Posted in: Pendidikan

Perkembangan Psikologi

Perkembangan Psikologi

  1. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan psikologi

Istilah perkembangan dan pertumbuhan psikologi sering digunakan secara bergantian atau secara bersama dalam arti yang sama, namun sebenarnya mempunyai pengertian yang berbeda walaupun keduanya memiliki asfek yang sama yaitu terjadinya perubahan dan pertambahan.

Untuk lebih jelas akan dilihat dari pendapat beberapa ahli :

–          Dr. Kartini Kartono

Yang mengemukakan bahwa pertumbuhan atau perubahan secara psikologi sebagai hasil dari proses fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat dalam fase peredaran waktu tertentu.

–          Drs. Abu Ahmadi

Mengemukakan bahwa : Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan kuantitatif pada materi dan sesuatu sebagai akibat dari adanya pengaruh lingkungan dan pertumbuhan itu tidak hanya berlaku pada hal-hal yang bersifat kuantitatif karena tidak selamanya material itu bersifat kuantitatif, melainkan kualitatif.

Material dari bahan-bahan kuantitatif misalnya : atom, sel, kromosom, rambut dan lain-lain sedangkan

Material yang berasal dari bahan-bahan kualitatif mislanya : kesan, keinginan, ide, gagasan, pengetahuan, nilai dan lain-lain.

–          Drs. Muhiddin Syah

Yang mengemukakan bahwa pertumbuhan berarti perubahan-perubahan kwalitatif yang mengacu pada jumlah, besar dan luas yang bersifat konkret.

Kemudian dari uraian pendapat-pendapat para ahli ilmuan dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan itu atau sebagai perubahan kuantitatif, maupun kualitatif.

Pada material pribadi sebagai akibat dari adanya pengaruh lingkungan sepanjang tidak berhubungan dengan fungsinya.

Material seperti sel, kromosom, rambut, butiran darah dan tulang itu tidak dapat dikatakan berkembang melainkan bertumbuh dan begitu juga material pribadi seperti kesan keinginan, ide pengetahuan, nilai, selama tidak berhubungan dengan fungsinya.

–          Menurut Drs. Tadjad yang mengemukakan bahwa perkembangan atau suatu perubahan dan pertambahan yang bersifat kualitatif dari setiap fungsi-fungsi kejiwaan dan kepribadian.

Sejalan dengan itu juga Drs. Muhiddin Syam mengemukakan bahwa perkembangan atau suatu proses perubahan kualitatif yang mengacu pada mutu dan fungsi organ-organ jasmaniah itu sendiri.

Jadi perkembangan itu terletak pada penyempurnaan fungsi psikologis yang disandang oleh organ-organ fisik.

Jadi dapat disimpulkan bahwa perkembangan itu atau perubahan dan pertambahan kualitatif daripada setiap fungsi yang disebabkan adanya proses pertumbuhan material yang memungkinkan adanya fungsi kepribadian akibat dari pertumbuhan dan belajar dari beberapa kesimpulan di atas dapat kita simpulkan bahwa pertumbuhan mengandung arti yang berbeda dari pribadi yang berkembang. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan

sumber :