Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium
Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Apakah makanan yang bagus untuk terumbu karang di akuarium? Para penghobi ikan hias level master biasanya tidak akan puas bila hanya memelihara ikan saja. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih semoga akuarium miliknya terlihat semakin indah. Salah satunya yakni menghadirkan terumbu karang asli di dalam akuarium tersebut.

Memang benar, merawat terumbu karang jauh lebih sulit dibandingkan dengan memelihara ikan. Walaupun pada dasarnya terumbu karang tidak terlalu banyak bergerak dan tidak membutuhkan makanan yang banyak, tetapi Anda membutuhkan teknik tersendiri supaya koral-koral tadi tetap dapat bertahan hidup. Khususnya dalam faktor pemberian makanan, selain Anda harus memikirkan macam-macam pakan untuk terumbu karang, Anda pun wajib mengetahui trik dalam memberikannya.

Sebagian besar terumbu karang hias akan memakan pakan ikan yang terjatuh ke dasar akuarium. Namun beberapa spesies koral perlu ditangani dengan cara yang berbeda dalam hal perlindungan pakan.

Di antaranya anemone, cerianthus, elephant ear, polip matahari, karang melati, karang daging, dan kolang-kaling. Koral-koral ini harus diberikan makanan secara direct feeding alias memasukkan pakan ke lisan koral langsung. Koral yang berada di akuarium berarus deras atau ditemani dengan ikan yang rakus juga harus diberikan pakan secara direct feeding.

Apakah makanan yang bagus untuk terumbu karang di akuarium Simak Tips Pemberian Makanan Terumbu Karang di Akuarium

Walaupun terumbu-terumbu karang ini sudah mempunyai zooxanthellae, tetapi Anda juga tetap harus memberinya pakan pelengkap supaya mereka mampu tumbuh dengan baik. Pemberian makanan pada terumbu karang dilakukan dengan intensitas 1-2 kali/minggu.

ikan cupang aduan – Makanan yang dapat dipakai umumnya berupa potongan-potongan udang dan kerang kupas. Waktu perlindungan pakan yang paling baik pada ketika malam hari ketika sebagian besar ikan sudah merasa damai dan kenyang.

Alat Penjepit

Untuk menyuapkan makanan ke dalam lisan terumbu karang, Anda mampu menggunakan alat semacam penjepit. Misalnya ketika Anda ingin menunjukkan pakan berupa udang segar. Potonglah udang tersebut menjadi beberapa potongan yang berukuran kecil.

Kemudian jepit potongan udang ini menggunakan alat tadi, lalu arahkan eksklusif ke lisan koral. Nah dengan metode ini, semua terumbu karang yang ada di akuarium pun akan terpenuhi kebutuhan gizinya.

Alat Suntik

Anda juga mampu mengandalkan alat suntik yang sudah dilepas bab jarumnya sebagai alat untuk menunjukkan makanan ke terumbu karang secara langsung. Alat ini cocok sekali digunakan manakala Anda ingin menunjukkan pakan berupa udang rebon.

Anda cukup memasukkan udang rebon ke dalam silinder alat suntik. Setelah itu, arahkan ujung alat suntik sempurna ke dalam lisan koral. Dijamin deh, koral tersebut akan lebih mudah dalam memangsa pakan yang diberikan khusus untuknya.

Alat Jaring

Anda juga mampu memberi makanan kepada terumbu karang pada waktu siang hari. Tentu saja harus dengan sedikit trik khusus semoga pakan untuk koral tadi tidak direbut oleh ikan. Caranya ialah tutupi koral menggunakan jaring yang berukuran kecil ketika ia hampir menelan makanannya.

Suapi semua terumbu karang ini satu per satu dan pastikan makanannya sudah tertelan. Meskipun kedengarannya melelahkan, justru waktu menunjukkan makanan kepada koral inilah ketika yang paling sempurna bagi Anda untuk menikmati pemandangan unik dari koral-koral tersebut.

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik
Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Bagaimana cara memberi makan ikan laut yang baik? Ikan laut yang dipelihara di akuarium merupakan makhluk hidup yang membutuhkan makanan. Sehingga sudah sepatutnya bila ikan-ikan ini diberi makan dengan baik dan benar. Agar kebutuhan nutrisinya tetap terjaga, makanan-makanan yang hendak diberikan kepada ikan laut ini harus diperhatikan kualitasnya.

