Datang tak diundang tiba-tiba menanyakan hal aneh yang buatnya tidak bisa menjawab karena sudah bertahun-tahun lamanya Nisa putus komunikasi dengan Mulan setelah lulus SMA. Mungkin karena kesibukan masing-masing yang membuat jarak hubungan dan komunikasi menjadi renggag.
“Oalllahh… ya saya tidak tahu toh. Udah lama hampir 5 th gak komunikasi sama dia setelah lulus SMA. Saya gak tahu-menahu urusan dia. Gak mau ikut campur masalah orang lain. Ma’af, ini siapa ya?”, ujar Nisa.
“tuuuuuuutttttttttttttttt……”, cowo misterius itu memutus kan panggilan tanpa memberitahu namanya.
“dasar cowo aneh, sok misterius. Mana tahu aku cowo Mulan. Posesif banget jadi cowo”, Ujar Nisa sedikin Menggerutu dalam hatinya.
Tak berapa lama kemudian, cowo misterius itu memberitahukan namanya lewan pesan singkat. cowo misterius itu mengirim SMS pada Nisa menceritakan masalah yang dia alami dengan Mulan. Akan tetapi, Nisa tak menghiraukan isi SMS itu.
Dengan hati sedikit penasaran, nisa bertanya lewat pesan singkat, “Dari mana kau dapat no hp ku? Kenapa kamu tahu teman-temanku dan asal sekolahku?”.
“Aku dapat no kamu dari Reza teman sekelasmu. Ya aku tahu karena dulu aku pernah bekerja di SMA Sekar Arum. Aku keponakan pak Yanto guru SMA kamu dulu”, balas dia.
Panjang Lebar dia mencurahkan isi hatinya tentang masalah yang dia alami dengan Mulan. Tak terasa setiap hari Nisa dan Haviz saling berkomunikasi dengan jarak yang memisahkannya. Meskipun kata dia mengenal Nisa dan pernah melihat Nisa waktu SMA dulu, meskipun kata dia pernah bekerja di SMA dulu Nisa belajar, tetapi Nisa tak pernah melihatnya apalagi mengenalnya. Mungkin aku pernah melihat dia, tapi aku tidak tahu nama dia.
Mungkin aneh dan tidak masuk akal, mungkin ini bisa dibilang sesuatu hal yang sia-sia saja karena menyayangi seseorang yang belum pernah dia lihat dan dia temui. Mungkin ini hanya membuang-buang waktu saja. Walaupun terkadang hati kecil Nisa merasa ragu akan kebenaran yang dia ceritakan, tetapi entah seperti ada sesuatu yang mengganjal di hati. Sesuatu yang membuatnya menjadi berbeda, sesuatu yang membuatnya merasa nyaman.
Tak terasa hubungan mereka semakin jauh, meskipun hanya lewat SMS dan Telepon. Hubungan yang mereka jalani yang dibatasi oleh jarak dan waktu. Hubungan yang tak pernah tahu bagaimana karakter satu sama lain yang sesungguhnya. Aku tak tak pernah melihatnya, tapi dia pernah melihatku. Entah apakah dia benar-benar mengenali Nisa atau hanya sekedar sandiwara saja.
Mungkin ini Gila dan tidak masuk akal, tapi tak bisa dielakkan lagi bahwa ini rasa yang ada di tengah-tengah bayang-bayang ilusi. Entah ini imajinasi, khayalan, atau hanya cerita belaka, tapi ini realita yang Nisa alami.
Nisa selalu berharap agar ini bukan sekedar mimpi belaka, tetapi dia datang di hadap nisa secara langsung untuk bisa merasakan secara nyata. Terkadang menahan rasa rindu yang tak tentu arah dan tak pasti itu membuat Nisa terasa sakit. Ingin rasanya berlari dan terbang tinggi mengepakkan sayap-sayap kegelisahan agar sedikit-demi sedikit rasa sakit ini sirna.
Rasa sakit yang tak bisa terbalaskan karena entah sampai kapan dia dapat bertahan dengan keadaan seperti ini. Menunggu yang tidak pasti kedatangannya untuk menampakkan diri di depan Nisa. Menanti janji yang dia katakan jika dia akan datang menemui Nisa
Terkadang keraguan datang silih berganti menyambangi hati dan pikiran Nisa. Tak pernah lelah Nisa mencari Informasi tentang dia pada teman-teman yang penah cowo misterius itu ceritakan. Teman itu tidak lain adalah teman-teman sekelasku dulu waktu Kelas XI. Entah mengapa banyak kejanggalan dan keraguan yang tumbuh dalam benaknya.
“Apakah dia benar-benar ada? Apakah perasaan yang dia ungkapkan itu benar? Apakah perasaan ini benar? Oh Tuhan, aku tak pernah tahu bagaimana sesungguhnya dia yang sebenarnya. Tolong beri aku petunjukmu. Mungkin aku telah terjebak. Akankah ini sandiwara??”, ujar Nisa bertanya-tanya dalam dirinya sendiri.
Sudah terlalu lama Nisa menunggu dan penuh harapan-harapan kosong yang tak pasti. Terlalu lama Nisa bertaham dalam keadaan dan situasi yang menyakitkan. Terlalu lelah untuk bertahan dengan hal yang menyita waktu. Terlalu rendah mengharap sesuatu yang tak pasti kebenaran dan keberadaannya.
***

