PPDB SMA/SMK Kondusif

PPDB SMA/SMK Kondusif

PPDB SMA SMK Kondusif

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru, tahun ajaran 2018 – 2019, berjalan lancar, baik itu di tingkat SMA maupun SMK. Seperti yang disampaikan, Kepala KCD Wilayah II Provinsi Jawa Barat Dadang Ruhiyat Rabu (4/7)

“Saya sudah berkeliling ke sekolah yang ada di wilayah II, alhamdulillah lancar dan belum ada aduan permasalahan ke KCD terkait PPDB,”kata Dadang.

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan kepala sekolah yang ada di wilayah II

dan melaksanakan PPDB sesuai mekanisme dan juklak juknis.

“Walaupun misal ada permasalahan, saya harapkan bisa diselesaikan di sekolah masing-masing, jika tidak bisa ditangani di sekolah baru diserahkan ke KCD,”tuturnya

Ia pun berharap agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan PPDB. Sehingga

sampai dengan berakhirnya proses PPDB, semuanya bsia berjalan kondusif

“Tentu harapannya agar pihak sekolah juga bisa melayani orang tua jika mengalami kesulitan dalam pelaksanaan PPDB,”bebernya.

Setali tiga uang, Kepala SMKN 3 Bogor Uus Kusmara mengatakan bahwa pelaksanaan PPDB saat ini berjalan sesuai juklak juknis, tertib, aman, serta siswa dapat memilih jurusan sesuai dengan pilihan siswa tersebut.

Uus berharap penerimaan PPDB sekarang ini berjalan lancar dan siswa yang

mendaftar dapat melengkapi persyaratan kemudian dapat mengambil nomor untuk daftar dan menentukan jurusan sesuai pilihan awal.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/oOK0/history-of-eid-al-fitr

Baru Hari Pertama, Pendaftar SDN Kawungluwuk Lebihi Kuota

Baru Hari Pertama, Pendaftar SDN Kawungluwuk Lebihi Kuota

Baru Hari Pertama, Pendaftar SDN Kawungluwuk Lebihi Kuota

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota

Bogor secara resmi dibuka kemarin. Pembukaan pendaftaran akan dilaksanakan selama tiga hari atau hingga Rabu (4/7).

Namun dibalik PPDB ini menyisakan fakta mengejutkan. SDN Kawungluwuk

yang hanya mengakomodir sebanyak 4 kelas atau 112 siswa, faktanya menerima siswa pendaftar mencapai mencapai 175 orang. Hal itu pun diakui Kepala SDN Kawungluwuk, Kecamatan Bogor Utara Sudarmi. “Iya, sudah membludak sejak 14:00 WIB,” kata Sudarmi.

Menurutnya, meski membludak pihaknya tetap mengakomodir para peserta PPDB ini. Bahkan, proses penerimaan PPDB ini berjalan tidak ada kendala dan semua berjalan lancar. “Sejauh ini berjalan aman. Karena jauh-jauh hari, kami telah mempersiapkan perangkatnya dan melatih operatornya,” ujarnya.

Sekedar diketahui, untuk tahun ajaran 2018/2019 ini, SDN yang melaksanakan

PPDB online terus meningkat. Sebelumnya, hanya diikuti 14 SDN yang tersebar di enam Kecamatan. “Alhamdulillah, pada tahun ajaran 2018 ini, ada 24 SDN yang melaksanakan PPDB online. Bahkan, pada hari pertama pendaftaran, tidak ada masalah dan sekolah tersebut juga telah melebihi kuota,” kata Panitia PPDB tingkat Kota Bogor, Jajang Koswara

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/Or6E/history-of-the-origins-of-plate-dance

Arsitektur dan Service pada Telematika

Arsitektur dan Service pada Telematika

Arsitektur dan Service pada Telematika

Menurut kamus istilah arsitektur dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya, seperti sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya. Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:

  1. Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
  2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
  3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.

Dengan kemajuan teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi atau lebih dikenal dikenal dengan istilah Telematika atau dalam istilah asingnya ICT (Information and Communication Technology) menawarkan sesuatu yang pada awal perkembangan komputer sangatlah mahal yaitu mini komputer, workstation dan personal komputer yang memiliki kemampuan setara mainframe dengan harga yang jauh lebih murah.