Jangan hingga terkecoh. Hampir semua ikan hias memiliki nafsu makan yang tinggi sehingga mereka akan sering terlihat lapar. Akan tetapi jikalau kita terlalu banyak memberinya pakan hingga melebihi kebutuhan gizi hariannya, ikan-ikan ini justru akan mengalami overdosis yang dapat membahayakan kondisi kesehatannya. Pemberian pakan yang terlalu berlebihan juga mampu berdampak pada tercemarnya air akhir sisa-sisa pakan dan kotoran ikan.

Bagaimana cara memberi makan ikan laut yang baik Simak Cara Memberi Makan Ikan Laut yang Baik

Aturan Dasar

ikan hiu megalodon – Pemberian makanan kepada ikan hias paling baik dilakukan secara bertahap. Berikan pakan tersebut sedikit demi sedikit hingga ikan cukup kenyang, jangan eksklusif sekaligus banyak. Kebanyakan ikan lebih menyukai makanan yang mengambang di permukaan air. Apalagi jikalau akuarium dilengkapi dengan terumbu karang, secara praktis makanan yang karam akan tersangkut di antara koral sehingga sulit diambil oleh ikan.

Idealnya jumlah pakan per sekali pertolongan harus habis dalam waktu sekitar 3-5 menit. Jika melebihi waktu tersebut, maka telah terjadi overfeed alias kelebihan pakan. Akibatnya aroma makanan akan hilang sehingga mengurangi daya tariknya bagi ikan dan lambat laun pakan tersebut bakal karam akhir menyerap air. Sebaiknya ikan-ikan laut yang Anda pelihara cukup diberi pakan setiap dua kali per hari.

Pakan untuk Ikan Laut

Setiap jenis ikan laut mempunyai makanan pokok yang berbeda-beda. Hal ini wajib diubahsuaikan dengan karakteristik ikan tersebut apakah termasuk herbivora, karnivora, atau omnivora. Khusus ikan yang tergolong dalam jenis botana ibarat tangs dan surgeon fish, ikan-ikan ini bersifat vegetarian. Makara makanan yang paling cocok untuknya berasal dari microalgae. Misalnya rumput asam serta anggur laut hijau dan merah. Anda juga mampu memberinya makanan berupa sayur-sayuran segar. Sesekali berikan ikan-ikan ini dengan pelet supaya cepat beradaptasi.

Lain lagi dengan makanan yang indah untuk ikan-ikan yang termasuk dalam spesies kima ibarat tridacna clams, serta spesies-spesies ikan laut yang membutuhkan filter feeder. Anda mampu menggunakan udang rebon, baik dalam kondisi hidup maupun beku, sebagai makanan pokoknya. Kalau perlu berikan juga plankton cair sebagai makanan suplemen untuk mencukupi kebutuhan gizi pada ikan tersebut. Untuk alasan kepraktisan, sebaiknya ikan-ikan ini juga dilatih biar mau mengonsumsi pelet.

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud
Siswa Masturbasi Gagal Ikut USBN Jadi Viral, Begini Tanggapan Kemendikbud

Akun media sosial Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

tiba-tiba saja mendadak viral. Pasalnya, tersebar sebuah foto menampilkan akun Twitter Kemendikbud yang berisi pemberitahuan seorang siswa di SMAN Bekasi tak lulus Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Siswa SMAN 7 Bekasi yang bernama Jonathan Harry Prasetyo dinyatakan gugur dalam USBN karena melakukan masturbasi di depan ruangan ujian di saat waktu pelaksanaan USBN” begitu bunyi akun tersebut.

Saat JawaPos.com mencoba mengonfirmasi hal itu ke Kemendikbud, Kepala

Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam menduga kuat hal itu merupakan berita bohong (hoax). Menurutnya, beberapa kali ada pihak yang membajak akun media sosial Kemendikbud.

“Most likely hoax lah. Tempel judul saja. Atau di hack bisa juga. Sudah pernah

kena hack sepertinya. Paling mudah ya diedit itu, kemudian difoto dan sebarkan,” tukasnya, Minggu (7/5).

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud Ari Santoso. “Itu hoax,” katanya singkat.

 

Baca Juga :

 

 

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang
Penerimaan Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri Bukan Jor-joran Uang

Jalur mandiri menjadi alternatif bagi siswa yang ingin masuk kampus negeri setelah gagal dalam seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Berdasar pengumuman SBMPTN 2019, di antara total 714.652 pendaftar, hanya 23,61 persen atau 168.742 peserta yang diterima.