Pohon-pohon rindang menari indah, meliuk-liuk tertiup angin yang cukup kencang. Daun-daun saling berguguran. Awan di langit tampak pekat. Hujan di sore hari ini akan turun membasahi permukaan bumi. Suasana tampak sepi. Nisa duduk sendiri menikmati alam menjelang senja.
Memandang laut yang terbentang luas, deru ombak memecah karang,  burung-burung berterbangan bersuka ria, kapal-kapal yang saling berderet, berlayar mengelilingi laut untuk mengais rejeki, buki-bukit yang menjulang tinggi, mentari yang mulai bersembunyi di singgahsananya, tebing-tebing yang menjadi dinding pemandangan itu terlihat cukup eksotis.
Merenung diri menikmati indahnya pantai. Ingin sekali berteriak sekeras mungkin agar beban yang mengikat jiwa dan menyesakkan data perlahan hilang. Namun, percuma saja. Hal itu tidak dapat menyelesaikan masalah.
Biarlah aku teriak hingga memecah karang, biarlah burung-burung menertawakanku karna melihatku menangis tersedu, biarlah sang mentari mongolok-olokku karena aku terlihat lemah dan tak perdaya oleh rasa cinta yang terus menggebu. Biarlah ombak itu menjadi saksi kesedihanku “Entah sampai kapan semua ini berakhir. Haruskan situasi, dan waktu yang akan mengakhirinya. Aku lelah dengan semua ini…”, teriaknya dalah benak Nisa.
Apalah arti cinta jika hati selalu terluka. Apakah ada yang istimewa dari kata cinta? Kenapa aku harus mengenal cinta kalau hanya untuk main-main saja? Nisa terlihat tak berdaya. Dia duduk sendiri dengan wajah lusuh, air matanya selalu setia menemani kesendiriannya.
Kartika sebagai kakaknya hanya dapat diam melihat sahabatnya dari kejauhan. Melihat adik kesayangannya terus menangis dengan mata yang terlihat merah, wajah yang penuh kabut pekat, dan sorotan matanya yang terlihat tanpa semangat. Rasa iba timbul di hati Kartika ketika melihat sahabatnya terlihat terpuruk.
“Nisa, bersandarlah di bahu kakak ini. Teruslah kau menangis jika itu membuatmu sedikit tenang, teruslah berteriak jika itu membuat bebanmu menjadi berkurang. Tapi, janganlah kau berlarut-larut dalam keterpurukan. Ayo bangkitlah sayang.. kau sahabatku yang sangat tegar. Kau pasti mampu melewatinya. Ingatlah masa depan kita masih panjang. Haruskah kita terpuruk hanya karena cinta??”, ujar Kartika yang mendekatinya dan duduk bersama di samping Nisa.
“Kak… tolong aku… kenapa jadi seperti ini??”, ujar Nisa sembari menitihkan air mata.
“sudahlah dik. Semuanya sudah jelas. Dia tak pantas untuk kau pertahankan. Kalau memang dia sungguh-sungguh denganmu pasti dia akan datang padamu, dia pasti akan menepati janjinya”, ujar Kartika memeluk adik manisnya itu.
“Iya lalu harus sampai kapan aku menunggu yang tidak pasti. Terlalu lama aku menunggu. Aku lelah dengan semua ini. Aku tidak mengerti apa dia benar-benar serius denganku atau hanya untuk main-main saja. aku merasa dia menghubungiku jika dia merasa sepi, jenuh, dan membutuhkanku. Dia tak pernah mau peduli dengan keadaanku. Aku tak mengerti lagi dengan semua ini. Ingin kuakhiri semua ini, tapi tidak bisa. Aku harus bagaimana”, jawab Nisa dengan kepala menunduk. Seakan-akan dia tak kuasa menahan lara di hatinya.
“jika kamu bertanya padaku harus bagaimana, aku tak bisa menjawabnya. Nisa, lihatlah aku. Hanya dirimulah yang mengerti diri kamu sendiri. Buat apa dipertahankan kalau memang semuanya itu hanya menyakiti diri kamu sendiri. Kamu harus bisa bangkit, Nisa. Lupakanlah dia. Biarlah tangan Allah yang membawanya di hadapanmu nanti”, jawab Kartika.
“Jadi menurutmu, aku harus move On dari dia? Apakah aku bisa? Sebenarnya, sudah berkali-kali aku coba bahkan dengan berbagai cara aku lakukan agar aku bisa berhenti untuk berpikir tentangnya, tapi apa yang terjadi itu membuatku semakin terluka. Semakin aku memaksakan diri untuk melupakannya, semakin hatiku mendesak untuk berpikir tentangnya. Aku tak mengerti lagi”, ujar Nisa dengan tatapan kosong.
“hai Nisa, lihatlah kapal-kapal yang sedang berlayar di tengah laut sana! Lihatlah dengan penuh keibaan! Dia tegar, kuat melawan arus, menerjang oimbak, bahkan dia tidak memikirkan risikonya yang terjadi nanti di tengah laut sana. Itu dia lakukan demi istri dan anak-anaknya. Dik, kamu masih muda, masih punya banyak mimpi yang harus kamu kejar dank au raih. Haruskah waktumu kau habiskan untuk laki-laki yang telah membuatmu terluka?”, Tanya kakak dengan raut wajah yang penuh iba dan tulus menasihati adik kesayangannya.
“ya kak, Nisa mengerti sekarang. Nisa keliru selama ini. Nisa salah karena tak mau mnuruti nasihat kakak. Dulu kakak penah bilang untuk tidak ters-terusan menanggapi dia, tapi aku bersikukuh dengan sikapku yang pada akhirnya buatku terluka sendiri. Terima kasih kak, sidah setia menasihatiku dan menemaniku kala aku terpuruk”, ujar Nisa.
“ya sama-sama adikku sayang.. sudahlah tidak ada yang perlu disesali. Yang terpenting sekarang kamu harus bangkit. Buka lembaran baru. Kau kejar mimpimu itu setinggi-tingginya. Jadilah anak yang membanggakan orang tua dan kakak. Buktikanlah pada dunia jika kau mampu menaklukan dunia. Sudah, hapus air matamu itu!”, ujar Kak Kartika meyakinkanku untuk tetap semangat dan tegar.
Sekeras-kerasnya hati kakak, tak pernah meninggalkan adik kesayangannya dalam kesulitan, saat dihinggapi dengan kekecewaan, bahkan dalam keadaan terpuruk sekalipu. Dialah selalu setia ada untuk Nisa. Dialah selalu setia memayunginya saat hujan badai mengguyur sekujur tubuhnya.
***

