Posted in: Pendidikan

PENTINGNYA INFORMET CONSENT BAGI PELAYANAN KESEHATAN

PENTINGNYA INFORMET CONSENT BAGI PELAYANAN KESEHATAN

Dari uraian diatas tentang prinsip-prinsip serta latar belakang informet consent sebagaimana dikemukakan di atas, informet consent memang mempunyai arti yang sangat penting bagi perawat dalarn menyelenggarakan pelayanan keperawatan kepentingan yang di maksud disini jika disederhanakan dapat di bedakan atas lima macam yaitu :

v  Membantu lancarnya tindakan keperawatan

Informet consent menjalin kebersamaan antar perawat dengan pasien, sehingga memperlancar tindakan perawat yang akan di lakukan keadan ini menyebabkan efisiensi waktu dalam upaya pengobatan atau tindakan gawat darurat.

v  Mengurangi efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi tindakan keperawat yang dapat dan seger4 akan sangat mengurangi kejadian efek samping dan komplikasi. Kondisi ini sangat mengurangi beban perawat dalam mengalami akibat sampingan suatu tindakan keperawatan .

v  Meningkatkan mutu pelayanan, peningkatan mutu yang di sebabkan oleh tindakan klinik yang lancar, minimnya efek samping dan komplikasi, cepatnya proses pemulihan dan penyembuhan penyakit , akan sangat mengguntungkan dokter.

v  Melindungi perawat dan tim medis lain dari kemungkinan tuntunan hukum, bila tindakan medik yang dilakukan memang tidak menimbulkan masalah apapun, maka tidak hal yang di khawatirkan oleh dokter, jika timbul efek samping dan atau komplikasi, kondisi ini sangat berbeda dengan kelainan atau pan kesalahan tindakan (malpractice).

Informet consent ataupun persehrjuan tindakan medik (setelah pasien tersebut mendapatkan penjelasan lengkap dan objektif ). Sesungguhnya indentik dengan prinsip-prinsip pelayanan keperawatan. Apabila informet consent di lakukan dengan baik, manfaatnya akan di rasakan oleh semua pihak.

  1. ASPEK HUKUM INFORMED CONSENT
  2. Pasal 53 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tatrun 1992 tentang kesehatan yang mengatur hak-hak pasien. salah satu hak pasien adalah memberikan persetujuan atas tindakan medis yang akan dilakukan terhadap dirinya
  3. Permenkes Nomor 585/ 1989 tentang persetujuan tindakan medik

sumber :

https://bingkis.co.id/seva-mobil-bekas/