Namun, isu mengenai praktik komersialisasi kerap mengiringi seleksi jalur mandiri. Sebab, calon mahasiswa bisa membayar biaya kuliah yang lebih mahal.

Menanggapi hal itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir sudah mewanti-wanti kampus negeri. “Kondisi jalur ujian mandiri menjadi ajang komersial harus semaksimal mungkin diantisipasi,” tegas Nasir saat ditemui di kantornya kemarin (10/7).

Nasir menyebutkan, saat ini ada 147 program studi S-1 baru. “Silakan masing-masing PTN mulai membuka jalur mandiri. Tapi, saya ingatkan, jangan sampai jalur mandiri ini dijadikan ajang komersialisasi,” kata Nasir.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, beberapa PTN membuka seleksi mandiri. Contohnya, Universitas Indonesia (UI) yang menggelar SIMAK UI pada 10 Juni hingga 10 Juli 2019. Demikian juga beberapa PTN lain. “Di ITB yang menerima 4.200 mahasiswa baru, 20 persennya diambil dari jalur mandiri,” ujar mantan rektor Universitas Diponegoro itu.
Menristekdikti M. Nasir. (Dok. JawaPos.com)

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Kadarsah Suryadi membenarkan

bahwa kampus yang dipimpinnya membuka jalur ujian mandiri. Kampusnya berprinsip, jalur mandiri bukan untuk menggalang dana. Melainkan untuk tetap memberikan kesempatan bagi siswa yang masih bertekad kuliah dan kurang mampu secara ekonomi.

Kadarsah mengatakan, pihaknya masih membuka peluang beasiswa bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi melalui jalur mandiri. Syaratnya, memberikan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan slip gaji orang tua. “Nanti tim kami akan mengecek untuk verifikasi data tersebut. Kami sediakan biaya Rp 0 dan hanya membayar 20 persen UKT (uang kuliah tunggal),” terangnya kepada Jawa Pos kemarin. Dengan demikian, meski lewat jalur mandiri, tidak ada kesan komersialisasi.

Meski begitu, ITB tetap mengutamakan kualitas calon mahasiswa. Yakni, memenuhi syarat akademik dengan lulus tes dan mencantumkan nilai UTBK. “Tetap kami akan melakukan penyaringan di tahap ujian mandiri ini,” jelas Kadarsah.

Di Surabaya, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Mochamad

Ashari mengatakan, Kemenristekdikti telah mematok kuota jalur mandiri di masing-masing PTN. Yakni, maksimal 30 persen dari total mahasiswa baru (maba). Sementara itu, kuota 70 persen dialokasikan untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN. “Kami perlu ada subsidi silang untuk mahasiswa yang ekonominya kurang. Dan, itu diambil dari jalur mandiri,” katanya.

Menurut Ashari, ITS memiliki kuota bidikmisi 850 orang. Kuota tersebut sesuai dengan peraturan Kemenristekdikti. Yakni, 20 persen dari total kuota mahasiswa baru. Kuota itu diberikan pada jalur SNMPTN dan SBMPTN. Namun, belum tentu kuota terpenuhi. “Perguruan tinggi butuh penyeimbang subsidi silang lewat jalur mandiri. Mereka yang punya kemampuan ekonomi lebih. Sebab, jalur mandiri tidak ada bidikmisi,” jelasnya.

Ashari menuturkan, besaran biaya UKT jalur mandiri ITS masih terbilang

murah. Yakni, Rp 7,5 juta per semester untuk seluruh prodi. Bedanya, pada jalur mandiri, camaba harus membayar sumbangan pengembangan institusi (SPI).

Besaran SPI di ITS berbeda-beda pada setiap prodi. Yakni, minimal Rp 20 juta hingga maksimal Rp 75 juta. Meski begitu, semakin besar biaya SPI yang dibayar tetap tidak menjamin calon peserta tersebut diterima jalur mandiri. “Jadi, bukan jor-joran uang. Semua sudah disesuaikan dengan standarnya. ITS juga tetap memprioritaskan akademik,” ujarnya.

Ashari menyebutkan, banyak pendaftar jalur mandiri yang sanggup membayar hingga ratusan juta. Namun, nilai akademik peserta di bawah rata-rata. ITS tetap tidak meloloskannya.

