Tumpuan Pembiasaan Morfologi Pada Tumbuhan

Tumpuan Pembiasaan Morfologi Pada Tumbuhan

Tumpuan Pembiasaan Morfologi Pada Tumbuhan
Tumpuan Pembiasaan Morfologi Pada Tumbuhan
Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan- Adaptasi morfologi merupakan pembiasaan yang dilakukan oleh mahluk hidup dengan cara menyesuaikan bentuk dan alat badan dengan lingkungan tempat hidup. Pada artikel sebelumnya kita telah membahas beberapa pola pembiasaan morfologi pada hewan, kini dalam artikel ini kita akan membahas pola pembiasaan morfologi pada tumbuhan untuk lebih memahami pemahaman Anda perihal makna pembiasaan dan sejenisnya. Tolong didengarkan!
Contoh Adaptasi Morfologi Tanaman / tumbuhan
Adaptasi morfologi tidak hanya dilakukan oleh hewan, tumbuhan juga melaksanakan pembiasaan jenis ini untuk bertahan hidup di lingkungannya. Adaptasi morfologi di kerajaan Plantae dilakukan oleh xerophytes, hydrophytes, dan hygrophytes.

1. Adaptasi Xerophyte

Xerophytes ialah tumbuhan yang hidup di lingkungan kering mirip di ekosistem padang pasir atau savana, contohnya kaktus dan bunga mentega. Morfologi pembiasaan tumbuhan ini dengan cara menyesuaikan bentuk daun, akar, dan pecahan badan lainnya.
  • Daun dari xerophytes umumnya dimodifikasi ibarat duri. Daun kecil tumbuhan xerophyte menciptakan laju penguapan lebih kecil sehingga kehilangan air dalam badan akan berkurang.
  • Akar tumbuhan xerophyte mempunyai ukuran yang sangat panjang dan menyebar untuk memenuhi kebutuhan air mereka sebab jangkauan perembesan airtanah yang lebih luas.
  • Tanaman Xerophytic umumnya hanya mempunyai beberapa stomata dengan lapisan lilin yang menutupi seluruh tubuh. Ini bertujuan untuk meminimalkan tingkat transpirasi pada suhu lingkungan yang sangat tinggi.

2. Adaptasi hidrofitik

Hydrophytes ialah tumbuhan yang hidup di ekosistem perairan, contohnya teratai dan enceng gondok. Mereka hidup mengambang dan mendapat nutrisi pribadi dari air. Secara morfologis, bentuk dan alat tubuhnya mengikuti keadaan dengan lingkungan air.
  • Tanaman hidrofitik mempunyai akar perakaran pendek untuk membatasi laju perembesan air yang besar ke dalam tubuh.
  • Memiliki tangkai daun berongga untuk membatasi perembesan akar atau daya kapiler batang terhadap air yang diserap akar.
  • Stomata hadir pada permukaan daun untuk meningkatkan laju transpirasi dan membuang kelebihan air melalui penguapan.

3. Adaptasi Higrofit

Higrofit ialah tumbuhan yang hidup di ekosistem yang lembab mirip tempat basis ekosistem hutan hujan tropis. Contoh tumbuhan higrofit mirip tumbuhan kuku, talas dan lumut. Tanaman hibriditik menyesuaikan morfologi dengan menyesuaikan jumlah stomatoe dan jumlah daun menjadi lebih banyak, kurus, dan lebar untuk meningkatkan laju transpirasi.
Demikian juga beberapa pola pembiasaan morfologi pada xerophytes, hydrophytes, dan hygrophytes. Mudah-mudahan diskusi cukup terperinci sehingga kita dapat melanjutkan diskusi kita perihal pola pembiasaan fisiologis pada tumbuhan dan binatang pada artikel berikutnya. Terima kasih.
Baca Artikel Lainnya: