Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan
Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

Tanaman /tumbuhan yang berbeda, aneka macam jenis akar dan serabut. Namun, fungsi akar tumbuhan tidak sanggup diganti dengan organ badan lainnya. Akar macam apa yang sanggup ditemukan pada tanaman? Mari kita simak diskusi yang telah eBiologi.com berikut ini!

Akar ialah bab tumbuhan yang berada di bab paling bawah tumbuhan dan tumbuh ke arah inti bumi. Akar mempunyai beberapa sifat, diantaranya:

Biasanya tumbuh di tanah dan pertumbuhannya mengarah ke inti bumi (geotrope) atau menuju air (hidrotes), jauh dari udara dan cahaya;
Umumnya tidak berkuku dan beruas;
Putih atau kekuningan;
Tepi tumbuh terus menerus, namun pertumbuhannya lebih lambat dari pada puncak tanaman;
Ujung akar berbentuk lancip berkhasiat untuk partikel tanah yang gampang tembus.

Jenis-jenis Akar

Bentuk rooting pada tumbuhan menjadi salah satu faktor pembeda dalam mengklasifikasikan tumbuhan tingkat tinggi. Saat benih berkecambah, akar (radikula) berubah menjadi akar institusi. Berdasarkan sistem akar ini, akar terbagi menjadi dua jenis, yaitu akar tunggang dan akar serat.

1. Akar serabut

Akar fibrosa berbentuk menyerupai serat kelapa, kecil, dan panjang. Umumnya monokotil mempunyai akar serat. Tapi akar tumbuhan yang disebarkan sayuran juga berserat. Akar serat terbentuk dari akar institusi mati dan tumbuh akar gres yang mempunyai ukuran relatif sama dan keluar dari pangkal batang. Sedangkan untuk bentuknya, jenis akar serat sanggup dibedakan menjadi akar benang (misalnya nasi), akar tambang (misal kelapa), dan akar serat besar (misalnya pandan).
fungsi akar tumbuhan tidak sanggup diganti dengan organ badan lainnya Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan ( Serabut Dan Tunggang )
Gambar bentuk akar tunggang dan akar serabut

2. Akar tunggang

Akar tunggang umumnya dimiliki oleh tumbuhan dikotil generatif yang disebarkan dengan biji. Tanaman dikotil akar mempunyai akar utama yang menembus pribadi ke lapisan tanah dan bercabang pada sisinya.

Tanaman dengan akar akar tumbuk mempertahankan akarnya sehingga berubah menjadi akar primer yang disebut akar taprous (radix primaria) yang mempunyai cabang.

Berdasarkan jumlah percabangan, jenis jenis akar menunggang sanggup dibagi menjadi dua jenis: akarnya tidak tunggang atau sedikit bercabang dan bercabang.

a. Tidak atau sedikit bercabang

Jenis tumbuhan ini mempunyai akar tanpa bercabang atau hanya sedikit bercabang. Jenis akar tunggang ini mempunyai bentuk khas, bentuk tombak atau pena (fusiform) menyerupai pada wortel dan lobak, bentuk gasing menyerupai pada bengkuang, begitu pula bentuk benang menyerupai pada akar tumbuhan kratok.

b. Bercabang (ramosus)

Jenis akar tunggang ini mempunyai banyak cabang dan setiap cabang mempunyai cabang yang lebih panjang sehingga mempunyai zona akar yang lebih luas. Misalnya di pohon buah.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/11/pengertian-integritas-fungsi-tujuan-manfaat-ciri-ciri-pribadi.html

Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

 Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

 Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)
Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

 

Cash Budget menurut Weston & Copeland:

“Mencakup taksiran dan estimasi yang terperinci mengenai peneriman dan pengeluaran kas yang diantisipasi untuk periode anggaran yang bersangkutan atau untuk periode khusus lainnya.”

Cash Budget menurut Welsch, Hilton, Gordon:

“Anggaran kas menunjukkan arus uang masuk dan keluar yang direncanakan, dan posisi terakhir pada akhir periode interim tertentu, misalnya akhir bulan.”

Anggaran kas menyatakan jumlah kas bersih yang dimiliki perusahaan dan untuk berapa lama. Jadi sebagai dasar untuk ramalan kas dan persediaan kas. Selain anggaran kas, perusahaan juga membutuhkan saldo kas dan perubahan saldo kas setiap han. Apabila perusahaan juga menginvestasikan sebagian uang kas dalam surat berharga, maka informasi tentang perkembangan surat-surat berharga setiap saat juga perlu disediakan. Untuk perusahaan yang cukup maju, informasi tersebut biasanya menggunakan komputer.

Unsur-Unsur Anggaran Kas (Cash Budget) Unsur Anggaran Kas Unsur Anggaran Kas adalah antara lain:

1)      Penerimaan Kas

2)      Pengeluaran Kas,

3)      Net Cash Flow;

4)      Beginning Balance (Saldo Awal),

5)      Ending Balance (Saldo Akhir)

Tahapan Penyusunan Anggaran Kas (Cash Budget)

Tahapan penyusunan Budget Kas adalah sebagai berikut:

1)        Menyusun estimasi penerimaan. dan pengeluaran menurut rencana operasional perusahaan. Transaksi-transaksi ini merupakan transaksi operasional (operating transaction). Pada tahap ini dapat diketahui adanya defisit atau surplus.

