Ternak Kucing Persia

Ternak Kucing Persia

Ternak Kucing Persia

Ternak Hewan yang satu ini ternyata memiliki peluang yang bagus untuk dijadikan peluang untuk bisnis. Karena kucing persia memiliki harga jual yang tinggi. Jika anda memiliki memelihara kucing lucu yang satu ini lebih baik anda mulai belajar untuk membudiyakannya karena akan lebih mudah bagi anda yang hobi memelihara kucing untuk beternak kucing persia atau yang juga disebut kucing anggola ini. Mau tahu caranya yuk kita simak bahasannya dibawah ini.

Pahami Sifat Kucing Persia

Sebelum anda memutuskan untuk beternak kucing persia ada baiknya kalau andan memahami sifat kucing ini. Kucing persia memiliki sifat pemalas, untuk itu anda perlu kesabaran extra untuk merawat kucing ini. Walau memiliki sifat yang senang bermalas-malasan tetapi kucing ini memiliki kecerdasan yang lebih jika dibandingkan dengan kucing kampung yang biasa kita temui di sekitar rumah.

Memiliki bentuk wajah yang artistik membuat banyak orang tertarik untuk memelihara hewan ini walau harganya cukup lumayan. Dan itu berarti peluang bagi anda yang ingin mencoba membudidayakannya.

 

Cara Mengawinkan Kucing Persia

Mengawinkan kucing persia itu gampang-gampang susah, apalagi jika kita masih pemula dan belum pernah menjadi “makcomblang” kucing sebelumnya pasti akan menemui sedikit kesulitan hehe.. Tapi tenang walau anda belum punya pengalaman saya akan memberikan ada beberapa tipsnya.

Pertama pilih warna bulu kucing karena akan menentukan hasil anakkannya nanti, jadi anda harus pintar-pintar memilih warna kucing yang sekiranya akan menghasilkan anakan dengan warna bulu yang cantik.

Tapi kalau anda mau bereksperimen dengan melakukan kawin silang dengan ras lain dan biasanya dengan ras anggola. Silangkan persia jantan dan anggola betina, karena akan lebih mudah proses perkawinannya. Pilihkan kandang yang bersih dan jangan lupa cek dulu kesehatan kucing ke dokter hewan seminggu sebelum dikawinkan.

Persiapan

  • Berbeda dari jenis kucing lain kucing persia agak memilih-memilih pasangan, hal ini membuat cara mengawinkannya berbeda dengan kucing lain.
  • Pada awal masa pertemuan sebaiknya kedua kucing tidak langsung dimasukkan dalam satu kandang, karena kucing ini juga perlu waktu untuk pdkt. Tempatkanlah kandang kucing saling berdampingan.
  • Di hari berikutnya, jika ada respon positif tempelkan kandang mereka. Jika terjadi interaksi diantara mereka seperti saling menjilat, mencium dan menempelkan tubuhnya maka segera buka kandangnya.
  • Biarkan mereka bermain dalam ruangan tersebut. Jangan lupa juga siapkan makanan dan minuman yang cukup untuk mereka. Dan biarkan proses perkawinan berjalan secara alami.

Perawatan dan Pemeliharaan

kucing ras persia yang paling sulit adalah bagaimana menjaga bulu kucing agar tidak tertelan, karena kebiasaan kucing yang suka menjilati badannya, padahal bulu-bulu kucing ini panjang, atau istilahnya hairball atau bola rambut.

Berikan sedikit campuran margarin dalam makanannya untuk mengeluarkan hairball pada kucing, atau bisa juga membeli pasta khusus di toko hewan. Tapi sejatinya kucing ini memiliki cara alami untuk mengeluarkan hairball yaitu dengan memakan rumput.

Tetapi kalau kucing persia Anda sudah sering batuk-batuk, susah bernapas, juga muntah-muntah, sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk operasi, karena itu tandanya hairball-nya sudah membesar.

 

Kandang dan Ruangan Bermainnya

Cara budidaya kucing persia berbeda dengan hewan lain, karena justru membutuhkan tempat yang bersih dan nyaman. Kucing-kucing rumahan seperti persia ini tidak suka tempat yang kotor.

Anda harus membersihkan kandangnya setiap hari, selain juga memberinya makanan dan air yang cukup. Dijaga agar tidak becek, dan pastikan sirkulasi udaranya bagus.

Tempat bermainnya juga sebaiknya bersih dan jauh dari benda-benda yang bisa mengakibatkan keracunan. Penting untuk menjaga kelembaban suhu udara sebaiknya jangan lebih dari 24C.

 

Makanan Kucing Persia

Dalam budidaya kucing persia hal lain yang harus sangat diperhatikan adalah makanannya, karena ia memiliki perut yang sensitif.

Makanan yang baik untuk ras ini adalah makanan mentah seperti daging sapi atau daging ayam yang digiling, karena mudah dicerna dan memiliki kemiripan dengan makanannya di alam bebas, sehingga tidak mudah muntah.

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/