Satu tahun lamanya tidak terasa Nisa Move On dari cowo misterius itu. waktu yang membawa Nisa untuk melupakan semua hal tentang dia berhenti mengharap sesuatu yang penuh kepalsuan dan ketidakpastian.

Karya : Mike Azminatul Khayatika, S.Pd.
—-


Baca Juga : contoh teks laporan hasil observasi

PENGERTIAN DAN CONTOH KALIMAT IMPERATIF, DEKLARATIF, DAN INTEROGATIF

CONTOH KALIMAT IMPERATIF

Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif – Kalimat mempunyai beragam jenis, dan bisa digolongkan ke dalam berbagai kelompok. Pada kesempatan ini, kita akan membahas jenis kalimat berdasarkan fungsinya. Berdasarkan fungsnya, kalimat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu kalimat imperatif, kalimat deklaratif, dan kalimat interogatif. Kita akan membahas pengertian dan contoh ketiga klaimat tersebut.

CONTOH KALIMAT IMPERATIF
CONTOH KALIMAT IMPERATIF

1. KALIMAT IMPERATIF

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian kalimat imperatif adalah kalimat yang bersifat memerintah atau memberi komando, mempunyai hak memberi komando, dan bersifat mengharuskan. Dengan kata lain, kalimat imperatif adalah kalimat yang di dalamnya mengandung perintah. Kalimat ini berfungsi untuk meminta / melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

Contoh Kalimat Imperatif :

– Buka gerbang rumah sebelum ayah datang
– Buanglah sampah itu pada tempatnya
– Berikanlah ia sepotong roti

2. KALIMAT DEKLARATIF

Jenis kalimat selanjutnya adalah kalimat deklaratif. Kata deklaratif berasal dari bahasa latin, declaratio, yang artinya pernyataan. Sedangkan pengertian kalimat deklaratif adalah kalimat berisi suatu pernyataan yang berfungsi untuk memberi informasi atau berita tentang sesuatu hal.

Contoh Kalimat Deklaratif :

– Orang tua saya telah kembali dari Mekkah
– Tadi pagi ada kecelakaan motor di depan rumah ani
– Saya akan menjenguk nenek di rumah sakit

3. KALIMAT INTEROGATIF

Sesuai dengan makna asal dari kata interogasi, yang berarti pertanyaan. Kalimat interogatif memiliki perngertian sebagai kalimat yang di dalamnya mengandung pertanyaan. Kalimat ini berfungsi untuk menanyakan suatu informasi kepada orang lain.
Kalimat interogatif bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. kalimat interogatif yang membutuhkan jawaban Ya / Tidak
Contoh :
– Apakah kamu yang membawa kambing itu?
– Apakah dia orang yang akan menikahimu?
– Apakah ayahmu seorang polisi?