2)        Menyusun perkiraan atau estimasi kebutuhan dana atau kredit dan bank atau sumber dana lainnya.

3)        Menyusun kembali estimasi keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial dan budget kas yang final.

Tujuan Penyusunan Anggaran Kas (Cash Budget) Tujuan penyusunan Cash Budget antara lain untuk:

1)      Memberikan taksiran posisi kas pada setiap akhir periode sebagai hasil dan operasi yang dijalankan

2)      Mengetahui kelebihan/kekurangan kas pada waktunya

3)      Menentukan kebutuhan pembiayaan dan atau kelebihan kas menganggur untuk investasi

4)      Menyelaraskan kas dengan total modal kerja, pendapatan penjualan, biaya, investasi, hutang

5)      Menetapkan dasar yang sehat untuk pemantauan posisi kas secara terus-menerus

Dengan demikian perencanaan Anggaran Kas (Cash Budget) akan menunjukkan:

  1. a)Kebutuhan untuk membiayai kekurangan kas yang mungkin terjadi atau
  2. b)Kebutuhan terhadap perencanaan investasi yaitu untuk menandakan kelebihan uang pada penggunaan yang menguntungkan.

Manfaat Penyusunan Anggaran Kas (Cash Budget)

Anggaran Kas (Cash Budget) memiliki manfaat pokok antara lain sebagai pedoman kerja, sebagai alat pengkoordinasian kerja, dan sebagai alat pengawasan kerja.

Sebagai Pedoman Kerja

Budget berfungsi sebagai pedoman kerja dan memberikan arah serta sekaligus memberikan target-target yang harus dicapai oleh kegiatan perushaan di waktu yang akan datang.

Sebagai Mat Pengkoordinasian Kerja

Budget berfungsi sebagai alat untuk pengkoordinasian kerja agar semua bagian-bagian yang terdapat di dalam perusahaan dapat saling menunjang, saling bekerja sama dengan baik, untuk menuju sasaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian kelancaran jalannya perusahaan akan Iebih terjamin.

Sebagai Alat Pengawasan Kerja

Budget berfungsi pula sebagai tolak ukur, sebagai alat pemanding untuk menilai (evaluasi) realisasi kegiatan perusahaan nanti. Dengan membandingkan antara apa yang tertuang di dalam budget dengan apa yang dicapai oleh realisasi kerja perusahaan, dapatlah dinilai apakah perusahaan telah sukses bekea ataukah kurang sukses bekerja. Dan perbandingan tersebut dapat pula diketahui sebab-sebab penyimpangan antara budget dan realisasinya, sehingga dapat pula diketahui kelebihan dan kelemahan dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan. Hal ml akan dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan yang sangat berguna untuk menyusun rencana-rencana (budget) selanjutnya secara lebih matang dan lebih akurat.

Baca Juga : 

Teori Kepemimpinan

Teori Kepemimpinan

Teori Kepemimpinan

Teori Kepemimpinan
Teori Kepemimpinan

 

Pendekatan Sifat-sifat Kepemimpinan

Usaha yang pertama kali dilakukan oleh psikolog dan peneliti untuk memahami kepemimpinan yaitu mengenai karakteristik atau ciri-ciri para pemimpin yang berhasil.
Dalam mencari ciri-ciri kepemimpinan yang dapat diukur, para peneliti menggunakan dua pendekatan, yaitu: 1) Mereka berusaha membandingkan  ciri-cri dari dua orang yang muncul sebagai pemimpin dengan ciri-ciri yang tidak demikian, dan (2) mereka membandingkan ciri pemimpin yang efektif dengan ciri-ciri pemimpin yang tidak efektif.

Apabila disimpulkan karakteristik

Pemimpin berdasarkan beberapa pendapat di atas, maka seorang pemimpin harus memiliki:
–    Kekuatan jasmani yang cukup
–    Kekuatan rohani yang cukup
–    Semangat untuk mencapai tujuan
–    Penuh antusias
–    Ramah dan penuh perasaan
–    Jujur dan adil
–    Memiliki kecakapan teknis
–    Dapat mengambil keputusan
–    Cerdas
–    Punya kecakapan mengajar
–    Penuh keyakinan
–    Punya keberanian
–    Ulet dan tahan uji
–    Suka melindungi
–    Penuh inisiatif
–    Memiliki daya tarik
–    Simpatik
–    Percaya diri
–    Intelegansi tinggi
–    Waspada
–    Bergairah dalam bekerja
–    Bertanggung jawab
–    Rendah hati
–    Objektif
Tentunya sifat-sifat itu sangat ideal dan tidak mungkin semua sifat di atas dimiliki oleh seorang pemimpin, sebagian saja yang dimiliki dan relevan dengan bidang kerja yang dipimpin termasuk kategori baik.

