Posted in: Pendidikan

Rasio Aktivitas

Rasio Aktivitas

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas adalah rasio yang mengukur efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya. Rasio ini sering disebut juga rasio perputaran atau turnover.

a. Rasio Perputaran Piutang Usaha (Receivable Turnover)

Rasio ini untuk mengukur sampai seberapa cepat perusahaan dalam mengumpulkan piutangnya. Semakin cepat berarti semakin sedikit jumlah dana yang perlu di tanamkan pada piutang.

Receivable Turnover = Penjualan / Piutang Usaha

                                             = 458.197.338.824 / 202.886.352.100

                                             = 2,258

Analisis: Hasil perhitungan Receivable Turnover sebesar 2,258 yang berarti bahwanilai penjualan adalah 2,258 kali dari nilai piutang.

b. Rasio perputaran aktiva tetap (Fixed Asset Turnover)

Perputaran aktiva tetap untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan aktiva tetap perusahaan mempengaruhi penjualan. Apabila perusahaan mencapai tingkat penjualan yang sama sedangkan aktiva tetap yang digunakan lebih sedikit berarti perusahaan semakin efektif. Rasio akan segera menurun bila tidak diikuti naiknya penjualan yang proporsional.

Fixed Asset Turnover = Penjualan / Aktiva Tetap

                                             = 458.197.338.824 / 79.716.536.484

                                             = 5,748

Analisis: Hasil perhitungan Fixed Asset Turnover sebesar 5,748 yang berarti bahwaperusahaan mampu mendapatkan penjualan yang nilainya 5,748 kali nilai aktiva tetapnya.

c. Rasio perputaran total aktiva (Total Asset Turnover)

Rasio ini menunjukkan efektifitas penggunaan aktiva operasi perusahaan dalam menghasilkan penjualan. Apabila perusahaan menghasilkan penjualan yang sama dengan aset lebih sedikit berarti perusahaan tersebut semakin efektif karena memerlukan tingkat investasi yang lebih rendah. Semakin efektif perusahaan dalam menggunakan asetnya, semakin sedikit aset yang diperlukan.

Total Asset Turnover = Penjualan / Total Aktiva

                                             = 458.197.338.824 / 455.472.778.210

                                             = 1,006

Analisis: Hasil perhitungan Total Asset Turnover sebesar 1,006 yang berarti bahwaperusahaan mampu mendapatkan penjualan yang nilainya 1,006 kali dari keseluruhan nilai aktivanya.

d. Rasio perputaran modal kerja bersih (Net Working Capital Turnover)

Modal kerja bersih adalah selisih aktiva lancar dengan hutang lancar. Rasio ini untuk menunjukan bahwa semakin baik perusahaan mendapatkan kepercayaan dalam memperoleh kredit jangka pendek, semakin sedikit dana yang perlu disediakan sendiri.

Net Working Capital Turnover = Penjualan / Modal Kerja

                                                                = 458.197.338.824 / 294.233.980.189

                                                                = 1,557

Analisis: Hasil perhitungan Net Working Capital Turnover sebesar 1,557 yang berarti bahwanilai penjualan yang diperoleh adalah 1,557 kali modal kerjanya.

 Sumber : https://busbagus.co.id/