2. kalimat interogatif yang membutuhkan jawaban berupa informasi.
Contoh :
– Mengapa kamu pergi dari rumah?
– Di mana kamu akan tinggal setelah ini?
– Bagaimana cara untuk membuat roti?

Dalam komunikasi sehari-hari kita membutuhkan kalimat yang sesuia dengan situasi, kondisi, dan tujuan komunikasi. Penggunaan kalimat secara tepat akan membantu keberhasilan komunikasi.

Demikian Pembahasan tentang Pengertian dan Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif. Semoga bermanfaat.

Selamat Belajar…!!! 🙂


baca juga : contoh teks editorial singkat

Pengertian Sholat berjamaah

Pengertian Sholat berjamaah

Pengertian Sholat berjamaah

Pengertian Sholat berjamaah
Pengertian Sholat berjamaah

Sholat berjama’ah

Sholat berjama’ah hukumnya fardhu kifayah bagi lelaki yang bermukim (bukan musafir) pada setiap sholat lima waktu, sedang sholat jum’at hukumnya fardhu ‘ain.

Syarat-Syarat

Syarat-Syarat Apa yang Diharuskan Bagi Makmum:
Makmum supaya niat mengikuti imam,
Tempat makmum tidak boleh lebih maju dari imam,
Makmum supaya mengetahui gerak perpindahan imam walaupun dengan perantara orang atau benda,
Makmum berusaha agar mendekati imam selain di masjid,Jangan ada penghalang antara makmum dan imam,
Makmum jangan mendahului atau melambatkan dari imam dengan dua macam rukun fi’li (gerakan badan) tanpa ada halangan,
Makmum jangan mendahului atau bersamaan dengan imam dalam mengucapkan takbiratul ihram,
Makmum supaya bersesuaian dalam melakukan hal-hal yang sunnah, dan sangat tercela bila tidak mengikuti, misalnya: tasyahhud awal dan sujud sahwi,
Jangan sampai makmum itu mempunyai persangkaan kalau imamnya wajib mengulangi sholatnya, misalnya: berperasangka kalau imam itu batal wudhu’nya dan lain-lainnya.

Orang yang Sah Diikuti

Orang-Orang yang Sah Diikuti: Sah sholatnya seseorang bila mengikuti orang yang sah sholatnya, kecuali orang lelaki mengikuti orang perempuan, orang yang baik bacaannya mengikuti orang yang tidak pandai membaca. Juga tidak sah sholatnya orang yang sholat tepat pada waktunya mengikuti orang yang sholat gadha’ (yang waktunya tidak tetap dan dapat ditentukan).

Orang-Orang yang Makruh untuk Diikuti: Makruh sholatnya seseorang dibelakang orang yang dibenci oleh sebagian kaum (golongan terbanyak), dibelakang kanak-kanak, di belakang orang yang lahin (buruk bacaannya) yang bacaannya dapat merubah arti yang dibaca, di belakang orang yang belum di khitan sekalipun sudah baligh, di belakang orang yang ceroboh yang tidak dapat menjaga najis dengan baik.

Kelebihan Solat Jama’ah

Shalat berjamaah merupakan syi’ar islam yang sangat agung, menyerupai shafnya malaikat ketika mereka beribadah, dan ibarat pasukan dalam suatu peperangan, ia merupakan sebab terjalinnya saling mencintai sesama muslim, saling mengenal, saling mengasihi, saling menyayangi, menampakkan kekuatan, dan kesatuan.

Allah mensyari’atkan bagi umat islam berkumpul pada waktu-waktu tertentu, di antaranya ada yang setiap satu hari satu malam seperti shalat lima waktu, ada yang satu kali dalam seminggu, seperti shalat jum’at, ada yang satu tahun dua kali di setiap Negara seperti dua hari raya, dan ada yang satu kali dalam setahun bagi umat islam keseluruhan seperti wukuf di arafah, ada pula yang dilakukan pada kondisi tertentu seperti shalat istisqa’ dan shalat kusuf.

Baca Juga:

Pengertian Apa Itu Puasa?

Pengertian Apa Itu Puasa

Pengertian Apa Itu Puasa?