Pendekatan Perilaku

Pendekatan perilaku memandang bahwa kepemimpinan dapat dipelajari dari pola tingkah laku, dan bukan dari sifat-sifat (traits) pemimpin. Alasannya sifat seseorang relatif sukar untuk diidentifikasikan.
Robert F Bales (Stoner, 1986) mengemukakan hasil penelitian, bahwa kebanyakan kelompok yang efektif mempunyai bentuk kepemimpinan terbagi (shared leadership), umpanya satu orang menjalankan fungsi tugas, dan anggota lain melaksanakan fungsi sosial. Pembagian fungsi ini karena seseorang perhatian akan terfokus pada satu peran dan mengorbankan peran lainnya.

 

Pendekatan Situasional

Pendekatan situasional berpandangan bahwa keefektifan kepemimpinan bergantung pada kecocokan antara pribadi, tugsa, kekuasaan, sikap dan persepsi. Cukup banyak pendukung pendekatan ini, diantaranya, model Kontingen Fiedler, Model Normatif Vroom Tetton, dan Teori Jalur Tujuan (The Pat Goal Theory)
a)    Model Kontingensi
Field dan Chemer (1974) mengembangkan teori kepemimpinan yang disebut dengan leadership contingency model.
b)    Model kepemimpinan Vroom Teton
Model normatif Vroom Teton menjelaskan bagaimana seorang pemimpin harus memimpin dalam situasi yang bermacam-macam. Model ini menunjukkan bahwa tidak ada satu gaya kepemimpinan yang dapat efektif diterapkan dalam semua situasi.
c)    Model Jalur Tujuan
Hampir sama dengan pendekatan kontignensi, model jalur tujuan mencoba memperkirakan keefektifan kepemimpinan dalam situasi yang berbeda. Model ini dikembangkan oleh Martin G. Evans (1970) dan Robert J. House (1974) Stoner, 1986 yang didasarkan atas model pengharapan, menyatakan bahwa motivasi seseorang tergantung pada harapannya akan imbalan dan nilai dan memusatkan pemimpin sebagai sumber imbalan.

 

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Pemimpin

Menurut H. Jodeph Reitz (1981) faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemimpin meliputi: 1) kepribadian (personality) pengalaman masa lalu dan harapan pemimpin,  2) harapan an perilaku atasan, 3) karakteristik harapan dan perilaku bawahan, dan 6) harapan dan perilaku rekan. Faktor-faktor itu mempengaruhi pimpinan dan bawahan secara timbal balik.

Sumber :  http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gelombang-elektromagnetik/

Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

 Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

 Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)
Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

Sebenernya aku sudah lama menulis

Tapi menulis hal-hal yang gak penting, terutama di facebook. Sudah lama pula aku ingin belajar menulis, menulis sebuah cerita yang bisa menghibur, entah itu berupa cerita pendek atau berupa novel. Beberapa cerita pendek pernah aku tulis, yang judul dan ceritanya aku sendiri sudah lupa, sebagian aku pos di blog sebelah, sebagian akut tulis di facebook. Dan sebagian lagi aku ikutkan lomba-lomba. Dari lomba-lomba yang pernah aku ikuti, aku pernah juara tiga lomba menulis cerpen tingkat tiga kabupaten untuk anak sekolah menengah umum, itu jaman dulu. Sekarang kreativitas dan produktivitasku mulai menurun bahkan diambang batas nol.

Nah disini saya akan mulai menulis lagi

Mungkin dimulai dari cerita pendek atau cerita bersambung. Setiap cerita diawali dengan sebuah paragraf. Untuk itu saya ingin membahas tentang paragraf, jelasnya bagaimana menulis paragraf pertama seperti penulis atau cerpenis dunia.
Menulis paragraf pertama mungkin bukan perkara yang sulit, tapi yang sulit adalah bagaimana membuat paragraf pertama yang kita tulis tersebut menjadi menarik, dan membuat pembaca penasaran ingin membaca paragraf-paragraf selanjutnya.

Untuk belajar menulis paragraf pertama

Kita bisa mulai dengan mencoba memunculkan satu masalah, dimana masalah tersebut harus diselesaikan oleh karakter. Biasanya model pembukaan paragraf seperti ini disukai banyak penulis. Karena pembaca atau bahkan manusia pada umumnya biasanya suka atau tertarik pada masalah – khususnya yang terjadi pada orang lain. Disini kita bisa lihat contohnya pada cerpen The Gift Of The Magi (1906) karya O. Henry.

Satu dolar dan delapan puluh tujuh sen. Cuma itu. Bahkan, enam puluh sen dari jumlah itu terdiri dari uang receh bernilai satu sen-an, hasil simpanannya selama ini—yang didapatnya dengan cara mendesak tukang sayur, tukang daging dan penjaga toko kelontong agar sudi menjual dagangan mereka kepadanya dengan harga termurah. Proses tawar-menawar itu tidak jarang membuatnya malu, hingga pipinya memerah, sebagaimana semua orang pasti merasakan hal yang sama jika mereka ada di posisinya. Tiga kali sudah Della mempermalukan diri. Satu dolar dan delapan puluh tujuh sen. Lebih sial lagi, besok adalah Hari Natal.

Contoh pembukaan diatas lansung mengetengahkan pokok

Persoalan yang harus diselesaikan oleh karakter (Della) :

Satu dolar dan delapan puluh tujuh sen. Cuma itu…
…… besok adalah Hari Natal.

