Posted in: Pendidikan

Penanggalan Hijriyyah

Penanggalan Hijriyyah

Umar berijtihad bahwa untuk penanggalah tahun hijriyyah harus dimulai disaat Rasulullah SAW dan para sahabat mengadakan hijrah ke kota Madinah.

 Baliau beralasan karena inilah titik awal penyebaran syari`at Islam ke seluru negri. Maka terhitung sejak kepemimpinan beliau yaitu tahun 16 H (637 M) mulai dipergunakan penanggalan hijriyyah. [8]

  1. Pengumpulan tulisan-tulisan al-Qur`an

Khalifah Umar bin Khattab berfikir bahwa konsekwensi dari adanya peperangan–peperangan yang terjadi adalah gugurnya para sahabat dalam peperangan tersebut; tak terkecuali para sahabat yang tergolong para huffadz atau para penghafal al-Qur`an.

[8] Abdul Mun’im Majid, Sejarah Kebudayaan Islam, Pustaka : 1997 hlm. 182

7

 Maka berdasarkan realita yang terjadi, maka Umar memerintahkan untuk mengumpulkan tulisan-tulisan al-Qur`an yang tersebar di antara para sahabat. Hal ini dilakukan oleh Umar bin Khattab semata-mata untuk menjaga kemurnian al-Qur`an; kelak pengumpulan ini dijadikan sebagai salah satu rujukan yang digunakan oleh khalifah Utsman bin Affan untuk membuat mushaf al-Qur`an.

Di samping berinisiatif untuk mengumpulkan tulisan-tulisan al-Qur`an yang tersebar diantara para sahabat, Umar pun berani berijtihad terhadap sesuatu yang tidak pernah terjadi pada zaman Rasulullah SAW. Salah satu contoh bentuk ijtihad Umar bin Khattab adalah pelaksanaan shalat tarawih secara berjama`ah.

sumber