 

Sumber :

http://www.myfolio.com/danuaji

Lolos SBMPTN atau Tidak? Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak? Cek Nama Kamu di Sini

Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini
Lolos SBMPTN atau Tidak Cek Nama Kamu di Sini

Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) baru saja resmi mengumumkan nama peserta yang lolos menjadi mahasiswa di PTN. Total ada 85 Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia yang akan menampung mereka.

Pada tahun ini terdapat 714.652 peserta yang mendaftar SBMPTN. Dari

perserta yang dinyatakan lulus, terdiri atas nonbidikmisi sebanyak 119.777 orang dan bidikmisi 48.965 orang.

Secara keseluruhan peserta yang diterima hanya 168.742 orang. Setara dengan 23,61 persen. Rinciannya, kategori Non-Bidikmisi jumlah pendaftar 541.339 orang. Diterima hanya 119.777 peserta. Sedangkan untuk kategori Bidikmisi dari 173.313 pendaftar, yang diterima 48.965 peserta.

Selain itu untuk SBMPTN 2019 terdapat 2.047 pendaftar dari kelompok disabilitas. Rinciannya, 48 tunanetra, 1.003 tunarungu, 927 tunawicara, dan 69 tunadaksa. Jumlah yang diterima untuk kelompok disabilitas 364 peserta.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, bagi peserta yang dinyatakan

lulus harap segera melihat kelengkapan syarat persyaratan administrasi. Termasuk juga dengan
ketentuan, prosedur, dan jadwal registrasi pada laman resmi PTN penerima masing-masing.

Bagi peserta Bidikmisi yang dinyatakan lulus akan ada verifikasi dan seleksi

kelayakannya sebagai mahasiswa penerima bantuan Bidikmisi sesuai dengan kuota. “Selamat bagi yang diterima,” pungkasnya.

Bagi peserta SBMPTN yang ingin mengetahui namanya lolos atau tidak, cek nama kam

 

Sumber :

https://insightmaker.com/user/116805

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Keterpurukan Hukum Di Indonesia
Keterpurukan Hukum Di Indonesia

Menurut Satjipto rahardjo

sejak hukum modern semakin bertumpu pada dimensi bentuk yang menjadikannya formal dan procedural, maka sejak itu pula muncul perbedaan antara keadilan formal atau keadilan menurut hukum disatu pihak dan keadilan sejati atau keadilan substansial di pihak lain. Dengan adanya dua macam dimensi keadilan tersebut, maka kita dapat melihat bahwa dalam praktiknya hukum itu ternyata dapat digunakan untuk menyimpangi keadilan subsatansial.

Penggunaan hukum yang demikian itu tidak berarti melakukan pelanggaran

hukum, melainkan semata-mata menunjukkan bahwa hukum itu dapat digunakan untuk tujuan lain selain mencapai keadilan. Dijelaskan oleh Prof. Dr. Satjipto Raharjo, SH., progresivisme bertolak dari  pandangan kemanusiaan, bahwa manusia dasarnya adalah baik, memiliki kasih saying serta kepedulian terhadap sesama sebagai modal penting bagi membangun kehidupan berhukum dalam masyarakat. Namun apabila dramaturgi hukum menjadi buruk seperti selam ini terjadi di Negara kita, yang menjadi sasaran adalah para aparat penegak hukumnya, yakni polisi, jaksa, hakim dan advokat. Meskipun, apabila kita berfikir jernih dan berkesinambungan, tidak sepenuhnya mereka dipersalahkan dan didudukan sebagai satu-satunya terdakwa atas rusaknya wibawa hukum di Indonesia.

 

Berfikir secara progresif, menurut Satjipto Raharjo

berarti harus berani keluar dari mainstream pemikiran absolutisme hukum, kemudianmenempatkan hukum dalam posisi yang relative. Dalam hal ini, hukum harus diletakkan dalam keseluruhan persoalan kemanusian. Bekerja berdasarkan pola pikir yang determinan hukum memang per;uj. Namun itu bukanlah suatu yang mutlak dilakukan manakala para ahli hukum berhadapan dengan suatu masalah yang jika menggunakan logika hukum modern akan menciderai posisi kemanusiaan dan kebenaran.