Emosi pembaca terhubung dengan cerita karena mengangkat masalah yang familar. Di Indonesia, sebagian besar kita mengalaminya –minimal- sekali setahun (cukup mengganti Natal dengan Lebaran).

Untuk menonjolkan masalah, O. Henry

Mendramatisir latar belakang karakter yang hidup pas-pas-an.

Lewat detail; Uang recehMendesak pedagang untuk memberikan harga termurah. …membuatnya  malu hingga pipinya merah…. O. Henry menunjukkan beban hidup keseharian karakternya. Informasi ini dengan sendirinya meningkatkan intensitas masalah.

Bila sebelumnya kita membahas mengenai bagaimana memunculkan

Satu masalah, dimana masalah tersebut harus diselesaikan oleh karakter, sebagai salah satu pilihan dalam membuat atau menulis paragraf pertama, maka pilihan berikutnya untuk membuat paragraf pertama kita bisa mulai langsung dengan aksi. Jenis paragraf pertama ini tidak bertele-tele karena lansung melompat ke tengah cerita, dimana tanpa ada latar belakang, karena sebuah insiden memotong semua latar belakang yang biasanya hadir dalam draft awal, disini saatnya aksi karakter mengambil alih cerita.
Contohnya cerpen The Man Who Shouted Teresa karya penulis Italia, Italo Calvino.

Aku menjauh dari trotoar, berjalan mundur beberapa langkah dengan wajah tengadah, lalu dari tengah jalan, seraya mengatupkan kedua tangan agar membentuk corong di sekitar mulut, aku berteriak sekeras-kerasnya: “Teresa!”

Teknik membuka cerpen dengan aksi mengacu ketat pada prinsip show don’t tell  (tunjukkan, jangan katakan).
Lihat bagaimana Italo Calvino menunjukkan aksi tokoh ‘Aku’ lewat rincian; Menjauh, berjalan mundur, wajah tengadah, mengatupkan tangan
Menunjukkan membuat adegan lebih hidup. ketimbang hanya mengatakan ‘aku berdiri di trotoar dan berteriak memanggil Teresa’.
Sebenarnya masih banyak cara untuk memulai menulis, terutama menulis paragraf pertama, apalagi kalau kita mencari lewat google. Disitu akan muncul banyak blog yang menawarkan tips dan trik atau cara-cara menulis paragraf pertama atau cara menulis yang baik, atau belajar menulis dan lain-lain.
Intinya dalam membuat paragraf pertama, kita harus bisa menarik pembaca untuk melanjutkan membaca paragraf-paragraf selanjutnya.

Terus bagamana caranya membuat pembaca tertarik?

Karena sekarang jamannya jaman korupsi, dan di negara Indonesia tercinta kita ini terkenal dengan korupsinya, maka cara satu-satunya untuk menarik pembaca adalah dengan cara menyuap.

Dengan apa kita menyuap pembaca?

Kita menyuap pembaca dengan rasa keingin tauannya, bangkitkan rasa ingin tahu pembaca dengan melemparkan pertanyaan dibenaknya, agar pembaca meneruskan bacaannya.

Bagaimana caranya kita menyuap pembaca?

Ada beberapa cara untuk menyuap pembaca, agar pembaca tertarik untuk melanjutkan bacaannya keparagraf selanjutnya, diantaranya sebagai berikut:
1. Membuka dengan masalah yang harus diselesaikan oleh karakter
Pembaca ingin tahu bagaimana karakter menyelesaikan masalah ? Perubahan apa yang terjadi pada diri karakter setelah melewati masalah ? (resolusi).
2. Membuka dengan aksi (insiden)
Apa maksud karakter melakukan aksi (insiden) ?
3. Membuka dengan garis besar cerita… TAPI menahan informasi penting mengenai motif; kenapa karakter melakukan sesuatu?
4. Membuka dengan pertanda bahaya (ketegangan)
Apakah karakter berhasil melewati bahaya ? Apa  yang akan terjadi dengannya ?
5. Membuka dengan menampilkan lokasi cerita
Mengapa tempat tersebut istimewa ? Apa hubungan lokasi cerita dengan karakter…dan tema cerita secara keseluruhan?
Ada alasan mengapa kelima pembukaan cerpen diatas lansung memperkenalkan karakternya. Penulisnya tahu sifat dasar manusia. Setelah semua, manusia paling tertarik dengan sesamanya. Itu sebabnya kehadiran karakter, atau nama orang, lansung menarik perhatian pembaca.

Pemkot Bogor Targetkan UHC

Pemkot Bogor Targetkan UHC

Pemkot Bogor Targetkan UHC

 

Pemkot Bogor Targetkan UHC

Universal Health Coverage

Dalam rangka pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bogor, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor membentuk Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kota Bogor Tahun 2018.

Kepala Dinkes Kota Bogor Rubaeah

Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Kota Bogor Rubaeah saat pelaksanaan rakor Tim Percepatan UHC Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kota Bogor Tahun 2018 di Surabi Teras, jalan Sancang Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (05/07/2018) pagi.

