Posted in: Pendidikan

Pengertian Pasar Barang Dan Pasar Uang

Pengertian Pasar Barang Dan Pasar Uang

   Pasar barang adalah pasar dimana semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu Negara dan dalam jangka waktu tertentu. Permintaan dalam pasar barang merupakan agregasi dari semua permintaan akan barang dan jasa didalam negeri, sementara yang menjadi penawarannya adalah semua barang dan jasa yang diproduksi dalam negeri.

   Pasar barang/komoditi atau dikenal dengan Bursa komoditi adalah pasar yang kegiatannya mempertemukan antara penjual dan pembeli untuk memperjualbelikan barang-barang komoditi misalnya kopi, kedelai, kakao, gula, jagung, tembakau, karet, CPO (crude palm oil), emas, perak, tembaga, dan lainnya. Kegiatan ekonomi yang tergolong pasar barang :

  1. Pasar barang nyata/riil : Pasar yang hanya menjual barang dalam bentuk dan fisik yang jelas contoh pasar Kebayoran lama dan pasar Senin
  2. Pasar barang abstrak pasar yang menjual produk tidak terlihat secara fisik, contoh : pasar komuditas atau komudity yang menjual barang semu seperti Pasar Karet dan Pasar Tembakau.

         Pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana atau surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu satu tahun atau kurang dari satu tahun dan dapat disalurkan melalui lembaga-lembaga perbankan. Pasar uang sering juga disebut pasar kredit jangka pendek.

         Pasar Uang merupakan pertemuan demand dan supply dana jangka pendek. Dalam pasar uang, valuta asing diperlukan untuk membayar kegiatan ekspor impor, hutang luar negeri.

         Pasar Uang tradingnya dilakukan melalui Bursa atau Stock Exchange, Pasar Uang sifatnya abstrak, tidak ada tempat khusus seperti halnya dengan Pasar Modal, transaksi pada Pasar Uang dilakukan secara OTC (Over The Counter Market), dilakukan oleh setiap peserta (partisipan) melalui Desk atau Dealing Room masing-masing peserta. Contoh kegiatan Pasar Uang adalah : SBI, SPBU, Sertifikat Deposito.

  1. SBI (Sertifikat Bank Indonesia) Sertifikat Bank Indonesia merupakan jenis surat berharga  yang dikeluarkan oleh bank indonesia selaku bank sentral, yang dimaksudkan untuk dibeli oleh bank umum dengan nilai nominal yang sangat besar. Tujuan bank Indonesia mengelurkan sertifikat tersebut adalah mengurangi peredaran uang didalam masyarakat.
  2. SPBU (Surat Berharga Pasar Uang) adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank umum dan hanya dibeli oleh bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar. Tujuan adanya SBPU ini adalah menigkatkan likuiditas bank umum dan untuk menekan laju inflasi.
  3. Sertifikat deposito merupakan semacam surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank dalamnilai nominal tertentu sebagai suart atas unjuk.

3.2  Keterkaitan Antara Pasar Barang Dengan Pasar Uang

         Ada dua keterkaitan antara pasar barang dan pasar uang:

  1. Pendapatan dan Permintaan Uang

            Permintaan uang tergantung pada pendapatan. Pada saat output (pendapatan) agregat (Y) meningkat, jumlah transaksi yang memerlukan penggunaan uang meningkat pula. Pendapatan yang ditentukan di pasar barang, memiliki pengaruh besar atas permintaan uang di pasar uang”

  1. Belanja Investasi yang direncanakan dan Tingkat Bunga

            Belanja Investasi yang direncanakan (I) bergantung pada tingkat bunga (r). semakin tinggi tingkat bunga, semakin rendah tingkat belanja investasi yang direncanakan.

 

sumber :