Bekerja berdasarkan pola pikir hukum yang progresif (paradigma hukum progresif), barang tentu berbeda dengan paradigma hukum positivistis-praktis yang selama ini diajarkan di perguruan tinggi. Paradigma hukum progresif melihat faktor utama dalam hukum adalah manusua itu sendiri. Sebaliknya paradigma hukum peositivistis meyakini kebenaran hukum di atas manusia. Manusia boleh dimarjinalkan asal hukum tetap tegak. Sebaliknya paradigma hukum progresif berfikir bahwa justru hukum bolehlah dimarjinalkan untuk mencdukung eksistensialitas kemanusian, kebenaran dan keadilan.

 

Hukum progresif mengingatkan

bahwa dinamika hukum tidak kunjung berhenti, oleh karena hukum terus menerus berada pada status membangun diri, dengan demikian terjadinya perubahan social dengan didukung oleh social engineering by law yang terencana akan mewujudkan apa yang menjadi tujuan hukum progresif yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Untuk itu, perlu mendapatkan kehidupan hukum yang berada

Baca Juga : 

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN

TEKNIK MESIN
TEKNIK MESIN

Jurusan Teknik Mesin

Jurusan fTeknik Mesin didirikan berdasarkan SK Dirjen Dikti 03/DJ/KEP/1979. Ketika didirikan, Jurusan Teknik Mesin hanya memiliki Program Studi Teknik Mesin. Tahun 1987 Jurusan ini membuka Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara dan Program Studi Teknik Energi. Kedua program studi ini telah berkembangn menjadi Jurusan sejak 2005. Kemudian Program Studi Teknik Aeronautika dibuka pada tahun 1990.

VISI

Menjadi jurusan yang menghasilkan tenaga ahli profesional di bidang Teknik Mesin, serta menjadi pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang diakui secara nasional maupun internasional.

MISI

1. Melaksanakan pelayanan pendidikan berdasarkan kebutuhan industri

2. Mengembangkan penelitian terapan terkait dengan permasalahan industri

3. Membuat suasana akademik yang tanggap terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik Mesin

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MESIN

Program Studi D3 Teknik Mesin (ME) menyelenggarakan proses pendidikan untuk menghasilkan tenaga Ahli Madya yang memiliki kemampuan dalam perancangan, proses pemesinan, proses fabrikasi, pemeliharaan, kendali, pengelolaan proses produksi dan pengelolaan pemeliharaan mesin.

Program Studi Teknik Mesin terdiri atas Konsentrasi Teknik Pemesinan (Production) dan Teknik Perawatan dan Perbaikan (Machinery Maintenance) serta akan dikembangkan Konsentrasi Teknik Perancangan Mesin (Construction Design) dan Teknik Fabrikasi (Fabrication). Pengembangan sain dan teknologi di Program Studi Teknik Mesin diarahkan kepada pengembangan Powder Metallurgy, Proses Pemesinan Terpadu dan Teknologi Monitoring Kondisi Mesin.

PROSPEK PROFESI LULUSAN

Lulusan program studi ini banyak diserap di berbagai industri antara lain :

  • Industri Manufaktur
  • Otomotif
  • Tekstil
  • Perminyakan
  • Industri Pertokimia
  • Rancang Bangun
  • Penerbangan
  • Jasa
  • Elektronik
  • Kontraktor (Staf Engineering)
  • Staf Pengajar/Instruktur Perguruan Tinggi

Sedangkan perusahaan/tempat lulusan bekerja tersebar di berbagai perusahaan yang memiliki reputasi cukup dikenal, seperti :

  • PT. Garuda Indonesia
  • PT. Caltex Pasific Indonesia
  • PT. Pertamina
  • PT. Schlumberger Indonesia
  • PT. BPPT
  • PT. PINDAD

FASILITAS

Fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar meliputi :

  • Ruang Kelas
  • Bengkel/Laboratorium
  • Perpustakaan Pusat
  • Perpustakaan Jurusan

Fasilitas bengkel/laboratorium yang digunakan dalam proses belajar mengajar antara lain :

  • Lab. Pengujian Bahan
  • Proses Pemesinan
  • Fabrikasi
  • CNC
  • Metrologi
  • Fluida dan Termal
  • Kendali Pneumatik dan Hidrolik
  • Pemeliharaan Dasar Mesin
  • Perancangan dan Konstruksi (CAD/CAE)
  • ACTC Welding Center
  • ACTC Otomasi
  • ACTC Design