Pengertian Apa Itu Puasa
Pengertian Apa Itu Puasa

Pengertian Puasa

Puasa adalah mencegah diri dengan iringan niat dari melakukan segala hal yang membatalkan sepanjang hari di bulan Ramadhan.
Yang Diwajibkan Berpuasa, Puasa itu diwajibkan atas orang mukallaf, kuat melakukan lagi pula suci dari haid dan nifas.
Saatnya Puasa Diwajibkan, Saat diwajibkan puasa adalah setelah sempurnanya bulan sya’ban yang 30 hari, atau dengan cara melihat masuknya bulan di bulan Ramadhan.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa, Yaitu :

Dengan sengaja bermuntah.
Memasukkan sesuatu kedalam tubuh melalui anggota yang terbuka (dari mulut, kedua telinga dan dubur), selain yang masuk dari kedua mata, demikian pula suntik tidak membatalkan.
Jima’ ( berhubungan intim suami istri )
Mengeluarkan mani dengan sengaja.
Haid.
Nifas.
Murtad (berbalik menjadi murtad).

Orang yang Dibolehkan Tidak Puasa

Orang-Orang yang Dibolehkan Tidak Puasa (Dibolehkan Berpuasa), yaitu :
Orang sakit yang dikuatirkan tambah berbahaya.
Orang bepergian dalam jarak perjalanan 80 km, atau lebih.
Wanita hamil, wanita yang menyusui anak kalau kuatir membahayakan dirinya atau anak yang disusui.
Orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan yang tidak mampu berpuasa.

Qadha’nya Puasa

Qadha’nya Puasa, Orang yang diperkenankan tidak berpuasa, wajib mengqadhai puasanya kecuali : Wanita hamil dan yang menyusui anak, jika keduannya kuatir membahayakan anaknya saja, maka kedua orang itu wajib mengqadhai puasa dan membayar fidyah, yaitu untuk setiap harinya sebanyak 1 mud berupa makanan (seperti beras). Untuk orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan, juga orang sakit yang tidak mungkin diharapkan sembuhnya, di wajibkan memberi makan setiap harinya (yang ia tidak berpuasa) satu mud makanan sesudah berlakunya hari itu (saat matahari terbenam). Keterangan: 1 mud = 1,25 kati. 1 kati = 6 ons. Jadi 1 mud = 8 ons.
Orang yang membatalkan puasanya karena melakukan jima’, Orang tersebut wajib mengqadhai puasanya dan juga diwajibkan membayar fidyah.

Sunnah-Sunnahnya Berpuasa:

Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.
Berbuka dengan buah kurma atau minum air.
Menahan diri dari kata-kata buruk.
Memperbanyak bersedekah dan membaca Al-Qur’an.
Kaffarah Yaitu, denda berupa memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beragama islam, menjalankan puasa berturut-turut selama dua bulan selain hari yang diperuntukkan guna mengqadhai puasanya, atau memberi makan enam puluh orang miskin, yang setiap orangnya 1 mud dari makanan menurut kebiasaan yang di makan oleh orang yang dinegerinya.

Hari-Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa:

Hari raya idul fitri.
Hari raya idul adha dan hari tasyrik, yaitu tiga hari sesudah idul adha.
Hari syak (hari yang meragukan yakni sehari sebelum masuknya bulan Ramadhan), hari pertengahan bulan sya’ban kecuali untuk menyempurnakan puasa yang dilakukan sebelumnya.

Hari-Hari Disunnahkan untuk Berpuasa, Yaitu hari senin dan kamis dari setiap pekan, hari-hari putih yaitu setiap tanggal 13-14-15 pada setiap bulan (menurut bulan Hijriyah) atau biasa yang disebut Hari Purnama, Enam hari yang berupa kelanjutan hari raya idul fitri (puasa enam syawal), Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), demikian pula dari Asyura (tanggal 10 Muharram) pada setiap tahun.

Puasa untuk Orang yang Meninggal, Barangsiapa yang meninggal sedangkan ia masih menanggung hutang puasa yang belum diqadhai, dan bagi orang yang tidak ada alasan yang menyebabkan ia menunda qadha’nya, maka walinya wajib mengeluarkan 1 mud makanan untuk setiap hari yang ia tinggalkan, atau diperbolehkan bagi walinya untuk berpuasa sebagai pengganti atau salah seorang keluarga dari yang meninggal. Bagi orang lain (yang bukan keluarga) juga dibolehkan mengqadhai bila memperoleh wasiat sebelum meninggalnya atau setelah memperoleh izin dari wali yang meninggal.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/tata-cara-sholat-tahajud-niat-doa-dan-keutamaan-lengkap/

Berhaji dan Umroh Serta Rukun dan Sunnah-Sunnahnya

Berhaji dan Umroh Serta Rukun dan Sunnah-Sunnahnya

Berhaji dan Umroh Serta Rukun dan Sunnah-Sunnahnya

Berhaji dan Umroh Serta Rukun dan Sunnah-Sunnahnya
Berhaji dan Umroh Serta Rukun dan Sunnah-Sunnahnya

Fikih Imam Syafi’i

Berhaji dan umroh

Haji dan Umrah, Hukum keduanya adalh fardhu dan hanya dilakukan sekali dalam seumur hidup. Keduanya wajib atas setiap orang islam, merdeka mukallaf serta kuat dan sehat, mampu untuk biaya pergi dan ada pula harta yang ditinggalkan, aman dalam perjalanan pulang perginya ke tanah suci.