Rakor dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat

Dalam arahannya, Ade mengatakan terkait target UHC yang diharuskan tercapai pada 2019, dirinya menekankan sebagai aparatur harus paham benar terkait regulasi dan teknisnya.

“Saya ingin rakor ini benar-benar dipahami secara teknis dan tuntas oleh semua yang hadir sehingga pada tahun 2019 diharapkan target UHC pada Januari 2019 tercapai dan harus sudah menyeluruh. Maknai hal ini bukan hanya untuk kepentingan bagi diri pribadi tetapi masyarakat secara luas. Semoga kita bisa melakukan hal ini bersama-sama di Kota Bogor,” kata Ade.

Untuk data warga Kota Bogor yang belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Sekda secara tegas meminta pihak terkait baik di wilayah maupun di dinas segera memperbaharui dan memverifikasinya agar jelas. “Verifikasi data menjadi kuncinya. Data yang ada harus senantiasa diperbaharui sehingga target UHC pada tahun 2019 dapat tercapai,” tegas Ade.

Kepala Dinkes Kota Bogor Rubaeah

Hal senada diungkapkan Kepala Dinkes Kota Bogor Rubaeah yang meminta para anggota Tim Percepatan UHC JKN usai rakor membuat kesepakatan mengenai data yang ada harus dipantau. “Kalau masih ada warga yang belum memiliki dokumen kependudukan segera koordinasikan dengan Disdukcapil,” tegasnya.

Di sisi lain menurut Rubaeah

Pembentukan tim ini menjadi menindaklanjuti Instruksi Presiden dan juga hasil kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bogor dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bogor yang tertuang dalam surat No.440/KK.03-Dinkes/2018 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional Menuju Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage – UHC) di Kota Bogor.“Ini salah satu strategi yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor,” kata Rubaeah.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor No.800/1740/JKS/218 tentang Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kota Bogor Tahun 2018. Tim di ketuai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Yuniarti Budi.S dengan anggota terdiri dari para kepala seksi Kemasyarakatan (Kasi Kemasy) seluruh kelurahan, beberapa pelaksana pada Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor.

Universal Health Coverage

Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga negara dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau. Pada tahun 2019, ditargetkan tercapai.

 

Artikel:

 

BPJS Ketenagakerjaan Bentuk Agen Perisai

BPJS Ketenagakerjaan Bentuk Agen Perisai

BPJS Ketenagakerjaan Bentuk Agen Perisai

 

BPJS Ketenagakerjaan Bentuk Agen Perisai

Pentingnya manfaat asuransi bagi masyarakat

Membuat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengambil sejumlah langkah untuk mengedukasi sekaligus mengajak mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya dengan membentuk sistem keagenan, yaitu Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai).

Melalui sistem keagenan Perisai

BPJS Ketenagakerjaan berupaya untuk memperluas cakupan kepesertaan dari para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Untuk di Kota Bogor sendiri, upaya dan langkah yang ditempuh dengan akan dirangkulnya para pedagang berikut pekerja yang ada di pasar-pasar tradisional.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor

Chairul Arianto menjelaskan hal tersebut di hadapan Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor, Hanafi, dinas terkait serta para camat dan sejumlah kepala unit pasar di lingkungan PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Kamis (05/07/2018).

“Jadi nanti agen-agen (Perisai) ini yang akan mendatangi para pedagang di pasar, dan berdasarkan hasil evaluasi kami yang pernah turun langsung ke pasar-pasar itu bahwa mereka tidak masalah dan tertarik. Kalau dari pengelola pasarnya oke, kami juga oke saja tidak masalah,” kata Chairul.

Berdasarkan pengalaman itulah

Tambahnya, maka dirinya menyampaikan kepada Sekda bahwa kepala unit pasar harus diundang dan mendapatkan informasi serta sosialisasi memgenai hal ini. Ini tidak lain agar mereka pun mengetahui bahwa program ini resmi dan memang diprogramkan negara.

BPJS Ketenagakerjaan

“Nantinya bagi yang ingin mendaftar bisa melalui BPJS Ketenagakerjaan langsung atau melalui para agen Perisai, karena Perisai ini kepanjangan tangan dari BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/teks-editorial-dan-contohnya/

Masifkan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Masifkan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Masifkan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

 

Masifkan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Adanya program yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang akan menyasar para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya para pedagang berikut pekerja yang ada di pasar-pasar tradisional, agar sosialisasinya dilakukan secara masif.

Paling tidak

Seperti dikatakan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat saat menerima kunjungan dan presentasi dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor, Kamis (05/07/2018), sosialisasi harus dilakukan setidaknya selama satu bulan di seluruh pasar tradisional.

“Karena program ini sendiri merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Sebab, pemerintah ingin menjamin kesehatan dan ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan mengakselerasinya supaya warga di tahun 2019 nanti sudah bisa dicover BPJS (ketenagakerjaan) khususnya BPJS Kesehatan,” terang Sekda.

Melalui BPJS Ketenegakerjaan itu pula

Sekda mengatakan, agar terjaminnya keselamatan kerja terutama para BPU dan UMKM. Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkot Bogor menyambut baik program ini. Namun yang terpenting, ia menekankan supaya target yang akan disasar bisa memahami dan pastinya dengan syarat yang mudah.