Hal itu mendorong munculnya paradigma baru dalam pemrosesan data yaitu apa yang disebut Distributed Processing dimana sejumlah komputer mini komputer, workstation atau personal komputer menangani semua proses yang didistribusikan secara phisik melalui jalur jaringan komunikasi.

Salah satu bentuk dari distributed processing adalah arsitektur client-server. Menurut Wikipedia, klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server. Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponenclient dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari clinet, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada clientClient pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

Baca :

Pembuatan Rekening Bank Baru

Pembuatan Rekening Bank Baru

Pembuatan Rekening Bank Baru
  1. Nama : Ambil Nomor

          – Aktor yang melakukan     : Calon Nasabah

          – Prekondisi                      : –

          – Langkah                        : Mengambil Nomor pada Satpam

          – Postkondisi                    : –

          – Aktor yang dilibatkan      : Calon Nasabah

  1. Nama : Menyerahkan KTP Asli

          – Aktor yang melakukan     : Calon Nasabah

          – Prekondisi                      : Mengambil Nomor pada Satpam

          – Langkah                        : Menyerahkan KTPasli ke Teller lalu isi form

          – Postkondisi                    : Mengisi Formulir

          – Aktor yang dilibatkan      : Teller

  1. Nama : Membayar Setoran awal

          – Aktor yang melakukan     : Calon Nasabah

          – Prekondisi                      : Mengisi Formulir

          – Langkah                        : Membayar uang setoran awal

          – Postkondisi                    : Mendapat Buku tabungan

          – Aktor yang dilibatkan      : Teller

  1. Nama : Mendapatkan kartu ATM

          – Aktor yang melakukan     : Calon Nasabah

          – Prekondisi                      : Mendapat Buku tabungan

          – Langkah                        : Mendapatkan kartu ATM

          – Postkondisi                    : Mengganti PIN

          – Aktor yang dilibatkan      : Teller

Penjelasan Skenario :

  1. Skenario Pertama         : Calon nasabah pertama-tama mengambil nomor antrian pada satpam untuk mengantri.
  1. Skenario Kedua            : Setelah nomor antrian dipanggil oleh teller, calon nasabah akan menyerahkan KTP asli lalu calon nasabah akan diberi formulir yang disediakan untuk membuat rekening bau.
  1. Skenario Ketiga            : Setelah mengisi formulir, maka calon nasabah diharuskan untuk membayar setoran awal lalu calon nasabah diberi buku tabungan baru.
  1. Skenario Keempat        : Terakhir nasabah akan diberikan kartu ATM baru, karena PIN dalam ATM tersebut masih default, maka nasabah dianjurkan untuk mengganti PIN.

Peranan Penting Internet dalam Perkembangan

Peranan Penting Internet dalam Perkembangan

Peranan Penting Internet dalam Perkembangan

Semakin berkembangnya jaman teknologi telematikapun semakin bekembang pesat, dimana telematika diawali pada tahun 1962, ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat melakukan riset penggunaan teknologi komputer untuk kepentingan pertahanan udara Amerika Serikat. Melalui lembaga risetnya yaitu Advanced Research Project Agency (ARPA) menugasi the New Information Processing Techniques Office (IPTO), yaitu suatu lembaga yang diberi tugas untuk melanjutkan riset penggunaan teknologi komputer di bidang pertahanan udara. Selanjutnya pada tahun 1969 Departement Pertahanan Amerika Serikat menemukan sebuah teknologi yang esensinya memadukan teknologi telekomunikasi dengan komputer yang dikenal dengaan nama ARPANet (Advanced Research Projects Agency Network) yaitu system jaringan melalui hubungan antar komputer di daerah-daerah vital dalam rangka mengatasi masalah jika terjadi serangan nuklir.

Keberhasilan dalam memadukan teknologi tersebut atau yang dikenal dengan istilah teknologi informasi (information technology) pada tahun 1970 mulai dimanfaatkan untuk keperluan non-militer oleh berbagai universitas. Pada dekade inilah sebenarnya manusia telah memasuki era baru yaitu melalui perkembangan teknologi informasi telah dimanfaatkan manusia hampir di semua aspek kehidupan.