Rukunnya Haji, yaitu :

Niat.
Wuquf di Arafah.
Thawaf.
Sa’i.
Mencukur dan memendekkan rambut. Yang tersebut diatas juga menjadi rukunnya umrah kecuali Wuquf di Arafah.

Yang Wajib Waktu Berhaji,

Ihram dari miqat (tempat ihram dimulai).
Bermalam di Muzdalifah.
Bermalam di Mina.
Melontarkan jumrah (jumrah ula, wushta, dan aqabah).
Thawaf wada’ (mohon diri) bagi orang yang hendak pulang ke negerinya.

Sunah Haji

Yang Disunnahkan Waktu Berhaji, yang menjadi sunnahnya haji itu banyak, antara lain ialah :

Mandi untuk berihram, berwuquf dan untuk melontar jumrah pada hari-hari tasyrik.
Memakai wangi-wangian sebelum berihram.
Memakai kain panjang (sebagai penutup tubuh bagian bawah) dan selendang (penutup bagian atas) yang baru dan berwarna putih.
Mengucapkan Talbiyah dan dzikir, juga diwaktu wuquf dan diwaktu berdo’a di Masjidil Haram.

Orang-Orang yang Meninggalkan Salah Satu Rukun dari Rukun-Rukunnya Haji. Barangsiapa yang meninggalkan salah satu rukun haji dan umrah, maka tidak diperkenankan melepasakan ihramnya sampai ia menunaikan apa yang ditinggalkan kecuali Wuquf. Bila orang itu terlambat dari saatnya wuquf, mak ia boleh tahallul (melepaskan) dengan jalan berumrah. Orang yang demikian berkewajiban mengqadhai hajinya dan wajib membayar fidyah dam (menyembelih kambing) di tanah suci.

Orang-Orang yang Meninggalkan Apa yang Diwajibkan atau Disunnahkan ketika Haji. Barang siapa yang meninggalkan kewajiban haji, maka ia wajib menyembelih seekor kambing di tanah suci, sedang kalau tidak mampu maka wajib mengganti dengan berpuasa tiga hari sebelum hari nahar (hari Adha) dan melanjutkan puasanya tujuh hari lagi setelah kembali ketanah airnya. Menggenai orang yang meninggalkan sunnah haji, maka orang itu tidak dikenai kewajiban apa-apa.

Hal-Hal yang Diharamkan Selama Berihram:

Memakai pakaian yang ada jahitannya.
Menutup kepala bagi lelaki, dan bagi perempuan menutup wajah dan kedua telapak tangan. 3
Memakai wangi-wangian.
Menyisir dan berminyak rambut.
Mencukur rambut.
Memotong kuku.
Berjima’.
Melaksanakan akad nikah.
Berburuh.
Memotong pahon di tanah suci.

Hal-Hal yang Menjadi Wajib Karena Pelanggara

Hal-Hal yang Menjadi Wajib Karena Pelanggaran Terhadap yang Diharamkan ketika Berihram. Dengan sebab pelanggaran terhadap yang diharamkan ketika ihram, maka wajiblah orang itu membayar fidyah dengan menyembelih kambing dan menyedekahkan di tanah suci, atau memberi makan 3 sha’ untuk orang miskin. Denda dari pelanggaran ini tidak termasuk mereka yang melaksanakan akad nikah (karena memang tidak terkena denda apa-apa). Adapun berjima’ dengan sengaja, maka batallah hajinya. Bagi yang berburu, maka berkewajiban menyembelih binatang yang serupa dengan binatang yang diburu (dalam hal besar dan kecilnya binatang) atau boleh juga dengan memberi makan yang harganya senilai dengan hewan buruannya, kalau menebang pohon, maka diwajibkan menyembelih lembu kalau yang ditebang itu pohon yang besar dan kambing kalau yang ditebang itu pohon kecil.

Syarat-Syarat Berthawaf:

Suci dari hadats dan khobats (najis).
Menutup aurat.
Mulainya dari hajar aswad dan menepatkan dengan bauhnya sebelah kiri.
Letak ka’bah supaya berada disisi kirinya orang yang thawaf.
Jangan ada maksud lain selain melakukan thawaf.
Melakukan sebanyak tujuh kali.
Niatnya selain untuk thawaf nusuk (sunnat).

Syarat-Syaratnya Sa’i:

Sa’i supaya dilakukan sesudah mengerjakan thawaf yang sah.
Memulainya dari bukit shafa dan diakhiri di bukit marwah.
Hendaklah dilakukan tujuh kali (empat kali dari shafa ke marwah, tiga kali dari marwah ke shafa).

