Posted in: Pendidikan

  Pengaturan Tempat Duduk

  Pengaturan Tempat Duduk

Tempat duduk merupakan fasilitas yang diperlukan peserta didik untuk menunjang kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Pengaturan tempat duduk dapat mempengaruhi kemampuan peserta didik dalam menerima materi pembelajaran. Pengaturan lingkungan kelas yang tepat dapat mempengaruhi partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang efektif dapat dimulai dari penataan lingkungan kelas, penciptaan iklim kelas yang menarik selama proses kegitan pembelajaran, serta pengaturan dan penataan ruang kelas beserta isinya.

Loisell mengungkapkan bahwa ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan guru dalam penataan lingkungan fisik kelas, yaitu:

  1. Visibility (keleluasaan pandangan), artinya penataan dan penempatan barang- barang didalam kelas tidak menghalangi pandangan peserta didik, sehingga peserta didik dapat leluasa memandang guru, benda, maupun kegiatan yang tengah berlangsung dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, guru harus dapat memandang semua peserta didik selama proses pembelajaran.
  2. Accessibility (mudah dicapai), dalam penataan ruang kelas penempatan barang- barang yang dibutuhkan peserta didik harus mudah dijangkau selama proses pembelajaran. Selain itu, pengaturan jarak tempat duduk antar siswa harus diatur secara tepat agar memudahkan siswa untuk bergerak dan tidak mengganggu peserta didik lain yang sedang belajar.
  3. Flexibility (keluwesan), barang-barang yang ada didalam kelas hendaknya mudah dipindahkan dan ditata sesuai dengan kegiatan pembelajaran di kelas. Seperti penataan tempat duduk yang perlu dirubah jika pembelajaran dilakukan menggunakan metode diskusi dan kerja kelompok.
  4. Kenyamanan, dalam hal ini kenyamanan yang dimaksud adalah pengaturan suhu/temperatur ruangan, cahaya, suara, dan kepadatan kelas.
  5. Keindahan, pada prinsip ini berkenaan dengan usaha guru untuk mengatur kelas yang kondusif dan menyenangkan selama proses kegiatan pembelajaran (Winataputra, 2003).

baca juga :