Posted in: Pendidikan

  Pengertian teori perkembangan 

  Pengertian teori perkembangan

Teori perkembangan adalah teori yang memfokuskan  pada perubahan-perubahan dan perkembangan stuktur jasmani ( biologis), perilaku dan fungsi mental manusia dalam berbagai tahap kehidupannya, mulai dari konsepsi hingga menjelang kematiannya.  Teori  perkembangan sangat mempengaruhi perkembangan diri seseorang individu, kalau baik perkembangan baiklah juga individu tersebut. Dengan mempelajari perkembangan masa hidup maka kita akan mengetahui bagaimana karakteristik perkembangan dan persoalan-persoalan kontemporer  alam perkembangan masa hidup kita sebagai manusia. Seperti bagaimana karakteristik manusia pada usia anak-anak awal dan persoalan apa sajakan yang berkaitan dengan usia anak-anak awal. Perkembangan masa hidup memiliki 2 macam perspektif atau pandangan. Pertama, pendekatan tradisional (

traditional approach

) adalah pendekatan yang menekankan perkembangan pada perubahan ekstrim dari lahir hingga masa remaja saja. Sedangkan yang kedua, pendekatan masa hidup (

the life-span approach

) adalah pendekatan yang menekankan pada perubahan perkembangan terjadi selama masa hidup manusia. Menurut pakar perkembangan masa hidup, Paul Baltes, perspektrif perkembangan masa hidup (life-span perspective) mencakup tujuh kandungan dasar yaitu: Perkembangan bersifat seumur hidup, multidimensional, multidireksional, plastis, melekat secara kesejarahan, multidisiplin, dan kontekstual. Berikut adalah penjelasan dari setiap kandungan tersebut.

  1. Teori perkembangan dari segi Biologi

Biologis berkaitan dengan keturunan. Keturunan memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Ia lahir di dunia ini membawa berbagai macam ragam warisan yang berasal dari kedua orang tuanya atau nenek dan kakeknya. Warisan(turunan atau pembawaan) tersebut yang terpenting, antara lain bentuk tubuh, raut muka, warna kulit,intelegensi, bakat, sifat-sifat atau watak, dan penyakit.

Bentuk tubuh dan warna kulit Bentuk tubuh dan warna kulit salah satu warisan yang dibawa oleh anak sejak lahir adalah mengenai bentuk tubuh dan warna kulit. Misalnya ada anak yang memiliki bentuk tubuh gemuk seperti ibunya, wajah seperti ayahnya rambut keriting dan bewarna kuli putih seperti ibunya. Bila anak yang pembawaan gemuk seperti ini, bagaimana susah hidupnya nanti, dia sukar menjadi kurus, tetapi sebaliknya sedikit ia makan akan mudah menjadi gemuk. demikian  juga dengan rambut keriting, bagaimanapun berusaha meluruskannya akhirnya akan kembali menjadi keriting. Cukup besar pengaruh turunan ( pembawaan) terhadap pertumbuhan jasmani anak. Bagaimanapun tingginya teknologi untuk mengubah warna kulit seseorang, namun factor turunan tidak dapat diabaikan begitu saja.

sumber :