Hal-Hal yang Membatalkan Haji

Hal-Hal yang Membatalkan Haji, Hal yang membatalkan haji adalah berjima’ dengan sengaja. Orang yang berbuat demikian wajib menIhshar (Terhalang),yempurnakan hajinya dan mengqadha’ serta menyembelih seekor onta. Jika tidak mendapatkan, maka menyembelih sapi, kalau masih juga belum diperoleh maka menyembelih 7 ekor kambing. Kalau 7 ekor kambing belum bisa didapatkan, maka wajib membuat penilaian untuk harga seekor onta dan dengan harga taksiran itu digunakan untuk membeli makanan. Kalau usaha terakhir tidak berhasil maka wajib atas orang itu berpuasa dan untuk setiap harinya senilai 1 mud.

Orang yang Tidak Kuasa Melakukan Ibadah Haji, Barangsiapa yang tidak kuasa disebutkan lanjutnya usia atau karena sakit yang tidak dapat diharapkan sembuhnya, maka wajiblah mewakilkan kepada orang lain (mengangkat seorang selaku pengganti dirinya).

Siapa yang Meninggal Sedang Ia Belum Berhaji, Maka wajiblah atas walinya untuk mengupah orang lain dan harta diwariskan. Orang yang di upah tadi supaya menyempurnakan haji dan umrahnya orang yang meninggal itu.
Ihshar ialah terhalang atau mencegah dari melaksanakan haji dan umrah. Orang yang demikian boleh bertahallul (lepas diri ihramnya) dengan membayar dam, yaitu menyembelih seekor kambing kemudian mencukur rambutnya.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-ringkas-dan-lengkap-hadhorot/

RUU Penyandang Disabilitas Sah Menjadi RUU Inisiatif DPR

RUU Penyandang Disabilitas Sah Menjadi RUU Inisiatif DPR

RUU Penyandang Disabilitas Sah Menjadi RUU Inisiatif DPR

RUU Penyandang Disabilitas Sah Menjadi RUU Inisiatif DPR
RUU Penyandang Disabilitas Sah Menjadi RUU Inisiatif DPR

BANDUNG-RUU Tentang Penyandang Disabilitas yang selama ini digodok di Komisi 8 DPR RI akhirnya resmi disahkan menjadi RUU inisiatif DPR dalam sidang paripurna hari Selasa 20 Oktober 2015.

Wakil Ketua Komisi 8 Ledia Hanifa Amaliah, sebagaimana rilisnya yang diterima redaksi jabarprov.go.id, Selasa (20/10), menjelaskan alasan pengajuan Undang-undang ini diantaranya adalah kenyataan bahwa selama ini para penyandang disabilitas di Indonesia masih banyak mengalami diskriminasi baik secara fisik, mental, intelektual, juga sensorik saat berinteraksi di lingkungan sosialnya.

“Selama ini di Indonesia memang telah ada Undang-undang No 4 tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat namun Komisi VIII DPR RI mengusulkan RUU tentang Penyandang Disabilitas ini untuk mengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat karena Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 Tentang Penyandang Cacat selama ini lebih berparadigma pada soal pelayanan dan belas kasihan (charity based), sedang RUU tentang Penyandang Disabilitas berparadigma pemenuhan hak penyandang disabilitas (right based), baik hak ekonomi, politik, sosial maupun budaya,” kata Ledia

Paradigma pemenuhan hak ini menjadi selaras dengan Undang-undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD ’45), utamanya Pasal 28C ayat (1) dan (2) yang menekankan pemenuhan hak setiap warga negara, teramasuk penyandang disabilitas. Selain itu Rancangan Undang-Undang tentang Penyandang Disabilitas ini juga merupakan satu bentuk kewajiban negara dalam merealisasikan hak penyandang disabilitas dalam Convention on The Rights of Persons with Disabilities yang dirafitikasi melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on The Rights of Persons with Disabilities (Konvensi Mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas).

Aleg Fraksi PKS ini memaparkan bahwa RUU Tentang Penyandang Disabilitas ini telah mengakomodir beberapa isu krusial yang selama ini menjadi masukan dari para penyandang disabilitas seperti soal kuota ketenagakerjaan, konsensi dan bab larangan serta sanksi bagi para pelanggar hak penyandang disabilitas.