PD Pasar Pakuan Jaya

“Untuk inventarisir ini tentunya PD Pasar Pakuan Jaya akan membantu BPJS Ketenagakerjaan dan agen Perisai. Bentuk komunikasi dan sosialisasi yang masif. Karena melalui program ini tidak lain tujuannya adalah untuk menjamin kesejahteraan mereka juga,” pungkasnya.

 

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-contohnya/

Pengertian Umum Ideologi dan Unsur

Pengertian Umum Ideologi dan Unsur

Pengertian Umum Ideologi dan Unsur

Pengertian Umum Ideologi dan Unsur
Pengertian Umum Ideologi dan Unsur

Istilah ideologi berasal dari bahasa Yunani

Terdiri dari dua kata, yaitu idea dan logi. Ideaberarti melihat(idean), sedangkan logi berasal dari kata logos yang berarti pengetahuan atau teori. Jadi, ideologi dapat diartikan hasil penemuan dalam pikiran yang berupa pengetahuan atau teori. Ideologi dapat juga diartikan suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan arah tujuan untuk kelangsungan hidup.

Secara Umum Pengertian Ideologi menurut para ahli

Dimana sebelumnya telah dibahas yang di rangkum dan disimpulakan bahwa pengertian Ideologi terbagi dua yakni pengertian ideologi dalam arti luas dan pengertian ideologi dalam arti sempit, Dalam pengertian ideologi arti luas adalah sebagian kelompok cita-cita, nilai dasar, dan keyakinan yang dujunjung tinggi sebagian normatif. sedangkan pengertian ideologi dalam arti sempit adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup dan bertindak. sedangkan pengertian ideologi secara umum adalah ilmu tentang pengertian dasar atau ide, cita-cita, pandanga, atau paham yang bersifat tetap yang harus dicapai.

Ideologi terbagi mencadi dua,yaitu ideologi Terbuka dan Ideolgi

Tertutp,perbedaan ideologi terbuka dan tertutup ini sangat mencolok, sehingga dapat dengan mudah dikelompokkan. Indonesia adalah negara yang menganggap Pancasila sebagai Ideologi Terbuka dan pancasila sebagai sumber nilai .Namun sebenarnya,Ideologi sering dipahami secara berbeda-beda.
Berikut beberapa pengertian ideologi yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh kenegaraan :
  • Alfian : Menurut definisi Alfian, pengertian ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan.
  • C.C. Rodee : Menurut pendapat C.C. Rodee yang menyatakan bahwa pengertian ideologi adalah sekumpulan yang secara logis berkaitan dan mengindentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan pelakunya.
  • Ali Syariati : Menurut Ali Syariati mengenai pendapat tentang pengertian ideologi yang mengatakan bahwa ideologi adalah sebagai keyakinan-keyakinan dan gagasan-gagasan yang ditaati oleh suatu kelompok, suatu kelas sosial, suatu bangsa atau suatu ras tertentu.

Dari hasil pendapat para ahli

Mengenai pengertian ideologi, yang disimpulkan bahwa pengertian ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan-keyakinan, yang menyeluruh dan sistematis, yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia.
Untuk mengetahui unsur-unsur ideologi dan fungsi dari ideologi dapat dilihat dibawah ini.

Unsur-Unsur Ideologi

Unsur-unsur yang ada dalam ideologi seperti dibawah ini..
  • Seperangkat gagasan yang disusun secara sistematis
  • Pedoman tentang cara hidup.
  • Tatanan yang hendak dituju oleh suatu kelompok.
  • Dipegang teguh oleh kelompok yang meyakininya.

Fungsi Ideologi

Fungsi yang ada pada ideologi, antara lain sebagai berikut.
  • Struktur kognitif, ialah keseluruhan pengetahuan yang merupakan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadian-kejadian di alam sekitar.
  • Orientasi dasar dengan membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupan manusia
  • Norma-norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seorang untuk melangkah dan bertindak
  • Bekal dan jalan bagi seseorangu untuk menemukan identitasnya.
  • Kekuatannya yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan
  • Pendidikan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami, menghayati, serta memolakan tingkah-lakunya sesuai dengan orientasi dan norma-norma yang terkandung di dalamnya.

Dimensi Ideologi

Sebuah ideologi yang telah menjdai keyakinan dalam kehidupan masyarakat dapat menjadi luntur atau pudar seiring perkembangan zaman.Hal tersebut tergantung pada daya tahan Ideologi. Ideologi akan mampu bertahan menghadapi perubahan zaman,apabila mempunyai tiga dimensi,yaitu:
  • Dimensi Realita – Dimensi ini menunjuk pada kemampuan ideologi untuk mencerminkan realita yang hidup dalam masyarakat, di mana ia muncul untuk pertama kalinya, paling kurang realita pada saat-saat awal kelahirannya
  • Dimensi Idealisme – Dimensi Idealisme adalah kadar/kualitas idealisme yang terkandung di dalam iseologi atau nila-nilai dasarnya. Kualitas itu menentukan kemampuan ideologi dalam memberikan harapan kepada berbagai kelompok atau golongan yang ada dalam masyarakat untuk mempunyai dan membina kehidupan bersama secara lebih baik dan membangun suatu masa depan secara lebih cerah.
  • Dimensi Fleksibilitas – Yaitu kemampuan ideologi dalam memengaruhi dan sekaligus menyesuaikan diri dengan pertumbuhan atau perkembangan masyarakat. Memengaruhi berarti ikut mewarnai proses pengembangan, sedangkan menyesuaikan diri berarti bahwa masyarakat berhasil menemukan tafsiran-tafsiran terhadap nilai-nilai daasar dari ideologi sesuai dengan realita-realita baru yang muncul dan yang harus mereka hadapi.

