Posted in: Pendidikan

Tendangan Pinalti

Tendangan Pinalti

Sebuah tendangan pinalti dijatuhkan terhadap tim yang melakukan salah satu dari sepuluh pelanggaran yang dihukum dengan tendangan bebas langsung, dan pelanggaran tersebut dilakukan didalam daerah pinaltinya sendiri pada saat bola masih dalam permainan.

Gol dapat langsung tercipta dari sebuah tendangan pinalti.

Waktu tambahan dapat diberikan untuk tendangan pinalti yang dilaksanakan pada akhir tiap-tiap babak atau pada akhir babak perpanjangan waktu.

Apabila tendangan pinalti dilakukan selama waktu permainan normal, atau diberikan tambahan waktu meskipun babak pertama atau keseluruhan waktu pertandinagn telah selesai untuk melaksanakan hukuman berupa tendangan pinalti atau pengulangan pelaksanaan tendangan pinalti, gol disahkan, walupun sebelum melewati kedua tiang gawang dan di bawah mistar gawang : Bola menyentuh salah satu atau kedua tiang gawang dan / atau mistar gawang dan / atau kiper.

G.    Lemparan ke Dalam

Lemparan ke dalam adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Sebuah gol tidak dapat disahkan langsung dari lemparan ke dalam. Lemparan ke dalam diberikan :

ü  Bila bola sepenuhnya melewati garis samping, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara.

ü  Dilakukan dari titik di mana bola melewati garis samping.

ü  Diberikan kepada lawan dari pemain yang terakhir menyentuh bola.

H.    Tendangan Gawang

Tendangan gawang adalah salah satu cara untuk memulai kembali permainan. Gol yang tercipta dari tendangan gawang langsung ke gawang lawan dinyatakan sah.

Tendangan gawang diberikan apabila:

ü  Seluruh bagian bola yang ditendang/disentuh oleh pemain dari tim tang menyerang, melewati garis gawang, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara, dan sesuai dengan peraturan Permainan 10 kejadian tersebut bukan merupakan gol.

Sumber:

https://areaponsel.com/twitter-umumkan-percobaan-280-karakter/