Berpadunya globalisasi dan kemajuan teknologi bidang informasi dan komunikasi, telah mendorong munculnya jenis-jenis transaksi bisnis yang baru dan secara berangsur cara-cara bisnis yang lama ditinggalkan. Bukan saja bisnis menjadi semakin maju, tetapi juga jenis-jenis transaksinya makin banyak, makin canggih dan makin cepat proses penyelesaiannya. Di pihak lain hal ini tentunya ekses negatif yang timbul tidak dapat dihindari, karena dapat memunculkan jenis-jenis kejahatan bisnis (business crime) baru, dan menimbulkan persoalan lain seperti pelanggaran privacy, pornography, counterfeiting, defamation, hackers, drug cartel,
cyberquatting, international money laundering. Sedangkan dari sisi hukum, berkembangnya kegiatan teknologi informasi menimbulkan persfektif dalam cabang ilmu hukum antara lain, hukum perdata, pidana, tata negara, administrasi negara dan internasional, dan dari perspektif spesialisasi bidang hukum adalah hukum pasar modal, perbankan, hak atas kekayaan intelektual, dan pajak.

Perkembangan teknologi informasi terakhir, khususnya ledakan informasi dalam dunia maya atau telematika (cyberspace) dan internet membawa perubahan ke segala aspek kehidupan manusia, pendidikan, hiburan, pemerintahan, dan komunikasi. Istilah telematika menunjuk kepada sebuah ruang elektronik (electronic space), yakni sebuah masyarakat virtual yang terbentuk melalui komunikasi yang terjalin dalam sebuah jaringan komputer (interconnected computer networks).

Hampir setiap kali berbicara mengenai teknologi informasi, maka sulit dipisahkan dengan persoalan jaringan (net). Dewasa ini dikenal dengan istilah internet, intranet dan ekstranet.

Internet didefinisikan sebagai “a global network connecting millions of computers”, intranet adalah “a private network belonging to an organization, usually a corporation, accessible only by the organization’s members, employes, or others with authorization”, dan ekstranet adalah “a fancy way of saying that a corporation has opened up portions of its intranet to authorized users outside the corporation”.

Dalam perkembangannya internet mempunyai peran penting secara umum, peran penting internet tersebut dalam perkembangan telematika, antara lain:

  • Distribusi geografis mencakup seluruh dunia, pada saat masuk dalam jaringan maka dapat berkomunikasi dengan siapapun di seluruh dunia.
  • Memperlihatkan arsitektur yang kuat, karena merupakan jaringan kerja dan tidak terdapat pusat kontrolnya.
  • Kecepatan beroperasinya sesuai waktu yang sesungguhnya (real time speed).
  • Aksesnya bersifat universal, siapapun dapat menghubungkan diri dengan jaringan internet.
  • Memberikan kebebasan berbicara, tidak ada larangan untuk berpendapat dan berbicara.

Kesimpulan
Bangsa Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan bangsa lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi.

Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya.

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

Sumber : https://sam-worthington.net/

Bima: Anak Investasi Dunia dan Akhirat

Bima: Anak Investasi Dunia dan Akhirat

Bima Anak Investasi Dunia dan Akhirat

Wali Kota Bogor, Bima Arya, menghadiri Gebyar Pen­didikan Anak Usia Dini dan

Pendidi­kan Masyarakat (PAUD-Dikmas) tingkat Kota Bogor di Lapangan Soft­ball GOR Pajajaran, Tanahsareal, Rabu (19/9). Didampingi sang istri yang juga bunda PAUD Kota Bogor Yane Ardian, kedatangan keduanya disambut lagu ‘Bogor Kota Kesayangan’ yang dinyanyikan 2.500 murid PAUD dan 500 pendamping.

Bima Arya berpesan kepada orang tua bahwa anak merupakan investa­si di dunia dan akhirat. “Anak itu titi­pan Allah. Harus dijaga dan dididik dengan baik. Anak akan meniru ting­kah laku orang tua. Apabila orang tua berperilaku baik dan hebat, anak akan mencontoh untuk berperilaku baik dan hebat pula, demikian juga seba­liknya,” bebernya.