KEGIATAN KEMAHASISWAAN

Mahasiswa mempunyai kebebasan dalam rangka mengembangkan minat bakat dan kemampuan serta dalam upaya mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa, menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dalam kegiatan kemahasiswaan. Karya-karya yang dihasilkan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung Program Studi Teknik Mesin adalah GOKART, ROBOTIC, dan Mobil Listrik

Sumber : http://www.7sixty.com/why-is-it-imperative-to-understand-mental-illness-and-mental-health.asp

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI
PENGENALAN DASAR ETIKA PROFESI

Suatu profesi pasti memiliki suatu peraturan

peraturan yang tidak boleh dilanggar atau dilewati dalam pelaksanaannya oleh pelaku profesi tersebut , maka untuk menjaga agar suatu profesi dapat berjalan sesuai harapan dan dapat berguna dan berjalan sebagaimana mestinya , maka suatu Etika Profesi terbentuk.

Etika merupakan

suatu pembatasan tindakan atau perilaku setiap individu dalam melaksanakan kegiatan seperti kemasyarakatan,kependidikan,rumah tangga ataupun dalam kepentingan tulisan yaitu etika dalam menjalankan suatu profesi yang kita tekunin.

Sedangkan profesi merupakan

suatu kegiatan ataupun dalam hal ini bisa dikatakan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan mengetahui dasar-dasar norma profesi yang dijalankannya.
Dalam pelaksanaannya etika profesi di kelompokkan sesuai dengan kepentingan baik atau buruknya perilaku suatu pelaku profesi :

Etika Deskriptif

Etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.

Etika Normatif

Etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Dalam suatu keputusan rincian-rincian dalam isi dari etika suatu profesi biasanya dilakukan musyawarah ataupun rapat kerja yang menghasilkan butiran-butiran isi dari etika profesi yang dilakukan biasanya oleh kelompok-kelompok individu sesuai dengan bidang keahliaanya.

Dalam zaman globalisasi saat ini diharapkan para pelaku profesi lebih mementingkan etika profesi agar tidak merusak nama baik dari profesi tersebut agar tidak ada yang merasakan dirugikan .

Sekian tulisan yang saya buat , segala banyak kekurangan dalam tulisan saya ini mohon dimaklumi , karena kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber : https://github.com/jolmu/blog/wiki/Obtain-Prosperity-and-Foster-a-Spirit-of-Abundance

Ribuan Santri Demo Tolak Full Day School

Ribuan Santri Demo Tolak Full Day School

Ribuan Santri Demo Tolak Full Day School

Ribuan Santri Demo Tolak Full Day School
Ribuan Santri Demo Tolak Full Day School

Ribuan santri berdemonstrasi di halaman Kantor Bupati Tasikmalaya, Bojong Koneng, Singaparna, kemarin (15/8). Mereka tegas menolak regulasi Mendikbud Muhadjir Effendy soal pemberlakuan sekolah lima hari atau full day school (FDS).

Massa aksi merupakan gabungan dari Pondok Pesantren Cipasung, Ponpes Sukamanah, Ponpes Sukahideng, Ponpes Baitul Hikmah Haurkuning Salopa, Ponpes Nurul Ihsan Cicangkudu, Ponpes Tanjungjaya, Ponpes Al-Falah, Ponpes Huda Peuteuyjaya Sariwangi dan Ponpes Manarul Hikam Ciseda Singaparna. Hadir juga massa aksi dari Nahdlatul Ulama (NU), Banser, GP Ansor dan IPNU dan organisasi di bawah NU lainnya.

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam mengatakan, NU menolak segala bentuk pelaksanaan FDS di Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2011 yang melandasi pelaksanaan kebijakan FDS ini.

Dia tegas menolak kebijakan lima hari sekolah sampai pukul 16.00 atau libur dua hari pada Sabtu dan Minggu. ”Justru dengan dua hari libur, anak akan banyak liburan atau main,” tegas KH Atam saat diwawancara usai unjuk rasa bersama santri di depan kantor bupati kemarin (15/8).

NU pun, tegas KH Atam, menolak kebijakan Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul

Ulum soal program Tambahan Jam Pelajaran (TJP) agama di SD dan SMP. Seperti diketahui TJP memindahkan pelajaran diniyah ke SD dan SMP sampai pukul 16.00. ”NU sangat keberatan seolah-olah madrasah diniah yang didirikan para ulama diganggu,” ungkap ulama kharismatik ini.