Baca Juga : 

Perkembangan Pasar Modal Indonesia

Perkembangan Pasar Modal Indonesia

Perkembangan Pasar Modal Indonesia

Perkembangan Pasar Modal Indonesia
Perkembangan Pasar Modal Indonesia

Pada dasarnya, pasar modal (capital market) merupakan

Pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual belikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call).
Di dalam Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pengertian pasar modal dijelaskan dengan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek. Pengertian pasar modal berdasarkan keputusan presiden No. 52 tahun 1976 tentang pasar modal menyebutkan bahwa pasar modal adalah Bursa Efek seperti yang dimaksud dalam undang-undang No. 15 tahun 1952. menurut undang-undang tersebut, bursa adalah gedung atau ruangan yang ditetapkan sebagai kantor dan tempat kegiatan perdagangan efek, sedangkan surat berharga yang dikategorikan efek adalah saham, obligasi serta surat bukti lainnya yang lazim dikenal sebagai efek.

Sejarah dan perkembangan pasar modal di Indonesia

Dapat diklasifikasikan sebagai berikut..
  • Di Indonesia resmi diawali dengan didirikannya Vereniging voor de effectenhandel di Jakarta tanggal 14 Desember 1912 dan di surabaya tanggal 11 januari 1925
  • Tanggal 10 Agustus 1977, Presiden RI resmi membuka kembali Pasar Modal di Indonesia, ditandai dengan PT Semen Cibinong sebagai perusahaan yang go public pertama kali dan PT Danareksa sebagai perusahaan penjamin emisi (underwriter)
  • Tanggal 13 juli 1992 BEJ (Bursa Efek Jakarta) diswatanisasikan menjadi PT BEJ dan beralihnya fungsi Bapepam dari Badan Pelaksana Pasar Modal menjadi BadanPengawasa Pasar Modal
  • Tahun 1995, disusun Undang-undang No.8 tentang Pasar Modal.
  • Tanggal 22 Mei 1995, BEJ meluncurkan Jakarta Automated Trading System (JATS)
  • Bulan Juli 2000, BEJ menerapkan perdagangan tanpa warkat (Scripless Trading) dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas pasar dan menghindari peristiwa saham hilang dan pemalsuan saham serta untuk mempercepat proses penyelesaian transaksi
  • Tahun 2003, ada rencana perubahan Undang-undang No.8 antara tentang Jasa Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Manfaat Pasar Modal

Manfaat melakukan investasi di pasar modal dapat dipandang dari sisi pemodal (yang membeli sekuritas) dan dari sisi emiten (yang menerbitkan sekuritas).
Dari sisi emiten, keberadaan pasar modal diperlukan sebagai suatu alternatif untuk menghimpun dan eksternal jangka panjang tanpa menggunakan intermediasi keuangan. Di samping itu, pasar modal memungkinkan perusahaan menghimpun dana dalam bentuk equity.
Kebutuhan akan dana ini menjadi makin besar kalau kegiatan perusahaan- perusahaan mengalami peningkatan. Salah satu indikator peningkatan kegiatan bisnis adalah jumlah kredit yang diberikan oleh bank-bank kepada perusahaan- perusahaan. Sayangnya sektor perbankan, hanya dapat memberikan dana dalam bentuk kredit.
Dalam teori keuangan dijelaskan bahwa penggunaan utang yang terlalu besar justru dapat meningkatkan biaya modal perusahaan. Dengan kata lain, untuk menurunkan biaya modal, perusahaan mungkin suatu saat perlu menambah modal sendiri. Pasar modal memungkinkan perusahaan menghinpun dana dalam bentuk modal sendiri.
Bagi pemilik dana (pemodal), keberadaan pasar modal sangat diperlukan sebagai alternatif untuk melakukan investasi pada financial aset. Dengan keberadaan pasar modal, tersedia berbagai finansial asset dengan risiko yang berbeda-beda. Pemodal dapat memilih finansial asset sesuai dengan preferensi risikonya. Sejauh berlaku hubungan yang positif antara risiko dan tingkat keuntungan, pemodal bersedia memilih investasi yang lebih berisiko kalau mereka dapat nengharapkan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal adalah:

  • Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
  • Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi. Alternatif investasi memberikan potensi keuntungan dengan tingkat risiko yang dapat diperhitungkan.
  • Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu negara.
  • Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.
  • Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan manajemen profesional
  • Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/jaring-jaring-kubus/ 

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme
Pengertian Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme

Pembahasan Metabolisme, Anabolisme, dan Katabolisme

A. Metabolisme adalah keseluruhan reaksi kimia yang berlangsung dalam organisme. Secara umum, metabolisme berperan dengan bertanggung jawab terhadap pengaturan materi dan sumber energi dari sel. Seluruh sel dalam tubuh organisme, terutama manusia pada dasarnya berfungsi seakan sebuah miniatur pabrik, yang melaksanakan berbagai reaksi biokimia yang berbeda-beda. Diantara reaksi tersebut, melepaskan energi.