Ia menambahkan, pemkot melalui TP PKK terus berupaya mewujudkan

ketahanan keluarga dan kota ramah anak. “Yang harus lebih berperan adalah orang tua serta guru-guru. Jika orang tua menjadi keteladanan, Insya Allah anak-anaknya menjadi anak yang hebat dan juara. Kalau guru-gurunya inspiratif pasti murid murid akan mengikuti. Kota Bogor akan betul-betul fokus menjadikan keluarga, rumah tangga sebagai sum­ber keteladanan dan menjadikan guru-guru sumber inspiratif bagi se­mua,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya berinteraksi dengan anak PAUD. Bima

menanyakan sejumlah cita-cita dan harapan. Ada yang ingin menjadi wali kota, polisi, dokter dan sejumlah profesi lainnya. Lalu, anak-anak ter­sebut diajak melepas balon harapan ke udara sebagai simbol bahwa untuk menggapai cita-cita setinggi langit harus terus berjuang.

Lalu, Kepala Dinas Pendidikan Ko­ta Bogor, Fahrudin, mengatakan, se­lain Gebyar PAUD, juga dilakukan peluncuran lagu PAUD Kota Bogor yang dinyanyikan Yane Ardian.

 

Baca Juga :

SMAN 5 RAJUT KERJA SAMA BARENG MALAYSIA

SMAN 5 RAJUT KERJA SAMA BARENG MALAYSIA

SMAN 5 RAJUT KERJA SAMA BARENG MALAYSIA

SMAN 5 Kota Bogor menerima kunjungan dari SMA Persekutuan Kajang,

Malaysia. Dalam kunjungannya, tujuh perwakilan dari SMA Malaysia ini merajut kerja sama dengan SMAN 5 dalam bidang pendidikan. “Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk kolaborasi sistem pembelajaran khususnya dalam pen­capaian kecakapan Abad 21,” kata penanggung jawab hubungan luar negeri pada SMAN 5 Bogor, Isti Ma­hajuni.

Menurut dia, sebenarnya pihaknya sering bertemu dengan perwakilan guru-

guru asal Malaysia dalam ber­bagai even internasional. Akan tetapi, kerja sama ini baru bisa terjalin sete­lah pihaknya intens berdiskusi tentang kegiatan sekolah. “Akhirnya saling tertarik kemudian mereka memutuskan datang ke sekolah kami untuk mela­kukan kerja sama dalam bidang pen­didikan. Tak untuk akademisnya saja, tapi juga ekstrakurikuler dan budaya­nya,” katanya.

Dengan begitu, Isti mengaku bangga dan senang atas kedatangan kunjung­an

mereka. Mengingat banyak manfaat yang didapat. Di antaranya mendapat­kan banyak model pembelajaran yang dapat meningkatkan proses pembela­jaran dikelas. Lalu, bisa lebih saling mengenal budaya antarnegara sehing­ga bisa meningkatkan persahabatan antara negara. “Kami sangat bangga dan senang. Apalagi, ini merupakan kunjungan ketiga dari sekolah luar ne­geri ke sekolah kami,” ujarnya.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/

SMK Nusantara Berbagi Kebahagiaan

SMK Nusantara Berbagi Kebahagiaan

SMK Nusantara Berbagi Kebahagiaan

– SMK Nu­santara berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di lingkungan

sekolahnya. Kegiatan yang di­kemas dalam peringatan Hari Besar Islam ini berlangsung di lingkungan sekolahnya pada Jumat (14/9). ”Kegiatan ini bertujuan mengajarkan para murid menyayangi anak yatim seperti yang dicontohlan oleh Nabi Muhammad SAW,” kata Kepala SMK Nusantara, Hendra.

Tak hanya itu, kegiatan ini sekaligus membangun siner­gitas hubungan yang

lebih baik dengan masyarakat. Se­suai tema yang diambil, ja­dilah generasi muda yang taat kepada syariat Islam dan me­nyayangi anak yatim. ”Jumlah anak yatim yang disantuni sebanyak 20 orang. Santunan itu berupa uang dan sembako,” ucapnya.