Ledia mencontohkan, “Di dalam Pasal 54 ayat (1) ditegaskan bahwa

pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD wajib mempekerjakan paling sedikit 2 % (dua persen) penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Di dalam ayat (2) ditegaskan pula, perusahaan swasta wajib memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bekerja. Namun memang terkait dengan perusahaan swasta, Rancangan Undang Undang tentang Penyandang Disabilitas ini tidak mencantumkan kuota, karena memperhatikan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan yang sudah ada, yang telah mengatur kuota 1% bagi penyandang disabilitas untuk bekerja pada perusahaan swasta,”

Setelah menjadi RUU Inisiatif DPR maka tahap selanjutnya adalah menanti

langkah pemerintah untuk memberikan tanggapan berupa DIM (daftar inventaris masalah) sekaligus menunjuk kementrian terkait yang akan menjadi mitra pembahas

“Untuk itu kami berharap Presiden segera menerbitkan surat yang menunjuk

kementrian terkait yang akan menjadi mitra pembahas danmenyampaikan DIM pada kami. Bila presiden bersegera menindaklanjuti surat dari DPR ini ini berarti perjalanan RUU ini menjadi Undang-undang yang sangat dinanti oleh para penyandang disabilitas bisa menjadi lebih cepat terlaksana.”

 

Baca Juga :

1200 Anak-Anak Siap Ramaikan Acara We Love Bandung

1200 Anak-Anak Siap Ramaikan Acara We Love Bandung

1200 Anak-Anak Siap Ramaikan Acara We Love Bandung

1200 Anak-Anak Siap Ramaikan Acara We Love Bandung
1200 Anak-Anak Siap Ramaikan Acara We Love Bandung

BANDUNG- Dalam rangka rangkaian ulang tahun Kota Bandung yang ke 205, sejumlah kegiatan masih saja digelar oleh sejumlah kalangan, tidak terkecuali yang dilakukan oleh komunitas Askara (Apresiasi Kelompok Anak Juara), dengan menggelar acara We Love Bandung,

Ketua Panitia We Love Bandung, Anthony Suhari mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan khusus untuk anak-anak yang didalamnya terdapat berbagai acara,

“Kita mengajak anak-anak memiliki dunianya sendiri dan mengajak mereka untuk berfikir inklusif,” ujar Anthony, kepada wartawan di Tatali News, Jalan Anggrek 42, Bandung, Selasa (20/10).

Menurut Anthony, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai

dari tanggal 23 hingga 25 Oktober di Festival Citylink ini, akan dimeriahkan dengan berbagai acara seni, panggung prestasi, wisata kota tua hingga talkshow.

“Siswa sekolah yang terlibat akan melakukan kemampuannya dalam

pagelaran angklung, perkusi, paduan suara, berbagai lomba yang berhubungan dengan anak-anak serta kuliner tradisional, dan juga akan ada talkshow bersama Athalia Ridwan Kamil,” ucapnya.

Anthony berharap, kegiatan yang rencananya dihadiri oleh sekitar 1200 siswa

mulai dari tingkat TK hingga SMA ini, bisa menjadi anak-anak yang seutuhnya.

“Menjadi anak yang seutuhnya bukan hanya juara tetapi juga dia memiliki kejujuran, unggul, antusias dan ramah serta atraktif, yang mencerminkan kepribadian anak-anak gaya Indonesia hebat,” katanya.

 

Sumber :

https://www.diigo.com/item/note/4x55f/hr3b?k=4e16c06ab16b7199b84536f3c0029686

 

Kredit Komersial OCBC NISP Lampaui Rp 10 Triliun

Kredit Komersial OCBC NISP Lampaui Rp 10 Triliun

Kredit Komersial OCBC NISP Lampaui Rp 10 Triliun

Kredit Komersial OCBC NISP Lampaui Rp 10 Triliun
Kredit Komersial OCBC NISP Lampaui Rp 10 Triliun

BANDUNG-kondisi ekonomi yang melemah bukan berarti membuat perbankan mengurangi ekspansi usaha. Seperti halnya OCBC – NISP yang terus melakukan ekspansi kredit hingga triliunan rupiah.

“Selama tahun ini, penyaluran kredit kami bertumbuh. Kenaikannya Rp 1,7

triliun. Jadi, secara total, khusus kredit komersial, termasuk sektor UKM (usaha kecil-menengah), kami menyalurkan pembiayaan senilai Rp 11 triliun,” tandas National Commercial Business Head Bank OCBC NISP, Suwardi Candra, usai Smart Financial Planning di Bandung.

Untuk Bandung, ia mengatakan, perkembangan penyaluran kredit komersial

pun tergolong positif. Di Bandung, kredit komersial bertumbuh sekitar Rp 300 miliar.

Menurutnya, terjadinya pertumbuhan tersebut tidak hanya mulai

membaiknya kondisi ekonomi nasional. Akan tetapi, sambung dia, adanya beberapa kebijakan yang menunjang terciptanya pertumbuhan. Di antaranya, jelas dia, kebijakan mengenai suku bunga perbankan.

“Turunnya suku bunga deposito mendorong suku bunga kredit pun turun. Efeknya, penyaluran pembiayaan pun meningkat,” ujarnya. jo

 

Sumber :

https://www.diigo.com/annotated/eedcbd8597483c0f4186d7ae2a83aaf6