Posted in: Pendidikan

 PEMELIHARAAN TANAMAN

 PEMELIHARAAN TANAMAN

  1. Pemupukan

 PEMELIHARAAN TANAMAN

Untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan hara, pemupukan pada budidaya teh organik menggunakan pupuk organik dapat berupa :

  • Sampah pangkasan;
  • Sisa tumbuhan dan hewan dari lahan yang sama atau lahan yang lain;
  • Kompos atau bokasi
  • Sampah organik rumah tangga, kota dan pasar; Llimbah sampah organik pabrik;
  • Limbah sampah peternakan; dan
  • Tanaman khusus penghasil bahan organik (pupuk hijau, pohon pelindung dan lain-lain).

Selain itu pupuk hijau berguna untuk mempertahankan dan meningkatkan bahan organik tanah yang selanjutnya dapat meningkatkan nitrogen. Pupuk hijau merupakan bentuk khusus daur ulang organik, yaitu :

  • Pupuk hijau dapat dikumpulkan dari daun, cabang, ranting dan rumput yang diangkut ke lapangan untuk disebarkan sebagai mulsa di atas tanah atau dibenam dalam tanah.
  • Pupuk hijau dapat juga ditanam di lapangan dan dibenam selama bera atau sebelum penanaman tanaman utama.
  • Pupuk hijau dapat ditanam secara tumpang sari (intercrop) sebagai mulsa hidup untuk tanaman utama.
  • Pupuk hijau dapat ditanam sebagai alley cropping, pohon atau perdu pupuk hijau ditanam sebagai pagar berjarak beberapa meter dan di antaranya (alley) dapat ditanami tanaman utama.
  1. Pembentukan Bidang Petik
  2. Cara Pemenggalan (centering)

Cara ini dilakukan pada bahan tanaman/bibit asal setek yang ditanam dalam bekong. Pelaksanaan centering adalah sebagai berikut:

  • Setelah bibit ditanam dilapang dan telah menunjukkan pertumbuhan, yaitu kira-kira berumur 4-6 bulan, batang utama di centering setinggi 15-20 cm dengan meninggalkan minimal 5 lembar daun. Apabila pada ketinggian tersebut tidak ada daun maka centering dilakukan lebih tinggi lagi.
  • Kemudian setelah cabang baru tumbuh setinggi 50-60 cm, yaitu kira-kira 6-9 bulan setelah centering dan terdapat cabang yang tumbuh kuat ke atas, maka perlu dipotong (decentering) pada ketinggian 30 cm untuk memacu pertumbuhan ke samping/melebar.
  • Tiga sampai enam bulan kemudian, jika percabangan baru telah tumbuh mencapai ketinggian 60-70 cm, dilakukan pemangkasan selektif bagi cabang(selective cut cross) dibiarkan selama 3-6 bulan, kemudian dijendang(tipping) pada ketinggian 60-65 cm atau 15-20 cm dari bidang pangkas.

sumber :

Implosion – Never Lose Hope 1.2.12 APK + Mod