Hendra menambahkan, walau­pun santunan tersebut tidak seberapa, semoga

dapat mem­bantu dalam kebutuhan hidup bagi anak yatim tersebut. ”Ha­rapan kami ke depan semoga lebih baik dari tahun ini,” pung­kasnya.

Sumber :

https://voi.co.id/

 

STEM Lebih Efektif Diajar Robot

STEM Lebih Efektif Diajar Robot

STEM Lebih Efektif Diajar Robot

Ketua Komunitas Robot Indonesia (KRI) Adiatmo Rahardi mengatakan, Science, Technology, Engineering dan Mathematics (STEM) lebih efektif diajarkan dengan menggunakan robot. Di samping menjadi salah satu jalan untuk membentuk maker movement. ”Kami mengapresiasi komitmen Cendekia Harapan sebagai pemula di bidang STEM, dengan area sekolah yang tidak luas berani memberikan fasilitas dry lab yang dilengkapi dengan peralatan robotik, seperti Vex, Lego dan Arduino Uno kepada siswa-siswinya,” kata Adiatmo, belum lama ini.

Perubahan sistem pendidikan ke arah maker movement memiliki potensi yang

besar untuk mengubah kualitas pendidikan di Indonesia. Hal inilah yang menjadi keunggulan Sekolah Cendekia Harapan. Di mana sekolah mampu mendesain metode pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk berkarya sesuai dengan potensi yang dimilikinya. ”Siswa bisa menentukan sendiri metode pembelajaran dan produk yang ingin dibuat dalam satu semester, gerakan pembelajaran seperti ini tentu akan mencetak generasi maker movement di Indonesia,” terangnya.

Menurut Adiatmo, masalah robot di Indonesia berkaitan dengan sudut

pandang masyarakat terhadap robotik. Dalam dunia pendidikan khususnya, walau beberapa sekolah sudah melaksanakan pendidikan robotik dan mempunyai prestasi luar biasa dengan membawa medali ketika ikut kompetisi robot di skala Internasional, terkesan membuat robot hanyalah untuk memenangkan kejuaraan. Bahkan hanya menjadi sebuah jalan untuk memenuhi capaian penilaian kinerja (KPI) bagi seorang tenaga pendidik.

Adiatmo menuturkan, KRI memiliki peranan penting dalam mengatasi

masalah tersebut dengan merangkul semua penggerak robotik di Indonesia. Kegiatan sharing antar anggota KRI menjadi wadah untuk menajamkan ide-ide inovatif dalam pemerataan ilmu terkait teknologi robotika. Sehingga mampu mempercepat peningkatan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dalam STEM. Khususnya dalam mengembangkan teknologi robotika untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

 

Baca Juga :

50 Operator Kursus Dijejali Pemetaan Mutu

50 Operator Kursus Dijejali Pemetaan Mutu

50 Operator Kursus Dijejali Pemetaan Mutu

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin, membuka acara

orientasi operator pemetaan mutu PAUD dan Dimkas di Pusat Lembaga Kursus John Van Tien, Kecamatan Bogor Tengah, belum lama ini. Kegiatan yang diikuti 50 operator kursus itu dihadiri jajaran disdik, pengawas dan pemilih kursus, PKBM dan perwakilan TK.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan instrumen pemetaan mutu

yang merujuk pada instrumen akreditasi BAN PAUD. PNF juga simulasi penggunaan aplikasi pemetaan mutu PAUD dan Dikmas serta simulasi pengolahan data hasil aplikasi pemetaan mutu PAUD dan dikmas,” katanya.

Untuk itu, ia berharap melalui kegiatan ini tujuan yang diinginkan bisa tercapai, yaitu instrumen serta aplikasi pemetaan PAUD dan dikmas dipahami operator. Lalu, peserta bisa menggunakan dan mengolah hasil aplikasi pemetaan mutu tersebut sebagai media untuk meningkatkan mutu pendidikan pada lembaganya.

“Termasuk kami ingin masyarakat bisa merasakan manfaat dari kehadiran

lembaga tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup secara umum,” ujarnya, seraya menambahkan, mekanisme orientasi teknis operator pemetaan mutu ini dilakukan tujuh gelombang di 27 kabupaten dan kota untuk Provinsi Jawa Barat

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SX5J9VG