Kata KH Atam, ketika Bupati Uu tetap ingin menambah jam pelajaran siswa SMP yang tidak sekolah di madrasah diniyah dan pesantren sampai pukul 16.00 apakah akan efektif ? Menurutnya, anak malah akan kelelahan dan monoton karena proses pembelajaran agama dilaksanakan di sekolah.

KH Atam pun meminta Bupati Uu membuat peraturan daerah yang

mewajibkan anak-anak untuk mengikuti pesantren. Kemudian ketika siswa tersebut jauh dari pesantren atau madrasah diniyah, maka bisa dibuatkan asrama oleh pemerintah daerah. ”Aturan pembelajarannya seperti pesantren, jadi pulang dari sekolah, siswa itu diarahkan ke asrama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya H Edeng ZA mengatakan kebijakan FDS ini bisa negatif dan positif sebetulnya. Positifnya di daerah yang tidak ada madarash diniah dan pesantren anak akan terarahkan dan kenakalan remaja bisa dicegah sehingga bisa menyelamatkan genarasi muda.

Tetap kalau negatifnya, madrash diniyah akan tergusur ketika pendidikan

diniah dipindahkan ke sekolah formal. ”FDS ini kalau di Tasikmalaya tidak cocok. Berbagilah. Kalau sekolah itu mencerdaskan akal anak, madrasah diniyah dan pesantren mendidik emosionalnya,” paparnya seperti dilansir Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group).

 

Baca Juga :

 

 

Menristekdikti Ingatkan Jangan Plagiat sampai Bahaya Medsos

Menristekdikti Ingatkan Jangan Plagiat sampai Bahaya Medsos

Menristekdikti Ingatkan Jangan Plagiat sampai Bahaya Medsos

Menristekdikti Ingatkan Jangan Plagiat sampai Bahaya Medsos
Menristekdikti Ingatkan Jangan Plagiat sampai Bahaya Medsos

Ada sejumlah peringatan yang disampaikan Menristekdikti Mohamad Nasir saat menjadi inspektur upacara (irup) peringatan HUT RI ke-72 di lapangan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan (17/8). Mulai dari kejahatan akademik plagiat, paham radikal, sampai bahaya kebablasan menggunakan media sosial (medsos).

Di depan seratus lebih peserta upacara, Nasir mengingatkan supaya akademisi kampus membangun budaya anti plagiat. Sebab plagiat merupakan pengingkaran terhadap kejujuran. Dia menegaskan jangan sampai ada civitas akademika kampus yang terlibat plagiat. “Kampus harus bersih, jangan ada korupsi,” jelasnya.

Sebaliknya kampus harus membangun budaya inovasi. Nasir mengatakan

sesama kampus bisa menjalin kerjasama untuk meningkatkan level inovasinya. Bahkan kampus bisa juga menjalin kerjasama dengan industri. Supaya hasil inovasinya sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dalam amanahnya Nasir juga menyinggung soal penggunaan medsos. Dia mengatakan kebebasan menggunakan medsos sudah kebablasan. Di banyak kasus, medsos malah digunakan media memecah bangsa. “Ada oknum tidak bertanggung jawab,” jelasnya. Oknum ini rajin menyebarkan hujatan, hasutan, berita palsu atau hoax, dan lain sejenisnya.

Pesan yang berikutnya soal radikalisme. Dia mengatakan tidak perlu

menggunakan senjata dalam memerangi paham radikalisme. Khususnya di lingkungan kampus. Menurut Nasir radikalisme bisa dilawan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang baik. Nasir mengingatkan supaya kembali memperteguh bhineka tunggal ika. Kemudian juga menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab.

Dalam upacara kali ini Nasir menggunakan pakaian adat Betawi. Sejatinya dia ingin menggunakan pakaian adat Surabaya. “Tetapi setelah saya amati kok jadi seperti akan main ludruk,” katanya lantas tertawa setelah upacara.

Seluruh peserta menggunakan pakaian adat masing-masing. Seperti Sekjen

Kemenristekdikti Ainun Naim menggunakan pakaian ada Surabaya. Guru besar UGM ini seperti pemain ludruk Surabaya. Lalu Irjen Kemenristekdikti Jamal Wiwoho menggunakan pakaian adat dari Solo, khas seperti dalang.

 

Sumber :

https://www.givology.org/~danuaji/blog/694053/