Jenis-Jenis Metabolis

Metabolisme memiliki dua arah lintasan metabolic, yaitu :

  • Katabolisme yang merupakan penguraian suatu zat menjadi partikel yang lebih kecil untuk dijadikan energy.
  • Anabolisme yang merupakan reaksi untuk merangkai senyawa organic dari molekul molekul tertentu agar dapat diserap oleh tubuh.
B. Anabolisme adalah proses penyusunan senyawa kimia yang sederhana ke senyawa kimia atau molekul kompleks. Peristiwa tersebut memerlukan energi dari luar. Kemudian, energi itu digunakan untuk mengikat senyawa sederhana menjadi senyawa yang lebih kompleks. Dengan demikian, pada proses ini energi yang diperlukan tidak akan hilang. Namun tersimpan dalam bentuk ikatan-ikatan kimia pada senyawa atau materi kompleks yang baru terbentuk. Energi yang digunakan dalam anabolisme dapat berupa energi cahaya atau energi kimia. Anabolisme yang dari energi cahaya disebut dengan fotosintetis, sedangkan anabolisme dari energi kimia disebut dengan kemosintetis.
Senyawa kompleks yang disentetis organisme adalah senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang dapat disusun oleh organisme autotrof sedangkan senyawa organik yang disintetis dengan menggunakan energi cahaya disebut dengan fotoautotrof. Jika menyintetis senyawa organik tersebut memerlukan energi kimia disebut dengan kemoautotrof.
Anabolisme meliputi tiga tahapan dasar. Pertama, produksi prekursor seperti asam amino, monosakarida, dan nukleotida. Kedua, adalah aktivasi senyawa-senyawa tersebut menjadi bentuk reaktif menggunakan energi dari ATP. Ketiga, penggabungan prekursor tersebut menjadi molekul kompleks, seperti protein, polisakarida, lemak dan asam nukleat.
Anabolisme yang menggunakan energi cahaya dikenal dengan fotosintesis, sedangkan anabolisme yang menggunakan energi kimia dikenal dengan kemosintesis.
Hasil-hasil anabolisme berguna dalam fungsi yang esensial. Hasil-hasil tersebut misalnya glikogen dan protein sebagai bahan bakar dalam tubuh, asam nukleat untuk pengkopian informasi genetik. Protein, lipid, dan karbohidrat menyusun struktur tubuh makhluk hidup, baik intraselular maupun ekstraselular. Bila sintesis bahan-bahan ini lebih cepat dari perombakannya, maka organisme akan tumbuh.
C. Katabolisme adalah proses pemecahan atau penguraian senyawa kompleks ke senyawa yang lebih sederhana dengan menghasilkan energi yang dapat digunakan oleh organisme dalam beraktivitas. Senyawa organik menyimpan energi dalam sebuah rangkaian atom-atom. Dengan bantuan enzim, sel secara teratur memecah molekul-molekul yang lebih sederhana dengan ukuran energi yang lebih kecil. Terdapat dua cara bagi organisme dalam menghasilkan energi antara lain sebagai berikut…
1. Respirasi seluler adalah menggunakan oksigen sebagai bahan bakar organik. Keseluruhan proses berlangsungnya respirasi seluler adalah sebagai berikut..

Senyawa Organik + Oksigen => Karbon dioksida + Air + Energi

2. Fermentasi atau respirasi anaerob adalah proses pemecahan molekul yang berlangsung tanpa dengan menggunakan oksigen.
Contoh Reaksi Katabolisme adalah pengubahan glukosa menjadi CO2 dan H2O dalam respirasi aerob yang berlangsung dalam sel. Dalam pemecahan glukosa diperlukan oksigen dan membebaskan sejumlah energi. Energi tersebut kemudian yang digunakan untuk berbagai aktivitas.

Kesimpulan Anabolisme dan Katabolisme : 

Dari hasil uraian diatas, disimpulkan bahwa reaksi anabolisme terjadi penyimpanan energi. Sehingga, anabolisme merupakan reaksi endergonik. Reaksi endergonik adalah reaksi yang membutuhkan energi. Jika reaksinya memerlukan energi dalam bentuk yang panas, reaksi tersebut dinamakan dengan reaksi endotern. Sebaliknya dengan katabolisme, katabolisme adalah reaksi yang membebaskan energi. Jadi, reaksinya bersifat eksorgenik. Jika reaksi membebaskan energi dalam bentuk panas, maka reaksi tersebut dinamakan dengan reaksi eksotern. 

Demikianlah artikel singkat mengenai Metabolisme, Anabolisme dan Katabolisme. Semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.